III. METODOLOGI PENELITIAN
1. Kuesioner Penelitian
KUESIONER
ANALISIS PROGRAM PENGEMBANGAN KARIR MELALUI TALENT
MANAGEMENT PADA KEMENTERIAN TENAGA KERJA DAN
TRANSMIGRASI
Kuesioner ini digunakan untuk kebutuhan pengumpulan data pada penelitian tugas akhir mahasiswa Program Sarjana Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor yang dilakukan oleh
Nama : Dini Marliani NIM : H24070029
Dengan judul “Analisis Program Pengembangan Karir melalui Talent
Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi”.
Tujuan dilaksanakan penyebaran kuesioner ini adalah untuk merekomendasikan sebuah alternatif strategi program pengembangan karir melalui talent management
yang lebih efektif dengan kondisi kerja yang ada saat ini
RESPONDEN :
JABATAN :
WAKTU PELAKSANAAN :
DEPARTEMEN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMEN INSTITUT PERTANIAN BOGOR
Lanjutan Lampiran 1. PETUNJUK PENGISIAN
1. Untuk menghindari inkonsistensi, dimohon agar Bapak/Ibu mengisi kuesioner ini pada satu waktu
2. Pengisian kuesioner dilakukan secara tertulis dengan menjawab semuapertanyaan tertulis. Jawaban dapat merupakan pendapat pribadi ataupun hasil diskusi dengan orang lain.
3. Pada pengisian kuesioner ini, Bapak/Ibu diminta untuk membandingkan antara dua elemen yaitu elemen A (kolom kiri) dengan elemen B (kolom kanan). Nilai perbandingan antara dua elemen tersebut ditandai dengan tanda “√” (checklist).
4. Nilai perbandingan yang diberikan mempunyai skala 1 sampai 9. Berikut ini definisi dari skala banding yang digunakan.
Skala Penilaian Definisi Penjelasan
9 Mutlak lebih penting Bukti yang menyokong elemen yang satu atas yang lain memiliki tingkat penegasan tertinggi yang mungkin menguatkan
7 Sangat jelas lebih
penting
Satu elemen dengan kuat disokong dan dominannya telah terlihat dalam praktik
5 Jelas lebih penting Pengalaman dan pertimbangan dengan
kuat menyokong satu elemen atas elemen yang lainnya
3 Sedikit lebih penting Pengalaman dan pertimbangan sedikit menyokong satu elemen atas yang lainnya
1 Sama penting Kedua elemen menyumbang sama besar
pada sifat itu
2,4,6,8 Nilai-nilai antara di antara dua pertimbangan yang berdekatan ( diperlukan kompromi diantara dua pertimbangan)
CONTOH CARA MENJAWAB
Instruksi :
Bandingkanlah besarnya peran antar faktor-faktor dibawah ini berkaitan dengan fokus “Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi”
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan
9 7 5 3 1 3 5 7 9
Faktor X Faktor Y
Faktor X Faktor Z
Faktor Y Faktor Z
Pengertiannya :
• Faktor Xjelas lebih pentingdaripada faktor Y atau sebaliknya faktor Y jelas kurang pentingdaripada faktor X
Lanjutan Lampiran 1.
• Faktor X mutlak kurang pentingdaripada faktor Z atau sebaliknya faktor Z mutlak lebih pentingdaripada faktor
• Ragu-ragu (diperlukan kompromi) untuk mengatakan bahwa faktor Z jelas lebih penting daripada faktor Y
BAGIAN I
Dalam kaitannya dengan fokus hirarki yaitu Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Faktor yang teridentifikasi adalah :
a) Integritas adalah modal utama seorang pemimpin, yang sekaligus menjadi modal yang paling jarang dimiliki oleh seorang pemimpin.
b) Sikap profesional meliputi tanggung jawab atas pekerjaannya, menunjukkan komitmen dalam memberikan kualitas pekerjaan dengan standar tinggi, dapat dipercaya, jujur, terbuka terhadap kritik.
c) Orientasi melayani masyarakat meliputi keseluruhan proses penyelenggaraan kepentingan umum/masyarakat yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk menciptakan efisiensi, efektivitas, keadilan sosial dan kesejahteraan.
d) Pembelajaran berkesinambungan (Continous Learning) yaitu proses pembelajaran terus menerus, dilakukan untuk membentuk kompetensi serta menentukan tindakan.
e) Kerja sama tim meliputi pendelegasian tugas secara efektif untuk memberi wewenang kepada anggota tim, mempertahankan kerja tim yang bagus, memahami bagaimana pribadi-pribadi yang berbeda tingkah laku. Instruksi 1
Bandingkanlah besarnya peran masing-masing faktor dibawah ini berkaitan dengan fokus “Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent
Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi,”
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan
9 7 5 3 1 3 5 7 9
Integritas Sikap Profesional
Integritas Orientasi
Melayani
Integritas Continous
Learning
Integritas Kerja sama tim
Sikap Profesional Orientasi
Melayani
Sikap Profesional Continous
Learning
Orientasi Melayani Continous Learning
Orientasi Melayani Kerja sama tim
Continous Learning Kerja sama tim
BAGIAN II
Dalam kaitannya dengan faktor-faktor pada bagian I, aktor-aktor utama yang paling berperan dalam Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi adalah :
a) Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi b) Sekretaris Jenderal
c) Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Instruksi 2.1
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu aktor dengan aktor lainnya berkaitan dengan faktor “Integritas” dalam Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi”
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan
9 7 5 3 1 3 5 7 9
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Sekretaris Jenderal Menteri Tenaga Kerja
dan Transmigrasi
Kepala Biro Organisasi & Kepegawaian
Sekretaris Jenderal Kepala Biro
Organisasi & Kepegawaian Instruksi 2.2
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu aktor dengan aktor lainnya berkaitan dengan faktor “Sikap Profesional” dalam Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi”
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan
9 7 5 3 1 3 5 7 9
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Sekretaris Jenderal Menteri Tenaga Kerja
dan Transmigrasi
Kepala Biro Organisasi & Kepegawaian
Sekretaris Jenderal Kepala Biro
Organisasi & Kepegawaian
Lanjutan Lampiran 1. Instruksi 2.3
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu aktor dengan aktor yang lainnya berkaitan dengan faktor “ Orientasi Melayani Masyarakat”dalam Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan
9 7 5 3 1 3 5 7 9
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Sekretaris Jenderal Menteri Tenaga Kerja
dan Transmigrasi
Kepala Biro Organisasi & Kepegawaian
Sekretaris Jenderal Kepala Biro
Organisasi & Kepegawaian Instruksi 2.4
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu aktor dengan aktor yang lainnya berkaitan dengan faktor “Pembelajaran Berkesinambungan”dalam Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui
Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi”
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan
9 7 5 3 1 3 5 7 9
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Sekretaris Jenderal Menteri Tenaga Kerja
dan Transmigrasi
Kepala Biro Organisasi & Kepegawaian
Sekretaris Jenderal Kepala Biro
Organisasi & Kepegawaian Insturksi 2.5
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu aktor dengan aktor yang lainnya berkaitan dengan faktor “ Kerja sam tim”dalam Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan
9 7 5 3 1 3 5 7 9
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Sekretaris Jenderal Menteri Tenaga Kerja
dan Transmigrasi
Kepala Biro Organisasi & Kepegawaian
Sekretaris Jenderal Kepala Biro
Organisasi & Kepegawaian
Lanjutan Lampiran 1.
BAGIAN III
Dalam Kaitannya dengan aktor-aktor yang berpengaruh/bertanggung jawab dalam Pemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Tujuan yang ingin dicapai adalah :
a. Mengoptimalkan produktivitas pegawai
b. Menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensinya c. Efektifitas Kinerja Pegawai
Instruksi 3.1
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu tujuan dengan tujuan lainnya bagi “Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi”dalamPemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan 9 7 5 3 1 3 5 7 9 Mengoptimalkan produktivitas pegawai Menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensinya Mengoptimalkan produktivitas pegawai Efektifitas kinerja pegawai Menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensinya
Efektifitas kinerja pegawai
Instruksi 3.2
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu tujuan dengan tujuan lainnya bagi “Sekretaris Jenderal”dalamPemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan 9 7 5 3 1 3 5 7 9 Mengoptimalkan produktivitas pegawai Menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensinya Mengoptimalkan produktivitas pegawai Efektifitas kinerja pegawai Menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensinya
Efektifitas kinerja pegawai
Instruksi 3.3
Bandingkanlah tingkat kepentingan/pengaruh relatif antara satu tujuan dengan tujuan lainnya bagi “Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian”dalamPemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Lanjutan Lampiran 1.
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan 9 7 5 3 1 3 5 7 9 Mengoptimalkan produktivitas pegawai Menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensinya Mengoptimalkan produktivitas pegawai Efektifitas kinerja pegawai Menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensinya
Efektifitas kinerja pegawai
BAGIAN IV
Dalam kaitannya dengan tujuan yang ingin dicapai, maka alternatif strategi yang dapat dikembangkan yaitu melalui:
a. Bimbingan Teknis
b. Coaching & Mentoring c. Action Learning
d. Penugasan singkat
Instruksi 4.1
Bandingkanlah tingkat kepentingan antar alternatif strategi berikut ini berkaitan dengan tujuan “Mengoptimalkan produktivitas pegawai”dalamPemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan 9 7 5 3 1 3 5 7 9
Bimbingan Teknis Coaching &
Mentoring
Bimbingan Teknis Action Learning
Bimbingan Teknis Penugasan singkat
Coaching & Mentoring Action Learning
Coaching & Mentoring Penugasan singkat
Action Learning Penugasan singkat
Instruksi 4.2
Bandingkanlah tingkat kepentingan antar alternatif strategi berikut ini berkaitan dengan tujuan “Menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensi”dalamPemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Lanjutan Lampiran 1.
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan 9 7 5 3 1 3 5 7 9
Bimbingan Teknis Coaching &
Mentoring
Bimbingan Teknis Action Learning
Bimbingan Teknis Penugasan singkat
Coaching & Mentoring Action Learning
Coaching & Mentoring Penugasan singkat
Action Learning Penugasan singkat
Instruksi 4.3
Bandingkanlah tingkat kepentingan antar alternatif strategi berikut ini berkaitan dengan tujuan “Efektifitas Kinerja Pegawai”dalamPemilihan Program Pengembangan Karir melalui Talent Management pada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kolom Kiri Lebih Penting Lebih Penting Kolom kanan 9 7 5 3 1 3 5 7 9
Bimbingan Teknis Coaching &
Mentoring
Bimbingan Teknis Action Learning
Bimbingan Teknis Penugasan singkat
Coaching & Mentoring Action Learning
Coaching & Mentoring Penugasan singkat
Action Learning Penugasan singkat
SARAN DAN KOMENTAR
...
...
...
...
... ..Terima Kasih Atas Perhatian Bapak/Ibu