TEKNIS PENULISAN TUGAS AKHIR
3.2 Kulit Luar dan Penjilidan
a. Halaman depan/cover dan punggung buku ditulis/dicetak menggunakan huruf timbul.
b. Punggung tugas akhir ditulis judul Tugas Akhir, Nama dan NPM mahasiswa
c. Tugas akhir dijilid dengan memakai pita (warna sesuai program studi). Hard cover dilaminasi dengan sampul kertas karton dengan warna sesuai dengan program studi masing-masing, yaitu:
Teknik Analisis Lab. Migas : Karton Putih
Teknik Pengolahan Migas : Karton Biru
Teknik Eksplorasi Produksi Migas : Karton Orange
Teknik Pertambangan Batubara : Karton Merah Tugas akhir dijilid dan diperbanyak 6 (enam) eksemplar dengan rincian :
1) Pembimbing I : 1 (satu) eksemplar
2) Pembimbing II : 1 (satu) eksemplar
3) Tempat Penelitian (jika diminta) : 1 (satu) eksemplar 4) Program studi yang bersangkutan : 1 (satu) eksemplar
5) PerpustakaanPAP : 1 (satu) eksemplar 6) Mahasiswa yang bersangkutan : 1 (satu) eksemplar
3.3 Aturan Pengetikan a. Jenis Huruf
Huruf yang digunakan adalah Times New Roman ukuran 12. Huruf miring (italic) digunakan untuk menunjukkan istilah asing. Huruf tebal (bold) untuk menegaskan istilah tertentu dan untuk menuliskan bab dan sub bab.
b. Jarak Baris (Spasi)
Jarak antar baris atau spasi adalah :
1,5 (satu setengah) spasi, untuk daftar isi, daftar tabel, daftar gambar, daftar lampiran dan isi tugas akhir.
1 (satu) spasi, untuk penulisan abstrak/abstract, motto dan persembahan,judul pada nama tabel dan nama gambar serta daftar pustaka yang panjangnya lebih dari satu baris.
c. Batas Tepi (Margin)
Untuk semua halaman didalam tugas akhir, batas tepi (margin) untuk tugas akhir pada kertas adalah (lihat lampiran 3):
Tepi kiri & tepi atas = 4 cm dari tepi kiri/atas
Tepi kanan & tepi bawah = 3 cm dari tepi kanan/bawah
Untuk suatu paragrap atau alinea baru dimulai 10 (sepuluh) ketukan atau 1,27 cm dari tepi kiri.
d. Penomoran
1) Halaman
a) Bagian Awal
Bagian awal terdiri dari :
Halaman judul, halaman pengesahan tugas akhir (dari pembimbing dan pimpinan Politeknik Akamigas Palembang), bukti perbaikan tugas akhir (jika ada), halaman persetujuan tugas akhir (dari Tim Penguji Tugas Akhir dan Ketua Program Studi) (lihat
lampiran 4 s.d. 7).
Semuanya tidak diberi nomor halaman, tapi masih tetap dihitung untuk penomoran halaman selanjutnya (dimulai dari i, ii dan iii).
Selanjutnya abstrak, abstract, motto dan persembahan, kata pengantar, daftar isi, daftar tabel, daftar gambar sampai dengan daftar lampiran (lihat lampiran 8 s.d. 14) diberi nomor halaman dengan angka Romawi kecil (dimulai dari iv, v, vi dan seterusnya), yang ditulis ditengah bagian bawah halaman dengan ukuran 1,5 cm dari batas bawah kertas (lihat lampiran 3).
b) Bagian Isi
Bagian isi dimulai dari BAB I sampai dengan BAB terakhir diberi nomor halaman dengan menggunakan angka latin : 1, 2, 3, 4, dan seterusnya dituliskan dengan cara :
Untuk setiap halaman yang terdapat tulisan Bab, nomor halaman diletakkan ditengah-tengah halaman pada bagian bawah kertas 1,5 cm dari batas bawah kertas (lihat lampiran 3).
Untuk halaman yang lain, nomor halaman diletakkan pada ujung kanan atas, 2 cm dari tepi atas kertas dan segaris dengan batas tepi kanan halaman (lihat lampiran 3).
c) Bagian Akhir
Bagian akhir terdiri dari daftar pustaka dan lampiran, nomor halamannya merupakan kelanjutan dari nomor halaman Bab terakhir.
Untuk halaman yang terdapat tulisan daftar pustaka dan tulisan judul lampiran, nomor halaman diletakkan ditengah-tengah pada bagian bawah kertas dengan menggunakan angka latin : 1, 2, 3, 4, dan seterusnya.
Jika suatu Bab atau Sub Bab dipecah menjadi bagian-bagian kecil maka penomorannya :
a) Huruf Romawi besar untuk BAB (I,II,III...dst) Contoh : BAB I PENDAHULUAN
b) Kombinasi angka latin untuk subbab-subbab berikutnya dan seterusnya.
Contoh : 1.1 Latar Belakang 1.1.1 ... dst.
3) Judul Tabel
Penomoran tabel menggunakan kombinasi angka latin yang dipisahkan oleh titik. Angka dibagian depan menunjukkan Bab dan yang dibelakang adalah nomor urut tabel tersebut dalam Bab.
Posisi judul tabel ini berada di tengah (simetris) pada bagian atas tabel.
Huruf dan angka yang digunakan adalah Times New Roman 12 dan dicetak tebal (bold).
Tabel diusahakan untuk tidak dipenggal dan hanya berada pada satu halaman saja.
Tabel yang lebih dari 2 halaman diletakkan pada Lampiran
Sumber tabel dituliskan disebelah kiri bawah tabel (cetak miring).
Contoh :
Tabel 3.1 Hasil Perhitungan Pada Kondisi Operasi
Tanggal Koefisien perpindahan panas Fouling factor (RD) Btu/hr.ft2 Pressure Drop (P) (Psi) Koefi-sien permu-kaan Bersih (Uc) Koefisien permu-kaan Bersih (UD) Shell (Ammo-nia) Ps Tube (Colling Water) Pt
17 Nov 2007 319,899 121,169 0,0054 1,980 6,000
30 Jan 2008 270,016 114,003 0,0040 1,024 5,82
23 Feb 2008 287,576 117,510 0,0057 1,371 7,060
12 Mar 2008 335,856 110,078 0,0090 1,791 7,135
Sumber : ...
Artinya tabel tersebut ada di Bab II dan tabel urutan ke-1 (ke-satu) dalam Bab II.
4) Judul Gambar
Penomoran gambar menggunakan kombinasi
angka latin yang dipisahkan oleh titik. Angka dibagian depan menunjukkan Bab dan yang dibelakang adalah nomor urut gambar tersebut dalam Bab.
Posisi judul gambar ini berada di tengah (simetris) di bawah gambar.
Huruf dan angka yang digunakan adalah Times New Roman 12 dan cetak tebal.
Gambar yang lebih dari 2 halaman diletakkan pada Lampiran.
Contoh :
Length of Exchanger (a) Length of Exchanger (b)
Gambar 3.5 Jenis aliran pada Het Exchanger (a). Aliran searah (parallel flow) (b). Aliran tidak searah (counter flow)
Artinya gambar tersebut ada di Bab III dan gambar urutan ke-5 dalam Bab III.
5) Judul Lampiran F2 F2 T em pe ra tu re F2 F1 T em pe ra tu re F1 F2 F1 F1
Tiap judul lampiran menggunakan angka latin yang dimulai dari angka 1. Posisi judul lampiran ini berada di sudut kiri atas halaman.
Huruf dan angka yang digunakan adalah Times New Roman 12 dan cetak tebal (bold).
Contoh :
Lampiran 1 Data Hasil Penelitian Lapangan
6) Persamaan
Penomoran persamaan menggunakan
kombinasi huruf latin seperti pada penomoran Gambar dan Tabel, dan dituliskan dalam tanda kurung (...) dibelakang persamaan dekat batas tepi kanan.
Sebelum penulisan nomor persamaan
tersebut, terlebih dulu diberi titik minimal 3 titik.
Huruf dan angka yang digunakan adalah Times New Roman 12 dan tidak cetak tebal.
Contoh :
μ
G(x
)=(∑
j=1 nc
jxj−z
1)/
(z
u−z
1) jikaz
1≤∑
j=1 nc
jx
j¿z
u , ... (1.5) Artinya persamaan tersebut ada pada Bab I dengan urutan nomor 5.
3.4 Kebahasaan (Ejaan)
a. Tugas akhir ditulis dengan menggunakan Bahasa Indonesia baku, sesuai dengan ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan.
b. Sedapat mungkin menggunakan istilah yang telah di Indonesiakan, jika menggunakan istilah asing harus diberikan tanda khusus berupa tulisan yang dicetak miring.
c. Kalimat dalam tugas akhir sebaiknya tidak terdapat/ menggunakan kata ganti orang, misalnya Saya, Kami, dan
sebagainya, termasuk di dalam Kata Pengantar.
d. Gelar kesarjanaan dan gelar lainnya tidak boleh dicantumkan dalam penulisan nama, kecuali dalam ucapan terima kasih, Lembar Pengesahan atau Persetujuan dari Pembimbing dan Penguji atau oleh pejabat berwenang.
3.5 Kutipan
Beberapa aturan dalam membuat kutipan adalah :
a. Kutipan harus sama dengan aslinya baik susunan kata, ejaan maupun tanda baca.
b. Penulisan nama pengarang yang tulisannya dikutip hanyalah nama belakangnya.
c. Kutipan panjangnya 3-4 (empat) baris, diketik 1,5 (satu koma lima) spasi, dimulai pada 10 (sepuluh) ketukan atau 1,27 dari tepi/margin kiri atau dari paragraf sebelumnya.
d. Kutipan panjangnya 2 (dua) baris, diketik 1,5 (satu koma lima) spasi, dimulai pada 10 (sepuluh) ketukan atau 1,27 dari tepi/margin kiri atau dari paragraf sebelumnya, diketik seperti pada pengetikan teks biasa dan diberi tanda kutip (”....”) pada awal dan akhir kutipan.
Contoh :
Menurut Gen dan Cheng (1997 : 200), “Mutasi adalah operator dasar yang dihasilkan secara spontan melakukan perubahan acak dalam berbagai variabel”.
e. Jika nama pengarang ditulis sebelum kutipan, maka penulisannya adalah nama belakang pengarang diikuti dalam kurung, tahun, titik dua (:) halaman.
Contoh :
Menurut Oetomo (2002 : 200) :
Untuk membuat perangkat ajar berbasis web, maka harus dipahami tentang cara pembuatan halaman web, karena perangkat ajar yang akan dibuat terdiri dari halaman-halaman web yang saling terhubung. Ada
beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membangun halaman web.
f. Jika nama pengarang ditulis setelah kutipan maka cara penulisannya adalah dalam kurung, nama belakang,tahun titik dua (:) halaman.
Contoh :
Untuk membuat perangkat ajar berbasis web, maka harus dipahami tentang cara pembuatan halaman web, karena perangkat ajar yang akan dibuat terdiri dari halaman-halaman web yang saling terhubung. (Oetomo, 2002 : 200).
g. Jika penulisnya 3 (tiga) orang atau lebih, maka hanya dituliskan nama orang pertama diikuti dengan et al atau dkk. Contoh : Oetomo, et al. atau Oetomo, dkk.
h. Kutipan panjangnya hanya 2 (dua) baris, diketik seperti pada pengetikan teks biasa dan diberi tanda kutip (”....”) pada awal dan akhir kutipan.
Contoh :
Menurut Gen dan Cheng (1997 : 200 ), “Mutasi adalah operator dasar yang dihasilkan secara spontan melakukan perubahan acak dalam berbagai variabel”.
i. Jika kutipan itu ada bagian yang dihilangkan beberapa kata/kalimat, maka pada bagian yang dihilangkan tersebut digantikan dengan titik sebanyak 3 (tiga) buah.
Contoh :
“…sehingga dapat digabungkan dengan tampilan huruf-huruf yang menarik, gambar-gambar, animasi, file suara dan video yang tidak terbatas jumlahnya …” (Afrianto, 1999 : 21) j. Jika sumber kutipan merujuk ke sumber lain, maka
sumber kutipan yang ditulis adalah tetap sumber kutipan yang digunakan pengutip tetapi dengan menyebut siapa yang mengemukakan pendapat tersebut dan ditulis dalam tanda petik
Contoh :
Menurut Gasimov dan Yenilmez (dalam Syamsuryadi, 2002 : 20) mengusulkan ”Langkah 1. Set λ= 1 dan uji apakah himpunan fisibel memenuhi kendala pada (E.9) ada atau tidak, gunakan satu tahap dari metode simpleks. Jika ada himpunan fisibel, set λ= 1 . Lainnya”.
3.6 Kepustakaan
Penulisan daftar pustaka mengikuti aturan sebagai berikut :
a. Nama penulis ditulis mulai dari nama belakang/keluarga diikuti dengan tanda koma kemudian nama depan tanpa gelar akademik penulisnya.
b. Daftar pustaka diketik 1 (dua) spasi, baris kedua dimulai pada 10 (sepuluh) ketukan atau 1,27 cm dari tepi/margin kiri atau dari baris pertama (paragraf menggantung).
c. Daftar pustaka diurut berdasarkan abjad tanpa nomor urut. d. Jika penulisnya 3 (tiga) orang atau lebih, maka hanya dituliskan
nama orang pertama diikuti dengan et al. atau dkk.
e. Sumbernya berupa buku, maka cara penulisannya adalah : Nama belakang penulis, nama depan (dapat disingkat). Tahun terbit. Judul buku (dicetak miring). Kota : Penerbit.
Contoh :
Satu Penulis
Tung, K. Y. 2000. Pendidikan dan Riset di Internet : Strategi Meningkatkan Kualitas SDM dengan Riset dan Pendidikan Global Melalui Teknologi Informasi.Jakarta : Dinastindo.
Dua Penulis
Eggen, J and Kauchack, R. 1988. Strategies for Teachers, Teaching Content and Thinking Skills. Englewood Cliffs : Prentice Hall.
Tiga Penulis atau lebih
Ysewijn, P., et al. 1996. Courseware Development Methodology. Swiss : Federal Institute for Technology
Laboratory for Computer Aided Instruction.
Jika penulis yang sama menulis lebih dari satu buku
Afrianto, D. 1999. Pedoman Penulisan HTML. Jakarta : Gramedia.
__________. 2000. Belajar Delphi dalam 25 Jurus. Jakarta : PT. Elex Media Komputindo.
f. Sumbernya berupa jurnal, maka penulisannyanama belakang, nama depan (dapat disingkat). Tahun penerbitan. Judul artikel (ditulis dalam tanda petik “..”). Judul jurnal (dicetak miring). Nomor volume diikuti nomor penerbitan dalam tanda kurung, nomor halaman.
Contoh :
Jauhari, Jaidan. 2005. “Perangkat Lunak Pembangkit Geometri Fraktal Berbasis Fungsi Polinomial”. Jurnal Ilmiah Forum MIPA FKIP Unsri. 38 (3), hlm. 30-46.
Azimov, A.Y. and Gasimov, R.N. 1999. “On weak conjugacy, weak subdifferentials and duality with zero-gap in non-convex optimization”. International Journal of Applied Mathematics. 1 (2), hlm. 171-192.
g. Sumbernya berupa surat kabar/majalah, maka penulisannya nama belakang, nama depan (dapat disingkat). Judul artikel (ditulis dalam tanda petik “..”). Nama surat kabar (dicetak miring). Tanggal penerbitan, nomor halaman.
Contoh :
Nasir, Muhammad. “Metode Pembelajaran di bidang Perminyakan”. Sumatera Ekspress. 19 Agustus 2008, hlm. 12.
h. Sumbernya berupa Tugas Akhir, Tesis atau Desertasi, maka penulisannya adalah Nama belakang penulis, nama depan (dapat disingkat). Tahun terbit. Judul Karya (cetak miring ). Lembaga : tuliskan kata ”Laporan/Tugas Akhir/Tesis/ Desertasi tidak diterbitkan”
Contoh :
Kanapi, Meuthia. 2004. Pengembangan Sistem Informasi Akademik Politeknik Akamigas Palembang. Politeknik Akamigas Palembang : ”Tugas Akhir Tidak Diterbitkan”.
i. Sumbernya berupa Publikasi Departemen/Lembaga, maka cara penulisannya adalah Nama Departemen/Lembaga. Tahun. Judul Publikasi (cetak miring). Kota : Departemen.
Contoh :
Departemen Pendidikan Nasional. 1999. Petunjuk Pelaksanaan Beasiswa dan Dana Bantuan Operasional. Jakarta : Depdiknas.
BAB IV
PENUTUP
Seluruh pihak yang terkait baik mahasiswa, dosen pembimbing maupun staf administrasi wajib memahami dan melaksanakan semua petunjuk dalam Buku Pedoman Tugas Akhir (TA) ini dengan sebaik-baiknya.
Apabila terdapat hal-hal yang bersifat teknis dan belum diatur dalam buku pedoman ini, pimpinan PAP dapat mengambil kebijakan dengan berkoordinasi kepada program studi
Buku Pedoman Tugas Akhir (TA) ini berlaku sejak tanggal diterbitkan dan buku pedoman edisi sebelumnya dinyatakan tidak berlaku.