FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI(IAIN) AMBON
B. KURIKULUM PROGRAM STUDI
Beranjak pada kebutuhan dan tujuan Prodi Manajemen Bisnis Syariah, akan dilakukan langka sistematis dan terujuk agar teknokrasi ekonomi syariah di Dikti dapat dioperasionalisasikan melalui kurikulum. Setidaknya melalui, Pertama, merumuskan pola teknokratik dan pemodelan teoritik Manajemen Bisnis Syariah yang genuinedan bersumber dari khazanah kajian-kajian manajemen klasik, manajemen kontemperer dan manajemen modern.Kedua, merumuskan pola kebutuhan pasar Manajemen Bisnis Syariah karena itu dibutuhkan pemetaan bidang kerja dan etos kerja arah keluaran prodi Manajemen Bisnis Syariah.Ketiga, merumuskan profil lulusan.Untuk itu diperlukan rumus “peran”, yakni peran yang diharapkan lulusan di dunia kehidupan faktual.Peran ini bisa menujuk kepada suatu profesi atau jenis pekerjaan yang khusus atau bentuk kerja yang bisa digunakan dalam beberapa bidang yang lebih umum yang dicanangkan oleh prodi Manajemen Bisnis Syariah.Keempat, dirumuskan arah kompetensi utama, yakni kemampuan lulusan untuk menampilkan unjuk kerja yang memuaskan sesuai penciri prodi Manajemen Bisnis Syariah. Selain itu perlu pula dirumuskan kompentensi pendukung, yakni kemampuan yang dapat mendukung kompetensi utama serta merupakan ciri khas utama perguruan tinggi yang bersangkutan. Berkaitan dengan kemampuan ini, lulusan diarahkan pula pada pembentukan softskill, terutama dari sisi afektif dan phiskomotorik – nya.
Dengan keberadaan prodi Manajemen Bisnis Syariah ini di dalam payung Kementriaan Agama semakin meneguhkan sistem Pendidikan Nasional dalam pola
“satu atap”.Sehingga kedepan, overlapingProgram Studi semakin tereduksi sehingga rumusan kurikulum Manajemen Bisnis Syariah semakin Baik dan menjawab kebutuhan pengguna.
32 Studi Kelayakan : Izin Penyelenggaraan Program Studi “MANAJEMEN BISNIS SYARIAH”
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam – IAIN Ambon Tahun 2016
1. Kualifikasi Kompetensi Lulusan yang Diharapkan
Kurikulum yang diberlakukan di semua Program Studi di lingkungan IAIN Ambon senantiasa diupayakan agar selalu responsif dengan kebutuhan stakeholders.
Dalam kaitan itu, keluaran (outcomes), pasaran (goals), dan tujuan (objectives), setiap kurikulum Program Studi diformulasikan sedemikian rupa sehingga memiliki kemampuan antisipatif terhadap berbagai perubahan yang terjadi dan akan terjadi.
Diluar itu, kerangka dasar dan struktur kurikulum berbagai Program Studi di lingkungan IAIN Ambon selalu diupayakan agar memenuhi kriteria-kriteria sebagaimana digariskan dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP). Adapun untuk menjaga mutu pendidikan, secara internal terus-menurus di pantau oleh timpenjamin mutu (Quality Assurance) IAIN Ambon.
Untuk memperoleh gelar Sarjana Manajemen Bisnis Syariah, mahasiswa Program sarjana ini diharuskan menempuh beban minimal 148 SKS untuk 8 semester atau paling lama 10 semester.
2. Kurikulum
Dalam proses pencapaian hasil (mutu) yang diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan kompetitif, maka kurikulum program studi di lingkungan IAIN Ambon dirancang sedemikian rupa sehingga memiliki kesamaan dengan kurikulum nasional. Hal ini dimaksudkan untuk menentukan standar baku mengenai kemampuan minimum seorang sarjana yang berkualitas sesuai dengan kompetensi utama yang ditentukan. Sedangkan muatan lokal dimaksudkan untuk memberi warna sesuai dengan ciri khas pola ilmiah yang dikembangkan pada IAIN Ambon disamping sebagai usaha pemberian kompetensi tambahan, sehingga dengan demikian keluaran IAIN Ambon memiliki kekhasan tertentu sebagai kelebihan yang dimilikinya.
Kurikulum mencakup berbagai bentuk kegiatan yang harus dilaksanakan sebagai kuliah, praktikum, seminar dan penelitian serta penulisan karya ilmiah dengan perbandingan 25℅ Ilmu Manajemen, Manajemen keuangan syariah40%, Ilmu Syariah 25%, Ilmu Ekonomi 5% dan Ilmu Umum (MKDU) 5%. Kegiatan-kegiatan ini ada yang bersifat wajib sehingga harus ditempuh oleh setiap mahasiswa dan ada yang bersifat pilihan untuk memenuhi muatan studi ataupun pengembangan keahlian khusus, pendalaman atau perluasan cakrawala serta untuk melengkapi beban studi yang dipersyaratkan.
33 Studi Kelayakan : Izin Penyelenggaraan Program Studi “MANAJEMEN BISNIS SYARIAH”
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam – IAIN Ambon Tahun 2016
Menurut fungsinya dalam kurikulum, mata kuliah dapat dikelompokkan ke dalam 6 (enam) kelompok: mata kuliah pengembangan kepribadian (MPK), mata kuliah keilmuan dan ketrampilan (MKK), mata kuliah keahlian berkarya (MKB), dan mata kuliah perilaku berkarya (MKPB), dan mata kuliah berkehidupan dan bermasysrakat (MBB), serta mata kuliah pilihan (MKP).
Mata kuliah pengembangan kepribadian (MPK) pada dasarnya merupakan kelompok mata kuliah yang mengarah pada pengembangan wawasan sosial budaya untuk melengkapi pembentukan bidang keahlian.Bidang pengembangan kehidupan pribadi keanggotaan keluarga, masyarakat dalam konteks kewarganegaraan yang bertanggungjawab.
Mata kuliah dan keterampilan (MKK) meliputi kelompok mata kuliah yang diperlukan untuk memperluas cakrawala lulusan dalam bidang keIslaman dan kelompok mata kuliah yang ditunjuk guna meningkatkan kemampuan analisis dan mengemplementasikan diri yang berkaitan dengan disiplin-disiplin yang dimaksud, sehingga kelompok mata kuliah ini meliputi mata kuliah yang mutlak diperlukan sebagai dasar untuk memahami dan mempelajari secara mendalam ilmu yang dikaji.
Mata kuliah keahlian berkarya (MKB) terdiri dari mata kuliah terdaftar dapat dikelompokan dalam kelompok kajian ilmu dan kelompok pengembangan ilmu.Dalam kelompok kajian ilmu disajikan dalam mata kuliah dalam cabang ilmu yang merupakan unsur penguasaan bidang ilmu yang di kaji.Sedangkan kelompok bidang ilmu yang di sajikan dalam bentuk tugas akhir yang meliputi kegiatan penelitian,penulisan laporan, penelitian dalam bentuk skripsi dan penyajian hasil penelitian dalam bentuk seminar dan ujian skripsi.Sehingga dengan bekal MKK diharapkan lulusan IAIN Ambon dapat menjadi sarjana yang propesional dalam bidangnya.
Mata kuliah pilihan (MKP) merupakan mata kuliah yang bebas dipilih oleh mahasiswa yang intinya berkaitan dengan aspek yang menjadi spesifikasi/keahlian mahasiswa yang bersangkutan.
Kurikulum disusun berdasarkan worksop,dalam hal ini untuk memenuhi standar mutu yang ditargetkan, maka IAIN Ambon telah merintis kerja sama dengan dosen dosen senior Universitas Patimura maupun Universitas Darussalam Ambon.
Kurikulum dirancang sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No. 232/2000, dan keputusan Meteri Pendidikan Nasional
34 Studi Kelayakan : Izin Penyelenggaraan Program Studi “MANAJEMEN BISNIS SYARIAH”
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam – IAIN Ambon Tahun 2016
No.045/2002, dan (3) Kep-Dikti-Diknas No. 38/2002, tentang Kurikulum Pendidikan Tinggi yang menghendaki adanya Kurikulum Inti dan Kurikulum Institusional.
C. SUMBERDAYA YANG DIMILIKI