Pajak Tangguhan manfaat (beban) (3.650.260.821) 3.592.733.637
Jumlah Pajak Penghasilan (3.650.260.821) 3.592.733.637
Pajak Tangguhan
Pajak tangguhan merupakan taksiran beban pajak penghasilan dari Perusahaan Anak untuk tahun yang berakhir tanggal 30 Juni 2008.
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum taksiran pajak penghasilan berdasarkan laporan laba rugi konsolidasian dengan taksiran laba (rugi) fiskal Perusahaan adalah sebagai berikut:
2008 2007 Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan menurut
laporan laba rugi konsolidasi 12.167.536.071 3.543.897.893 Laba (rugi) Perusahaan Anak sebelum pajak
penghasilan 13.778.276.548 4.057.097.701
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan Perusahaan (1.610.740.477) 7.600.995.594
Perbedaan waktu:
Penyusutan aktiva tetap 52.923.362 80.802.916 Penyisihan barang usang 5.735.679 1.499.198 Penyisihan uang jasa karyawan 288.415.908 210.264.558
Jumlah 347.074.949 292.566.672
Beban (penghasilan) yang tidak dapat dikurangkan menurut fiskal:
Uang makan dan tunjangan 28.588.706 98.884.200
Pajak-pajak 194.783.028 25.041.523
Representasi dan sumbangan 12.834.050 34.655.468 Cadangan biaya perbaikan 1.585.896 2.715.243 Bagian (laba) rugi bersih perusahaan asosiasi - ( 4.874.575.950) Bunga deposito dan jasa giro (180.304.637) (106.642.283)
Lain-lain 37.222.683 15.847.783
Jumlah 94.709.726 (4.804.074.016)
Laba (rugi) fiskal Perusahaan sebelum kompensasi
kerugian fiskal (1.168.955.802) 3.089.488.250
Rugi fiskal yang belum dikompensasi (10.851.260.976) (13.432.808.194)
c. Pajak Penghasilan - Lanjutan Pajak Tangguhan - Lanjutan
Rekonsiliasi antara laba (rugi) sebelum pajak penghasilan dengan manfaat (beban) pajak penghasilan adalah sebagai berikut:
2008 2007
Laba sebelum pajak penghasilan menurut laporan
laba rugi konsolidasi 12.167.536.071 3.543.897.893 Laba (rugi) Perusahaan Anak sebelum pajak
penghasilan 13.778.276.548 4.057.097.701
Laba (rugi) sebelum pajak penghasilan Perusahaan (1.610.740.477) 7.600.995.594 Pajak penghasilan dihitung dengan tarif
pajak yang berlaku 30% 483.222.143 (2.280.298.678) Pengaruh pajak atas beban (penghasilan) yang tidak
dapat diperhitungkan menurut fiskal:
Representasi dan sumbangan (3.850.215) (10.396.640) Pajak-pajak (final) (58.434.908) (7.512.457) Uang makan dan tunjangan (8.576.612) (29.665.260) Cadangan biaya perbaikan (475.769) (814.573) Pengakuan laba (rugi) perusahaan asosiasi - 1.462.372.785 Penghasilan yang dikenakan pajak final:
Bunga deposito dan jasa giro 54.091.391 31.992.685
Lain-lain (11.166.805) (4.754.335)
Jumlah sebelum penyisihan (28.412.918) 1.441.222.205 Manfaat (beban) pajak Perusahaan 454.809.225 (839.076.473) Manfaat (beban) pajak Perusahaan Anak (4.105.070.046) 4.431.810.110 Jumlah Manfaat (Beban) Pajak (3.650.260.821) 3.592.733.637 20. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
2008 2007
Sewa 912.695.743 890.941.244
Jasa Profesional 450.882.750 676.226.750
Gaji dan Tunjangan 755.013.259 358.950.890
Lain-lain 2.008.367.690 286.574.231
21. HUTANG BANK
2008 2007
Pinjaman Bank
PT Bank Haga Tbk 319.866.791 524.658.023
PT Bank Internasional Indonesia Tbk 383.148.178 175.788.736
Jumlah 703.014.969 700.446.759
Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (319.866.791) (524.658.023)
Hutang jangka panjang 383.148.178 175.788.736
Pada tahun 2003 dan 2004, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Kepemilikan Mobil
(KPM) dari PT Bank Haga masing-masing sebesar Rp 375.000.000, Rp 600.000.000 dan Rp 250.000.000, tingkat bunga 14,25-18,50% p.a dengan jangka waktu pinjaman 60 bulan dan jatuh
tempo masing-masing pada tanggal 6 Juni 2008, 17 Februari 2009 dan 22 April 2009. Fasilitas ini dijaminkan dengan kendaraan tersebut. Fasilitas pinjaman Kredit Kepemilikan Mobil (KPM) dari PT. Bank Haga sebesar Rp. 375.000.000 telah dinyatakan lunas pada tanggal 6 Juni 2008.
Pada tahun 2005, PT JCL Semarang, Perusahaan anak, memperoleh fasilitas pinjaman dari Bank Internasional Indonesia Tbk sebesar Rp 385.000.000, tingkat bunga awal 16% p.a dengan jangka waktu pinjaman 60 bulan dan dijaminkan oleh tanah milik PT JCL Semarang yang teletak di Jl. Komplek Ruko Mutiara Marina, Semarang dengan SHGB No. 3950/Tawangsari. Kepemilikan atas aktiva tersebut didasarkan AJB No. 89/2005 tanggal 29 September 2005, pinjaman tersebut telah diaktakan oleh notaris Dewikusuma, SH. Pinjaman ini jatuh tempo pada 1 Mei 2008 dan 29 September 2010.
22. HUTANG SEWA GUNA USAHA
2008 2007
Pembayaran yang jatuh tempo pada tahun 2007,
2008 dan sesudahnya 586.659.801 1.089.464.287 Bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun (219.389.300) (378.949.799)
Hutang jangka panjang 367.270.501 710.514.488
Jaminan untuk hutang sewa guna usaha adalah aktiva sewa guna usaha. 23. KEWAJIBAN DIESTIMASI ATAS IMBALAN KERJA
Perusahaan dan perusahaan anak mengakui kewajiban imbalan kerja sesuai dengan peraturan ketenagakerjaan yang berlaku. Kewajiban diestimasi atas imbalan kerja Perusahaan dan perusahaan anak per 30 Juni 2008 tidak dihitung oleh aktuaris independen melalui laporannya.
Manajemen berkeyakinan bahwa estimasi atas imbalan kerja tersebut telah memadai untuk menutup kewajiban imbalan kerja.
24. MODAL SAHAM
Komposisi Pemegang saham pada tanggal 30 Juni 2008 dan 30 Juni 2007 berdasarkan laporan yang telah diadministrasikan oleh Biro Administrasi Efek (BAE) PT Bhakti Share Register adalah sebagai berikut:
2008
Pemegang saham Jumlah Saham Kepemilikan % Jumlah
PT Pratama Duta Sentosa 1.116.711.000 20,30 223.342.200.000 Asset Distribution Limited 979.000.000 17,80 195.800.000.000 PT Persada Gandanusa 705.150.000 12,82 141.030.000.000 Masyarakat (masing-masing
dibawah 5%) 2.700.388.976 49,09 540.077.795.200
Jumlah 5.501.249.976 100,00 1.100.249.995.200
2007
Pemegang saham Jumlah Saham Kepemilikan % Jumlah
OCBC Securities Private Ltd 244.200.000 13,01 48.840.000.000 Masyarakat (masing-masing
dibawah 5%) 1.632.802.550 86,99 326.560.510.000
Jumlah 1.877.002.550 100,00 375.400.510.000
Jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh menurut akta No. 7 tanggal 6 Maret 2002 dari notaris
Yobana Samial S.H., sudah termasuk jumlah setoran modal dari realisasi waran I sebesar Rp 4.000.000.000 atau sebanyak 20.000.000 lembar saham pada tanggal 7 Januari 2002, sehingga
jumlah saham yang beredar pada 31 Desember 2002 adalah sebanyak 1.677.864.780 atau sebesar Rp 335.572.956.000. Perubahan tersebut telah mendapat pengesahan dari menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C-09086.HT.01.04.TH 2002 Tanggal 27 Mei 2002. Berdasarkan Akta Notaris Edwar, S.H., No. 5 tanggal 18 Mei 2004, Perusahaan telah melaksanakan konversi kedua waran I sebesar Rp 883.800.000 atau sebanyak 4.419.000 lembar saham pada tanggal 24 Maret 2004 dan konversi waran I sebesar Rp 38.943.754.000 atau sebanyak 194.718.770 lembar saham pada tanggal 21 April 2004. Dalam laporan keuangan pada tanggal 31 Desember 2004 jumlah modal di setor yang disajikan adalah sebesar Rp 375.400.510.000. Perusahaan tersebut telah di laporkan kepada Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. C.15606 HT.01.04.TH.2004 tanggal 22 Juni 2004. Jumlah waran sebanyak 7.500 lembar telah kadaluarsa dalam tahun 2004 dan tidak dapat dilaksanakan.
25. TAMBAHAN MODAL DISETOR Tambahan modal disetor terdiri dari:
2008 2007
Agio Saham 4.842.600.000 4.842.600.000
Biaya Emisi Saham (12.169.330.627) (9.972.443.622)
(Dinyatakan dalam Rupiah kecuali dinyatakan lain)
a. Agio Saham
2008 2007
Penjualan saham Perusahaan pada penawaran umum kepada masyarakat tahun 1994:
Jumlah yang diterima untuk pengeluaran 10.00.000
saham 13.500.000.000 13.500.000.000
Jumlah modal disetor (10.000.000.000) (10.000.000.000)
Bersih 3.500.000.000 3.500.000.000
Penawaran Umum Terbatas I kepada Pemegang
Saham tahun 1997:
Jumlah yang diterima untuk pengeluaran 68.500.000
saham 68.500.000.000 68.500.000.000
Jumlah modal disetor (68.500.000.000) (68.500.000.000)
Bersih -
Penambahan agio dari deviden saham 1.342.600.000 1.342.600.000
Saldo Agio Saham 4.842.600.000 4.842.600.000
b. Biaya Emisi Saham
2008 2007
Penawaran Umum tanggal 28 Desember 1994 1.558.063.488 1.558.063.488 Penawaran Umum Terbatas I tanggal 15 Mei 1997 2.811.183.975 2.811.183.975 Penawaran Umum Terbatas II tanggal 06 Mei 2001 5.603.196.159 5.603.196.159 Penawaran Umum Terbatas III tanggal 27 Pebruari 2008 2.196.887.005
-Jumlah 12.169.330.627 9.972.443.622
26. PENJUALAN
2008 (%) 2007 (%) Penjualan barang dagangan 254.526.374.941 85,88 167.780.089.383 89,13
Jasa telekomunikasi dan multimedia 10.725.000 0,004 - -Jasa perbaikan elektronik dan logistik 47.065.640.972 15,88 22.636.210.098 12,02 Retur dan potongan penjualan (5.239.299.301) (1,77) (2.168.270.789) (1,15)
27. BEBAN POKOK PENJUALAN 2008 2007 Persediaan awal 87.580.294.981 79.650.173.340 Pembelian 287.927.504.388 169.315.119.317 Retur (234.462.318) (281.684.466)
Barang tersedia dijual 375.273.337.051 248.683.608.191
Persediaan akhir (153.225.070.148) (93.510.893.320)
Beban pokok penjualan 222.048.266.903 155.172.714.871
Beban pokok penyewa - 590.818.068
Beban pokok jasa perbaikan elektronik dan logistic 41.341.008.493 15.806.895.100
Jumlah 263.389.275.396 171.570.428.039 28. BEBAN USAHA 2008 2007 Beban Penjualan Sewa 4.851.941.692 4.447.853.137
Gaji dan kesejahteraan 3.572.859.137 3.571.932.765 Listrik, air dan telepon 1.200.617.388 999.483.908 Penyusutan aktiva tetap 873.142.010 601.865.500
Transport 558.450.983 485.626.484
Promosi 794.765.745 723.075.350
Perbaikan dan pemeliharaan 58.846.050 39.771.953
Lain-lain 333.856.653 2.040.058.226
Jumlah Beban Penjualan 12.244.479.658 12.909.667.323
Beban Umum dan Administrasi
Gaji dan kesejahteraan 7.398.867.065 4.889.620.304
Manfaat Karyawan 288.415.908
-Sewa 1.649.532.930 1.571.816.112
Penyusutan aktiva tetap 1.852.034.024 1.255.520.632
Pajak 393.577.866 1.413.123.213
Konsultan 1.087.963.708 1.022.591.416
Administrasi bank 394.560.402 5.328.660.542
Listrik, air dan telepon 1.021.659.006 492.988.842
Perjalanan 370.774.165 222.420.597
Perlengkapan kantor 148.389.106 170.757.193
Perbaikan dan pemeliharaan 241.585.115 186.833.972 Sumbangan dan penjamuan 72.608.467 145.938.275
Lain-lain 480.613.644 2.103.704.896
Jumlah Beban Umum dan Administrasi 15.400.581.405 18.803.975.994
(Dinyatakan dalam Rupiah kecuali dinyatakan lain)
Beban usaha - lain-lain merupakan biaya administrasi bank dari pemakaian kartu kredit atas pembelian barang elektronik, biaya asuransi dan perlengkapan kantor.
Beban umum dan administrasi - lain-lain antara lain merupakan biaya asuransi, biaya pajak dan perijinan serta biaya promosi.
29. PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
2008 2007
Keuntungan (kerugian) penjualan aktiva tetap (1.070.198) 197.352.478 Pendapatan jasa giro dan deposito 352.391.025 183.989.969
Penghasilan sewa 1.280.589.288 149.174.147
Selisih kurs mata uang asing – bersih (14.237.419) 12.270.431 Pendapatan (beban) bunga pinjaman – Bersih (6.887.183.622) (278.606.707) Amortisasi goodwill (158.179.596) (189.751.152) Lainnya – bersih 12.266.121.441 18.505.511.392
Pendapatan Lain-lain – Bersih 6.838.430.918 18.579.940.558
30. SIFAT DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK HUBUNGAN ISTIMEWA Sifat Hubungan Istimewa
a). Joebstl Centrum merupakan pemegang saham PT JCL Indonesia (d/h PT Agis Aweca Asia), perusahaan anak;
b). PT Pratama Duta Sentosa kepengurusannya merupakan hubungan keluarga dengan direktur utama Perusahaan;
c). PT Bhakti Asset Manajemen merupakan pemegang saham PT Agis Tbk. 31. INFORMASI SEGMEN USAHA
Segmen Primer
Perusahaan dan perusahaan anak pada saat ini melakukan kegiatan usaha sebagai berikut: Nama Usaha
PT Agis Tbk Jasa perdagangan umum dan perbaikan elektronik PT Agis Electronic dan perusahaan anak Distribusi dan retailer produk elektronik PT JCL Indonesia (d/h. PT Agis Aweca Asia)
dan perusahaan anak Jasa logistik dan forwading PT Agis Mitra Mandiri dan perusahaan anak Jasa telekomunikasi dan Multimedia
31. INFORMASI SEGMEN USAHA – Lanjutan Segmen Primer - Lanjutan
a. Pendapatan Usaha
2008 2007
% Rp % Rp
Multi Media 0,004 10.725.000 -
-Distributor Produk Elektronik 84,12 249.303.899.638 88,03 165.710.705.058
Jasa Perbaikan Elektronik 3,38 10.017.520.301 4,27 8.042.037.045
Jasa Logistik 12,50 37.031.296.673 7,70 14.495.286.589
Jumlah Sebelum Eliminasi 100 296.363.441.612 100 188.248.028.692
Eliminasi -
-Jumlah Setelah Eliminasi 296.363.441.612 188.248.028.692
b. Hasil Segmen 2008 2007 % Rp % Rp Multi Media (40,51) (2.158.653.791) (4,02) (603.867.309)
Distributor Produk Elektronik 141,17 7.523.003.111 (82,77) (12.445.771.768)
Jasa Perbaikan Elektronik (15,14) (806.806.932) (10,45) (1.571.324.957)
Jasa Logistik 14,48 771.562.765 (2,76) (415.078.630)
Jumlah Sebelum Eliminasi 100 5.329.105.153 (100) (15.036.042.664)
Eliminasi -
-Hasil Segmen 5.329.105.153 (15.036.042.664)
Pendapatan (Beban) Lain-lain 6.838.430.918 18.579.940.557
Jumlah 12.167.536.071 3.543.897.893 c. Jumlah Aktiva 2008 2007 % Rp % Rp Multi Media 20,34 519.964.636.917 25,23 320.659.748.545
Distributor Produk Elektronik 34,06 870.676.141.714 36,38 462.388.596.816
Jasa Perbaikan Elektronik 45,10 1.152.653.523.143 37,53 477.000.149.906
Jasa Logistik 0,50 12.903.726.132 0,86 10.969.129.901
Jumlah Sebelum Eliminasi 100 2.556.198.027.906 100 1.271.017.625.168
Eliminasi (1.106.879.129.970) (556.140.467.343)
32. IKATAN
a. Perjanjian Distribusi
Pada tanggal 1 Nopember 1996, perusahaan anak PT Agis Electronic yaitu PT Artha Wahana Surya (AWS), PT Artha Wahana Surya (AWP) dan PT Artha Wahana Prakarsa (AWP) (bersama-sama disebut sebagai ‘Pihak-pihak terkait’) menandatangani perjanjian distribusi dengan PT Sony Indonesia (SI). Perjanjian-perjanjian ini antara lain meliputi:
1). SI menunjukan pihak-pihak terkait sebagai distributor non-ekslusif produk SONY untuk wilayah-wilayah sebagai berikut:
Wilayah AWS Sulawesi Selatan
AWK Bandung, Semarang, Surabaya dan Bali
AWP Lampung, Palembang, Medan, Banjarmasin dan Pontianak 2). Pihak-pihak terkait setuju untuk membeli dari SI sejumlah produk “SONY” setiap bulan
dengan nilai minimum tertentu setelah dikurangi Pajak Pertambahan Nilai.
Pada tanggal 1 April 2008 perjanjian diatas telah diperbaharui dan akan berlaku sampai dengan 31 Maret 2009 dan dapat diperpanjang setiap tahun.
b. Perjanjian Distribusi
Sesuai Memorandum of Understanding antara Perusahaan dengan World Space Asia Pte Ltd tanggal 16 Maret 1999 telah disepakati untuk:
1). Medistribusikan produk tertentu, retail dan menjamin purna jual receiver di Indonesia atas produk World Space Asia Pte. Ltd.
2). Semua informasi yang diberikan oleh masing-masing pihak tidak akan dinyatakan pada pihak ketiga yang memerlukan konfirmasi umum
Kesepakatan tersebut akan berakhir bila salah satu pihak mengajukan pemutusan kesepakatan dan sampai saat ini masih berlaku.
3). Pihak-pihak terkait setuju untuk membeli dari SI sejumlah produk “SONY” setiap bulan dengan nilai minimum tertentu setelah dikurangi Pajak Pertambahan Nilai.
Pada tanggal 1 April 2008 perjanjian diatas telah diperbaharui dan akan berlaku sampai dengan 31 Maret 2009 dan dapat diperpanjang setiap tahun.
32. IKATAN - Lanjutan c. Perjanjian Sewa Ruangan
Perusahaan dan perusahaan anak mengadakan perjanjian sewa ruangan pada tanggal 9 April 2003 dengan PT Usaha Gedung Bimantara, atas gedung dua lantai yang terletak di Jl. Kebon Sirih, dengan nilai sewa sebesar Rp 41.250 per m² per bulan, berikut fasilitas dalam gedung yaitu listrik, AC, Air, kebersihan, parker, dan keamanan, jangka waktu berlaku 2 (dua) tahun sampai dengan 5 Juli 2007.
Perusahaan dan perusahaan anak mengadakan perjanjian sewa ruang seluas 1.221 m² di Menara Kebon Sirih dengan PT Usaha Gedung Bimantara dengan jangka waktu 3 tahun, dengan nilai sewa untuk tahun pertama dan kedua masing-masing sebesar Rp 55.000/m²/bln dan 57.500/m²/bln, sedangkan untuk tahun ketiga akan ditentukan kemudian dan uang jasa sebesar Rp 50.000/m²/bln, terhitung mulai tanggal 6 Juli 2007 yang akan berakhir tanggal 5 Juli 2010. Perusahaan anak mengadakan perjanjian sewa menyewa dengan PT Metropolitan Kentjana Tbk atas papan reklame seluas 16 m² di gedung Pondok Indah Mall, jangka waktu 61 bulan terhitung dari tanggal 1 Oktober 2007 dan akan berakhir 31 Oktober 2012, dengan nilai sewa sebesar Rp 121.920.000.
Perusahaan anak mengadakan perjanjian sewa ruang dengan PT Mulia Inti Pelangi atas ruangan seluas 657m² di Mall Taman Anggrek, dengan harga sewa USD 15/m²/bln dan jasa pengelolaan sebesar USD 12/m²/bln.
Perusahaan anak mengadakan perjanjian sewa ruangan dengan PT Suryana Istana Pasundan atas ruang seluas 940 m² di Istana Plaza, dengan harga sewa untuk tahun pertama sebesar USD 9,17/m²/bln dan tahun ke dua sampai dengan tahun ke 4 sebesar USD 10,84/m²/bln. Jangka waktu selama 5 tahun, terhitung dari tanggal 5 Januari dan berakhir tanggal 4 Januari 2012. d. Perjanjian Bantuan Teknis di Bidang Manajemen, Marketing, Sales dan Product
Berdasarkan Participation Agreement, disepakati bahwa guna mendukung dan mengembangkan bisnis PT Agis Electronic, perusahaan anak, baik secara vertikal (diversifikasi produk dan segmen pasar) maupun secara horizontal (perluasan jaringan), maka TT Internasional Limited akan memberikan bantuan teknis baik dalam bidang manajemen, marketing, sales, dan product.
e. Perjanjian Jual Beli dan Kerjasama Operasi
Pada tanggal 9 Juli 2007 telah ditandatangani nota kesepahaman (MoU) antara PT Agis Tbk dan PT Mentari Multimedia (M2V) dalam hal pengadaan perangkat dengan cara “Vendor Financing” beserta pengoperasian perangkat tersebut dalam jangka waktu tertentu dengan tetap mengacu pada Perjanjian Jual Beli (PJB) dan Perjanjian Kerjasama Operasi (PKO) yang akan disepakati oleh para pihak.
Bahwa jangka waktu yang menjadi target operasional adalah pada Maret 2008, yang dimulai pada wilayah Jabotabek dan tidak menutup kemungkinan untuk beberapa wilayah lain di Indonesia yang kesemuanya dilakukan secara bertahap.
33. LABA (RUGI) PER SAHAM
Perhitungan laba (rugi) per saham adalah sebagai berikut:
2008 2007
Laba bersih 8.091.399.314 6.761.919.121
Jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar 5.501.249.976 1.877.002.550
Laba bersih per saham 1,47 3,60
34. REKLASIFIKASI AKUN
Akun-akun tertentu dalam laporan keuangan konsolidasian 30 Juni 2007 telah direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian laporan keuangan konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni 2008
35. PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI BARU
Pada bulan Mei 2007, Ikatan Akuntansi Indonesia mengesahkan 2 (dua) PSAK revisi, yaitu:
a). PSAK No. 16 (Revisi 2007) “Aset Tetap” mengatur perlakuan aset tetap agar pengguna laporan keuangan dapat memahami informasi mengenai investasi entitas di aset tetap dan perubahan dalam investasi tersebut. Pernyataan ini, antara lain, mengatur pengakuan aset, penentuan jumlah tercatat, pembebanan penyusutan dan rugi penurunan nilai. Berdasarkan pernyataan ini, suatu entitas harus memilih antara model biaya atau model revaluasi sebagai kebijakan akuntansi atas aset tetap. Pernyataan revisi ini menggantikan PSAK No. 16 (1994) “Aktiva Tetap dan Aktiva Lain-lain” dan PSAK No. 17 (1994) “Akuntansi Penyusutan” dan berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2008.
b). PSAK No. 30 (Revisi 2007), “Sewa”, mengatur kebijakan akuntansi dan pengungkapan yang sesuai, baik bagi lessee maupun lessor dalam hubungannya dengan sewa (lease). Pernyataan ini memberikan klasifikasi sewa berdasarkan kepada sejauh mana risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewaan berada pada lessor atau lessee, dan pada substansi transaksi dan bukan pada bentuk kontraknya. Pernyataan revisi ini menggantikan PSAK No. 30 (1990) “Akuntansi Sewa Guna Usaha” dan berlaku efektif untuk laporan keuangan yang dimulai pada atau setelah tanggal 1 Januari 2008.
Perusahaan belum melakukan estimasi atas dampak penerapan PSAK tersebut. 36. TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas laporan keuangan yang penyusunannya diselesaikan pada tanggal 31 Juli 2008.