• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 5 PEMBAHASAN

5.5 Indikasi Medis Berdasarkan Faktor Janin

5.12.1 Lama Rawatan Rata-rata Berdasarkan Paritas

Proporsi lama rawatan rata-rata ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSUD Dr. Pirngadi Medan tahun 2011-2012 berdasarkan paritas dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

98,85% 1,15%

Keadaan Ibu Sewaktu Pulang

Dipulangkan Meninggal

Gambar 5.19 Diagram Bar Distribusi Lama Rawatan Rata-rata Ibu Bersalin dengan Sectio caesarea Berdasarkan Paritas di RSUD Dr.

Pirngadi Medan Tahun 2011-2012

Berdasarkan gambar 5.19 dapat dilihat bahwa lama rawatan rata-rata ibu dengan paritas nullipara 4,10 hari, paritas grandemultipara 4,00 hari, paritas primipara 3,83 hari,dan paritas multipara 3,80 hari. Ibu dengan paritas nullipara merupakan persalinan pertama dimana kondisi ibu masih membutuhkan perwatan lebih lama dibanding ibu dengan paritas primipara ataupun multipara.

5.12.2 Lama Rawatan Rata-rata Berdasarkan Riwayat Penyakit

Proporsi lama rawatan rata-rata ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSUD Dr. Pirngadi Medan tahun 2011-2012 berdasarkan riwayat penyakit ibu dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

3,80 3,83 4,00 4,10 0 1 2 3 4 5 Multipara Primipara Grandemultipara Nullipara

Lama Rawatan Rata-rata (hari)

Lama Rawatan Rata-rata (hari)

Gambar 5.20 Diagram Bar Distribusi Lama Rawatan Rata-rata Ibu Bersalin dengan Sectio caesarea Berdasarkan Riwayat Penyakit di RSUD

Dr. Pirngadi Medan Tahun 2011-2012

Berdasarkan gambar 5.20 diatas dapat dilihat bahwalama rawatan rata-rata ibu yang memiliki riwayat penyakit ada 4,14 hari, dan lama rawatan rata-rata ibu yang tidak memiliki riwayat penyakit 3,85 hari.

Distribusi lama rawatan rata-rata ibu yang memiliki riwayat penyakit ialah ibu dengan riwayat penyakit hipertensi/penyakit kardiovaskuler 4,23 hari, ibu yang memiliki riwayat penyakit asma, diabetes mellitus dan lainnya (oligohidramnion) masing-masing 4,00 hari, dan ibu yang tidak memiliki riwayat penyakit 3,85 hari. ibu bersalin dengan riwayat penyakit tentunya memerlukan lama rawatan lebih lama dibandingkan dengan ibu yang tidak memiliki riwayat penyakit karena kondisi ibu dengan riwayat penyakit tersebut akan lebih lemah dibanding ibu yang tidak memiliki riwayat penyakit. 3,85 4,14 1 2 3 4 5 Tidak ada Ada

Lama Rawatan

Lama Rawatan

Analisa statistik dengan menggunakan uji t-test diperoleh p=0.354 (p>0,05), sehingga secara statistik dapat diartikan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antara lama rawatan rata-rata berdasarkan riwayat penyakit ibu.

5.12.3 Lama Rawatan Rata-rata Berdasarkan Riwayat Obstetri Jelek

Proporsi lama rawatan rata-rata ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSUD Dr. Pirngadi Medan tahun 2011-2012 berdasarkan obstetri jelek ibu dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Gambar 5.21 Diagram Bar Distribusi Lama Rawatan Rata-rata Ibu Bersalin dengan Sectio caesarea Berdasarkan Riwayat Obstetri Jelek di

RSUD Dr. Pirngadi Medan Tahun 2011-2012

Berdasarkan gambar 5.21 dapat dilihat bahwa lama rawatan rata-rata ibu yang tidak memiliki riwayat obstetri jelek 3,93 hari dan lama rawatan rata-rata ibu yang memiliki riwayat penyakit 3,72 hari.

Distribusi lama rawatan rata-rata ibu yang memiliki riwayat obstetri jelek yaitu perdarahan 2,00 hari, riwayat obstetri lainnya (hipertensi) 3,00 hari, abortus

3,72 3,93

1 2 3 4 5

Ada Tidak ada

lama rawatan rata-rata

3,91 hari, tidak memiliki riwayat obstetri jelek 3,93 hari dan preeklampsi/eklampsi 4,25 hari.

Analisa statistik dengan menggunakan uji t-test diperoleh p=0,546 (p>0,05), sehingga secara statistik dapat diartikan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antara lama rawatan rata-rata berdasarkan riwayat obstetri jelek.

5.12.4 Lama Rawatan Rata-rata Berdasarkan Keadaan Ibu Sewaktu Pulang Proporsi lama rawatan rata-rata ibu bersalin dengan sectio caesarea di RSUD Dr. Pirngadi Medan tahun 2011-2012 berdasarkan keadaan ibu sewaktu pulang dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Gambar 5.22 Diagram Bar Distribusi Lama Rawatan Rata-rata Ibu Bersalin dengan Sectio caesarea Berdasarkan Keadaan Ibu Sewaktu

Pulang di RSUD Dr. Pirngadi Medan Tahun 2011-2012

Berdasarkan 5.22 diatas dapat dilihat bahwa lama rawatan rata-rata ibu setelah bersalin dengan sectio caesarea meninggal 1 hari. Sedangkan lama rawatan rata-rata ibu yang dipulangkan/sehat setelah bersalin dengan sectio caesarea aalah

1,00

3,95

0 1 2 3 4 5

Meninggal dipulangkan

Lama Rawatan Rata-rata (hari)

3,95 hari. ibu dengan keadaan sehat yang dipulangkan pihak rumah sakit tentunya memiliki lama rawatan labih lama dibandingkan ibu yang meninggal setelah melakukan persalinan. Untuk memulihkan kondisi ibu bersalin dengan sectio caesarea maka ibu tersebut memerlukan perawatan inap dari tim medis rumah sakit.

Analisa statistik dengan menggunakan uji t-test diperoleh p=0.019 (p<0,05), sehingga secara statistik dapat diartikan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara lama rawatan rata-rata berdasarkan keadaan ibu sewaktu pulang.

5.12.5 Berat Lahir Bayi Berdasarkan Indikasi Sectio caesarea

Proporsi berat badan lahir bayi yang dilahirkan dengan sectio caesarea di RSUD Dr. Pirngadi Medan tahun 2011-2012 berdasarkan indikasi sectio caesarea dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Gambar 5.23 Diagram Batang Proporsi Berat Lahir Bayi yang Dilahirkan Secara Sectio caesarea Berdasarkan Indikasi Sectio caesarea di

RSUD Dr. Pirngadi Medan Tahun 2011-2012 4% 0% 96% 100% 0 20 40 60 80 100 120

indikasi medis indikasi sosial

berat lahir rendah berat normal

Berdasarkan gambar 5.23 dapat dilihat bahwa dari 79 bayi yang dilahirkan dengan sectio caesarea berdasarkan indikasi medis, proporsi tertinggi adalah bayi dengan berat lahir normal 96%. Dari 8 bayi yang dilahirkan dengan sectio caesarea berdasarkan indikasi sosial 100% memiliki berat lahir normal.

Berat lahir normal tidak mutlak menjadi indikasi medis dilakukan sectio caesarea, karena indikasi medis sectio caesarea terdiiri dari faktor ibu dan janin. Namun berat lahir bayi dapat menjadi salah satu faktor pemicu kesulitan jalan lahir apabila berat janin cukup besar yang mengakibatkan disproporsi antara dengan panggul ibu.10

Analisa statistik dengan menggunakan uji Chi-square tidak dapat dilakukan karena terdapat 2 sel yang nilai expected count kurang dari 5 sehingga menggunakan uji Exact Fisher. Hasil analisa statistik dengan menggunakan uji Exact Fisher diperoleh p=0,746 yang berarti p>0,05 sehingga secara statistik dapat diartikan bahwa tidak ada perbedaan yang bermakna antara berat badan lahir dengan indikasi sectio caesarea.

Dokumen terkait