HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 5.1 Hasil Penelitian
4) Variabel Kinerja Karyawan
5.1.7 Langkah-Langkah Analisis Jalur
Langkah – langkah yang dilakukan dalam melakukan analisis jalur (path analysis) adalah sebagai berikut.
1) Merumuskan hipotesis dan persamaan struktural Hipotesis:
(1) Kompensasi berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar.
(2) Lingkungan kerja non fisik berpengaruh berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar.
(3) Disiplin karyawan berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar.
(4) Kompensasi berpengaruh positif secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpasar.
(5) Lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpasar.
Y2 = ρy2x1 X1 + ρy2ε2
Y2 = ρy2x2 X2 + ρy2ε2 Y2 = ρy2y1 Y1 + ρy2y1 ε2 Y1 = ρy1x1 X1 + ρy1ε1 Y1 = ρy1x2 X2 + ρy1ε1
2) Menggambarkan diagram yang jalur lengkap dan menentukan sub strukturnya. Adapun model analisis jalur yang digunakan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 5.2
Kompensasi (X1)
Lingkungan Kerja Non Fisik (X2) Disiplin (Y1) Kinerja Karyawan (Y2) (py2x1)(py2y1) ρy2y1 ρy1x1 ρy1x2 (py2x2) (py2y1) ε2 ε1
Gambar 5.2. Model Analisis Jalur (Part Analysis) 3) Sub struktur dalam analisis jalur
(1) Sub struktur 1
a. Menguji sub struktur 1
Model analisis jalur pada sub struktur 1 dapat digambarkan dan dirumuskan dengan persamaan struktur seperti pada Gambar 5.3
Gambar 5.3 Hubungan Sub struktur X1 terhadap Y2
Hasil pengolahan data untuk sub struktur 1 akan diperoleh tabel annova, table coefisien dan table summary pengaruh variabel X1 (kompensasi) terhadap Y2 (kinerja karyawan).
b. Memaknai analisis jalur sub struktur 1
Dari pengolahan data dengan program SPSS pada sub struktur 1 diperoleh hasil seperti terlihat pada Lampiran 6. Pengujian jalur menggunakan uji t karena hanya ada satu variabel bebas yaitu X1 yang berpengaruh terhadap variabel Y2.
Kompensasi (X1)
Kinerja Karyawan (Y2)
c. Uji secara individual ditunjukkan pada tabel coefficients sub struktur 1.
Hipotesis penelitian yang akan diuji dirumuskan menjadi hipotesis statistik sebagai berikut:
Ho : ρyx1=0 Ha : ρyx1>0
Hipotesis bentuk kalimat
Ho : Kompensasi tidak berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar.
Ha : Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar.
Secara individu uji statistik menggunakan uji t dengan rumus:
1
; dk n k
k
se
k
t
k Keterangan:Statistik standar error se ρy2 diperoleh dari hasil perhitungan pada program SPSS dengan menggunakan analisis regresi dengan data interval. Rangkuman hasil analisis dapat dilihat pada Lampiran 6. Berdasakan hasil analisis tersebut dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut. Nilai t diambil dari tabel coefficients sub struktur 1, yaitu sebesar 3,513. Untuk mengetahui signifikansi analisis jalur adalah dengan membandingkan antara nilai probabolitas (0.05) dengan nilai probabilitas Sig hasil perhitungan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dapat dilihat bahwa kolom Sig (signifikan) pada tabel coeficients sub struktur 3 didapat nilai sig 0.000 dimana nilainya lebih kecil dari nilai probabilitas
(0,05), jadi Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya koefisien analisis jalur adalah signifikan. Jadi kompensasi berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar. Besarnya koefisien jalur variabel kompensasi terhadap kinerja karyawan sesuai dengan nilai pada tabel coefficients yaitu pada standardized coefficients beta sub struktur 3 yaitu sebesar
0,218 dan besar pengaruhnya sesuai dengan nilai R square yaitu sebesar 83,1 persen. Hubungan empiris sub struktur 3 yaitu pengaruh variabel X1 terhadap Y2 dapat dilihat seperti pada Gambar 5.4
Gambar 5.4. Hubungan empiris sub struktur 1, pengaruh variabel X1 terhadap Y2 (2) Sub struktur 2
a. Menguji sub struktur 2
Model analisis jalur pada sub struktur 2 dapat digambarkan dan dirumuskan dengan persamaan struktur seperti pada Gambar 5.5
Gambar 5.5. Hubungan sub struktur X2 terhadap Y2
Hasil pengolahan data untuk sub struktur 2 akan diperoleh tabel annova, table coefficients dan table summary pengaruh variabel X2 (lingkungan kerja non fisik) terhadap Y2 (kinerja karyawan).
b. Memakai analisis jalur sub struktur 2
Kompensasi (X1) Kinerja Karyawan (Y2) py2x1 = 0,218 R2 = 83,1 persen Lingkungan Kerja Non Fisik (X2) Kinerja Karyawan (Y2) (py2x2) =0,500
Dari pengolahan data dengan program SPSS pada sub struktur 2 diperoleh hasil seperti terlihat pada Lampiran 6 Pengujian jalur menggunakan uji t karena hanya ada satu variabel bebas yaitu X2 yang berpengaruh terhadap variabel Y2.
c. Uji secara individual sub struktur 2
Uji secara individual ditunjukkan pada tabel coefficients sub struktur 2. Hipotesis penelitian yang akan diuji dirumuskan menjadi hipotesis statistik sebagai berikurt. Ho : ρyx1=0
Ha : ρyx1>0
Hipotesis bentuk kalimat
Ho : Lingkungan kerja non fisik tidak berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar.
Ha : Lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar.
Secara individu uji statistik menggunakan uji t dengan rumus
1
; dk n k
k
se
k
t
k Keterangan:Statistik standar error se ρy2 diperoleh dari hasil perhitungan pada program SPSS dengan menggunakan analisis regresi dengan data interval. Rangkuman hasil analisis dapat dilihat pada Lampiran 6. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut. Nilai t diambil dari tabel coefficients sub struktur 2, yaitu sebesar 3,445. Untuk mengetahui signifikansi analisis jalur adalah dengan membandingkan antara nilai probabilitas (0,05) dengan nilai
probabilitas Sig hasil perhitungan yang digunakan sebagai dasar pengambialan keputusan. Dapat dilihat bahwa kolom Sig (signifikan) pada tabel coefficients sub struktur 2 didapat nilai sig 0.000 dimana nialinya lebih kecil dari nilai probabilitas (0,05), jadi Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya koefisien analisis jalur adalah signifikan. Jadi lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karywan Hotel Nikki Denpasar. Besarnya koefisien jalur variabel lingkungan kerja non fisik terhadap kinerja karyawan sesuai dengan nilai pada tabel coefficients yaitu pada standardized coefficients beta sub struktur 2 yaitu sebesar 0,204 dan besar pengaruhnya sesuai dengan nilai
R square yaitu sebesar 83,1 persen. Hubungan empiris sub struktur 2 yaitu pengaruh variabel X2 terhadap Y2 dapat dilihat seperti Gambar 5.6
Gambar 5.6. Hubungan empiris sub struktur 2, pengaruh variabel X2 terhadap Y2 (3) Sub struktur 3
a. Menguji sub struktur 3
Model analisis jalur pada sub struktur 3 dapat digambarakan dan dirumuskan dengan persamaan struktur seperti pada Gambar 5.7
Gambar 5.7. Hubungan Sub struktur Y1 terhadap Y2
Lingkungan Kerja Non Fisik (X2) Kinerja Karyawan (Y2) py2x2 = 0,204 R2= 83,1 Disiplin
(Y1) Kinerja Karyawan (Y2)
Hasil pengolahan data untuk sub struktur 3 akan diperoleh tabel annova, table coefficients dan table summary pengaruh variabel Y1 (disiplin karyawan) terhadap Y2 (kinerja Karyawan).
b. Memakai analisis jalur sub struktur 3
Dari pengolahan data dengan program SPSS pada sub struktur 3 diperoleh hasil seperti terlihat pada Lampiran 6. Pengujian jalur menggunakan uji t karena hanya ada satu variabel bebas yaitu Y1 yang berpengaruh terhadap Y2.
c. Uji secara individual sub struktur 3
Uji secara individual ditunjukkan pada tabel coefficients sub struktur 3. Hipotesis penelitian yang akan diuji dirumuskan menjadi hipotrsis sebagai berikut:
Ho : ρy2y1=0 Ha : ρy2y1>0
Hipoteseis bentuk kalimat
Ho : Disiplin karyawan tidak berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpsar.
Ha : Disiplin karyawan berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar.
Secara individu uji statistik menggunakan uji t dengan rumus:
1
; dk n k
k
se
k
t
k Keterangan:Statistik standar error se ρy2
diperoleh dari hasil perhitungan pada program SPSS dengan menggunakan analisis regresi dengan data interval. Rangkuman hasil
analisis dapat dilihat pada Lampiran 6. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut. Nilai t diambil dari tabel coefficients sub struktur 3, yaitu sebesar 7,804. Untuk mengetahui signifikansi analisis jalur adalah dengan membandingkan antara nilai probabilitas (0,05) dengan nilai probabilitas Sig hasil perhitungan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dapat dilihat bahwa kolom Sig (signifikan) pada tabel coefficients sub struktur 3 didapat nilai Sig 0.000 dimana nilainya lebih kecil dari nilai probabilitas (0,05), jadi Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya koefisien analisis jalur adalah signifikan. Jadi disiplin berpengaruh positif dan sinifikan secara langsung terhadap kinerja karywan Hotel Nikki Denpasar. Besarnya koefisien jalur variabel disiplin karyawan terhadap kinerja karyawan sesuai dengan nilai pada tabel coefficients yaitu pada standardized coefficients beta sub struktur 3 yaitu sebesar 0,572 dan besar pengaruhnya sesuai dengan nilai R square yaitu sebesar 83,1 persen. Hubungan empiris sub struktur 3 yaitu pengaruh variabel Y1terhadap Y2 dapat dilihat seperti pada Gambar 5.8
Gambar 5.8. Hubungan empiris sub struktur 2, pengaruh variabel Y1 terhadap Y2 (4) Sub struktur 4
a. Menguji sub struktur 4
Model analisis jalur pada sub struktur 4 dapat digambarkan dan dirumuskan dengan persamaan struktur seperti pada Gambar 5.9
Disiplin (Y1) Kinerja Karyawan (Y2) py1x2 = 0,572 R2= 83,1 Kompensasi (X1) Disiplin (Y1) py1x1
Gambar 5.9. Hubungan Sub struktur X1 terhadap Y1
Hasil pengolahan data untuk sub struktur 4 akan diperoleh tabel annova, table coefficients dan table summary pengaruh variabel X1 (kompensasi) terhadap Y1 (dispilin karyawan).
b. Memakai nalisis jalur sub struktur 4
Dari pengolahan data dengan program SPSS pada sub struktur 4 diperoleh hasil seperti terlihat pada Lampiran 6. Pengujuian jalur menggunakan uji t karena hanya ada satu variabel bebas yaitu X1 yang berpengaruh terhadap variabel Y1.
c. Uji secara individual sub struktur 4
Uji secara individual ditunjukkan pada tabel coefficients sub struktur 1. Hipotesis penelitian yang akan diuji dirumuskan menjadi hipotesis statistik sebagai berikut : Ho : ρy1x1=0
Ha : ρy1x1>0
Hipotesis bentuk kalimat
Ho : Kompensasi tidak berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpsar.
Ha : Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpasar.
Secara individu uji statistik menggunakan uji t dengan rumus:
1
; dk n k
k
se
k
t
k Keterangan:Statistik standar error (se ρy1) diperoleh dari hasil perhitungan pada program SPSS dengan menggunakan analisis regresi dengan data interval. Rangkuman hasil analisis dapat dilihat pada Lampiran 6. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut.Nilai t diambil dari tabel coefficients sub struktur 4, yaitu sebesar 7,584. Untuk mengetahui signifikansi analisis jalur adalah dengan membandingkan antara nilai probabilitas (0,05) dengan nilai probabilitas Sig hasil perhitungan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dapat dilihat bahwa kolom Sig (signifikan) pada tabel coefficients sub struktur 3 didapat nilai Sig 0.000 dimana nilainya lebih kecil dari nilai probabilitas (0,05), jadi Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya koefisien analisis jalur adalah signifikan. Jadi kompensasi berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplin karywan Hotel Nikki Denpasar. Besarnya koefisien jalur variabel kompensasi terhadap disiplin karyawan sesuai dengan nilai pada tabel coefficients yaitu pada standardized coefficients beta sub struktur 3 yaitu sebesar 0, 500 dan besar pengaruhnya sesuai dengan nilai R square yaitu sebesar 70,3 persen. Hubungan empiris sub struktur 4 yaitu pengaruh variabel X1 terhadap Y1 dapat dilihat seperti pada Gambar 5.10
Gambar 5.10. Hubungan empiris sub struktur 2, pengaruh variabel X1 terhadap Y1 (5) Sub struktur 5 Kompensasi (X1) Disiplin (Y1) py2x2 = 0,500 R2= 70,3
a. Menguji sub struktur 5
Model analisis jalur pada sub struktur 5 dapat digambarkan dan dirumuskan dengan persamaan struktur seperti pada Gambar 5.11
Gambar 5.11. Hubungan Sub struktur X2 terhadap Y1
Hasil pengolahan data untuk sub struktur 5 akan diperoleh tabel annova, table coefficients dan table summary pengaruh variabel X2 (lingkungan kerja non fisik) terhadap Y1 (dispilin karyawan).
b. Memakai analisis jalur sub struktur 5
Dari pengolahan data dengan program SPSS pada sub struktur 5 diperoleh hasil seperti terlihat pada Lampiran 6. Pengujian jalur menggunakan uji t karena hanya ada satu variabel bebas yaitu X2 yang berpengaruh terhadap variabel Y1.
c. Uji secara individual sub struktur 5
Uji secara individual ditunjukkan pada tabel coefficients sub struktur 5. Hipotesis penelitian yang akan diuji dirumuskan menjadi hipotesis statistik sebagai berikut.
Ho : ρy1x2=0 Ha : ρy1x2>0
Hipotesis bentuk kalimat
Ho : Lingkungan kerja non fisik tidak berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpsar.
Lingkungan Kerja Non Fisik (X2) Disiplin (Y1) py1x2
Ha : Lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpasar.
Secara individu uji statistik menggunakan uji t dengan rumus:
1
; dk n k
k
se
k
t
k Keterangan:Statistik standar error (se ρy1) diperoleh dari hasil perhitungan pada program SPSS dengan menggunakan analisis regresi dengan data interval. Rangkuman hasil analisis dapat dilihat pada Lampiran 6. Berdasarkan hasil analisis dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut. Nilai t diambil dari tabel coefficients sub struktur 5, yaitu sebesar 6,630. Untuk mengetahui signifikansi analisis jalur adalah dengan membandingkan antara nilai probabilitas (0,05) dengan nilai probabilitas Sig hasil perhitungan yang digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Dapat dilihat bahwa kolom Sig (signifikan) pada tabel coefficients sub struktur 5 didapat nilai Sig 0.000 dimana nilainya lebih kecil dari nilai probabilitas (0,05), jadi Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya koefisien analisis jalur adalah signifikan. Jadi lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplin karywan Hotel Nikki Denpasar. Besarnya koefisien jalur variabel lingkungan kerja non fisik terhadap disiplin karyawan sesuai dengan nilai pada tabel coefficients yaitu pada standardized coefficients beta sub struktur 5 yaitu sebesar 0,437 dan besar pengaruhnya sesuai
dengan nilai R square yaitu sebesar 70,3 persen. Hubungan empiris sub struktur 5 yaitu pengaruh variabel X2 terhadap Y1 dapat dilihat seperti pada Gambar 5.12
Gambar 5.12. Hubungan empiris sub struktur 2, pengaruh variabel X2 terhadap Y1
4) Meringkas dan menyimpulkan
Hasil dari koefisien jalur pada sub struktur 1, sub struktur 2, sub struktur 3, sub struktur 4 dan sub struktur 5 maka dapat digambarkan secara keseluruhan yang menggambarkan hubungan kausal empiris antara variabel X1 dan X2 terhadap Y1 dan Y2. Gambar 5.13 menunjukkan hubungan kausal empiris variabel X1 dan X2 terhadap Y1 dan Y2.
Gambar 5.13 Hubungan Kausal Empiris Variabel X1 dan X2 terhadap Y1 dan Y2 Berdasarkan hasil perhitungan secara keseluruhan variabel X1 dan X2 terhadap variabel Y1 dan Y2, maka dapat dijelaskan sebagai berikut.
1) Hipotesis pertama yang berbunyi, kompensasi berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar. Berdasarkan pengujian koefisien jalur sub struktur 1, koefisien jalur variabel X1
Kompensasi (X1) Lingkungan Kerja Non Fisik (X2) Disiplin (Y1) Kinerja Karyawan (Y2) (py2x1) = 0,218 ρy2y1= 0,572 ρy1x1=0,500 ρy1x2=0,437 (py2x2)= 0,204 Lingkungan Kerja Non Fisik (X2) Disiplin (Y1) py2x2 = 0,500 R2= 70,3
(kompensasi) terhadap variabel (Y2) kinerja karyawan adalah signifikan sebesar 0,218. Dengan demikian hasil analisis ini memberikan informasi bahwa kompensasi berpengruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar. Tanda positif menunjukkan bahwa ntara kompensasi dengan kinerja karyawan memiliki pengaruh positif artinya semakin baik kompensasi maka kinerja karyawan akan semakin baik demikian juga sebaliknya.
2) Hipotesis kedua yang berbunyi, lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar. Berdasarkan pengujian koefisien jalur sub struktur 2, koefisien jalur variabel X2 (lingkungan kerja non fisik) terhadap variabel Y2 (kinerja karyawan) adalah signifikan sebesar 0,204. Dengan demikian hasil analisis ini memberikan informasi bahwa lingkungan kerja non fisik berpengruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar. Tanda positif menunjukkan bahwa antara lingkungan kerja non fisik dengan kinerja karyawan memiliki pengaruh positif artinya semakin baik lingkungan kerja non fisik yang diberikan maka kinerja karyawan akan semakin baik demikian juga sebaliknya.
3) Hipotesis ketiga yang berbunyi, disiplin karyawan berpengaruh positif secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar. Berdasarkan pengujian koefisien jalur sub struktur 3,, koefisien jalur variabel Y1 (disiplin karyawan) terhadap variabel Y2 (kinerja karyawan) adalah signifikan sebesar 0,572. Dengan demikian hasil analisis ini memberikan informasi bahwa
disiplin karyawan berpengruh positif dan signifikan secara langsung terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar. Tanda positif menunjukkan bahwa antara disiplin karyawan dengan kinerja karyawan memiliki pengaruh positif artinya semakin baik disiplin karyawan maka kinerja karyawan akan semakin baik demikian juga sebaliknya. Besarnya kontribusi disiplin karyawan terhadap kinerja karyawan Hotel Nikki Denpasar sebesar(0,572)2 x 100 persen = 32,71 persen dan sisanya sebesar 67,29 persen merupakan kontribusi dari variabel lain diluar model.
4) Hipotesis keempat yang berbunyi, kompensasi berpengaruh positif secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpasar. Berdasarkan pengujian koefisien jalur sub struktur 4, koefisien jalur variabel X1 (kompensasi) terhadap variabel Y1 (disiplin karyawan) adalah signifikan sebesar 0,500 Dengan demikian hasil analisis ini memberikan informasi bahwa kompensasi berpengruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpasar. Tanda positif menunjukkan bahwa antara kompensasi dengan disiplin karyawan memiliki pengaruh positif artinya semakin baik kompensasi maka disiplin karyawan akan semakin baik demikian juga sebaliknya.
5) Hipotesis kelima yang berbunyi, lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpasar. Berdasarkan pengujian koefisien jalur sub struktur 5, koefisien jalur variabel X2 (lingkungan kerja non fisik) terhadap variabel Y1 (disiplin karyawan) adalah signifikan sebesar 0,437. Dengan demikian hasil analisis ini
memberikan informasi bahwa lingkungan kerja non fisik berpengruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplin karyawan Hotel Nikki Denpasar. Tanda positif menunjukkan bahwa antara lingkungan kerja non fisik dengan disiplin karyawan memiliki pengaruh positif artinya semakin baik lingkungan kerja non fisik yang diberikan maka disiplin karyawan akan semakin baik demikian juga sebaliknya.
Rekapitulasi hasil perhitungan pengujian struktur kompensasi (X1) dan lingkungan kerja (X2) terhadap disiplin karyawan (Y1) dan kinerja karyawan (Y2) Hotel Nkki Denpasar diatas dapat dilihat seperti Tabel 5.11
Tabel 5.11
Koefisien jalur, pengaruh langsung, Kompensasi (X1) dan Lingkungan Kerja (X2) terhadap Disiplin (Y1) dan Kinerja karyawan (Y2) Hotel Nikki Denpasar.
No Variabel Koefisien Jalur Langsung 1 X1 terhadap Y1 0,500 2 X2 terhadap Y1 0,437 3 X1 tehadap Y2 0,218 4 X2 terhadap Y2 0,204 5 Y1 terhadap Y2 0,572 Sumber : Lampiran 6 5.2 Pembahasan