• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VII SOAL LATIHAN

B. LANGKAH - LANGKAH PEMBUATAN MODEL

Apabila semua data yang diperlukan untuk membuat model sudah tersedia maka selanjutnya dapat dilanjutkan untuk membuat model. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut.

1. Buat folder untuk penyimpanan fi le vissim dan letakan Gambar 6.1 gambar background image kita ke folder tersebut

2. Buka software PTV VISIM kemudian save di folder yang telah kita buat

3. Atur network setting

Klik Base Data - Network Setting - pada Vehicle Behavior diubah ke left-side traffi c dan pada Units diubah ke All Metrics.

4. Kemudian Input Backgroun image menggunakan Gambar 6.1 Klik menu Background Images pada Network Object - klik kanan pada jendela Network Editor - pilih menu Add New Background Image – pilih Gambar 6.1 yang telah kita simpan di folder kita – klik Open – mainkan Scroll untuk mendapatkan perbesaran gambar.

5. Atur skala dengan menggunakan lebar total jalan semisal kita menggunakan Jalan Diponegoro yang memiliki lebar total 14,7 m.

Klik kanan pada gambar kemudian pilih Set Scale. Tarik garis yang menjadi acuan kemudian dimasukkan ukuran asli di lapangan kemudian masukan angka 14,7 m pada kotak distance – Ok.

6. Pembuatan jaringan jalan

Klik menu Links pada Network Object –tekan tombol Ctrl pada Keyboard dan klik kanan pada Mouse secara bersamaan – tarik sesuai panjang link yang diinginkan dari titik A ke titik B Gambar 5.3 – masukkan nama jalan Diponegoro pada link, jumlah lajur

121 Soal Latihan

3 , lebar lajur 2,7 m dan tipe kendaraan yang bisa melewati link seperti pada Gambar 6.3 – klik OK.

Gambar 127 Pembuatan Link Jalan Diponegoro

Kemudian untuk membuat jalan Diponegoro yang arah berlawanan dilakukan dengan cara.

Klik kanan pada link yang telah dibuat – klik Generate Opposite Direction – masukkan jumlah lajur sebanyak 2 untuk jalan Diponegoro arah berlawanan pada kotak dialog number of lane Gambar 6.4 – klik OK – untuk mengatur lebar lajur : klik 2x pada link – atur lebar lajur seperti pada langkah sebelumnya Gambar 3.7 – klik OK

Gambar 128 Pembuatan Number Of Lane

Kemudian ulangi langkah-langkahnya diatas untuk jalan-jalan yang lain.

7. Pembuatan connector

Klik link pada jalan Diponegoro sebagai asal yang akan di beri connector – tekan tombol Ctrl pada Keyboard dan klik kanan pada Mouse secara bersamaan – tarik dan arahkan pada link yang searah pada jalan Tentara Pelajar sebagai tujuan.

Gambar 129 Pembuatan Connector

Ulangi langkah diatas untuk pembuatan connector yang lain pada jalan berikutnya dan pastikan semua jalan terkoneksi sesuai rencana.

8. Pembuatan dan pengaturan vehicle input

Klik menu Vehicle Input pada Network Object - kemudian klik link Jalan Diponegoro yang akan diatur input volumenya – tekan CTRL + Klik kanan atau klik kanan pilih Add New Vehicle Input

123 Soal Latihan

Gambar 130 Vehicle Input Untuk memunculkan jendela vehicle input :

Klik menu Vehicle Input pada Network Object – klik kanan – klik Show List

Gambar 131 Show List Vehicle Input Ulangi langkah ini untuk ruas jalan lainnya.

9. Pengaturan vehicle composition

Klik Traffi c pada menu Menu Bar - lalu pilih Vehicle Composition

Gambar 132 Vehicle Composition

Ulangi langkah ini untuk ruas jalan yang lainnya. Setelah vehicle composition semua ruas dibuat maka balik kembali ke vehicle input untuk merubah vehicle composition.

Gambar 133 Pengaturan Vehicle Composition pada Vehicle Input

125 Soal Latihan

10. Pengaturan vehicle route

Klik Vehicle Routes pada Network Object - tekan CTRL + klik kanan pada jalan Diponegoro yang akan dibuat rute (Start Point) – tarik atau arahkan ke jalan Magelang, Jalan Tentara Pelajar, dan Jalan Kyai Mojo dengan rute masing-masing pergerakan (End Point) – setelah selesai klik kiri – ESC

Gambar 134 Pengaturan Vehicle Route Ulangi langkah ini untuk ruas jalan yang lain.

11. Pengaturan priority rules

Klik menu Priority Rules pada Network Objects – tekan CTRL dan klik kanan pada jaringan jalan Diponegoro yang akan diatur.

Gambar 135 Pengaturan Priority Rules

Ulangi langkah ini untuk ruas jalan yang lain.

12. Pengaturan reduce speed area

Klik Reduced Speed Areas pada Network Object – tekan CTRL + klik kanan pada link Jalan Diponegoro yang akan diatur – tarik sesuai panjang keinginan – akan muncul jendela sesuai Gambar 6.12 - pada bagian kolom, klik kanan – Add - setelah muncul baris baru, atur VehClass sesuai dengan kendaraan yang akan diatur kecepatannya – Klik OK

Gambar 136 Pengaturan Reduce Speed

Ulangi langkah ini untuk ruas jalan yang lain bila besaran pengurangan kecepatan sama bisa digandakan dengan mencopynya.

13. Pembuatan dan pengaturan signal control

Klik Signal Control pada Menu Bar – Klik Signal Controllers – Klik Add pada jendela Signal Controller/Signal Group maka akan muncul menu lalu masukkan nama “Simpang Bersinyal Latihan” – Klik Edit Signal Control maka akan muncul menu seperti pada Gambar 6.13.

127 Soal Latihan

Gambar 137 Pengaturan Signal Controller

Klik Signal Groups – Klik simbol Plus (New) sebanyak 4 lengan yang akan di modelkan seperti Gambar 6.14, tambahkan nama-nama sesuai dengan lengan rencana untuk lengan-lengan jaringan jalan.

Gambar 138 Pengaturan Signal Grup

Klik Signal Groups – Klik simbol Plus (New) sekali saja seperti Gambar 6.15, lalu Klik simbol Pensil (Edit) maka akan muncul pada Gambar 6.16 beri nama signal lalu masukkan waktu durasi untuk lampu Merah, All Red, Hijau serta Kuning (waktu siklus) sebesar 128 detik.

Gambar 139 Pengaturan Signal Group

Gambar 140 Pengaturan Signal Program

Klik Signal Program – kemudian pilih jenis lampu lalulintas di Signal Sequence seperti pada Gambar 6.17 lalu atur Cycle Time (Waktu Siklus) dengan mengisi red-green-amber dan atur peletakan Signal yang anda inginkan – Klik Save – Klik OK.

129 Soal Latihan

Gambar 141 Pengaturan Signal Sequence

Klik Signal Head – pilih lengan Jalan Diponegoro yang akan dibuat Signal Controllers lalu tekan CTRL + Klik kanan pada mouse maka akan muncul menu pada Gambar 6.18 pilih SC (Signal Controllers) yang telah dibuat sebelumnya lalu klik nomor yang akan anda masukkan – Klik OK – lakukan hal yang sama pada lengan-lengan jalan yang lain.

Gambar 142 Pengaturan Signal Head

14. Pembuatan Data Collection Point, Vehicle travel time, dan queue counters

Klik Data Collection Points pada Network Objects – pilih dan klik kiri link Jalan Diponegoro yang akan ditempatkan DCP – Klik kanan dan klik Add New Data Collection Point atau klik CTRL+Klik kanan pada mouse – Pengaturan DCP ini dilakukan perlajur - atur penempatan DCP dengan cara menggeser garis DCP - Beri nama sesuai keinginan untuk memudahkan dalam pembacaan hasil running.

Gambar 143 Pengaturan Signal Head Ulangi langkah ini untuk jalan yang lain.

Klik Vehicle Travel Times pada Network Objects – pilih dan klik kiri link Jalan Diponegoro yang akan ditempatkan Vehicle Travel Times – Klik kanan dan klik Add New Vehicle Travel Times Measurement – atur/tarik sampai jarak yang diinginkan, akan keluar jendela seperti Gambar 6.20 – Beri nama sesuai keinginan untuk memudahkan dalam pembacaan hasil running – Klik OK

131 Soal Latihan

Gambar 144 Pengaturan Signal Head Ulangi langkah ini untuk jalan yang lain.

Klik Queue Counters pada Network Objects – pilih dan klik kiri link Jalan Diponegoro yang akan ditempatkan Queue Counters – Klik kanan dan klik Add New Queue Counters – beri nama sesuai keinginan, akan keluar jendela seperti Gambar 6.21

Gambar 145 Pengaturan Signal Head

Klik Evaluation pada Menu Bar – Klik Measurement Defi nition – Klik Data Collection Measurement dan klik juga pada Delay

Measurement sehingga muncul jendela seperti Gambar 6.22 dan Gambar 6.23 – Klik kanan “Add” – Add sesuai jumlah yang diinginkan untuk hasil analisis – kelompokkan atau gabungkan point sehingga menyatu untuk mendapatkan hasil running yang diinginkan

Gambar 146 Pengaturan Data Collection Measurements

Gambar 147 Pengaturan Delay Measurements

Untuk langkah selanjutnya bisa diikuti sesuai dengan langkah-langkah di Bab sebelumnya.

Algifar. 2017. Analisis Mikro-Simulasi Lalu Lintas Pada Rencana Pengoprasian Underpass di Simpang Mandai Malang. Tugas Akhir.

Universitas Hasanudin. Makassar. Indonesia.

Bastarianto, F.F., dan Munawar, A. 2015. Aplikasi Program OSCADY 4 dan ARCADY 5 Untuk Perencanaan Simpang Sebidang Kentungan Yogyakarta. The 18th FSTPT International Symposium. Bandar Lampung.

Chasanah, N.U. 2020. Pengaruh Petugas Tidak Resmi Terhadap Kinerja Lalu Lintas Pada Simpang Tiga Tak Bersinyal PLN Gardu Jakal Km 8, Di Yogyakarta. Tugas Akhir. (Tidak Diterbitkan). Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta

Daellenbach, H. G. dan McNickle, D. C., 2005. Management Science : Decision Making Through Systems Thinking. University of Canterbury, Christchurch, New Zealand.

Hellinga, B. R., Requirements for the Calibration of Traffi c Simulation Models, Department of Civil Engineering, University of Waterloo, (http://www.civil.uwaterloo.ca/b.PDF)

Islami, M. H., Nugraha, C., dan Fitria, L. 2015. Model simulasi untuk sistem lalu lintas kendaraan pada ruang dua dimensi kontinu dengan pemodelan berbasis agen dan berorientasi objek. Jurnal Online Institut Teknologi Nasional. Jurusan Teknik Industri ITENAS.

No.2 Vol.3. Bandung.

Law, A. M. 2007. Simulation Modeling and Analysis, 4th ed. McGraw-Hill, New York.

DAFTAR

PUSTAKA

Narimawati, U. 2008. Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif:

Teori dan Aplikasi. Agung Media. Bandung.

Park, B., dan Schneeberger, J. 2003. Microscopic Simulation Model Calibration and Validation: Case Study of VISSIM Simulation Model for a Coordinated Actuated Signal System. Transportation Research Record, 1856(1), 185-192, (http://10.3141/1856-20)

Rakha, W., dan Wang., W. 2009. Procedure for Calibrating Gipps Car-Following Model. Journal of Transportation Research Board.

2124(2124):113-124. DOI: 10.3141/2124-11

Sacks, J., Rouphail, N., Park, B., dan Thakuriah, P. 2001. Statistically Based Validation of Computer Simulation Models in Traffi c Operations and Management. To appear in the Journal of Transportation and Statistics.

Sekaran, U. 2011. Research Methods for business Edisi I and 2. Salemba Empat. Jakarta.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta. Bandung.

Romadhona dan Verawanti. 2019. Dampak Petugas Pengatur Lalu Lintas Terhadap Kinerja Simpang 4 Tak Bersinyal Lembah UGM, Yogyakarta. Jurnal Teknisia, Vol. XXIV, No. 1, Mei 2019, Yogyakarta.

Yulianto, B., dan Setiono. 2013. KALIBRASI DAN VALIDASI MIXED TRAFFIC VISSIM MODEL. Jurnal MeDIA Teknik Sipil. Universitas Sebelas Maret. Solo. Indonesia.