• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

B. Langkah-langkah Tindakan

Penelitian Tindakan Kelas ini terdiri atas dua siklus di mana masing-masing siklus teridi dari dua kali pertemuan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat kegiatan pembelajarannya sebagai berikut.

SIKLUS I

PERTEMUAN 1

a. Perencanaan(planning) 1. Mengidentifikasi masalah.

2. Menganalisis dan merumuskan masalah.

3. Merancang pembelajaran dengan metode demonstrasi dan menyusun perangkat pembelajaran dengan materi pokok

Memahami arti dan ciri-ciri pantun

4. Mendiskusikan penerapan metode pembelajaran demonstrasi. 5. Menyiapkan instrumen (pedoman observasi, tes awal dan akhir). 6. Menyusun kelompok belajar siswa.

b. Tindakan(action)

1. Melaksanakan langkah-langkah sesuai perencanaan.

2. Menerapkan metode pembelajaran demonstrasi yang diawali dengan membentuk kelompok yang terdiri dari 4 5 siswa lalu.

3. Setelah kelompok terbentuk guru memberikan Lembar Tugas Siswa (LTS) yang isinya berupa pantun jenaka yang masih acak, setiap kelompok diminta untuk menyusun pantun tersebut.

4. Siswa diberikan waktu untuk berdiskusi untuk menyusun pantun dengan benar, yaitu antara isi dan sampiran.

5. Setelah selesai melakukan diskusi dan mengisi LTS, semua anggota kelompok dipersilahkan untuk membacakan pantun secara bersahu-sahutan (berbalas pantun)

6. Melakukan pengamatan terhadap setiap langkah-langkah kegiatan sesuai rencana.

7. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.

8. Mengantisipasi dengan melakukan solusi apabila menemui kendala saat melakukan tahap tindakan.

c. Pengamatan(observasion)

1. Melakukan diskusi dengan guru SD dan kepala sekolah untuk rencana observasi.

2. Melakukan pengamatan terhadap penerapan metode pembelajaran demonstrasi yang dilakukan teman sejawat.

3. Mencatat setiap kegiatan dan perubahan yang terjadi saat penerapan demonstrasi dalam pembelajaran membaca pantun. 4. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang

kelemahan-kelemahan atau kekurangan yang dilakukan guru serta memberikan saran.

d. Refleksi(reflection)

1. Menganalisis temuan saat melakukan observasi pelaksanaan pembelajaran.

2. Menganalisis kelemahan dan keberhasilan guru saat menerapkan metode demonstrasi dengan kerja kelompok dan mempertimbangkan langkah selanjutnya.

3. Melakukan refleksi terhadap metode pembelajaran demonstrasi. 4. Melakukan refleksi terhadap kreativitas siswa dalam membaca

pantun.

5. Melakukan refleksi terhadap aktivitas dan keterampilan membaca siswa.

PERTEMUAN 2

a. Perencanaan(planning)

1. Hasil refleksi dievaluasi, didiskusikan, dan mencari upaya perbaikan untuk diterapkan pada pembelajaran berikutnya.

2. Mendata masalah dan kendala yang dihadapi saat pembelajaran. 3. Merancang perbaikan II berdasarkan refleksi siklus I pertemuan 1

dengan materi pokok .

4. Mendiskusikan penerapan metode pembelajaran demonstrasi. 5. Menyiapkan instrumen (pedoman observasi, tes awal dan akhir). b. Tindakan(action)

1. Melaksanakan langkah-langkah sesuai perencanaan.

2. Menerapkan metode pembelajaran demonstrasi yang diawali dengan membentuk kelompok yang terdiri dari 4 5 siswa lalu.

3. Setelah kelompok terbentuk guru memberikan Lembar Tugas Siswa (LTS) yang isinya berupa pantun nasihat yang masih acak, setiap kelompok diminta untuk menyusun pantun tersebut.

4. Guru memberikan penjelasan tentang pengertian serta fungsi dari pantun nasihat.

5. Siswa diberikan waktu untuk berdiskusi untuk menyusun pantun dengan benar, yaitu antara isi dan sampiran.

6. Setelah selesai melakukan diskusi dan mengisi LTS, semua anggota kelompok dipersilahkan untuk membacakan pantun secara bersahu-sahutan (berbalas pantun)

7. Melakukan pengamatan terhadap setiap langkah-langkah kegiatan sesuai rencana.

8. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.

9. Mengantisipasi dengan melakukan solusi apabila menemui kendala saat melakukan tahap tindakan.

c. Pengamatan(observasion)

1. Melakukan diskusi dengan guru SD dan kepala sekolah untuk rencana observasi.

2. Melakukan pengamatan terhadap penerapan metode pembelajaran demonstrasi yang dilakukan teman sejawat.

3. Mencatat setiap kegiatan dan perubahan yang terjadi saat penerapan demonstrasi dalam pembelajaran membaca pantun.

4. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang kelemahan-kelemahan atau kekurangan yang dilakukan guru serta memberikan saran.

5. Perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.

e. Refleksi(reflection)

1. Menganalisis temuan saat melakukan observasi pelaksanaan pembelajaran.

2. Menganalisis kelemahan dan keberhasilan guru saat menerapkan metode demonstrasi dengan kerja kelompok dan mempertimbangkan langkah selanjutnya.

3. Melakukan refleksi terhadap metode pembelajaran demonstrasi. 4. Melakukan refleksi terhadap kreativitas siswa dalam membaca

pantun.

5. Melakukan refleksi terhadap keterampilan membaca siswa.

SIKLUS II Pertemuan 1

a. Perencanaan(planning)

1. Hasil refleksi dievaluasi, didiskusikan, dan mencari upaya perbaikan untuk diterapkan pada pembelajaran berikutnya.

2. Mendata masalah dan kendala yang dihadapi saat pembelajaran.

3. Merancang perbaikan II berdasarkan refleksi siklus I dengan materi .

b. Tindakan(action)

2. Menerapkan metode pembelajaran demonstrasi yang diawali dengan membentuk kelompok yang terdiri dari 4 5 siswa lalu.

3. Setelah kelompok terbentuk guru memberikan Lembar Tugas Siswa (LTS) yang isinya berupa pantun agama yang masih acak, setiap kelompok diminta untuk menyusun pantun tersebut.

4. Guru memberikan penjelasan tentang pengertian serta fungsi dari pantun agama.

5. Siswa diberikan waktu untuk berdiskusi untuk menyusun pantun dengan benar, yaitu antara isi dan sampiran.

6. Setelah selesai melakukan diskusi dan mengisi LTS, semua anggota kelompok dipersilahkan untuk membacakan pantun secara bersahu-sahutan (berbalas pantun)

7. Melakukan pengamatan terhadap setiap langkah-langkah kegiatan sesuai rencana.

8. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.

9. Mengantisipasi dengan melakukan solusi apabila menemui kendala saat melakukan tahap tindakan.

c. Pengamatan(observasion)

1. Melakukan pengamatan terhadap penerapan metode pembelajaran demonstrasi yang dilakukan teman sejawat.

2. Mencatat setiap kegiatan dan perubahan yang terjadi saat penerapan demonstrasi dalam pembelajaran membaca pantun.

3. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang kelemahan-kelemahan atau kekurangan yang dilakukan guru serta memberikan saran.

4. Perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.

d. Refleksi(reflection)

1. Menganalisis temuan saat melakukan observasi pelaksanaan pembelajaran.

2. Menganalisis kelemahan dan keberhasilan guru saat menerapkan metode demonstrasi dengan kerja kelompok dan mempertimbangkan langkah selanjutnya.

3. Melakukan refleksi terhadap metode pembelajaran demonstrasi. 4. Melakukan refleksi terhadap kreativitas siswa dalam membaca

pantun.

5. Melakukan refleksi terhadap keterampilan membaca siswa.

Pertemuan 2

a. Perencanaan(planning)

1. Hasil refleksi dievaluasi, didiskusikan, dan mencari upaya perbaikan untuk diterapkan pada pembelajaran berikutnya.

3. Merancang perbaikan II berdasarkan refleksi siklus I dengan materi .

b. Tindakan(action)

1. Melaksanakan langkah-langkah sesuai perencanaan.

2. Menerapkan metode pembelajaran demonstrasi yang diawali dengan membentuk kelompok yang terdiri dari 4 5 siswa lalu.

3. Setelah kelompok terbentuk guru memberikan Lembar Tugas Siswa (LTS) yang isinya berupa pantun agama yang masih acak, setiap kelompok diminta untuk menyusun pantun tersebut.

4. Guru mengingkatkan lagi jenis pantun dan hal-hal yang membedakannya.

5. Siswa diberikan waktu untuk berdiskusi untuk menyusun pantun dengan benar, yaitu antara isi dan sampiran lalu menggolongkannya sesuai dengan jenis pantun.

6. Setelah selesai melakukan diskusi dan mengisi LTS, semua anggota kelompok dipersilahkan untuk membacakan pantun secara bersahu-sahutan (berbalas pantun)

7. Melakukan pengamatan terhadap setiap langkah-langkah kegiatan sesuai rencana.

8. Memperhatikan alokasi waktu yang ada dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.

9. Mengantisipasi dengan melakukan solusi apabila menemui kendala saat melakukan tahap tindakan.

1. Melakukan pengamatan terhadap penerapan metode pembelajaran demonstrasi yang dilakukan teman sejawat.

2. Mencatat setiap kegiatan dan perubahan yang terjadi saat penerapan demonstrasi dalam pembelajaran membaca pantun.

3. Melakukan diskusi dengan guru untuk membahas tentang kelemahan-kelemahan atau kekurangan yang dilakukan guru serta memberikan saran.

d. Refleksi(reflection)

1. Menganalisis temuan saat melakukan observasi pelaksanaan pembelajaran.

2. Menganalisis kelemahan dan keberhasilan guru saat menerapkan metode demonstrasi dengan kerja kelompok dan mempertimbangkan langkah selanjutnya.

3. Melakukan refleksi terhadap metode pembelajaran demonstrasi. 4. Melakukan refleksi terhadap kreativitas siswa dalam membaca

pantun.

5. Melakukan refleksi terhadap keterampilan membaca siswa

Dari tahap kegiatan pada siklus I dan II, hasil yang diharapkan adalah:

1. Siswa memiliki kemampuan dan kreativitas serta selalu aktif terlibat dalam proses pembelajaran membacapantun.

2. Guru memiliki kemampuan merancang dan menerapkan metode demonstrasi dengan kerja kelompok khusus pada pembelajaran membaca pantun.

3. Terjadi peningkatan keterampilan membaca siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia.

Dokumen terkait