• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

3.3 Langkah Penelitian

Secara umum, tahapan yang akan dilakukan pada penelitian tugas akhir ini adalah sebagai berikut:

1. Membuat analisis statistika deskriptif dan plot time series untuk mengetahui karakteristik inflow dan outflow bulanan uang kartal di masing-masing KPw BI yang terletak di Wilayah IV

2. Memodelkan inflow dan outflow bulanan uang kartal di KPw BI Wilayah IV menggunakan ARIMA, regresi time series dan ARIMAX .

3. Membandingkan hasil peramalan ketiga model tersebut berdasarkan nilai RMSE dan sMAPE untuk menentukan model terbaik.

4. Meramalkan inflow dan outflow bulanan uang kartal di KPw BI Wilayah IV selama 12 bulan kedepan dengan model terbaik.

Gambaran dari langkah analisis tersebut dapat dilihat pada Gambar 3.1.

Data

Membuat analisis statistika deskriptif

Membuat model peramalan dengan ARIMA

Membuat model peramalan dengan Regresi Time Series

Membuat model peramalan dengan ARIMAX

Menentukan model terbaik berdasarkan nilai RMSE dan sMAPE

Hasil peramalan dengan model terbaik Peramalan dengan model terbaik

Data

Pemodelan regresi time series dengan variabel dummy

Apakah residual white noise? Penambahan lag-lag signifikan berdasarkan

plot ACF

Peramalan

Hasil peramalan dengan model regresi terbaik

Tidak

Apakah parameter signifikan? Eliminasi variabel dummy yang tidak

signifikan Apakah residual berdistribusi normal?

Ya

Estimasi parameter

Ya

Deteksi outlier Menentukan variabel dummy

Membagi data menjadi data in sample dan

out sample

Tidak Tidak

Gambar 3.2 Diagram Alir Pemodelan dengan Regresi Time Series

Langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat model inflow dan outflow bulanan uang kartal di KPw BI Wilayah IV menggunakan regresi time series adalah :

1. Membagi data menjadi dua bagian yaitu data in sample dan

out sample.

2. Menentukan variabel dummy untuk efek variasi kalender, pola musiman dan tren.

3. Membuat model regresi dengan variabel dummy.

4. Melakukan pengujian asumsi white noise pada residual dengan uji Ljung-Box. Jika asumsi white noise terpenuhi maka dilanjutkan ke tahap peramalan. Jika tidak, maka

maka lag yang signifikan berdasarkan plot ACF ditambahkan sebagai variabel independen.

5. Melakukan pengujian distribusi normal pada residual model, jika residual belum normal maka dilakukan deteksi outlier. 6. Melakukan pengujian signifikansi parameter, apabila

terdapat beberapa parameter belum signifikan maka dilakukan eliminasi pada variabel-variabel yang tidak signifikan dan mengulangi langkah 3 hingga langkah 6. 7. Membuat peramalan dengan model regresi time series yang

terbentuk.

Diagram alir langkah pemodelan regresi time series ditunjukkan oleh Gambar 3.2.

Data

Membuat model fungsi transfer Membuat model variasi kalender

Menggabungkan kedua model

Apakah residual white noise?

Pemodelan residual dengan ARIMA

Peramalan

Hasil peramalan dengan model regresi terbaik

Ya

Tidak

Gambar 3.3 Diagram Alir Model ARIMAX

Secara rinci, langkah-langkah yang dilakukan untuk membuat model inflow dan outflow bulanan uang kartal di KPw BI Wilayah IV menggunakan model ARIMAX adalah sebagai berikut.

1. Membagi data menjadi data in sample dan out sample. 2. Membuat model fungsi transfer

3. Membuat model variasi kalender 4. Menggabungkan dua model

5. Melakukan pengecekan apakah residual model telah white

noise. Bila residual belum maka residual dimodelkan dengan

ARIMA Box-Jenkins.

6. Melakukan peramalan dengan model gabungan

Gambaran dari langkah pemodelan ARIMAX dapat dilihat pada Gambar 3.3.

Apakah data telah stasioner dalam varians?

Data

Tidak Membagi data in sample dan out

sample

Identifikasi Plot ACF dan PACF

Estimasi Model

Apakah parameter signifikan?

Apakah residual white noise?

Peramalan Apakah residual berdistribusi normal?

Ya Tidak Ya Ya Ya Tidak

Apakah data telah stasioner dalam mean?

Transformasi data

Differencing pada data

Tidak Ya

Tidak

Gambar 3.4 Diagram Alir Model Peramalan ARIMA

Secara rinci, pemodelan ARIMA prosedur Box-Jenkins sebagai berikut:

a. Membagi data menjadi dua bagian yaitu data in sample dan

out sample.

b. Melakukan identifikasi model yang meliputi pemeriksaan stasioneritas data, baik dalam varians maupun dalam mean

berdasarkan plot time series, ACF, dan PACF. Bila data tidak stasioner dalam varians maka dilakukan transformasi Box-Cox, sedangkan ketidakstasioneran dalam mean diatasi dengan melakukan differencing.

c. Menentukan orde p q P, , , dan Q untuk model ARIMA berdasarkan plot ACF dan PACF dari data yang telah stasioner.

d. Mengestimasi nilai parameter model menggunakan

conditional maximum likelihood kemudian dilanjutkan

dengan uji signifikansi parameter model.

e. Melakukan cek diagnostik terhadap residual model yang meliputi uji white noise dengan menggunakan uji L-jung Box dan uji distribusi normal dengan uji Kolmogorov Smirnov. f. Melakukan peramalan berdasarkan data in sample.

g. Memilih model ARIMA terbaik berdasarkan MSE dan MAPE.

h. Meramalkan inflow dan outflow uang kartal di KPw BI Wilayah IV dengan model ARIMA terbaik.

Gambaran pemodelan ARIMA prosedur Box-Jenkins ditunjukkan oleh Gambar 3.4.

Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan untuk membuat model variasi kalender adalah sebagai berikut:

a. Membagi data menjadi dua bagian yaitu data in sample dan

out sample.

b. Identifikasi model dengan melihat time series plot untuk mengetahui apakah inflow dan outflow uang kartal di KPw BI Wilayah IV dipengaruhi oleh adanya oleh Hari Raya Idul Fitri.

c. Melakukan pemodelan regresi time series dengan variabel

dummy

d. Melakukan pengujian terhadap residual model regresi yang meliputi uji asumsi white noise dengan melihat plot ACF dan PACF residual. Jika asumsi white noise terpenuhi maka dilanjutkan ke tahap peramalan. Jika tidak, maka dilakukan pemodelan residual dengan metode ARIMA Box-Jenkins.

e. Variabel dummy pada variasi kalender dimasukkan sebagai

input secara simultan ke dalam model sehingga diperoleh

model seperti persamaan umum model variasi kalender berbasis ARIMAX.

f. Melakukan estimasi parameter dan uji signifikansi parameter model variasi kalender.

g. Melakukan uji white noise dan distribusi normal terhadap residual model variasi kalender.

h. Melakukan peramalan berdasarkan data in sample.

i. Memilih model model variasi kalender terbaik berdasarkan MSE dan MAPE.

j. Meramalkan inflow dan outflow uang kartal di KPw BI Wilayah IV dengan model model variasi kalender terbaik. Langkah pemodelan variasi kalender ditunjukkan oleh Gambar 3.5.

Data

Identifikasi time series plot

Pemodelan regresi time series dengan variabel dummy

Apakah residual white noise?

Tidak

Pemodelan residual dengan ARIMA

Menggabungkan model regresi time series dengan model ARIMA residual

Peramalan

Hasil peramalan

Tidak

Apakah parameter signifikan? Eliminasi variabel dummy yang tidak signifikan Apakah residual berdistribusi normal?

Ya Estimasi parameter Ya Tidak Deteksi Outlier Ya

Terdapat 4 tahapan yang harus dilakukan untuk membuat fungsi transfer, yaitu:

Tahap 1 : Identifikasi bentuk model

a. Mempersiapkan deret input maupun output. Bila deret

input atau output tidak stasioner dalam varians maka

dilakukan transformasi dan apabila tidak stasioner dalam mean maka dilakukan differencing.

b. Pemutihan deret input dengan cara menentukan model ARIMA untuk mendapatkan αt.

c. Pemutihan deret output.

d. Menghitungan korelasi silang atau cross correlation (CCF) dan autokorelasi antara deret input dan output yang telah diputihkan.

e. Penetapan ( , , )b r s yang menghubungkan deret input dan

deret output.

f. Penaksiran awal deret noise dan menghitung autokorelasi, korelasi parsial untuk deret noise.

g. Penetapan (pn, qn) untuk model ARIMA (pn, 0, qn) dari deret noise.

Tahap 2: Estimasi parameter model fungsi transfer dan pengujian signifikansi parameter

a. Taksiran awal nilai parameter-parameter fungsi transfer. b. Taksiran akhir nilai parameter-parameter fungsi transfer. Tahap 3 : Uji diagnostik model fungsi transfer

a. Pengecekan autokorelasi.

b. Pengecekan korelasi silang antara nilai sisaan dengan deret

noise yang telah diputihkan.

Tahap 4 : Peramalan

Diagram alir pemodelan fungsi transfer ditunjukkan oleh Gambar 3.6.

Data

Transformasi dan differencing deret xt dan yt

Pemutihan deret input

Pemutihan deret output

Penetapan orde (pn,qn) model ARIMA deret nt

Peramalan

Hasil peramalan Penetapan (b, r, s)

Apakah autokorelasi αt sama dengan nol?

Tidak

Menghitung korelasi silang antara αt dan βt

Penaksiran awal deret noise

Penetapan modelfungsi transfer sementara Melakukan penaksiran awal

parameter Melakukan penaksiran akhir

parameter

Apakah autokorelasi α dan korelasi silang antara at dan

αt sama dengan nol? Ya

Ya Tidak

41

Dokumen terkait