dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut
beserta laporan auditor independen
DAFTAR ISI
Halaman
Surat Pernyataan Manajer Investasi Surat Pernyataan Bank Kustodian Laporan Auditor Independen Laporan Keuangan
Laporan Posisi Keuangan 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain 2
Laporan Perubahan Aset Bersih yang Dapat Diatribusikan kepada
Pemegang Unit Penyertaan 3
Laporan Arus Kas 4
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA LAPORAN POSISI KEUANGAN
31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. 1 Catatan 2017 2016 ASET Aset lancar Portofolio efek Deposito berjangka 2b,3,7 13.500.000.000 43.000.000.000 Efek utang (harga perolehan
Rp 1.343.081.928.455 pada tahun 2017 dan
Rp 1.007.139.842.636 pada tahun 2016) 2b,3,7 1.428.118.888.654 1.010.835.152.527
Jumlah portofolio efek 1.441.618.888.654 1.053.835.152.527
Kas di bank 2b,4,7 8.250.613.936 587.880.939
Piutang bunga 2b,2c,5,7 24.571.275.971 20.949.188.277
JUMLAH ASET 1.474.440.778.561 1.075.372.221.743
LIABILITAS Liabilitas lancar
Biaya yang masih harus dibayar 2b,6,7,14 373.765.044 286.050.783
JUMLAH LIABILITAS 373.765.044 286.050.783
ASET BERSIH YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMEGANG
UNIT PENYERTAAN 1.474.067.013.517 1.075.086.170.960
UNIT PENYERTAAN BEREDAR 9 1.276.128.762,2797 1.067.104.542,0740
NILAI ASET BERSIH PER UNIT
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. 2 Catatan 2017 2016 PENDAPATAN Pendapatan bunga 2c,10 123.857.680.497 104.666.983.628 Jumlah pendapatan 123.857.680.497 104.666.983.628 BEBAN Jasa pengelolaan 2c,11,14 (3.076.351.739) (2.558.061.954) Jasa kustodian 2c,12 (845.996.728) (703.467.037) Lain-lain 2c,13 (6.240.312.306) (5.309.327.108) Jumlah beban (10.162.660.773) (8.570.856.099) LABA OPERASI 113.695.019.724 96.096.127.529 KEUNTUNGAN/(KERUGIAN)
INVESTASI YANG TELAH DAN BELUM DIREALISASI
Keuntungan investasi yang telah direalisasi 2c 4.621.800.724 225.261.111
Keuntungan investasi yang belum direalisasi 2c 81.341.650.307 45.075.068.884
Jumlah keuntungan investasi yang telah
dan belum direalisasi 85.963.451.031 45.300.329.995
KENAIKAN ASET BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMEGANG UNIT PENYERTAAN DARI OPERASI
SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 199.658.470.755 141.396.457.524
PAJAK PENGHASILAN 2d,8b (59.603.215) (85.307.500)
KENAIKAN ASET BERSIH YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMEGANG UNIT PENYERTAAN DARI OPERASI
SETELAH PAJAK PENGHASILAN 199.598.867.540 141.311.150.024
PENDAPATAN KOMPREHENSIF LAIN - -
KENAIKAN ASET BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMEGANG UNIT PENYERTAAN
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
LAPORAN PERUBAHAN ASET BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMEGANG UNIT PENYERTAAN
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. 3
2017 2016
KENAIKAN ASET BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMEGANG UNIT PENYERTAAN DARI OPERASI
Laba bersih 113.695.019.724 96.096.127.529
Keuntungan investasi yang telah direalisasi 4.621.800.724 225.261.111
Keuntungan investasi yang belum direalisasi 81.341.650.307 45.075.068.884
Pajak penghasilan (59.603.215) (85.307.500)
Jumlah kenaikan aset bersih yang dapat diatribusikan kepada
pemegang unit penyertaan dari operasi 199.598.867.540 141.311.150.024
TRANSAKSI DENGAN PEMEGANG
UNIT PENYERTAAN
Penjualan unit penyertaan 532.570.000.000 14.500.000.000
Pembelian kembali unit penyertaan (323.900.000.000 ) (80.000.000.000 )
Distribusi kepada pemegang unit penyertaan (9.288.024.983 ) (107.770.157.281 )
Jumlah transaksi dengan pemegang unit penyertaan 199.381.975.017 (173.270.157.281 )
JUMLAH KENAIKAN/(PENURUNAN) ASET BERSIH YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMEGANG UNIT PENYERTAAN 398.980.842.557 (31.959.007.257)
ASET BERSIH YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMEGANG UNIT PENYERTAAN
PADA AWAL TAHUN 1.075.086.170.960 1.107.045.178.217
ASET BERSIH YANG DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMEGANG UNIT PENYERTAAN
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA LAPORAN ARUS KAS
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
Catatan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan. 4
2017 2016
Arus kas dari aktivitas operasi
Pembelian efek utang (641.784.785.095 ) (26.733.180.000)
Penjualan efek utang 310.464.500.000 135.000.000.000
Penerimaan bunga deposito berjangka 468.505.580 30.597.260
Penerimaan bunga efek utang 119.767.087.223 105.098.227.957
Penerimaan bunga jasa giro - 11.608.560
Pembayaran jasa pengelolaan (3.009.712.476 ) (2.558.893.463)
Pembayaran jasa kustodian (827.670.930 ) (703.695.702)
Pembayaran biaya lain-lain (6.237.563.107 ) (5.301.076.023)
Pembayaran pajak kini (capital gain) (59.603.215 ) (85.307.500)
Kas bersih yang (digunakan untuk)/dihasilkan dari
aktivitas operasi (221.219.242.020 ) 204.758.281.089
Arus kas dari aktivitas pendanaan
Penjualan unit penyertaan 532.570.000.000 14.500.000.000
Pembelian kembali unit penyertaan (323.900.000.000 ) (80.000.000.000)
Distribusi kepada pemegang unit penyertaan (9.288.024.983 ) (107.770.157.281)
Kas bersih yang dihasilkan dari/(digunakan untuk)
aktivitas pendanaan 199.381.975.017 (173.270.157.281)
Penurunan/kenaikan kas dan setara kas (21.837.267.003 ) 31.488.123.808
Kas dan setara kas pada awal tahun 43.587.880.939 12.099.757.131
Kas dan setara kas pada akhir tahun 21.750.613.936 43.587.880.939
Kas dan setara kas terdiri dari:
Kas di bank 8.250.613.936 587.880.939
Deposito berjangka 13.500.000.000 43.000.000.000
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
5
1. UMUM
Reksa Dana Mandiri Obligasi Utama (“Reksa Dana”) adalah Reksa Dana terbuka berbentuk kontrak investasi kolektif yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang No. 8 tahun 1995 tentang Pasar Modal dan Surat Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan No. KEP 22/PM/1996 tanggal 17 Januari 1996 yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 23/POJK.04/2016 tentang Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang berlaku sejak tanggal 19 Juni 2016.
Sejak tanggal 31 Desember 2012, fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan dan pengawasan kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal, Perasuransian, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya beralih dari Menteri Keuangan dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan ke Otoritas Jasa Keuangan.
Kontrak investasi kolektif Reksa Dana antara PT Mandiri Manajemen Investasi sebagai Manajer Investasi dan Citibank N.A., Jakarta sebagai Bank Kustodian dituangkan dalam Akta No. 27 tanggal 24 Juni 2013 yang dibuat dihadapan Pratiwi Handayani, S.H., notaris di Jakarta. Sesuai dengan kontrak investasi kolektif Reksa Dana, Manajer Investasi akan melakukan Penawaran Umum atas Unit Penyertaan Reksa Dana secara terus menerus sampai dengan sejumlah 2.000.000.000 (dua miliar) Unit Penyertaan, setiap Unit Penyertaan mempunyai Nilai Aktiva Bersih awal sebesar Rp. 1000,- (seribu Rupiah) pada hari pertama penawaran. Pada tanggal 10 September 2013 telah dibuat Pengubahan I Kontrak Investasi Kolektif dihadapan notaris yang sama yang membahas tentang tata cara pembelian kembali unit penyertaan.
Tujuan investasi Reksa Dana adalah memberikan tingkat pendapatan nilai investasi yang relatif stabil melalui investasi pada efek bersifat utang serta menurunkan tingkat risiko melalui pemilihan penerbit surat berharga secara sangat selektif.
Sesuai dengan tujuan investasinya, Manajer Investasi akan menginvestasikan Reksa Dana dengan komposisi portofolio investasi minimum sebesar 80% dan maksimum sebesar 100% dari Nilai Aset Bersih pada Efek bersifat utang yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan/atau korporasi yang telah dijual dalam Penawaran Umum dan/atau diperdagangkan di Bursa Efek baik di dalam maupun di luar negeri, dan minimum sebesar 0% dan maksimum 20% dari Nilai Aset Bersih pada instrumen pasar uang dalam negeri yang mempunyai jatuh tempo kurang dari 1 (satu) tahun dan/atau deposito sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Reksa Dana telah memperoleh surat pernyataan efektif berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan No. S-271/D.04/2013 pada tanggal 23 September 2013. Reksa Dana mulai beroperasi pada tanggal 20 Nopember 2013.
Transaksi unit penyertaan dan nilai aset bersih per unit dipublikasikan hanya pada hari-hari bursa. Hari terakhir bursa di bulan Desember 2017 dan 2016 masing-masing adalah tanggal 29 Desember 2017 dan 30 Desember 2016. Laporan Keuangan Reksa Dana untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016 disajikan berdasarkan posisi aset bersih Reksa Dana pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2016.
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
6
1. UMUM (Lanjutan)
Laporan keuangan telah disetujui untuk diterbitkan oleh Manajemen Reksa Dana pada tanggal 24 Januari 2018. Manajer Investasi dan Bank Kustodian bertanggung jawab atas laporan keuangan Reksa Dana sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing sebagai Manajer Investasi dan Bank Kustodian sebagaimana tercantum dalam kontrak investasi kolektif Reksa Dana serta menurut peraturan dan perundangan yang berlaku.
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI
Berikut ini adalah dasar penyajian laporan keuangan dan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan Reksa Dana.
a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan
Laporan keuangan telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang mencakup pernyataan dan interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan peraturan Regulator Pasar Modal.
Laporan keuangan disusun berdasarkan konsep biaya perolehan (historical cost), kecuali untuk investasi pada aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.
Laporan keuangan disusun berdasarkan akuntansi berbasis akrual kecuali laporan arus kas. Laporan arus kas menyajikan informasi penerimaan dan pengeluaran yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi dan pendanaan dengan menggunakan metode langsung. Untuk tujuan laporan arus kas, kas dan setara kas mencakup kas di bank serta deposito berjangka yang jatuh tempo dalam waktu tiga bulan atau kurang.
Seluruh angka dalam laporan keuangan ini, kecuali dinyatakan secara khusus, dinyatakan dalam Rupiah penuh, yang juga merupakan mata uang fungsional Reksa Dana.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan Manajer Investasi Reksa Dana membuat estimasi dan asumsi yang mempengaruhi kebijakan akuntansi dan jumlah yang dilaporkan atas aset, liabilitas, pendapatan dan beban.
Walaupun estimasi dibuat berdasarkan pengetahuan terbaik Manajer Investasi atas kejadian dan tindakan saat ini, realisasi mungkin berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula.
b. Instrumen Keuangan Klasifikasi
Reksa Dana mengklasifikasikan semua investasinya pada efek utang dalam kategori aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi.
Aset keuangan yang diklasifikasi sebagai pinjaman dan piutang termasuk didalamnya deposito berjangka, efek utang, kas di bank, dan piutang bunga.
Liabilitas keuangan yang tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi termasuk didalamnya adalah biaya yang masih harus dibayar.
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
7
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
b. Instrumen Keuangan (lanjutan) Klasifikasi (lanjutan)
Investasi pada surat berharga syariah, khususnya sukuk, diklasifikasikan sesuai PSAK No. 110 (Revisi 2011) tentang “Akuntansi Sukuk” sebagai berikut:
1. Surat berharga diukur pada biaya perolehan disajikan sebesar biaya perolehan (termasuk biaya transaksi, jika ada) yang disesuaikan dengan premi dan/atau diskonto yang belum diamortisasi. Premi dan diskonto diamortisasi selama periode hingga jatuh tempo.
2. Surat berharga diukur pada nilai wajar disajikan sebesar nilai wajar. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasikan akibat kenaikan atau penurunan nilai wajarnya disajikan dalam laporan laba rugi tahun yang bersangkutan.
Reksa Dana mengklasifikasikan portofolio investasi berupa Sukuk sebagai surat berharga diukur pada nilai wajar.
Pengakuan
Reksa Dana mengakui aset keuangan dan liabilitas keuangan pada saat Reksa Dana menjadi salah satu pihak dalam ketentuan kontrak instrumen tersebut.
Pembelian aset keuangan yang lazim diakui menggunakan tanggal perdagangan. Sejak tanggal ini keuntungan dan kerugian atas perubahan dari nilai wajar diakui.
Pengukuran
Pada saat pengakuan awal aset keuangan atau liabilitas keuangan diukur pada nilai wajarnya.
Dalam hal aset keuangan atau liabilitas keuangan tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung dengan perolehan atau penerbitan aset keuangan atau liabilitas keuangan tersebut.
Penurunan Nilai
Aset keuangan yang tidak disajikan sebesar biaya perolehan atau biaya perolehan yang diamortisasi, dievaluasi setiap tanggal laporan posisi keuangan, untuk menentukan apakah terdapat bukti objektif atas penurunan nilai.
Penghentian Pengakuan
Reksa Dana menghentikan pengakuan aset keuangan pada saat hak kontraktual untuk menerima arus kas dari aset keuangan berakhir atau aset keuangan tersebut ditransfer, dan transfer tersebut memenuhi kriteria penghentian pengakuan sesuai dengan PSAK 55.
Reksa Dana menggunakan metode rata-rata tertimbang dalam menentukan keuntungan/(kerugian) yang direalisasi pada saat penghentian pengakuan.
Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas keuangan yang ditetapkan dalam kontrak dihentikan, dibatalkan atau kadaluarsa.
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
8
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
b. Instrumen Keuangan (lanjutan) Penentuan Nilai Wajar
Nilai wajar instrumen keuangan pada tanggal laporan posisi keuangan adalah berdasarkan harga kuotasi di pasar aktif.
Apabila pasar untuk suatu instrumen keuangan tidak aktif, Manajer Investasi menetapkan nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian, meliputi penggunaan transaksi-transaksi pasar yang wajar terkini antara pihak-pihak yang mengerti, berkeinginan, jika tersedia, referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisis arus kas yang didiskonto dan model harga opsi.
Reksa Dana mengklasifikasikan pengukuran nilai wajar dengan menggunakan hirarki nilai wajar yang mencerminkan signifikansi input yang digunakan untuk melakukan pengukuran. Hirarki pengukuran nilai wajar memiliki tingkat sebagai berikut:
1. Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik (Tingkat 1);
2. Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam Tingkat 1 yang dapat di observasi untuk aset atau liabilitas, baik secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak langsung (misalnya derivasi dari harga) (Tingkat 2);
3. Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan data pasar yang dapat di observasi (Tingkat 3).
Tingkat pada hirarki nilai wajar dimana pengukuran nilai wajar dikategorikan secara keseluruhan ditentukan berdasarkan input tingkat terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan. Penilaian signifikansi suatu input tertentu dalam pengukuran nilai wajar secara keseluruhan memerlukan pertimbangan dengan memperhatikan faktor-faktor spesifik atas aset atau liabilitas tersebut.
Instrumen Keuangan Saling Hapus
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah netonya dilaporkan pada laporan posisi keuangan ketika terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui tersebut dan adanya niat untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara simultan.
c. Pendapatan dan Beban
Pendapatan bunga dari instrumen keuangan diakui secara akrual berdasarkan proporsi waktu, nilai nominal dan tingkat bunga yang berlaku.
Beban diakui secara akrual. Beban yang berhubungan dengan jasa pengelolaan, jasa kustodian dan beban lainnya dihitung dan diakui secara akrual setiap hari berdasarkan nilai aset bersih Reksa Dana. Keuntungan atau kerugian yang belum direalisasi akibat kenaikan atau penurunan harga pasar (nilai wajar) serta keuntungan atau kerugian investasi yang telah direalisasi disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif periode berjalan. Keuntungan dan kerugian yang telah direalisasi atas penjualan portofolio efek dihitung berdasarkan harga pokok yang menggunakan metode rata-rata tertimbang.
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
9
2. KEBIJAKAN AKUNTANSI (Lanjutan)
d. Pajak Penghasilan
Beban pajak terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan. Pajak diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, kecuali jika pajak tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang diakui di pendapatan komprehensif lain atau langsung diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut masing-masing diakui dalam pendapatan komprehensif lain atau ekuitas.
Sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku, pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak lagi dilaporkan sebagai pendapatan kena pajak, dan semua beban sehubungan dengan pendapatan yang telah dikenakan pajak penghasilan final tidak boleh dikurangkan. Di sisi lain, baik pendapatan maupun beban tersebut dipakai dalam perhitungan laba rugi menurut akuntansi.
Pajak penghasilan yang tidak bersifat final, beban pajak penghasilan tahun berjalan ditentukan berdasarkan kenaikan aset bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang unit penyertaan dari operasi kena pajak dalam tahun yang bersangkutan yang dihitung berdasarkan tarif pajak yang berlaku.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui atas konsekuensi pajak periode mendatang yang timbul dari perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas menurut laporan keuangan dengan dasar pengenaan pajak aset dan liabilitas. Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang boleh dikurangkan, sepanjang besar kemungkinan dapat dimanfaatkan untuk mengurangi laba kena pajak masa datang.
Koreksi terhadap liabilitas perpajakan diakui saat surat ketetapan pajak diterima atau jika mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.
e. Transaksi dengan Pihak Berelasi
Reksa Dana melakukan transaksi dengan pihak berelasi sebagaimana didefinisikan dalam PSAK 7 (revisi 2015) “Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi”. Jenis transaksi dan saldo dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
10
3. PORTOFOLIO EFEK
Ikhtisar portofolio efek
2017
Jenis efek Nilai nominal Nilai wajar
Tingkat bunga (%) per
tahun Tempo Jatuh
Persentase (%) terhadap jumlah portofolio efek Deposito berjangka:
Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk 3.000.000.000 3.000.000.000 6.50 08-Jan-18 0.21 Bank Maybank Indonesia 3.000.000.000 3.000.000.000 6.25 14-Jan-18 0.21 Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk 3.000.000.000 3.000.000.000 6.50 20-Jan-18 0.21 Bank Maybank Indonesia 2.000.000.000 2.000.000.000 6.25 06-Jan-18 0.14 Bank Maybank Indonesia 1.500.000.000 1.500.000.000 6.25 11-Jan-18 0.10 Bank Tabungan Pensiunan
Nasional Tbk 1.000.000.000 1.000.000.000 6.50 17-Jan-18 0.07 Jumlah deposito berjangka 13.500.000.000 13.500.000.000 0.94 Efek utang: Obligasi pemerintah: FR0052 160.825.000.000 207.919.063.100 10.50 15-Aug-30 14.42 FR0050 138.655.000.000 185.081.257.136 10.50 15-Jul-38 12.84 FR0045 66.450.000.000 83.949.735.084 9.750 15-May-37 5.82 FR0034 54.000.000.000 65.613.478.680 12.80 15-Jun-21 4.55 FR0054 21.328.000.000 25.774.132.136 9.50 15-Jul-31 1.79 FR0067 16.500.000.000 19.008.377.850 8.75 15-Feb-44 1.32 Jumlah obligasi pemerintah 457.758.000.000 587.346.043.986 40.74 Obligasi korporasi:
Berkelanjutan I Telkom Tahap I
Tahun 2015 Seri D 124.000.000.000 147.137.569.200 11.00 23-Jun-45 10.21 Berkelanjutan II PLN Tahap I
Tahun 2017 Seri C 75.000.000.000 76.156.180.500 8.50 11-Jul-27 5.28 Angkasa Pura II Tahun 2016
Seri C 63.000.000.000 66.299.406.390 9.00 30-Jun-26 4.60 BerkelanjutanI Indosat Tahap III
Tahun 2015 Seri D 50.000.000.000 59.198.569.500 11.20 8-Dec-25 4.11 Berkelanjutan I Summarecon
Agung Tahap II Tahun 2014 50.000.000.000 52.421.504.000 11.50 10-Oct-19 3.64 Berkelanjutan II Pegadaian
Tahap II Tahun 2014 Seri C 50.000.000.000 52.019.911.000 9.75 11-Jul-19 3.61 Jumlah obligasi korporasi
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
11
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
2017
Jenis efek Nilai nominal Nilai wajar
Tingkat bunga (%) per
tahun Tempo Jatuh
Persentase (%) terhadap jumlah portofolio efek Obligasi korporasi:
Jumlah obligasi korporasi 412.000.000.000 453.233.140.590 31.45 (pindahan)
Angkasa Pura I
Tahun 2016 Seri C 39.000.000.000 39.870.406.680 8.55 22-Nov-26 2.77 Berkelanjutan Indonesia
Eximbank II Tahap III
Tahun 2014 Seri C 30.000.000.000 31.292.735.100 9.75 16-Oct-19 2.17 Berkelanjutan Summarecon
Agung Tahap I Tahun 2015 29.000.000.000 30.783.697.200 11.25 16-Dec-20 2.14 Berkelanjutan Summarecon
Agung Tahap I Tahun 2013 25.000.000.000 25.626.666.500 10.85 11-Dec-18 1.78 Berkelanjutan I Jasa Marga
Tahap II Tahun 2014 Seri T 25.000.000.000 25.792.560.250 9.85 19-Sep-19 1.79 Berkelanjutan Indonesia
EximBank II Tahap I
Tahun 2014 Seri D 23.000.000.000 24.004.749.020 9.75 5-Jun-19 1.67 Berkelanjutan II Indosat
Tahap I tahun 2017 Seri E 20.000.000.000 21.315.255.400 9.25 31-May-27 1.48 Berkelanjutan I Indosat Tahap I
Tahun 2014 Seri D 20.000.000.000 22.911.986.800 10.70 12-Dec-24 1.59 Berkelanjutan I Mandiri Tunas
Finance Tahap II Tahun 2014
Seri B 12.000.000.000 12.214.884.600 10.85 23-May-18 0.85 Berkelanjutan I Indosat
Tahap II Tahun 2015 Seri E 10.000.000.000 11.349.654.200 10.40 4-Jun-25 0.78 Jumlah obligasi korporasi
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
12
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
2017
Jenis efek Nilai nominal Nilai wajar
Tingkat bunga (%)
per tahun Tempo Jatuh
Persentase (%) terhadap jumlah portofolio efek Obligasi korporasi:
Jumlah obligasi korporasi 645.000.000.000 698.395.736.340 48.47 (pindahan)
Pelindo I Gerbang Nusantara
Tahun 2016 Seri C 10.000.000.000 10.378.829.700 9.25 21-Jun-23 0.71 Berkelanjutan I Indosat
Tahap II Tahun 2015 Seri D 4.000.000.000 4.388.097.640 10.25 4-Jun-22 0.30 PLN XII Tahun 2010 Seri B 3.000.000.000 3.317.490.090 10.40 8-Jul-22 0.22 Jumlah obligasi korporasi 662.000.000.000 716.480.153.770 49.70 Surat Berharga Syariah Negara:
IFR0006 40.492.000.000 51.181.470.932 10.25 15-Mar-30 3.55 IFR0010 22.058.000.000 28.048.300.766 10.00 15-Feb-36 1.95 Jumlah surat berharga
syariah negara 62.550.000.000 79.229.771.698 5.50 Sukuk:
Sukuk IJarah Berkelanjutan I XL Axiata Tahap I Tahun 2015
Seri D 20.000.000.000 22.407.683.600 11.00 2-Dec-22 1.55 Sukuk Ijarah Berkelanjutan I
Indosat Tahap III Tahun 2015
Seri B 10.000.000.000 11.839.713.900 11.20 8-Dec-25 0.82 Sukuk Ijarah Berkelanjutan I
XL Axiata Tahap I Tahun 2015
Seri C 10.000.000.000 10.815.521.700 10.50 2-Dec-20 0.75 Jumlah sukuk 40.000.000.000 45.062.919.200 3.12
Jumlah efek utang 1.428.118.888.654 99.06
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
13
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
2016
Jenis efek Nilai nominal Nilai wajar
Tingkat bunga (%) per
tahun Tempo Jatuh
Persentase (%) terhadap jumlah portofolio efek Deposito berjangka:
Bank UOB Indonesia 15.000.000.000 15.000.000.000 7.00 30-Jan-17 1.42 Bank UOB Indonesia 15.000.000.000 15.000.000.000 7.00 30-Jan-17 1.42 Bank Maybank Indonesia 10.000.000.000 10.000.000.000 7.25 28-Jan-17 0.96 Bank Maybank Indonesia 3.000.000.000 3.000.000.000 7.25 29-Jan-17 0.28 Jumlah deposito berjangka 43.000.000.000 43.000.000.000 4.08 Efek utang: Obligasi pemerintah: FR0052 198.000.000.000 233.560.398.060 10.50 15-Aug-30 22.16 FR0050 138.655.000.000 166.309.321.012 10.50 15-Jul-38 15.78 FR0045 66.450.000.000 76.181.555.321 9.75 15-May-37 7.23 FR0034 54.000.000.000 64.212.813.180 12.80 15-Jun-21 6.09 FR0071 4.000.000.000 4.239.741.600 9.00 15-Mar-29 0.40 Jumlah obligasi pemerintah 461.105.000.000 544.503.829.173 51.66 Obligasi korporasi:
Berkelanjutan I Telkom Tahap I
Tahun 2015 Seri D 71.000.000.000 77.493.735.260 11.00 23-Jun-45 7.35 Berkelanjutan II Pegadaian
Tahap II Tahun 2014 Seri C 50.000.000.000 50.618.376.000 9.75 11-Jul-19 4.80 Berkelanjutan I Summarecon
Agung Tahap II Tahun 2014 50.000.000.000 51.481.702.500 11.50 10-Oct-19 4.89 Berkelanjutan I Sumber Alfaria
Trijaya Tahap I Tahun 2014 33.000.000.000 33.561.000.000 10.50 26-Jun-17 3.18 Berkelanjutan Indonesia
Eximbank II Tahap III
Tahun 2014 Seri C 30.000.000.000 30.403.237.800 9.75 16-Oct-19 2.89 Berkelanjutan I Summarecon
Agung Tahap I Tahun 2013 25.000.000.000 25.442.911.750 10.85 11-Dec-18 2.41 Jumlah obligasi korporasi
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
14
3. PORTOFOLIO EFEK (Lanjutan)
Ikhtisar portofolio efek (lanjutan)
2016
Jenis efek Nilai nominal Nilai wajar
Tingkat bunga (%) per
tahun Tempo Jatuh
Persentase (%) terhadap jumlah portofolio efek Obligasi korporasi:
Jumlah obligasi korporasi 259.000.000.000 269.000.963.310 25.52 (pindahan)
Berkelanjutan I Jasa Marga
Tahap II Tahun 2014 Seri T 25.000.000.000 25.233.488.500 9.85 19-Sep-19 2.39 Berkelanjutan Indonesia
Eximbank II Tahap I
Tahun 2014 Seri D 23.000.000.000 23.309.304.000 9.75 5-Jun-19 2.22 Berkelanjutan I Indosat Tahap I
Tahun 2014 Seri D 20.000.000.000 21.122.999.400 10.70 12-Dec-24 2.00 Berkelanjutan I Mandiri Tunas
Finance Tahap II Tahun 2014
Seri B 12.000.000.000 12.315.314.280 10.85 23-May-18 1.17 Berkelanjutan I Mandiri Tunas
Finance Tahap I Tahun 2013
Seri B 10.000.000.000 9.994.756.200 7.80 5-Jun-17 0.95 PLN XII Tahun 2010 Seri B 3.000.000.000 3.123.952.080 10.40 8-Jul-22 0.30 PLN IX Tahun 2007 Seri A 1.500.000.000 1.530.750.000 10.40 10-Jul-17 0.15 Jumlah obligasi korporasi 353.500.000.000 365.631.527.770 34.70 Surat Berharga Syariah Negara:
Seri IFR0006 40.492.000.000 46.250.029.212 10.25 15-Mar-30 4.39 Seri IFR0010 22.058.000.000 25.053.591.763 10.00 15-Feb-36 2.38 Jumlah surat berharga
syariah negara 62.550.000.000 71.303.620.975 6.77 Sukuk:
Sukuk Ijarah Berkelanjutan I XL Axiata Tahap I Tahun 2015
Seri D 20.000.000.000 21.330.554.200 11.00 2-Dec-22 2.02 Mudharabah Berkelanjutan I
Bank BII Tahap I Tahun 2014 7.500.000.000 7.559.696.925 9.65 8-Jul-17 0.72 Ijarah PLN II Tahun 2007 500.000.000 505.923.484 10.40 10-Jul-17 0.05 Jumlah sukuk 28.000.000.000 29.396.174.609 2.79
Jumlah efek utang 1.010.835.152.527 95.97
REKSA DANA MANDIRI OBLIGASI UTAMA
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN (LANJUTAN)
Untuk tahun yang berakhir 31 Desember 2017 dan 2016
(Dalam Rupiah, kecuali dinyatakan khusus)
15
4. KAS DI BANK
Akun ini merupakan rekening giro Rupiah pada bank kustodian Citibank N.A.. Jakarta.
Saldo kas di bank pada tanggal 31 Desember 2017 dan 2016 adalah masing-masing sebesar Rp 8.250.613.936 dan Rp 587.880.939. 5. PIUTANG BUNGA 2017 2016 Deposito berjangka 34.471.233 19.528.767 Efek utang 24.536.804.738 20.929.659.510 Jumlah 24.571.275.971 20.949.188.277
Reksa Dana tidak membentuk penyisihan kerugian penurunan nilai atas piutang bunga karena Manajemen Investasi berpendapat bahwa seluruh piutang bunga tersebut dapat ditagih.
6. BIAYA YANG MASIH HARUS DIBAYAR
2017 2016
Jasa pengelolaan (catatan 11 dan 14) 272.952.752 206.313.489
Jasa kustodian (catatan 12) 75.062.007 56.736.209
Lain-lain 25.750.285 23.001.085
Jumlah 373.765.044 286.050.783
7. ASET KEUANGAN DAN LIABILITAS KEUANGAN
Nilai wajar adalah nilai dimana suatu instrumen keuangan dapat dipertukarkan antara pihak yang memahami dan berkeinginan untuk melakukan transaksi wajar, dan bukan merupakan nilai penjualan akibat kesulitan keuangan atau likuidasi yang dipaksakan. Nilai wajar diperoleh dari kuotasi harga atau model arus kas diskonto.
Berikut adalah nilai tercatat dan estimasi nilai wajar atas aset dan liabilitas keuangan Reksa Dana tanggal