• Tidak ada hasil yang ditemukan

PAKTA INTEGRITAS

A. Latar Belakang 1. Dasar Hukum

a. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

b. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara;

c. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum;

d. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 129/PMK.05/2020 tentang Pedoman Pengelolaan Badan Layanan Umum (Berita Negara Rebublik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1046);

e. Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 87/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan;

f. Keputusan Menteri Keuangan Nomor 526/KMK.05/2021 tanggal 29 Desember 2021 tentang Penetapan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Tegal dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Pada Kementerian Kelautan dan Perikanan Sebagai Instansi Pemerintah yang Menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum;

g. DIPA Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal Tahun 2022 Nomor SP DIPA- 023.17.2.677570/2021.

2. Gambaran Umum

Sejak zaman penjajahan Jepang, Kota Tegal merupakan kota cikal bakal lokasi pemusatan pelatihan para pemuda perikanan Indonesia atau disebut juga

“GYOMIN DOZO”. Pelatihan pada masa tersebut diutamakan bagi pemuda-pemuda yang bermukim di daerah pantai di seluruh Pulau Jawa. Dengan lama pelatihan selama 3 (tiga) bulan, para pemuda tersebut dikembalikan ke daerahnya masing masing untuk mengembangkan perikanan di daerahnya Setelah Indonesia memperoleh kemerdekaan, maka muncullah Sekolah Djawatan Perikanan yang merupakan embrio Sekolah Perikanan Laut (SPL).

30 Berawal dari Sekolah Perikanan Laut, maka pada tahun 1962 berdirilah Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) di Kota Tegal dengan tujuan memenuhi kebutuhan tenagatenaga ahli dalam penangkapan ikan. Dalam perkembangannya tahun 1971, SUPM Tegal mendapatkan kesempatan untuk kegiatan yang bernama Fisheries Development and Training Project atau Project INS/71/526 yang merupakan kerjasama Departemen Pertanian dengan UNDP/FAO di Kota Tegal. Kegiatan Training Project dilaksanakan sepanjang tahun 1971-1974, sehingga secara kelembagaan pada periode tersebut selain SUPM Tegal masyarakat mengenal Fisheries Training Center Tegal. Setelah itu nama Training Center di Kota Tegal mengalami perubahan beberapa kali, antara lain

1. Pangkalan Pengembangan Pola Ketrampilan Penangkapan Perairan Nusantara (PPPKPPN) Tegal, sejak tahun 1975-1978.

2. Balai Ketrampilan Penangkapan Ikan (BKPI) Tegal, sejak tahun 1978 April 2001.

3. Balai Pedidikan dan Pelatihan Perikanan (BPPP) Tegal, sejak tahun 2001-Maret 2017.

4. Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal, sejak April 2017-Sekarang.

Sebagai salah satu UPT bidang Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan, BPPP Tegal bertanggung jawab untuk membantu kelancaran dan keberhasilan tujuan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam pelaksanaan pembangunan kelautan dan perikanan, dalam hal ini pembangunan sumberdaya manusia kelautan dan perikanan. Dalam rangka penunjang keberhasilan menuju kesuksesan pelaksanaan fungsi tersebut, maka BPPP Tegal menyusun visi yang menunjukkan jati diri dan fungsinya sebagai UPT Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan, sebagai berikut :

“ Terwujudnya Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Tegal Bertaraf Internasiona dan Menghasilkan SDM Kelautan dan Perikanan Kompeten”

Visi BPPP Tegal dirumuskan dengan memperhatikan keselarasan dan kesesuaian antara keinginan BPPP Tegal dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang diemban dan memperhatikan arahan dan kebijakan Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk mewujudkan lembaga pelatihan yang bertaraf internasional.

31 Pernyataan visi merupakan idealisme, cita-cita dan harapan dari segenap personal dalam organisasi BPPP Tegal. Untuk mewujudkan visi tersebut perlu kemitraan dan dukungan kemampuan serta profesionalisme yang konstruktif antar personal dan mitra kerja. Oleh karenanya pernyataan visi perlu dipahami dengan baik oleh seluruh pegawai BPPP Tegal dan pihak lain yang berkepentingan. Terwujudnya visi yang dikemukakan pada bagian sebelumnya merupakan tantangan yang harus dihadapi oleh segenap personal BPPP Tegal.

Lebih jauh, pernyataan misi akan memperlihatkan kebutuhan apa yang hendak dipenuhi organisasi, siapa yang memiliki kebutuhan tersebut dan bagaimana agar kebutuhan tersebut dapat terpenuhi. Rumusan misi menggambarkan langkah-langkah nyata yang perlu dilakukan guna mewujudkan visi. Adapun rumusan misi BPPP Tegal sebagai berikut :

1) Meningkatkan profesionalisme SDM pelatihan dan penyuluhan ;

2) Meningkatkan daya guna sarana dan prasarana pelatihan dan penyuluhan ; 3) Meningkatkan hubungan kerjasama dengan stakeholder, serta mewujudkan

balai sebagai mitra masyarakat.

Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 526/KMK.05/2021 tanggal 29 Desember 2021 tentang Penetapan Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Tegal dan Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo Pada Kementerian Kelautan dan Perikanan Sebagai Instansi Pemerintah yang Menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum, sehubungan dengan hal tersebut maka BPPP Tegal sebagai satker yang akan menerapkan pengelolaan keuangan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 129/PMK.05/2020 tentang Pedoman Pengelolaan Badan Layanan Umum.

BLU Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal merupakan salah satu organisasi Kementerian/Lembaga (K/L) yang memberikan layanan pendidikan dan pelatihan dengan memiliki potensi dan sumber daya yang relatif besar. Salah satu sumber daya PK BLU Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal yang memberikan kontribusi terhadap kelancaran layanan adalah sumber daya keuangan. Berdasarkan DIPA Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal Tahun 2022, disebutkan bahwa Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal telah mendapatkan alokasi dana sebesar Rp 85.492.828.000,- yang bersumber dari dana Rupiah Murni (RM).

32 Dalam mendukung pelaksanaan kegiatan pelatihan dan penyuluhan di BPPP Tegal didukung dengan jumlah SDM sebanyak 672 orang dengan rincian sebagai berikut :

a. Pegawai PNS : 429

b. Pegawai Non PNS : 243

Tren jumlah PNBP yang terus meningkat selama beberapa tahun terakhir meyakinkan BPPP Tegal memungkinkan untuk menjadi PK BLU. Kemungkinan itu semakin besar dengan banyaknya sumberdaya milik BPPP Tegal yang belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi penerimaan yang dapat dioptimalkan adalah pemanfaatan sarana dan prasarana dan sumberdaya manusia.

Pemanfaatan itu dapat diwujudkan dalam bentuk penyelenggaraan program pelatihan, penyewaan sarana dan prasarana, dan jasa lainnya.

Dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan untuk mendukung operasional BLU Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal, maka pimpinan membuka peluang baik pihak ketiga, yaitu bank-bank pemerintah dijadikan sebagai mitra kerja. Mitra kerja tersebut diharapkan mampu meningkatkan sinergitas kualitas pengelolaan keuangan untuk menunjang operasional dalam menjalakan tugas, fungsi serta visi dan misi. Salah satu upaya untuk menjalin mitra kerja tersebut adalah melalui Beauty Contest.

Beauty Contest merupakan salah metode memilih mitra kerja dengan memberikan kesempatan calon mitra kerja untuk mempresentasikan potensi yang dimilikinya untuk dinilai kelayakannya untuk menjadi mitra kerja. Adapun syarat calon mitra kerja yang diseleksi adalah: (1) memiliki kemampuan keuangan/pendanaan yang dibuktikan dengan laporan keuangan yang telah diaudit dan/atau jaminan tertulis; dan (2) memiliki pengalaman dan/atau akses/jejaring kompetensi pada bidang usaha bersangkutan.

Dalam Beauty Contest panitia menetapkan sejumlah kriteria dengan kualifikasi dan bobot yang berbeda. Kemudian dievaluasi dan dipilih calon mitra yang memiliki rencana terbaik dari berbagai kriteria tersebut. Kriteria tersebut biasanya mencakup kriteria umum seperti sumber daya keuangan, kehandalan dan investasi, cakupan layanan, kualitas, teknologi dan daya saing.

33 B. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan penyedia jasa keuangan yang dapat mendukung pelayanan BLU Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Tegal baik dari segi teknologi dan fasilitas pelayanan.

Dokumen terkait