• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II BIOGRAFI SYEIKH ANGKU ALUMA KOTO TUO

B. Latar Belakang Pendidikan

Di Minangkabau sendiri tarekat berkembang sampai saat ini. Ada tiga aliran Tasawuf yang berkembang di Minangkabau yaitu Syathariyah, Naqsabandiyah, dan Samaniah. Diantara beberapa aliran tarekat tersebut aliran Syathariyah yang paling banyak ditemukan di daerah Minangkabau. Tarekat ini dibawa oleh Syeikh Burhanuddin Ulakan Pariaman pada tahun 1659 M. Sesudah Syeikh Burhanuddin menuntut ilmu kepada Syeikh Abdura’uf Singkil di Aceh. Surau yang ada di Ulakan (surau Syeikh Burhanuddin) sering dikunjungi oleh murid-muridnya yang ada di Minangkabau untuk menuntut ilmu kepadanya.32

Setelah peserta didik Syeikh Burhanuddin menuntut ilmu di Ulakan kembali ke kampung halaman masing-masing kemudian mengembangkan ilmu yang telah didapat di Ulakan.33 Melalui peserta didik Syeikh Burhanuddin Islam berkembang sampai ke daerah darek (dataran tinggi) melalui ajaran tarekat Syathariyah.34Berkaitan dengan itu, dapat dibuktikan bahwasannya Islam sampai ke darek (daratan tinggi) dengan adanya ulama

32 Irhash A. Shamad dkk, Islam dan praktis Kultural Masyarakat Minangkabau, (Jakarta: PT.Tintamas Indonesia, 2007), hal. 43.

33 Irhash A. Shamad dkk, Islam dan Praktis,...hal.43

34Bakhtiar dkk, Ranah Minang di Bawah Cengkraman Kristenisasi, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2005). Hal. 18

yang berpegaruh dalam pengembangan ajaran tarekat Syathariyah di Minangkabau. Banyak surau-surau yang digunakan untuk belajar ilmu khususnya yang berkaitan dengan ajaran tarekat Syathariyah. 35

Salah satu ulama yang meneruskan ajaran yang dibawa oleh Syeikh Burhanuddin di darek (dataran tinggi) adalah Syeikh Angku Aluma Koto Tuo. Syeikh Angku Aluma Koto Tuo merupakan salah satu ulama tarekat Syathariyah yang ada di Kabupaten Agam. Syeikh Angku Aluma Koto Tuo yang bernama asli Dumin ini dilahirkan di dalam keluarga yang sederhana ibunya yang bernama Banun adalah seorang tabib. Semenjak kecil Syeikh Angku Aluma Koto Tuo dikenal sebagai seorang yang patuh, rajin dan gigih dalam mencari ilmu pengetahuan. Pendidikan lebih dari sekedar pengajaran,36 pendidikan juga bisa dibilang suatu proses transfer ilmu, transformasi nilai, dan pembentukan kepribadian dengan semua aspek yang cakupnya.37

Pendidikan yaitu sebuah proses yang dibutuhkan untuk memperoleh suatu keseimbangan kesempurnaan dalam perkembangan diri seseorang baik itu individu maupun kelompok. Seperti yang diketahui agama Islam mengistimewakan orang yang menuntut ilmu untuk menuntut ilmu pengetahuan. Sebagaima yang dijelaskan dalam Al-Qur’an dalam surat Ali’imran ayat 18 ya`ng berbunyi:

                 

35 Firdaus, Sejarah Pendidikan Islam Di Minangkabau Abad XVII-XVIII M, (Padang: Imam Bonjol Press, 2014). Hal 83-84

36 Wawancara dengan Tuanku Bandaro, wawancara lansung,… pkl: 15.40 Wib

37 Nurkholis, Pendidikan Upaya Memajukan Teknologi, Jurnal Kependidikan, Vol.1, No. 1, November 2013, Hal 32, Diakses: ejournal.iaianpurwokerto.ac.id, Pada pukul 22.21

               Artinya:

Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), yang Maha Perkasa lagi Maha

Bijaksana.38

Dari ayat di atas Allah Swt dengan tegasnya bahawasannya tidak ada satupun yang patut kita sembah sebagai hambanya selain Allah SWT, kesaksian yang diberikan oleh Allah SWT juga di ikuti oleh malaikat. Orang yang memiliki ilmu pengetahuan juga memberikan kesaksiannya kepada Allah SWT bahwasannya hanya Allah SWT yang pantas di sembah tidak ada sekutu baginya. Cara orang yang berilmu menyatakan bahwa hanya Allah SWT yang pantas disembah oleh manusia dengan cara meyiarkan dan menjelaskan semua kekuasaan Allah kepada umat manusia.

Tanpa ilmu pengetahuan manusia tidak bisa berbuat apa-apa yang mana pada dasarnya manusia adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang suka meniru. Manusia sering Mencontoh apa yang di deteksi oleh panca indranya. Dengan adanya ilmu pengetahuan manusia dapat merasakan kebahagiaan baik itu kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan di akhirat. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan hidup membutuhkan yang namanya ilmu pengetahuan, dalam melaksanakan ibadah manusia juga membutuhkan ilmu

38 Departemen Agama, Al-Qur’an Nurkarim (Al-Qur’an Tilrar), (Bandung: PT.Sygma eksmedia: [t.th]), hal. 53.

pengetahuan, bahkan untuk mengetahui mana yang halal dan haram mana yang dilarang Allah SWT juga membutuhkan ilmu pengetahuan yang berujuk kepada Al-Qur’an dan Hadis.39

Sangking cintanya Syeikh Angku Aluma Koto Tuo dengan ilmu pengetahuan Syeikh Angku Aluma Koto Tuo sering bepergian untuk menimba ilmu agama ke berbagai daerah di Minangkabau. Bukti Syeikh Angku Aluma Koto Tuo cinta dengan ilmu pengetahuan Syeikh Angku Aluma Koto tidak hanya satu guru atau ulama yang Syeikh Angku Aluma Koto Tuo kunjunggi untuk menimba ilmu agama Islam.40 Penekanan pendidikan dan pengajaran memiliki perbedaan terletak kepada pembentukan kesadaran dan kepribadian individu atau masyarakat di samping tranfer ilmu dan keahlian. Dengan proses ini seseorang dapat mewariskan nilai-nilai kebudayaan pemikiran khususnya nilai-nilai keagamaan.41

Ada beberapa guru atau ulama tempat Syeikh Inyiak Angku Almua koto tuo belajar. Pertama, Syeikh Angku Aluma Koto Tuo pernah belajar dengan Syeikh Aminullah di Pakan usang. Syeikh Aminullah adalah guru ngaji Syeikh Angku Aluma Koto Tuo. Di surau Syeikh Aminullah ini Syeikh Angku Aluma Koto Tuo belajar tentang fiqih, tafsir, nahu dan ilmu agama yang lainnya. Syeikh Aminullah yang dikenal dengan Angku Sutan merupakaan ulama yang aktif dalam melawan penjajah. Angku Sutan pernah

39 Zulfahmi Lubis, Kewajiban Belajar, Kewajiban Belajar, Jurnal Pendidikan, Vol. 2, Juli-Desember, 2016, hal. 229.

40 Tungaku Sidi Bandaro, Wawancara Langsung,... Pkl. 15.20 Wib

ditangkap oleh Belanda akibat ketahuan mengajak muridnya dengan mengirim surat untuk melawan Belanda.42

Tetapi surat tersebut jatuh di Koto Gadang sehingga beliau di asingkan ke Ternate sedangkan Muhammad Yusuf muridnya di asingkan ke Ambon. Setelah Syeikh Angku Aluma Koto Tuo belajar dengan Angku Sutan, beliau disarankan oleh Angku Sutan belajar ke Syeikh Muhammad Yusuf di Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Syeikh Angku Aluma Koto Tuo Belajar dengan Syeikh Muhammad Yusuf sebelum Syeikh Muhammad Yusuf di asingkan ke Ambon. Syeikh Muhammad Yusuf termasuk ulama yang aktif dalam melawan Belanda serta Syeikh Muhammad Yusuf pernah terlibat dalam perang Kamang. Dengan Syeikh Muhammad Yusuf, Syeikh Angku Aluma Koto Tuo Belajar tentang kitab Al-hikam (ilmu tasawuf yang paling tinggi).43

Kitab Al-hikam adalah kitab tertinggi dari kitab tasawuf bukan saja ilmu yang terdapat didalamnya bahasa yang digunakan dalam kitab tersebut susah dipahami. Orang-orang tertentu saja yang bisa memahami kitab tersebut. Kedalaman makrifat yang di tuliskan dengan kalimat-kalimat yang singkat. Ciri khas dari kitab ini adalah dalam penulisannya banyak mengandung rima dan makna sehingga banyak ulama yang berpengaruh menyusun syarahnya. setelah selesai belajar dengaan Syeikh Muhammad Yusuf, Syeikh Angku Aluma Koto Tuo digelari labai. Meskipun Syeikh Angku Aluma Koto Tuo sudah digelari labai sudah dianggap sebagai orang yang paham dengan ajaran Agama Islam tidak membuat Syeikh Angku Aluma Koto Tuo berhenti

menimba ilmu pengetahuan, setelah selesai belajar dengan Syeikh Muhammad Yusuf, Syeikh Angku Aluma melanjutkan pendidikan nonformalnya di surau Angku Malalo di Malalo, Kabupaten Tanah Datar, kedatangan Syeikh Angku Aluma Koto Tuo ke surau Malalo tujuan awalnya adalah untuk menjalin Silaturahmi dengan Syeikh Angku Malalo karena kencintaan Syeikh Angku Aluma Koto Tuo terhadap ilmu pengetahuan Syeikh Angku Aluma Koto Tuo memanfaatkan kunjungannya ke Malalo untuk menggali lagi ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh Syeikh Angku Malalo. 44

Syeikh Angku Aluma Koto Tuo belajar dengan Angku Malalo tidak sesering belajar dengan Aminullah dan Syeikh Muhammad Yusuf. Dengan Katalain karena semangat dan kemauan untuk menimba ilmu agama Syeikh Angku Aluma Koto Syeikh yang tinggi. Syeikh Angku Aluma hijrah dari satu daerah ke daerah lain untuk menimba Ilmu agama dengan beberapa guru yang ada di Minangkabau untuk memeperdalam ilmu Agama Islam.45

Dari penjelasan di atas dapat dilihat bahwa Syeikh Angku Aluma Koto Tuo sosok yang pecinta ilmu pengetahuan. Untuk menuntut ilmu Syeikh Angku Aluma Koto Tuo harus berpergian ke berbagai daerah bahkan mengorbankan waktu dengan keluarganya di dalam Al-qura’an dijelaskan bahwa orang yang berilmu memiliki keistimewaan di hadapan Allah SWT yang terdapat dalam surat Al-Qur’an surat Al-Mujadilah ayat 11 yang berbunyi:

44 Tuanku Sidi Bandaro,Wawancara Langsung,... Pkl. 15.22 Wib

                                                                               Artinya:

Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan

beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.46

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah menyerukan kepada manusia melaksanakan apa yang disyariatkan kepada manusia tersebut. Jika diminta untuk saling melapangkan atau memberikan solusi dalam suatu musyawarah Allah memerintahkan untuk memberikan solusi tersebut agar mendapat jalan tengah dalam hal yang di musyawarahkan. Siapa yang melapangkannya Allah SWT berjanji untuk memudahkan manusia dalam urusan dunia dan akhirat. Allah SWT juga menyerukan kepada orang-orang yang beriman untuk keluar dari majelisnya jika dalam keadaan ingin buang hajat yang mengandung bau yang dapat menngaganggu indra penciuman orang-orang yang berada di majlis tersebut untuk sementara. Alllah akan meninggalkan kedudukan orang-orang yang beriman yang ikhlas di antara orang yang melakukan musyawarah tersebut. Selain itu

Alllah Swt meninggikan derjat orang-orang yang memiliki ilmu dengan pahala yang banyak serta memiliki derjat yang diridhakan oleh Allah SWT.

Dari segi jaringan intelektual, Angku Aluma Koto Tuo mempunyai koneksi yang istimewa dibandingkan dengan ulama-ulama Syathariyah lainnya. Ulama-ulama Syathariyah lain umumnya menyandarkan silsilah tarikat syathariyah hanya kepada Syekh Burhanuddin Ulakan Semata. Dapat dikatakan kebanyakan dari pada ulama-ulama tarekat Syathariyah belajar ke surau Syeikh Burhanuddin saja tanpa kembali belajar dengan guru-guru lain. Setelah Syeikh Angku Aluma Koto Tuo di Angkat Menjadi Tuanku Syeikh Angku Aluma Koto Tuo juga mengembangkan Ilmu Agama yang didapat selama belajar dengan gurunya. Setelah selesai menimba ilmu agama dengan guru-gurunya Syeikh Angku Aluma Koto Tuo mendirikan sebuah Surau lebih tepatnya pondok presantren. Di surau tersebut Syeikh Angku Aluma Koto Tuo mengajarkan berbagai ilmu Agama Islam yang didapatnya selama berkelana mencari ilmu kepada murid-muridnya.47 Diantara murid Syeikh Angku Aluma Koto Tuo adalah:

1. Angku Kiambang (kiambang pariaman) 2. Angku Panjang (VII Koto pariaman)

3. Angku Panjang Sungai Janiah (koto Bangko Pariaman) 4. Angku Kali pincuran tujuah (tanah datar)

5. Angku labai mudo (Batipuah)

6. Angku Sidi bandaro.

7. Tuanku Muhammad (Pauah Kamba) 8. Labai Maruhun (Padang Laweh) 9. Tuanku Kali (Sabuak Andaleh) 10. Tuanku Angku Rabun48

Syeikh Angku Aluma Koto Tuo mengajarkan tentang ilmu agama seperti ilmu tafsir, fiqih, tarekh, qudri, qatar, mantiq, ma’ani di Suraunya. Tidak hanya Syiekh Angku Aluma Koto Tuo yang mengajarkan berbagai ilmu kepada peserta didiknya, tetapi ada beberapa murid Syeikh Angku Aluma Koto Tuo yang dipercaya untuk mengajarkan ilmu agama termasuk anaknya sendiri Tuanku Mansur. Tentu tidak semua murid Syeikh Angku Aluma Koto Tuo bisa langsung mengajar di suraunya, Tetapi, yang bisa mengajar di surau Syeikh Angku Aluma Koto Tuo adalah murid-muridnya yang sudah paham dengan ilmu yang Syeikh Angku Aluma Koto Tuo berikan dan yang sudah diangkat menjadi tuanku. Dari penjalasan tersebut, terlihat bahwa Syeikh Angku Aluma Koto Tuo Memberikan kesempatan kepada Murid-muridnya untuk mengajar di suraunya.49

Beberapa murid yang dipercaya oleh Syeikh Angku Aluma Koto Tuo untuk mengajar di suraunya termasuk Anak Syeikh Angku Aluma Koto Tuo sendiri yaitu Angku Ismail dan Angku Mansur serta empat muridnya yang sudah diangkat menjadi Tuanku yaitu Tuanku Muhammad, Labai maruhun, dan Tuangku Kali masing-masing murid berasal dari

48 Tuanku Ismed Ismail (cucu Syeikh Angku Aluma Koto Tuo), Wawancara Langsung, tempat: Surau Syeikh Angku Aluma koto Tuo, Jorong Galudua. Kab. Agam, Pkl. 14.25 Wib

daerah yang berbeda. Tuanku Muhammad berasal dari Pauah Kamba Pariaman, Labai Maruhun Berasal dari Padang Laweh kabupaten Agam, dan Tuangku Kali berasal dari Sabu Andaleh Tanah Datar. Walaupun sebenarnya masing-masing murid yang dipercaya oleh Syeikh Angku Aluma Koto Tuo sebagaian muridnya mengajar di kampung halamannya sendiri tetapi masih mau meluangkan waktunya untuk membantu gurunya mengajar pakiah (murid yang belajar di surau).50

Sebelum terjadi konflik dengan Belanda Syeikh Angku Aluma pernah menolong Belanda dalam proses pembuatan pipa air di Koto Tuo. menurut cerita yang berkembang pada proses pembuatan saluran air tersebut ada sebuah batu besar yang menghalangi tempat air akan di alirkan belanda telah mengerahkan semua kuli untuk membongkar batu besar tersebut akan tetapi batu tersebut tidak bisa di pindahkan. Juga santri yang mengaji di Koto Tuo tersebut juga ikut menolong pemindahan batu tersebut tetap saja tidak bisa dibongkar. Pada akhirnya Syeikh Angku Aluma Koto Tuo ikut membantu pembongkaran batu tersebut dengan menggunakan tongkat yang selalu dibawanya. Syeikh Angku Aluma hanya cukup untuk menggerakan tongkat ny keatas dan akhirnya batu tersebut pindah dengan sendirinya.51

Syeikh Angku Aluma Koto Tuo diberi penghargaan berbentuk bintang atas ucapan terimakasih Belanda kepada Syeikh Angku Aluma Koto Tuo karena telah membantu Belanda dalam proses pembuatan

50 Tuanku Sidi Bandaro,Wawancara Langsung,... Pkl. 16.02 Wib

saluran air di salah satu daerah Koto Tuo Tersebut.52 seseorang dapat melakukan hal-hal yang tidak dapat ditembus dengan akal sehat fikiran jarang ditemui hanya orang-orang pilihan yang diberikan oleh Allah Swt saja yang bisa melakukannya seprti Syeikh Angku Aluma Koto Tuo. Di Dalam Al-Qur’an juga dijelaskan bahwa kita sebagai makhluk sosial harus saling tolong menolong. Menolong dalam kebaikan bukan dalam kejahatan. Karena Allah menyukai manusia menolong dalam hal kebaikan sebagaimana firman Allah SWT pada surat Al-Maidah ayat yang berbunyi:

                                                                                                                                     Artinya:

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi'ar-syi'ar Allah[389], dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram[390], jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya[391], dan binatang-binatang qalaa-id[392], dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keredhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, Maka bolehlah berburu. dan janganlah sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. dan bertakwalah kamu kepada Allah, Sesungguhnya Allah Amat berat

siksa-Nya.53

Saling tolong menolong yang diajarkan oleh Surat Al-Maidah ayat 2 berhubungan dengan kebaikan,Yang artinya agama Islam Mengajarkan kepada manusia untuk saling membantu satu samalain dalam perbuatan yang baik-baik dan bermanfaat bagi orang lain. Juga mengajarkan sebagai umat Islam kebaikan yang dikerjakan secra bersama-sama akan berdampak besar pula. Karena suatu pekerjaan yang dilakukan secara gotong royong membangkitkn semangat kebersamaan. Selain itu surat Al-Maidah ayat 2 juga menegaskan sikap tolong menolong merupakan pondasi dalam membangun kerukunan di Masyarakat. mengambarkan segala tingkah laku yang bermanfaat bagi orang lain, saling membantu untuk meringankan beban orang lain dengan melakukan suatu tindakan yang nyata.

Dan dalam surat Al-Baqarah ayat 177 juga dijelaskan tentang saling tolong menolong sesama yang berbunyi.

            

                                                                                                                       Artinya:

bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. mereka Itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka Itulah orang-orang-orang-orang yang

bertakwa.54

Kebaikan adalah jika hati terlebih dahulu disi dengan iman, dibuktikan dengan kasih sayang dengan sesam manusia. Dan ayat ini juga menegaskan kabajikan atau ketaatan yang membawa ketaatan kepada Allah SWT tidak hanya melakukan sholat aja atau menghadapkan wajah dalam shalat kearah timur dan barat tan pa ada makna di dalamnya. Tetapi kebajikan yang dimaksud yang dapat membawa kita kepada kebahagian dunia dan akhirat. Kebaikan yang sempurna bukan hanya dalam berbentuk sholat saja akan tetapi bisa dalam bentuk lain seperti lebih mementingkan keperluan bersama dari pada kepentingan pribadi. Tolong menolong dapat dilakukan dengan memberikan zakat kepada orang yang patut menerimanya, atau menolong dengan jasa atau tindakan kepada sesama makhluk ciptaan Allah SWT

SILSILAH GURU DAN MURID-MURID. SYEIKH ANGKU ALUMA KOTO TUO

Syeikh Aminullah Syeikh Muhammad

Yusuf

Syeikh Angku Aluma Koto Tuo

Angku Kiambang (Pariaman)

Angku Panjang (VII Koto Priaman)

Angku Sidi Bandaro (Sungai Sariak) Angku Kali Pincuran

tanjuah (Tanah Datar)

(ttfc

Angku Labai Mudo (Batipuah)

Angku Panjang Sungai Janiah

(Koto Bangko Pariaman)

Dokumen terkait