6. Bab VI Bentuk Dokumen Penawaran
7. Bab VII Petunjuk Pengisian Formulir Kualifikasi 8. Bab VIII Tata Cara Evaluasi Kualifikasi
9. Bab IX Bentuk Kontrak
10. Bab X Syarat-syarat Umum Kontrak (SSUK) 11. Bab XI Syarat-syarat Khusus Kontrak (SSKK)
12. Bab XII Spesifikasi Teknis dan Gambar (dijilid tersendiri) 13. Bab XIII Daftar Kuantitas dan Harga (dijilid tersendiri) 14. Bab XIV Bentuk Dokumen Lain
Demikian dokumen pengadaan ini dibuat, dan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan dituangkan dalam bentuk addendum dokumen pengadaan.
Labuapi, Maret 2013
Mengetahui :
Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Pasar
Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Barat
Tahun 2013
ttd
Dibuat Oleh :
Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Pasar
Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Barat
Tahun 2013
iii
DAFTAR ISI
BAB I. UMUM... 1
BAB II. PENGUMUMAN ... 4
BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) ... 5
A. UMUM ... 5
1. LINGKUP PEKERJAAN ... 5
2. SUMBER DANA ... 5
3. PESERTA PELELANGAN ... 5
4. LARANGAN KORUPSI, KOLUSI, DAN NEPOTISME (KKN) SERTA PENIPUAN ... 5
5. LARANGAN PERTENTANGAN KEPENTINGAN ... 6
6. PENDAYAGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI ... 7
7. SATU PENAWARAN TIAP PESERTA ... 7
B. DOKUMEN PENGADAAN ... 8
8. ISI DOKUMEN PENGADAAN ... 8
9. BAHASA DOKUMEN PENGADAAN ... 8
10. PEMBERIAN PENJELASAN ... 8
11. PERUBAHAN DOKUMEN PENGADAAN ... 10
12. TAMBAHAN WAKTU PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN ... 10
C. PENYIAPAN DOKUMEN PENAWARAN ... 10
13. BIAYA DALAM PENYIAPAN PENAWARAN ... 10
14. BAHASA PENAWARAN ... 10
15. DOKUMEN PENAWARAN ... 11
16. HARGA PENAWARAN... 11
17. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN ... 12
18. MASA BERLAKU PENAWARAN DAN JANGKA WAKTU PELAKSANAAN . 12 19. PENGISIAN DATA KUALIFIKASI ... 12
20. PAKTA INTEGRITAS ... 12
21. JAMINAN PENAWARAN ... 13
22. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN ... 14
D. PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN... 14
23. PENYAMPULAN DAN PENANDAAN SAMPUL PENAWARAN ... 14
24. PENYAMPAIAN DOKUMEN PENAWARAN ... 14
25. BATAS AKHIR WAKTU PEMASUKAN PENAWARAN ... 15
E. PEMBUKAAN DAN EVALUASI PENAWARAN ... 15
26. PEMBUKAAN PENAWARAN ... 15
27. EVALUASI PENAWARAN... 15
28. EVALUASI KUALIFIKASI ... 26
29. PEMBUKTIAN KUALIFIKASI ... 26
F. PENETAPAN PEMENANG ... 27
30. PENETAPAN PEMENANG DAN PENGUMUMAN PEMENANG ... 27
31. SANGGAHAN ... 28
32. SANGGAHAN BANDING ... 28
G. PENUNJUKAN PEMENANG ... 29
iv
34. BAHP DAN KERAHASIAAN PROSES ... 31
H. PELELANGAN GAGAL ... 31 35. PELELANGAN GAGAL ... 31 I. JAMINAN PELAKSANAAN ... 33 36. JAMINAN PELAKSANAAN ... 33 J. PENANDATANGANAN KONTRAK ... 34 37. PENANDA-TANGANAN KONTRAK ... 34
BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP) ... 36
A. LINGKUP PEKERJAAN ... 36
B. SUMBER DANA ... 36
C. METODE PEMILIHAN ... 36
D. PESERTA YANG DAPAT MENGIKUTI PEMILIHAN ... 36
E. PEMBERIAN PENJELASAN DOKUMEN PENGADAAN ... 36
F. DOKUMEN PENAWARAN ... 36
G. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN ... 37
H. MASA BERLAKUNYA PENAWARAN ... 37
I. JAMINAN PENAWARAN ... 37
J. JADWAL PEMASUKAN DOKUMEN PENAWARAN... 37
K. BATAS AKHIR WAKTU PENYAMPAIAN PENAWARAN ... 38
L. PEMBUKAAN PENAWARAN ... 38
M. EVALUASI PENAWARAN ... 38
N. SANGGAHAN, SANGGAHAN BANDING DAN PENGADUAN ... 38
O. JAMINAN SANGGAHAN BANDING ... 38
P. JAMINAN PELAKSANAAN ... 39
Q. JAMINAN UANG MUKA ... 39
BAB V. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) ... 40
A. LINGKUP KUALIFIKASI ... 40
B. PERSYARATAN KUALIFIKASI ... 40
BAB VI. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN ... 42
A. BENTUK SURAT PENAWARAN ... 42
B. BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN UNTUK KERJA SAMA OPERASI (KSO).... 44
C. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS ... 46
D. BENTUK SURAT KUASA ... 47
E. BENTUK DAFTAR BARANG YANG DIIMPOR ... 49
F. CONTOH BENTUK PRA RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK (PRA-RK3K) ... 50
G. BENTUK ANALISA TEKNIS SATUAN PEKERJAAN ... 52
H. BENTUK ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN ... 53
I. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI BANK ... 54
J. BENTUK JAMINAN PENAWARAN DARI ASURANSI/PERUSAHAAN PENJAMINAN ... 56
K. FORMULIR ISIAN KUALIFIKASI ... 58
BAB VII. PETUNJUK PENGISIAN DATA KUALIFIKASI... 59
v
BAB IX. BENTUK KONTRAK ... 62
SURAT PERJANJIAN ... 62
BAB X. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) ... 66
A. KETENTUAN UMUM ... 68
1. DEFINISI ... 68
2. PENERAPAN... 68
3. BAHASA DAN HUKUM ... 68
4. LARANGAN KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME (KKN) SERTA PENIPUAN ... 69
5. ASAL BARANG... 69
6. KORESPONDENSI ... 70
7. WAKIL SAH PARA PIHAK ... 70
8. PEMBUKUAN ... 70
9. PERPAJAKAN ... 70
10. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK ... 70
11. PENGABAIAN ... 71
12. PENYEDIA MANDIRI ... 71
13. KEMITRAAN/KERJASAMA OPERASI (KSO) ... 71
14. PENEMUAN-PENEMUAN ... 71
B. PELAKSANAAN, PENYELESAIAN, ADENDUM DAN PEMUTUSAN KONTRAK107 15. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN ... 71
B.1 PELAKSANAAN PEKERJAAN ... 72
16. PENYERAHAN LOKASI KERJA ... 72
17. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) ... 72
18. PROGRAM MUTU ... 72
19. RAPAT PERSIAPAN PELAKSANAAN KONTRAK ... 73
20. MOBILISASI... 73
21. STANDAR ... 73
22. PEMERIKSAAN BERSAMA DAN PENGAWASAN PELAKSANAAN PEKERJAAN ... 73
23. PERSETUJUAN PENGAWAS PEKERJAAN ... 74
24. PERINTAH ... 74
25. AKSES KE LOKASI KERJA ... 74
26. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN ... 75
27. PERPANJANGAN WAKTU ... 75
28. PENUNDAAN OLEH PENGAWAS PEKERJAAN ... 75
29. RAPAT PEMANTAUAN ... 75
30. PERINGATAN DINI ... 76
B.2 PENYELESAIAN KONTRAK ... 76
31. SERAH TERIMA PEKERJAAN ... 76
32. PENGAMBILALIHAN ... 77
33. PEDOMAN PENGOPERASIAN DAN PERAWATAN ... 77
B.3 PERUBAHAN KONTRAK ... 78
34. PERUBAHAN KONTRAK ... 78
35. PERUBAHAN LINGKUP PEKERJAAN ... 78
36. PERUBAHAN JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN ... 79
vi
37. KEADAAN KAHAR... 79
B.5 PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK ... 80
38. PENGHENTIAN KONTRAK DAN PEMUTUSAN KONTRAK ... 80
39. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN DAN KONTRAK KRITIS ... 82
40. PENINGGALAN... 83
C. HAK DAN KEWAJIBAN PENYEDIA ... 84
41. HAK DAN KEWAJIBAN PENYEDIA ... 84
42 PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI ... 84
43. HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL ... 84
44. PENANGGUNGAN DAN RISIKO ... 84
45. PERLINDUNGAN TENAGA KERJA ... 85
46. PEMELIHARAAN LINGKUNGAN ... 86
47. ASURANSI ... 86
48. TINDAKAN PENYEDIA YANG MENSYARATKAN PERSETUJUAN PPK ATAU PENGAWAS PEKERJAAN ... 86
49. LAPORAN HASIL PEKERJAAN ... 86
50. KEPEMILIKAN DOKUMEN ... 87
51. KERJASAMA ANTARA PENYEDIA DAN SUB PENYEDIA ... 87
52. USAHA MIKRO, USAHA KECIL DAN KOPERASI KECIL ... 88
53. PENYEDIA LAIN ... 88
54. KESELAMATAN ... 88
55. PEMBAYARAN DENDA ... 89
56. JAMINAN ... 89
D. HAK DAN KEWAJIBAN PPK ... 90
57. HAK DAN KEWAJIBAN PPK ... 90
58. FASILITAS ... 90
59. PERISTIWA KOMPENSASI ... 90
E. PERSONIL DAN/ATAU PERALATAN PENYEDIA ... 91
60. PERSONIL INTI DAN/ATAU PERALATAN ... 91
F. PEMBAYARAN KEPADA PENYEDIA ... 92
61. HARGA KONTRAK ... 92 62 PEMBAYARAN ... 94 63. HARI KERJA ... 94 64. PERHITUNGAN AKHIR ... 94 65. PENANGGUHAN ... 94 G. PENGAWASAN MUTU... 95
66. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN ... 95
67. PENILAIAN PEKERJAAN SEMENTARA OLEH PPK ... 95
68. CACAT MUTU ... 95
69. PENGUJIAN ... 95
70. PERBAIKAN CACAT MUTU... 95
71. KEGAGALAN BANGUNAN... 96
H. PENYELESAIAN PERSELISIHAN ... 97
72. PENYELESAIAN PERSELISIHAN ... 97
72. ITIKAD BAIK ... 97
BAB XI. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) ... 98
vii
B. WAKIL SAH PARA PIHAK ... 98
C TANGGAL BERLAKU KONTRAK ... 98
D. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN ... 98
E. MASA PEMELIHARAAN ... 98
F. UMUR KONSTRUKSI ... 98
G. PEDOMAN PENGOPERASIAN DAN PERAWATAN ... 98
H. PEMBAYARAN TAGIHAN ... 98
I. PENCAIRAN JAMINAN ... 99
J. TINDAKAN PENYEDIA YANG MENSYARATKAN PERSETUJUAN PPK ATAU PENGAWAS PEKERJAAN ... 99
K. KEPEMILIKAN DOKUMEN ... 99
L. FASILITAS ... 99
M. SUMBER PEMBIAYAAN ... 99
N. PEMBAYARAN UANG MUKA ... 99
O. PEMBAYARAN PRESTASI PEKERJAAN ... 99
P. PENYESUAIAN HARGA ... 100
Q. PERISTIWA KOMPENSASI ... 100
R. DENDA ... 100
LAMPIRAN A – SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK ... 101
BAB XII. SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR ... 102
KETERANGAN ... 102
BAB XIII. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA... 103
KETERANGAN (UNTUK KONTRAK HARGA SATUAN ATAU KONTRAK GABUNGAN HARGA SATUAN DAN LUMP SUM) ... 103
BAB XIV. BENTUK DOKUMEN LAIN ... 108
A. BENTUK SURAT PENUNJUKAN PENYEDIA BARANG/JASA (SPPBJ) ... 108
B. BENTUK SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) ... 109
C. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN ... 111
Jaminan Sanggahan Banding dari Bank... 113
Jaminan Pelaksanaan dari Bank ... 115
Jaminan Uang Muka dari Bank ... 117
Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan ... 119
Jaminan Pemeliharaan dari Bank... 121
1
BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya.
B. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut:
- Pekerjaan Konstruksi
: seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya
- HPS : Harga Perkiraan Sendiri
- HEA : Harga Evaluasi Akhir
- Kemitraan/
Kerja Sama Operasi (KSO)
: kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;
- LDP : Lembar Data Pemilihan;
- LDK : Lembar Data Kualifikasi;
- PA : Pengguna Anggaran adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran pemerintah.
- KPA : Kuasa Pengguna Anggaran adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.
- Panitia Pengadaan : Panitia kerja yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa;
- PPK : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa;
- SPPBJ : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa;
- SPMK : Surat Perintah Mulai Kerja;
- TKDN : Tingkat Komponen Dalam Negeri;
- PHO : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over;
- FHO : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan Berakhir/Final Hand Over;
2 - BAPL : Berita Acara Penjelasan Lanjutan
- Sistem Gugur : merupakan evaluasi penilaian penawaran dengan cara memeriksa dan membandingkan Dokumen Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dengan urutan proses evaluasi dimulai dari penilaian persyaratan administrasi, persyaratan teknis, dan kewajaran harga, serta persyaratan kualifikasi dan pembuktian kualifikasi. Terhadap peserta yang tidak lulus penilaian pada setiap tahapan dinyatakan gugur.
- Pra RK3K : Pra Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Kontrak adalah dokumen pra rencana penyelengaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi bidang pekerjaan umum yang dibuat oleh Penyedia dalam mengajukan penawaran.
- ATSP : Analisa Teknis Satuan Pekerjaan adalah uraian perhitungan kebutuhan per satuan tenaga kerja bahan dan peralatan untuk mendapatkan satu satuan jenis pekerjaan tertentu.
- AHSP : Analisa Harga Satuan Pekerjaan adalah uraian perhitungan kebutuhan biaya tenaga kerja, bahan dan peralatan untuk mendapatkan harga satu satuan jenis pekerjaan tertentu.
- LPSE : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja dinas yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.
- Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE
- Pengguna SPSE : Perorangan/badan usaha yang memiliki hak akses kepada Aplikasi SPSE, direpresentasikan oleh user ID dan password yang diberikan oleh LPSE, antara lain Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Panitia Pengadaan, dan Penyedia Barang/Jasa
- File : Sekumpulan rekaman (records) yang saling berhubungan. Setiap rekaman memiliki nomor yang disesuaikan dengan posisinya dalam file
- User ID : Nama atau pengenal unik sebagai identitas diri dari pengguna yang digunakan untuk beroperasi di dalam Aplikasi SPSE
3 - Password : Kumpulan karakter atau string yang digunakan oleh pengguna untuk memverifikasi User ID kepada Aplikasi SPSE
- APENDO : Aplikasi Pengaman Dokumen yang dikembangkan oleh Lembaga Sandi Negara
C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum dalam LDP.
D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan.
E. Panitia Pengadaan mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.
4
PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI
Nomor: 027/03 /PANPBJ/L.Perampuan/III/ 2013
Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Pasar Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Barat Tahun 2013 akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi secara elektronik untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut: 1. Paket Pekerjaan
Nama paket pekerjaan : Pembangunan Pasar Perampuan Lingkup pekerjaan : Pembangunan Pasar Perampuan
Nilai total HPS : Rp 1.319.609.000,00 (Satu Milyar Tiga Ratus Sembilan Belas Juta Enam Ratus Sembilan Ribu Rupiah)
Sumber pendanaan : Dana Alokasi Khusus (DAU + DAK) Tahun Anggaran 2013
2. Persyaratan Peserta
Paket pengadaan ini terbuka untuk penyedia yang teregistrasi pada Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan memenuhi persaratan sebagai berikut :
Ijin Usaha : Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) dan Sertifikat Kompetensi Badan Usaha (SBU) dengan bidang/sub bidang dan kualifikasi sesuai dengan paket pekerjaan dan masih berlaku
Klasifikasi : Arsitektur (21004)
Kualifikasi : Kecil (sesuai ijin usaha, klasifikasi dan kualifikasi yang di persyaratkan)
3. Pelaksanaan Pengadaan
Pengadaan ini dilaksanakan secara elektronik, dengan mengakses aplikasi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) pada alamat website LPSE : http.www.lpse.lombokbaratkab.go.id
4. Jadwal Pelaksanaan Pengadaan
Dapat dilihat pada website LPSE: http.www.lpse.lombokbaratkab.go.id
5. Dokumen Pengadaan diambil dalam bentuk softcopy melalui aplikasi SPSE.
Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.
Gerung , 27 Maret 2013
Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Pasar Pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Barat
Tahun 2013 Ttd
P EM ERI NTAH KAB UP AT EN LOM B OK BA RA T
DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN
Jl. Jendral Sudirman Dasan Geres Telp. (0370) 681158
5
BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)
A. UMUM
1. Lingkup
Pekerjaan
1.1 Panitia Pengadaan mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi yang tercantum dalam LDP.
1.2 Nama paket dan lingkup pekerjaan ditentukan dalam LDP.
1.3 Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan dalam LDP, berdasarkan Syarat-Syarat Umum dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak.
2. Sumber Dana Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan yang tercantum
dalam LDP.
3. Peserta
Pelelangan
3.1 Pengadaan Pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta pengadaan yang berbentuk badan usaha, Kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi.
3.2 Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan, baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentasekemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/ KSO tersebut.
3.3 Peserta kemitraan/ KSO dilarang untuk mengubah perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan.
4. Larangan
Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan
4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut:
a. berusaha mempengaruhi anggota Panitia Pengadaan atau pihak lain yang berwenang dalam bentuk dan cara apapun, untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan/Kontrak dan/atau peraturan perundang-undangan;
b. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil pelelangan sehingga mengurangi/menghambat/memperkecil/me-niadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain; c. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau
6 persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini.
4.2 Peserta yang menurut penilaian Panitia Pengadaan terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4.1 dikenakan sanksi sebagai berikut:
a. sanksi administratif, seperti digugurkan dari proses pelelangan atau pembatalan penetapan pemenang; b. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam;
c. Jaminan Penawaran dicairkan dan disetorkan ke Kas Negara/Daerahsebagaimana tercantum dalam LDP
d. gugatan secara perdata;dan/atau
e. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.
4.3 Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Panitia Pengadaan kepada PA/KPA.
5. Larangan
Pertentangan Kepentingan
5.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas, fungsi, dan perannya, menghidari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung.
5.2 Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5.1. antara lain meliputi:
a. Dalam suatu badan usaha, anggota direksi atau direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada pelelangan yang sama.
b. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/ diawasinya, kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi;
c. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas; d. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau
anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya, merangkap sebagai anggota Panitia Pengadaan atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan.
e. PPK dan/atau anggota Panitia Pengadaan, baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta;
f. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama.
5.3 Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I.
7
6. Pendayagunaa
n Produksi Dalam Negeri
6.1 Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/barang produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia.
6.2 Pekerjaan konstruksi yang terdiri atas bagian atau komponen dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor, dilakukan dengan ketentuan:
a. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor;
b. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan; c. pekerjaan pemasangan, pabrikasi, pengujian dan lainnya
sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri;
d. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis, jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran; e. penggunaan tenaga ahli asing dilakukansemata-mata
untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia, disusun berdasarkan keperluan yang nyata, dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia; dan
f. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri, seperti jasa asuransi, angkutan, ekspedisi perbankan, dan pemeliharaan.
6.3 Pekerjaan barang/jasayang berasal dari luar negeri (impor) dimungkinkan dalam hal:
a. Barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi di dalam negeri;
b. spesifikasi teknis Barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan; dan/atau
c. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan.
7. Satu
Penawaran Tiap Peserta
7.1 Setiap peserta, baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan.
7.2 Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan yang lain pada paket pekerjaan yang sama.
8
B. DOKUMEN PENGADAAN
8. Isi Dokumen
Pengadaan
8.1 Dokumen pengadaan terdiri atas Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi;
8.2 Dokumen Pemilihanmeliputi: a. Umum
b. Pengumuman Pelelangan; c. Instruksi Kepada Peserta; d. Lembar Data Pemilihan; e. Bentuk Dokumen Penawaran:
1) Surat Penawaran; 2) Surat kuasa
3) Surat perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO);
4) Dokumen Penawaran Teknis; 5) Jaminan Penawaran;
f. Bentuk Surat Perjanjian; g. Syarat-Syarat Umum Kontrak; h. Syarat-Syarat Khusus Kontrak;
i. Spesifikasi Teknis, KAK, dan/atau Gambar; j. Daftar Kuantitas dan Harga
k. Bentuk Dokumen lain:
1) Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ); 2) Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK); 3) Jaminan Sanggahan Banding; 4) Jaminan Pelaksanaan; 5) Jaminan Uang Muka; 6) Jaminan Pemeliharaan;
8.3 Dokumen Kualifikasi meliputi: a. Lembar Data Kualifikasi;
b. Formulir Isian Kualifikasi(diisikan pada laman SPSE); dan c. Tata cara evaluasi kualifikasi.
8.4 Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta.
9. Bahasa
Dokumen Pengadaan
Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi dalam proses pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia.
10.Pemberian
Penjelasan
10.1 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE.
9 10.2 Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan
tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran.
10.3 Apabila dipandang perlu dan tidak dimungkinkan memberikan informasi lapangan ke dalam dokumen pemilihan, Panitia Pengadaan melalui tim teknis yang ditunjuk, dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.
10.4 Apabila dipandang perlu, Panitia Pengadaan dapat memberikan penjelasan lanjutan/ulang.
10.5 Dalam pemberian penjelasan, Panitia Pengadaan tidak diwajibkan memberikan penjelasan mengenai Dokumen Pengadaan, namun cukup memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pertanyaan.
10.6 Panitia Pengadaan menjawab setiap pertanyaan yang masuk dan hanya boleh menambah waktu tahap penjelasan untuk menjawab pertanyaan terakhir
10.7 Panitia Pengadaan dilarang menjawab pertanyaan dengan cara mengumpulkan pertanyaan terlebih dahulu dan menjawab pertanyaan tersebut sekaligus pada akhir jadwal
10.8 Seluruh pertanyaan dari peserta dan jawaban dari Panitia Pengadaan dimuat dalam aplikasi SPSE dan Panitia Pengadaan tidak perlu membuat Berita Acara Penjelasan Pekerjaan. Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Penjelasan Lanjutan (BAPL) yang diunggah dalam website LPSE dan dapat dilihat melalui aplikasi SPSE.
10.9 Apabila terdapat hal-hal/ ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung, maka Panitia Pengadaan menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.
10.10 Perubahan rancangan kontrak, spesifikasi teknis, gambar dan/atau nilai total HPS harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pengadaan
10.11 Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pengadaan, maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pengadaan awal.
10 10.12 Peserta dapat mengunduh Adendum Dokumen Pengadaan
yang diunggah Panitia Pengadaan pada aplikasi SPSE.
11.Perubahan
Dokumen Pengadaan
11.1 Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran, Panitia Pengadaan dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.
11.2 Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.
11.3 Peserta dapat mengunduh Adendum Dokumen Pengadaan yang diunggah Panitia Pengadaan pada aplikasi SPSE.
11.4 Adendum Dokumen Pengadaan paling lambat diumumkan 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Apabila Adendum Dokumen Pengadaan dilakukan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran, maka Panitia Pengadaan wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran..
12.Perubahan
Waktu
Panitia Pengadaan dapat melakukan perubahan waktu pada setiap tahapan lelang dengan menyertakan alasan perubahan tanpa harus menghubungi seluruh peserta untuk menyampaikan perubahan tersebut. Alasan perubahan dapat diakses melalui aplikasi SPSE.
C. PENYIAPAN DOKUMEN PENAWARAN DAN KUALIFIKASI
13.Biaya dalam
Penyiapan Penawaran dan Kualifikasi
13.1 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran.
13.2 Panitia Pengadaan tidak bertanggungjawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta.
14.Bahasa
Penawaran
14.1 Semua Dokumen Penawaran dan Dokumen Isian Kualifikasi harus menggunakan Bahasa Indonesia.
14.2 Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing.
14.3 Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran, maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia.
11
15.Dokumen
Penawaran
Dokumen Penawaran meliputi:
a. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan: 1) tanggal;
2) masa berlaku penawaran; dan 3) total harga penawaran.
b. hasil pemindaian (scan) Jaminan Penawaran asli;
Jaminan penawaran asli dikirim melalui pos/ jasa pengiriman atau diserahkan kepada Panitia Pengadaan dan sudah harus diterima sebelum batas akhir pemasukan penawaran ke alamat panitia pengadaan
c. hasil pemindaian (scan) surat kuasa dari pimpanan / direktur utama perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian/ perubahannya (apabila dikuasakan);
d. daftar kuantitas dan harga
e. surat perjanjian kemitraan/kerja sama operasi (apabila ada); f. dokumen penawaran teknis yang terdiri atas:
1) metode pelaksanaan;
2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan dan pemeliharaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO);
3) jenis, kapasitas, komposisi dan jumlah peralatan yang