• Tidak ada hasil yang ditemukan

KUESIONER PENGEMBANGAN STANDAR

(KEAMANAN) PANGAN

I.

DATA UMUM

Responden adalah Pemerintah, Industri Pangan, Akademisi, Lembaga Sertifikasi/Laboratorium, atau Konsumen/Masyarakat/LSM.

 Jumlah responden adalah 1 orang.

 Lembar kuesioner terdiri atas 5 halaman dan langsung diisi oleh responden.

1. Nama :

2. Jabatan :

3. Nama Instansi :

4. Alamat Instansi :

5. Jenis Instansi : Pemerintah/Industri/Akademisi/Konsumen/Laboratorium- Lembaga Sertifikasi* 6. Bidang Instansi : 7. Tanggal Wawancara : 8. Nama Surveyor :

II. KUESIONER

 Berisi tentang informasi pengembangan standar (keamanan) pangan pada instansi pemerintah, industri, akademisi, lembaga sertifikasi/laboratorium, atau konsumen  Setelah mengisi kuesioner ini, maka berkas dikembalikan kepada surveyor.

 Surveyor harus mengecek kembali kuesioner yang telah diisi dan apabila masih ada pertanyaan yang belum dijawab maka harus ditanyakan kembali kepada responden

Pertanyaan Bagian 1

Responden memilih jawaban yang dianggap paling sesuai dengan cara memberi tanda centang (√) pada angka atau kolom jawaban yang dipilih.

Kategori: Transparan

(Transparan: Proses penyusunan standar mengikuti suatu prosedur yang dapat diikuti oleh

berbagai pihak yang berkepentingan dan tahapan dalam proses dapat dengan mudah diketahui oleh pihak yang berkepentingan)

1. Apakah Anda mengetahui tahapan proses pembuatan standar?

1= Ya 2= Tidak

2. Seberapa mudah Anda mendapatkan informasi prosedur penyusunan suatu standar?

1= Sangat mudah 2 = Mudah 3 = Sulit 4= Sangat sulit

3. Dari mana Anda mendapatkan informasi mengenai prosedur penyusunan suatu standar?

1=web site/internet 2=instansi tempat Anda bekerja

3=surat dari instansi terkait 4=perorangan

5=lainnya, sebutkan………

Kategori: Keterbukaan

(Keterbukaan: Terbuka bagi semua pihak yang berkepentingan untuk mengikuti program

pengembangan standar melalui kelembagaan yang terkait dengan pengembangan standar, baik sebagai anggota Panitia Teknis/Sub Panitia Teknis maupun sebagai anggota masyarakat)

Ya Tidak

1 Apakah Anda/instansi Anda pernah dilibatkan sebagai panitia teknis penyusunan suatu standar pangan?

2 Apakah Anda/instansi Anda pernah dimintai masukan terkait pembuatan suatu standar pangan yang terkait bidang Anda?

3 Apakah Anda/instansi Anda pernah mengusulkan pembuatan suatu standar pangan?

Kategori: Konsesus dan tidak memihak

(Konsensus dan Tidak Memihak: Memberikan kesempatan bagi pihak yang memiliki

kepentingan berbeda untuk mengutarakan pandangan mereka serta mengakomodasikan pencapaian kesepakatan oleh pihak-pihak tersebut secara konsensus (mufakat atau suara mayoritas) dan tidak memihak kepada pihak tertentu)

1. Apakah Anda/instansi Anda pernah dilibatkan dalam pengambilan keputusan suatu standar pangan? (Jika Jawaban Anda: “Tidak”, maka pertanyaan selanjutnya untuk kategori ini tidak perlu dilanjutkan)

1= Ya 2= Tidak

2. Apakah aspirasi Anda diterima/diakomodasi dalam pengambilan keputusan?

1= Ya 2= Sebagian 3= Tidak

3. Seberapa besar pengaruh Anda/Instansi Anda dalam pengambilan keputusan?

141

4. Menurut Anda bagaimana proporsi setiap instansi dalam pengambilan keputusan?

1= Berimbang 2= Tidak berimbang

Kategori: Efektif dan Relevan

(Efektif dan Relevan: Standar mudah diadopsi/dipakai oleh dunia usaha atau pihak pengguna

lainnya untuk memenuhi kebutuhan pasar, baik domestik maupun internasional sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan melindungi masyarakat secara bersamaan)

1. Apakah Anda mengetahui standar (SNI) pangan yang sesuai dengan produk Anda?

1= Tahu 2= Tidak Tahu

2. Apakah semua standar pangan yang terkait dengan bidang Anda yang dikeluarkan BSN/BPOM diterapkan di instansi Anda?

1= Ya 2= Sebagian 3= Tidak

3. Berapa banyak standar pangan dari BSN dan/atau BPOM yang telah diterapkan pada instansi Anda?

…………,

Sebutkan……… ……… ………. 4. Apakah penerapan standar pangan bagi Anda/instansi Anda memberikan manfaat?

1= Ya 2= Sebagian 3= Tidak

5. Hambatan dalam penerapan standar pangan di instansi Anda?

1= Teknologi 2= Biaya 3= Kesiapan lab uji 4= Lainnya, Sebutkan…….

6 Menurut Anda seberapa penting faktor di bawah ini dipertimbangkan dalam penyusunan standar pangan

sangat penting agak penting cukup penting kurang penting a. Perdagangan b. Kesehatan c. Kesiapan teknologi d. Gizi e. Lingkungan Kategori: Koheren

(Koheren: Mencegah adanya duplikasi dan tumpang tindih dengan kegiatan perumusan

standar sejenis lain dan melakukan harmonisasi dengan standar lain di tingkat regional maupun internasional)

1. Menurut Anda, sejauhmana otoritas pembuat standar sudah mengkaji dan memperhatikan standar lain yang sejenis di tingkat nasional dalam penyusunan standar pangan?

1= Sangat baik 2= Baik 3= Cukup 4= Kurang

2. Peraturan internasional/regional yang sering menjadi rujukan?

1= Codex 2= UE 3= ASIA 4= ASEAN 5= Lainnya, sebutkan………

3. Peraturan negara mana yang menjadi acuan dalam penyusunan standar pangan?

Kategori: Dimensi Pengembangan

(Dimensi Pengembangan: Mendorong perkembangan potensi yang ada di Indonesia)

Menurut Anda seberapa penting aspek di bawah ini dipertimbangkan dalam penyusunan standar pangan

sangat penting agak penting cukup penting kurang penting 1 Pengembangan pangan berbasis bahan baku lokal

2 Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

3 Peningkatan daya saing produk Indonesia

4. Bagaimana faktor-faktor di bawah ini diurutkan berdasarkan prioritas yang dipertimbangkan dalam penyusunan standar pangan?

Pilihan Urutan

A. Perlindungan produk dalam negeri 1………

B. Kesiapan adopsi teknologi 2.…………...

C. Kesiapan laboratorium uji 3.…………...

D. Perlindungan kesehatan konsumen/masyarakat 4.…………...

143

Pertanyaan Bagian 2

Responden diminta untuk memberikan penilaian secara umum terhadap pertanyaan mengenai penerapan prinsip pembuatan standar (keamanan) pangan dengan cara memberi tanda ( / ) pada garis kontinyu. Pada garis diberikan beberapa titik sebagai patokan skala.

Contoh: Jika pilihan Anda berada pada skala antara “Sangat Baik” dan “Baik”, maka nda dapat menandai, sbb.:

Sebelum

Sesudah

Penilaian Umum

1. Menurut Anda, bagaimana prinsip Transparan diterapkan di dalam penyusunan standar (keamanan) pangan di Indonesia saat ini?

2. Menurut Anda, bagaimana prinsip Keterbukaan diterapkan di dalam penyusunan standar (keamanan) pangan di Indonesia saat ini?

3. Menurut Anda, bagaimana prinsip Konsesus dan tidak memihak diterapkan di dalam penyusunan standar (keamanan) pangan di Indonesia saat ini?

4. Menurut Anda, bagaimana prinsip Efektif dan Relevan diterapkan di dalam penyusunan standar (keamanan) pangan di Indonesia saat ini?

5. Menurut Anda, bagaimana prinsip Koheren diterapkan di dalam penyusunan standar (keamanan) pangan di Indonesia saat ini?

6. Menurut Anda, bagaimana prinsip Dimensi Pengembangan diterapkan di dalam penyusunan standar (keamanan) pangan di Indonesia saat ini?

Saran

Apa saran Anda untuk instansi berikut dalam pengembangan standar (keamanan) pangan 1 Pemerintah (Badan Standardisasi Nasional - BSN atau Badan Pengawas Obat dan

Makanan – BPOM RI)

2 Industri Pangan

3 Akademisi

4 Konsumen

5 Lembaga sertifikasi/laboratorium

145

Lampiran 7. List Responden Survei