• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBAR PERSETUJUAN KEIKUTSERTAAN DALAM PENELITIAN (Informed Consent)

Saya memutuskan untuk ikut berpartisipasi sebagai responden dalam penelitian yang berjudul: Hubungan hobi terhadap pola makan pada mahasiswa perguruan tinggi di yogyakarta berdasarkan perbedaan umur atas persetujuan sendiri

1. Saya menyatakan bahwa saya telah membaca dan memahami “Lembar Informasi” yang berisi hal-hal terkait penelitian ini dan ketentuan-ketentuan dalam berpartisipasi sebagai responden.

2. Saya menyatakan bahwa peneliti telah memberikan saya penjelasan secara lisan yang melengkapi keterangan dari Lembar Informasi. Saya telah memahaminya dan saya diberikan kesempatan menanyakan hal yang kurang jelas.

3. Saya menyadari bahwa mungkin saya tidak akan secara langsung menerima manfaat dari penelitian ini, namun telah disampaikan kepada saya hasil penelitian ini akan berguna untuk peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penyakit kardiovaskular dan gaya hidup tidak sehat terhadap fungsi jantung. 4. Saya telah diberi hak untuk menolak memberikan informasi jika saya

berkeberatan untuk menyampaikannya.

5. Saya juga diberi hak untuk dapat mengundurkan diri sebagai responden pada penelitian ini sewaktu-waktu tanpa ada konsekuensi apapun.

6. Saya mengerti dan saya telah diberitahu bahwa semua informasi yang akan saya berikan akan sepenuhnya digunakan untuk kepentingan penelitian. 7. Saya juga telah diberi penjelasan bahwa identitas saya dan orang tua saya akan

28

8. Semua penjelasan tersebut telah disampaikan kepada saya dan semua pertanyaan saya telah dijawab oleh peneliti. Saya mengerti bahwa bila memerlukan penjelasan, saya dapat menanyakan kepada Dhea Afrinety.

SAKSI

Saya telah menjelaskan kepada: Sdr. hal-hal mendasar tentang penelitian ini. Menurut saya, Sdr tersebut telah memahami penjelasan tersebut.

Nama pewawancara :

Status dalam penelitian ini : Yogyakarta,

( ) ( ) ( )

Pewawancara Saksi Responden

29 Lampiran 3. Kuesioner

33 Lampiran 4. Power Sample Size

a. Hubungan Hobi terhadap Pola Makan pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Di Daerah Istimewa Yogyakarta

34

b. Hubungan Hobi terhadap Risiko Kardiovaskular pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Di Daerah Istimewa Yogyakarta

35 Lampiran 5. Penilaian Hobi

A. Kriteria hobi yang baik

a. Hobi olahraga atau non-olahraga dengan aktivitas fisik.  Frekuensi

- 3 kali per minggu untuk aktivitas berat. - 5 kali per minggu untuk aktivitas sedang. - 7 kali per minggu aktivitas ringan.

(Kementerian Kesehatan RI, 2013;World Health Organization 2010).  Durasi

- 75 menit per minggu untuk aktivitas fisik yang berat. - 150 menit per minggu untuk aktivitas fisik yang sedang. - 210 menit per minggu untuk aktivitas fisik yang ringan.

(Kementerian Kesehatan RI, 2013;World Health Organization 2010). b. Untuk hobi yang sulit diklasifikan karena tidak memenuhi frekuensi atau

durasi dan beda intensitas maka diberlakukan:

- Aktivitas fisik ringan 30 menit/hari selama 7 hari sehingga dalam seminggu aktivitas ringan adalah 210 menit atai 3,5 jam (Dohrn, el al., 2018)

= 2,5 METs x 3,5 jam = 8,75 METs jam

- Aktivitas fisik sedang durasi minimal 150 menit atau 2,5 jam per minggu (Joint ESC Guildline, 2016)

= 3,3 METs x 2,5 jam = 8,25 METs jam

36

- Aktivitas fisik berat durasi minimal 75 menit atau 1,25 jam per minggu (Joint ESC Guildline, 2016)

= 6,5 METs x 1,25 jam = 8,125 METs jam

Sehingga hobi dikategorikan baik jika melakukan aktivitas fisik dengan nilai METs minimal 8,125.

37 Lampiran 6. Aktivitas fisik dengan nilai METs

Aktivitas Fisik Intensitas METs (per jam) Touring/ traveling/vacation involving

riding in vehicle

Ringan 2,0

Shopping with walking Ringan 2,3

Treadmill desk Ringan 2,3

Yoga streching Ringan 2,3

Billiards Ringan 2,5

Kitchen activity, general (e.g. cooking, washing dishes, cleaning up)

Sedang 3,3

Fisihing, general Sedang 3,5

Touring/trvelling/vacation involving walking

Sedang 3,5

Walking for translportation Sedang 3,5

Walking for pleasure Sedang 3,5

Clisthenics (e.g. push up, sit ups, pull ups, lunges)

Sedang 3,8

Volleyball Sedang 4,0

Worksout Sedang 4,0

Walking, brisk Sedang 4,3

Ethnic or cultural dancing Sedang 4,5

Gym Sedang 5,0

Snorkeling Sedang 5,0

Badminton, general Sedang 5,5

Karate, tae kwan do Berat 10,3

Rope skipping, general Berat 12,3

Swimming, general Berat 6,0

Weight lifting Berat 6,0

Basketball, general Berat 6,5

Biclycling, stationary, general Berat 7,0

Jogging, general Berat 7,0

Soccer, general Berat 7,0

Aerobic general Berat 7,3

Bicycling, general Berat 7,5

General dancing Berat 7,8

Football, general Berat 8,0

Running Berat 8,0

(Ainsworth et al., 2011). Aktivitas sedentary METs 1,0 – 1,5

Aktivitas fisik ringan METs 1,5 – 2,9 Aktivitas fisik sedang METs 3,0 – 5,9 Aktivitas fisik berat METs ≥ 6,0

38 Lampiran 7. Penilaian Pola Makan

13 faktor penilaian pola makan yang baik yang dimodifikasi dari Pedoman Umum Gizi Seimbang (Kementerian Kesehatan RI 2014b).

1. Makanan utama mengandung makanan pokok, lauk pauk, sayuran, buah-buahan, minuman (visualisasi Piring Makanku).

2. Camilan tidak banyak mengandung gula, garam, lemak, pengawet, kafein, penyedap, dibakar/di panggang.

3. Porsi makanan pokok sedang (1 kepalan tangan kanan). 4. Porsi buah lebih sedikit daripada sayur.

5. Jumlah konsumsi air putih per hari ≥ 8 gelas atau setara dengan ≥ 2 liter. 6. Minuman tidak mengandung banyak gula, alkohol, soda dan kafein. 7. Porsi camilan lebih sedikit daripada porsi makanan utama.

8. Sarapan dilakukan setiap hari atau 4x-6x seminggu. 9. Makan siang dilakukan setiap hari atau 4x-6x seminggu. 10. Makan malam dilakukan setiap hari atau 4x-6x seminggu. 11. Konsumsi sayur setiap hari atau 4x-6x seminggu.

12. Konsumsi buah dilakukan setidaknya 1x-3x seminggu. 13. Camilan dilakukan ≤ 3x sehari.

39

Lampiran 8. Kandungan gula dan kafein dalam minuman

Menurut pedoman gizi seimbang konsumsi gula maksimal 40 g/hari atau maksimal 2 sdm (Kementeriaan Kesehatan RI, 2014) dan konsumsi kafein 15 – 19 tahun maksimal 300 mg/hari dan usia ≥ 20 tahun maksimal 400 mg (Temple, 2017 dan Reyes,2018)

Minuman Jumlah Gula

(gram)

Jumlah Kafein (mg)

Teh hitam (1 gelas 360 mL) 40 70,5

Teh instan (240 mL) 30

Es teh (1 gelas 360 mL) 40 37,5

Bubble milk tea (500 mL) 102,5 30

Brown sugar boba milk tea (500 mL) 92,5 30

You C 100 (500 mL) 40 -

Minute Maid Pulpy (300 mL) 27 -

Floridina (350 mL) 40 - Freshtea (500 mL) 46 62,5 Nutriboost (300 mL) 31 - Kratingdeng (150 mL) 25 50 Hydrococo (500 mL) 14 - Teh Pucuk (500 mL) 37,5 62,5 Coca Cola (390 mL) 43,9 43,333 Teh Gelas (500 mL) 40 62,5 Ichi Ocha (500 mL) 38 62,5

Teh Botol Sosro (450 mL) 32 56,25

Nu Green Tea (450 mL) 40,5 56,25

My Tea (450 mL) 32 56,25

Fruit Tea (500 mL) 48 62,5

Goodmood (450 mL) 25,2 -

40 Teh Kotak ( 300 mL) 25,5 37,5 Mizone Isotonik (500 mL) 22 - Yuzu Isotonik (350 mL) 16 - Pocari Sweat (500 mL) 32 - Yeos Cincau (300 mL) 26 - Mony Cincau (300 mL) 24 - Buavita (250 mL) 23 - Sprite (390 mL) 39 43,333 Fanta (390 mL) 37,44 43,333 Energen sachet (29 g) 17 - Milo sachet (35 g) 16 -

Good day sachet (20 g) 13 95

Nescafe (240 mL) 13,68 95 Golda (200 mL) 17 95 Kopi instan (240 mL) 8,88 95 Nutrisari sachet (14 g) 12 - Minuman coklat (240 mL) 15.36 6 Ichitan (310 mL) 19 38,75

Susu ultra milk dari semua rasa yang paling manis (250 mL)

21,25 -

Susu ultra milk putih (250 mL) 10 -

Indomilk (250 mL) 17 - Dancow (40 g) 17 - Entrasol (35 g) 7 - Yogurt (250 mL) 33 - Marimas 6 - Yakult 11 -

41

Jus buah (350 mL) 33,95 -

Black milk tea (350 mL) 71 30

Matcha/green milk tea (350 mL) 70 30

Soy milk (350 mL) 13 -

Susu WRP (50 g) 21 -

Aquarius (325 mL) 22,425 43,333

(Public Health England, 2018; International Food Information Council Foundation, 2015; British Columbia, 2017)

42 Lampiran 9. Ethical Clereance

43 Lampiran 10. Sertifikat CE & BU

44

Dokumen terkait