• Tidak ada hasil yang ditemukan

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI PARTISIPAN Saya yang bertandatangan dibawah ini :

Nama : Alamat :

Setelah mendapatkan penjelasan dan mengerti tentang tujuan penelitian

Judul : “ Penerimaan Kontrasepsi Vasektomi di Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur ”.

Peneliti : Yudi Ardiana

Bahwa saya diminta untuk berperan serta dalam penelitian yang nantinya akan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh peneliti. Sebelumnya saya sudah diberikan penjelasan mengenai maksud dan tujuan penelitian ini dan saya mengerti bahwa peneliti akan menjaga kerahasiaan diri saya. Bila saya merasa tidak nyaman, maka saya berhak untuk mengundurkan diri. Demikian secara sadar, sukarela dan tidak ada unsur paksaan dari siapapun, saya berperan serta dalam penelitian ini dan bersedia menandatangani lembar persetujuan ini.

Denpasar, Februari 2015

Responden Peneliti

(...) (Yudi Ardiana)

PEDOMAN WAWANCARA MENDALAM KEPADA SUAMI YANG

2. Menyampaikan maksud dan tujuan wawancara mendalam yang dilakukan.

3. Menjelaskan tentang kerahasiaan informan.

4. Mempersiapkan alat-alat untuk mendokumentasikan proses wawancara, seperti perekam suara dan buku catatan.

5. Setelah tercipta suasana yang kondusif maka wawancara mendalam bisa di mulai.

B. Pertanyaan yang diajukan

1. Apakah bapak mengetahui tentang metode kontrasepsi vasektomi ? 2. Dari mana bapak memperoleh informasi tentang vasektomi?

 Apakah dari tenaga kesehatan, keluarga, teman, media masa atau dari sumber yang lain ?

 Kapan bapak memperoleh informasi tentang vasektomi tersebut ? 3. Upaya apa saja yang dilakukan oleh pihak lain sehingga bapak dapat

menerima dan mau menggunakan metode kontrasepsi vasektomi ?

 Pihak lain seperti keluarga,teman,tokoh agama,tenaga kesehatan dll.

 Apakah penjelasan yang diberikan masuk akal?

 Apakah bersifat sukarela atau paksaan?

72

 Apakah diberingan kompensasi seperti uang sehingga mau menggunakan kontrasepsi vasektomi?

4. Pertimbangan apa saja yang menjadi alasan utama bapak dalam menggunakan vasektomi ?

 Alasan ekonomi, berbagi peran dengan istri atau alasan lain?

5. Bagaimana dampak atau pengaruh dari informasi yang bapak peroleh tentang vasektomi sehingga bapak memutuskan untuk menggunakan kontrasepsi vasektomi?

6. Apakah ada hambatan yang Bapak rasakan sebelum menggunakan vasektomi?

 Apakah bapak merasa percaya diri atau tidak?

 Apakah tidak melanggar ajaran agama yang bapak anut?

 Pandangan terhadap kesetaraan peran dalam keluarga.

7. Menurut pendapat bapak , apakah kelebihan dan kekurangan yang dirasakan setelah menggunakan vasektomi ?

 Manfaat yang dirasakan.

 Kualitas vasektomi.

8. Bagaimana pendapat Bapak setelah menggunakan vasektomi?

 Apakah ada keluhan yang dirasakan?

 Apakah ada keluhan pada saat melakukan hubungan seksual?

9. Bagaimana pendapat istri bapak setelah bapak memutuskan untuk menggunakan vasektomi?

 Apakah ada keluhan yang dirasakan istri?

 Apakah ada keluhan dari Istri pada saat melakukan hubungan seksual?

10. Apakah bapak pernah merekomendasikan kontrasepsi vasektomi kepada orang lain?

 Bagaimana respon yang diberikan oleh orang yang bapak rekomendasikan untuk menggunakan kontrasepsi vasektomi?

 Apakah selama bapak memberikan rekomendasi ada yang sampai menggunakan kontrsepsi vasektomi?

YANG MENGGUNAKAN VASEKTOMI

2. Menyampaikan maksud dan tujuan wawancara mendalam yang dilakukan.

3. Menjelaskan tentang kerahasiaan informan.

4. Mempersiapkan alat-alat untuk mendokumentasikan proses wawancara, seperti perekam suara dan buku catatan.

5. Setelah tercipta suasana yang kondusif maka wawancara mendalam bisa di mulai.

B. Pertanyaan yang diajukan

1. Apakah Ibu mengetahui tentang metode kontrasepsi vasektomi ? 2. Dari mana ibu memperoleh informasi tentang vasektomi?

 Apakah dari tenaga kesehatan, keluarga, teman, media masa atau dari sumber yang lain?

 Kapan ibu memperoleh informasi tentang vasektomi tersebut ?

 Menurut ibu apa kelebihan dan kekurangan penggunaan kontrasepsi vasektomi?

3. Bagaimana peran ibu dalam pengambilan keputusan pada saat suami akan menggunakan kontrasepsi vasektomi?

 Apakah ibu terlibat atau tidak dalam pengambilan keputusan penggunaan kontrasepsi vasektomi oleh suami?

 Apakah suami meminta pendapat dan persetujuan dari ibu?

74

4. Bagaimana pengalaman ibu memiliki suami yang menggunakan kontrasepsi vasektomi?

 Apakah ibu merasa lebih nyaman karena tidak perlu menggunakan KB?

 Apakah ada perubahan yang dirasakan pada saat melakukan hubungan seksual?

Apakah ada perubahan yang lain?

MENGGUNAKAN VASEKTOMI 1. Nama Fasilitator :

2. Tanggal Wawancara : 3. Nama Informan : 4. Alamat Partisispan : 5. No. Telpon Informan : A. Pendahuluan

1. Memperkenalkan diri.

2. Menyampaikan maksud dan tujuan wawancara mendalam yang dilakukan.

3. Menjelaskan tentang kerahasiaan informan.

4. Mempersiapkan alat-alat utntuk mendokumentasikan proses wawancara, seperti perekam suara fan buku catatan.

5. Setelah tercipta suasana yang kondusif maka wawancara mendalam bisa di mulai.

B. Pertanyaan yang diajukan

1. Apakah Bapak pernah mendengar atau mengetahui tentang kontrasepsi vasektomi ?

2. Dari mana bapak memperoleh informasi tentang vasektomi?

 Apakah dari tenaga kesehatan, keluarga, teman, media masa atau dari sumber yang lain?

3. Kapan bapak memperoleh informasi tentang vasektomi tersebut ?

4. Bagaimana dampak atau pengaruh dari informasi yang bapak peroleh tentang vasektomi sehingga bapak memutuskan untuk tidak menggunakan kontrasepsi vasektomi?

76

 Apakah bertentangan dengan norma agama, nilai budaya atau peran dalam keluarga?

5. Menurut pendapat bapak , apakah kelebihan dan kekurangan kontrasepsi vasektomi ?

6.

Bagaimana pendapat bapak tentang orang yang memutuskan untuk menggunakan vasektomi?

Apakah sebagai bentuk kepedulian suami terhadap kesetaraan peran antara suami dan istri?

 Apakah bisa setia dengan pasangannnya ?

 Apakah bisa menimbulkan masalah pada kehidupan suami istri?

7. Apakah ada yang pernah memberikan rekomendasi kepada bapak untuk menggunakan kontrasepsi vasektomi?

 Keluarga, teman, dan tenaga kesehatan.

YANG TIDAK MENGGUNAKAN VASEKTOMI

2. Menyampaikan maksud dan tujuan wawancara mendalam yang dilakukan.

3. Menjelaskan tentang kerahasiaan informan.

4. Mempersiapkan alat-alat utntuk mendokumentasikan proses wawancara, seperti perekam suara fan buku catatan.

5. Setelah tercipta suasana yang kondusif maka wawancara mendalam bisa di mulai.

B. Pertanyaan yang diajukan.

1. Apakah ibu pernah mendengar atau mengetahui tentang kontrasepsi vasektomi ?

2. Dari mana ibu memperoleh informasi tentang vasektomi?

 Apakah dari tenaga kesehatan, keluarga, teman, media masa atau dari sumber yang lain ?

3. Kapan ibu memperoleh informasi tentang vasektomi tersebut ?

4. Menurut ibu apa kelebihan dan kekurangan penggunaan kontrasepse vasektomi?

5. Menurut ibu apakah menggunakan kontrasepsi vasektomi melanggar norma agama, nilai budaya atau peran dalam keluarga?

78

6. Apakah ibu pernah menginformasikan kepada suami kalau ada kontrasepsi untuk pria seperti kontrasepsi vasektomi?

 Kapan diberikan informasi?

7. Apakah ibu pernah menyarankan suami untuk menggunakan kontrasepsi vasektomi?

 Kapan memberikan saran?

 Apa tanggapan suami terhadap saran tersebut?

8. Menurut ibu apakah ada kemungkinan suami ibu untuk menggunakan kontrasepsi vasektomi?

Lampiran 5

3.Solusi Pemerintah - KB solusi pemerintah - Kelompok vasektomi