1,023 STP di atas sudah dibayarkan dan dibebankan pada
44. Liabilitas Imbalan Kerja Employee Benefit Liabilities
2021 2020
Rp Rp
Beban dan Denda Pajak 1,017,885 5,529,423 Tax Expenses and Penalties
Beban Administrasi Bank 580,579 1,063,326 Bank Charges
Penghapusan Piutang -- 8,455,949 Accounts receivable write-off
Rugi Selisih Kurs -- 1,270 Loss of Foreign Exchange
Lain-lain 4,867,157 3,331,753 Other
Total 6,465,621 18,381,721 Total
43. Laba per Saham 43. Earnings Per Share
2021 2020
Laba per Saham Dasar Earning per Share
Laba yang Dapat Diatribusikan Earning per Share Profit for the
Kepada Pemilik Entitas Year Attributable to Owner
Induk (38,061,934) 52,959,730 of the Parent Entity
Saham Beredar (Lembar) Outstanding Shares
Rata-rata Tertimbang Weighted Average Number
Jumlah Lembar Saham Beredar 16,308,519,859 16,308,519,859 of Outstanding Shares Laba (Rugi) per Saham (Rupiah Penuh) (2.33) 3.25 Earnings per Share (Full Rupiah)
44. Liabilitas Imbalan Kerja 44. Employee Benefit Liabilities
Program Pensiun - Iuran Pasti Pension Plan - Defined Contribution Biaya pensiun iuran pasti untuk tahun-tahun yang
berakhir pada 31 Desember 2021 dan 2020 adalah sebesar Rp7.037.311 dan Rp9.099.561.
Defined contribution pension expenses for the years ended December 31, 2021 and 2020 amounted to Rp7,037,311 and Rp9,099,561, respectively.
Dana pensiun ini dikelola oleh Dana Pensiun Pegawai Pembangunan Jaya Group (DP3JG) yang telah mendapat pengesahan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia sesuai dengan Undang-undang Dana Pensiun No.11 tahun 1992.
The plan is managed by Dana Pensiun Pegawai Pembangunan Jaya Group (DP3JG) and was approved by the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia according to Pension Fund Law No.11 year 1992.
Program Imbalan Kerja – Manfaat Pasti Employee Benefits Program – Defined Benefit
Grup telah menghitung liabilitasnya sehubungan dengan Undang-undang Ketenagakerjaan No. 13/2003 dan Undang-undang Cipta Kerja No.11/2020. Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pascakerja pada tahun 2021 dan 2020 masing-masing adalah 933 dan 1.116 orang (tidak diaudit).
The Group calculated its liabilities in accordance with Labor Law No.13/2003 and Cipta Kerja Law No. 11/2020. The number of employees who is entitled to get employee benefits program in 2021 and 2020 are 933 and 1,116 person (unaudited).
Saldo liabilitas program imbalan pasca kerja sampai pada 31 Desember 2021 dan 2020 mengacu pada hasil perhitungan Aktuaria Independen (2021: Kantor Konsultan Aktuaria Steven & Mourits dan 2020:
Dayamandiri Dharmakonsilindo) dengan menggunakan Projected Unit Credit Method.
As of December 31, 2021 and 2020, the Group computed the estimated liability for post - employment benefits according to Independent Actuary’s calculation (2021: Actuarial Consulting Office Steven
& Mourits and 2020: Dayamandiri Dharmakonsilindo) using Projected Unit Credit Method.
a. Perubahan liabilitas berdasarkan perhitungan
aktuaria independen adalah sebagai berikut:
a. Changes in liabilities based on independent actuarial calculations are as follows:
2021 2020
Rp Rp
Liabilitas Pada Awal Tahun 60,224,998 62,490,904 Liability at Beginning of Year
Beban Manfaat Pasti Defined Benefit Expenses
yang Diakui pada Tahun Berjalan (193,525) 6,630,236 Recognized in Current Year
Provisi untuk Pembayaran Imbalan Provision for Excess
di Luar Provisi yang di Hitung (611,142) (4,444,471) Benefit Payment
Pembayaran Manfaat (4,000,398) (8,037,178) Benefits paid
Penghasilan Komprehensif Lain (4,576,248) 3,585,507 Other Comprehensive Income Liabilitas Pada Akhir Tahun 50,843,685 60,224,998 Liabilities At the End of the Year
b. Perubahan pada nilai kini liabilitas yang diakui sesuai perhitungan Aktuaria Independen, adalah sebagai berikut:
b. The changes of present value of liabilities which recognized in accordance with the Independent Actuary’s calculation are as follows:
2021 2020
Rp Rp
Nilai Kini Liabilitas Present Value of Defined Benefit
Manfaat Pasti - Awal periode 60,224,998 62,490,904 Liabilities - Beginning Period
Biaya Jasa Kini 3,777,555 4,289,131 Current Service Cost
Beban jasa lalu karena Past service cost due to
perubahan rencana (6,620,513) (4,529,066) plan amendment
Beban jasa lalu Past service cost
karena kurtailmen (1,465,212) (1,731,665) due to curtailment
Beban Bunga 3,503,503 4,077,789 Interest Cost
Pembayaran Manfaat (4,000,398) (8,037,178) Benefit Payment
Kelebihan Pembayaran Manfaat 611,142 4,444,471 Excess benefits paid
Provisi untuk Pembayaran Imbalan Provision for Excess
di Luar Provisi yang di Hitung (611,142) (4,444,471) Benefit Payment
Kewajiban diasumsikan Liability assumed due to
karena biaya jasa lalu -- 79,576 recognition of past services
(Keuntungan) Kerugian dari (Gain)/Loss from changes
perubahan asumsi demografi -- 246,094 in demografi assumptions
(Keuntungan) Kerugian dari (Gain)/Loss from changes
perubahan asumsi keuangan (1,029,696) 4,233,491 in financial assumptions
(Keuntungan) Kerugian dari (Gain)/Loss from
penyesuaian pengalaman (3,546,552) (894,078) experience adjustments
Liabilitas Manfaat Pasti 50,843,685 60,224,998 Defined Benefit Liabilities
c. Beban manfaat kesejahteraan karyawan yang diakui pada laba rugi adalah sebagai berikut:
c. Employee welfare benefit expenses recognization profit or loss are as follows:
2021 2020
Rp Rp
Biaya Jasa Kini 3,777,555 4,289,131 Current Service Cost
Biaya Bunga 3,503,503 4,077,789 interest expense
Biaya Jasa Lalu - Past Service Expense -
Amandemen (6,620,513) (4,529,066) Amandement
Beban jasa lalu Past service cost
karena kurtailmen (1,465,212) (1,731,665) due to curtailment
Liabilitas diasumsikan Liability assumed due to
karena biaya jasa lalu -- 79,576 recognition of past services
Kelebihan Pembayaran Manfaat 611,142 4,444,471 Excess benefits paid
Beban Manfaat Pasti Defined Benefit Expenses
yang Diakui pada Tahun Berjalan (193,525) 6,630,236 Recognized in Current Year
d. Jumlah yang diakui pada penghasilan komprehensif lain (PKL) adalah sebagai berikut:
d. Amounts recognized in other comprehensive income (OCI) are as follows:
2021 2020
Rp Rp
Pengukuran kembali Nilai Kini Remeasurements of Present Value
Kewajiban Imbalan Pasti (NKKIP) of Defined Benefit
(Keuntungan)/Kerugian Obligation (PVDBO) (Gain)/Loss
Perubahan asumsi demografi -- 246,094 Changes in demographic assumptions
Perubahan asumsi ekonomi (1,029,696) 4,233,491 Changes in financial assumptions
Penyesuaian pengalaman (3,546,552) (894,078) Experience adjustments
Total biaya diakui pada PKL (4,576,248) 3,585,507 Total cost recognised in the OCI
Alokasi beban manfaat pasti untuk tahun – tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 dan 2020 dibebankan pada Beban umum dan Administrasi (Catatan 38).
The allocation of the defined benefits expense for the years ended December 31, 2021 and 2020 is allocated in General and Administrative Expense (Note 38).
Asumsi utama yang digunakan oleh aktuaria independen adalah sebagai berikut:
The main assumptions used by the independent actuary are as follows:
2020 2020
Tingkat Diskonto/ Tahun 4.50% - 7.50% 5.20%-7.60% Discount Rate/ Annum
Tingkat Kenaikan Gaji Salary Increase Rate
Tingkat Mortalitas TMI 4 (2019) TMI 4 (2019) Mortality Rate
Tingkat Cacat 10% x TMI 4 (2019) 10% x TMI 4 (2019) Disability Rate
Usia Pensiun Normal Normal Retirement Age
Tingkat Pengunduran Diri Resignation Rate
6.00% - 7.00% per tahun/ annum
1% in 20 years old and decrease in linier until 55 years old.
55 tahun/ years
1% pada usia 20 tahun dan menurun secara linier sampai dengan usia 55 tahun/
Imbalan pascakerja imbalan pasti memberikan eksposur Grup terhadap risiko aktuarial seperti risiko tingkat bunga dan risiko gaji.
Defined employee benefits program gives exposure to the Group on actuarial risk like interest rate risk and salary risk.
Risiko Tingkat Bunga Interest Rate Risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung menggunakan tingkat diskonto yang ditetapkan dengan mengacu pada obligasi pemerintah jangka panjang. Dengan demikian, penurunan suku bunga obligasi akan meningkatkan liabilitas program.
The present value of the defined benefits obligation is calculated using discount rate determined by reference to yields on Indonesian Government bonds.
Thus, a decrease in the bond interest rate will increase the plan liability.
Risiko Gaji Salary Risk Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan
mengacu pada gaji masa depan peserta program.
Dengan demikian, kenaikan gaji peserta program akan meningkatkan liabilitas program itu.
Present value of employee benefit obligation is measured by referring to future salary of program members. Thus, increasing of program members’
salary will increase the program liability.
Analisa Sensitivitas Sensitivity Analysis
Sensitivitas dari liabilitas imbalan pascakerja lainnya terhadap perubahan asumsi aktuaria adalah sebagai berikut:
The sensitivity of other post-retirement obligations to changes in the weighted assumptions is as follows:
2021 2020
Perubahan Asumsi/ Nilai Kini Kewajiban Nilai Kini Kewajiban Changes in Assumption Imbalan Pasti/ Imbalan Pasti/
Present Value of Present Value of
Defined Defined
Benefit Obligation Benefit Obligation Tingkat diskonto/ Kenaikan/increase 1% 45,222,234 55,799,450
Discount rate Penurunan/decrease 1% 53,101,359 65,799,567 Tingkat kenaikan gaji/ Kenaikan/increase 1% 53,209,946 65,857,788 Salary increase rate Penurunan/decrease 1% 45,090,010 55,698,507
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari manfaat pesangon adalah sebagai berikut:
Expected maturity analysis of undiscounted severance benefit is as follows: