• Tidak ada hasil yang ditemukan

LIABILITAS KONTINJENSI (Lanjutan) CONTINGENT LIABILITIES (Continued) e. Pada tanggal 3 Januari 2020, Bank mengajukan

Dalam dokumen PT BANK MASPION INDONESIA TBK (Halaman 133-136)

PENYEDIAAN MODAL MINIMUM (KPMM) 33. CAPITAL MANAGEMENT AND MINIMUM REQUIREDCAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR)

38. LIABILITAS KONTINJENSI (Lanjutan) CONTINGENT LIABILITIES (Continued) e. Pada tanggal 3 Januari 2020, Bank mengajukan

eksekusi hak tanggungan atas nama debitur Eric Lorensyah yang sampai saat ini masih dalam proses resume.

e. On 3 Januari 2020, The Bank submits the execution of dependents to Eric Lorensyah which is still in the resume process.

Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No.26/Pdt.Sus/PKPU/2021 tertanggal 16 Juni 2021 telah dinyatakan pailit selaku Direktur CV.

Jaya Raya Wisesa/Undaan Variasi (Dalam Pailit).

Based on the Decision of the Commercial Court at the Surabaya District Court No.26/Pdt.Sus/PKPU/2021 dated 16 June 2021, he has been declared bankrupt as Director of CV. Jaya Raya Wisesa/Undaan Variasi (In Bankruptcy).

Pada tanggal 2 November 2021 telah ditetapkan jadwal untuk pelaksanaan lelang atas Boedel Pailit CV Jaya Raya Wisesa/Undaan Variasi (Dalam Pailit) di KPKNL Surabaya.

On 2 November 2021, a schedule has been set for the auction of Boedel Bankrupt CV Jaya Raya Wisesa/Undaan Variasi (In Bankrupt) at KPKNL Surabaya.

Pada tanggal 2 November 2021, telah dilakukan

lelang dan agunan dinyatakan telah terjual. On 2 November 2021, an auction was held and collateral was declared to have been sold.

f. Pada tanggal 3 Mei 2021, PT Rejo Mulyo Abadi, debitur Bank ditetapkan dalam PKPU Sementara berdasarkan putusan Pegadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No.27/Pdt.Sus/PKPU/2021/ PN. Niaga.Sby. Bank telah mengajukan tagihan permohonan kepada Tim Pengurus PT. Rejo Mulyo Abadi (dalam PKPU Sementara) dan masih dalam proses/tahap perdamaian untuk permohonan perpanjangan PKPU selama 30 (tiga puluh) hari.

f. On 3 May 2021, PT Rejo Mulyo Abadi, a Bank debtor was determined in a Temporary PKPU based on the decision of the Commercial Court at the Surabaya District Court No.27/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN. Niaga.Sby. The Bank has submitted an application claim to the Management Team of PT. Rejo Mulyo Abadi (in Temporary PKPU) and is still in the process/stage of reconciliation for an application for an extension of PKPU for 30 (thirty) days.

Pada tanggal 16 Juli 2021 telah dilaksanakan rapat permusyawaratan Hakim PKPU dan diputuskan perpanjangan waktu selama 60 (enam puluh) hari yang jatuh pada tanggal 14 September 2021.

On 16 July 2021, a deliberation meeting of Consultative Judges PKPU was held and it was decided to extend the time for 60 (sixty) days which fell on 14 September 2021.

Berdasarkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No.27/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN.Niaga.Sby tanggal 21 September 2021, debitur telah dinyatakan pailit.

Based on the decision of the Commercial Court at the Surabaya District Court No.27/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN.Niaga.Sby dated 21 September 2021, the debtor has been declared bankrupt.

Pada tanggal 5 November 2021 dan 11 November 2021 telah dilaksanakan pelaksanaan lelang di KPKNL Sidoarjo dan Surabaya. Atas pelaksaan kedua lelang tersebut agunan dinyatakan telah terjual.

On 5 November 2021 and 11 November 2021, an auction was held at KPKNL Sidoarjo and Surabaya. Upon the executions of the two auctions, the collateral is declared to have been sold.

g. Perkara Eksekusi Hak Tanggungan No.

03/Eks/2020/PN.Kpn. di Pengadilan Negeri Kepanjen Kabupaten Malang atas nama debitur Yohans Wiyono, dimana saat ini dalam proses penetapan lelang. Debitur mengajukan

gugatan perlawanan Perkara

No.196/Pdt.Bth/2020/PN.Kpn di Pengadilan Negeri Kepanjen tanggal 24 November 2020, dimana PT Bank Maspion Indonesia sebagai Terlawan I. Putusan Majelis Hakim tanggal 11 Mei 2021 adalah menolak gugatan Debitur.

Debitur kembali melakukan Gugatan perlawanan No.100/Pdt.Bth/2021/PN.Kpn tanggal 04 Juni 2021, dimana PT Bank Maspion Indonesia sebagai Terlawan. Telah diputuskan oleh Majelis Hakim pada tanggal 08 Desember 2021 bahwa gugatan Debitur tidak dapat diterima.

g. The execution of dependents Case No.

03/Ex/2020/PN.Kpn. at the Kepanjen District Court of Malang Regency on behalf of the debtor Yohans Wiyono, which is currently in the process of determining the auction.

The Debtor filed a lawsuit against Case No.196/Pdt.Bth/2020/PN.Kpn at the Kepanjen District Court on 24 November 2020, where PT 4 June 2021, in which PT Bank Maspion Indonesia was the opponent. It has been decided by the Panel of Judges on 8 December 2021 that the Debtor's claim cannot be accepted.

Manajemen berkeyakinan bahwa

permasalahan/perkara hukum tersebut di atas tidak secara material dapat mempengaruhi keadaan keuangan, harta kekayaan dan kelangsungan usaha Bank.

Management believes that the issue/legal case above would not give any material impact to financial, wealth and going concern of the Bank.

39. PERIKATAN-PERIKATAN YANG SIGNIFIKAN 39. SIGNIFICANT AGREEMENTS a. Pada tanggal 19 Desember 2005, Bank

mengadakan perjanjian penyelenggaraan ATM Bersama dengan PT Rintis Sejahtera. Dalam perjanjian tersebut, Bank akan mendapatkan manfaat jaringan ATM Bersama di seluruh Indonesia. Perjanjian tersebut berlaku untuk periode dua tahun sejak tanggal perjanjian dan secara otomatis diperpanjang untuk jangka waktu yang sama.

a. On 19 December 2005, the Bank entered into a Joint ATM agreement with PT Rintis Sejahtera.

Based on this agreement, the Bank will utilize a joint ATM network throughout Indonesia. The agreement is for a period of two years from the agreement date and renewable automatically for the same length of period.

b. Pada tanggal 8 Juni 2010, Bank mengadakan perjanjian kerja sama dengan PT Finnet Indonesia tentang Layanan Penerimaan Tagihan Biller Elektronis dengan Sistem Host to Host yang diperbarui paling akhir pada 2 November 2016. Dalam perjanjian tersebut, Bank dapat melakukan penerimaan pembayaran jasa layanan Biller dari pelanggan melalui channel bank.

b. On 8 June 2010, the Bank entered into a cooperation agreement with PT Finnet Indonesia regarding Electronic Biller Bill Receiving Service with Host to Host System which was updated at the latest on 2 November 2016. Under the agreement, the Bank can receipt Biller service payments from customers through the Bank’s channel.

c. Pada tanggal 18 Desember 2012, Bank mengadakan perjanjian penyediaan aplikasi online banking dengan PT Sarana Pactindo (“PAC”). Dalam perjanjian tersebut, Bank akan menggunakan fasilitas dan layanan aplikasi online banking melalui berbagai macam electronic channel yang disediakan PAC.

Perjanjian tersebut berlaku untuk periode 3 tahun sejak tanggal 1 bulan berikutnya dari tanggal mulai layanan electronic channel.

Perjanjian ini secara otomatis diperpanjang untuk jangka waktu satu tahun berikutnya.

c. On 18 December 2012, the Bank entered into an online banking application provider agreement with PT Sarana Pactindo (“PAC”). Based on this agreement, the Bank will utilize online banking facilities and application services through various electronic channels which are provided by PAC. The agreement is valid for 3 years started from the first day of the following month after the electronic channel has been delivered. This agreement is automatically renewed for the next one-year period.

39. PERIKATAN-PERIKATAN YANG SIGNIFIKAN (Lanjutan) 39. SIGNIFICANT AGREEMENTS (Continued) d. Pada tanggal 2 Mei 2018, Bank mengadakan

perjanjian kerjasama dengan PT Rintis Sejahtera terkait kartu debit domestik dalam rangka implementasi Gerbang Pembayaran Nasional (“GPN”). Berdasarkan perjanjian ini, Bank memanfaatkan fasilitas jaringan sehingga nasabah dapat melakukan transaksi dalam rangka GPN.

d. On 2 May 2018, the Bank entered into an agreement with PT Rintis Sejahtera related to domestic debit cards for implementation of National Payment Gate (GPN). Based on this agreement, the Bank will utilize network facilities for their customers to make GPN transactions.

e. Pada tanggal 29 Juni 2018, Bank mengadakan perjanjian layanan debit dalam Jaringan Link dengan PT Jalin Pembayaran Nusantara. Dalam perjanjian tersebut, Bank akan mendapatkan manfaat layanan debit dalam Jaringan Link, dimana bank dapat bertindak sebagai Issuer dan/atau Aquirer.

e. On 29 June 2018, the Bank entered into a debit service agreement in Link network with PT Jalin Pembayaran Nusantara. Based on this agreement, the Bank will utilize debit service benefit in Link network, where the Bank can act as an Issuer and/or Aquirer.

f. Pada tanggal 27 Agustus 2020, Bank mengadakan perjanjian kerja sama dengan PT Dompet Anak Bangsa tentang Layanan Top up Gopay Melalui Fasilitas Bank. Dalam perjanjian tersebut, Bank akan memberikan kemudahan bagi nasabah Bank untuk melakukan top up gopay menggunakan fasilitas Bank.

f. On 27 August 2020, the Bank entered into a cooperation agreement with PT Dompet Anak Bangsa regarding Gopay Top up Services Through Bank Facilities. Under the agreement, Bank will facilitate gopay top up.

Dalam dokumen PT BANK MASPION INDONESIA TBK (Halaman 133-136)