• Tidak ada hasil yang ditemukan

Liquid Cyrstal Display

Dalam dokumen 2. TEORI PENUNJANG. e s (Halaman 25-33)

data, bit ke-9 (yang merupakan TB8 dalam SCON) dapat ditentukan sendiri 1 atau 0. Misal, parity bit dalam PSW dapat dipindahkan ke dalam TB8. Pada saat menerima data, bit ke-9 disimpan di dalam RB8 pada SFR SCON, sedangkan stop bit diabaikan. Baud rate bisa 1/32 atau 1/64 frekuensi osilator.

1.3.5.4. Mode 3

Sama seperti mode 2 hanya baud rate-nya dapat di-set .

Pada semua mode, transmisi diinisialisasi oleh perintah yang menggunakan SBUF sebagai register tujuan. Untuk mode 0, proses penerimaan data diinisialisasi pada kondisi RI = 0 dan REN = 1. Sedangkan untuk mode lainnya proses penerimaan data diinsialisasi oleh datangnya start bit, jika REN=1.

Sumber: AT89C4051 Datasheet

Gambar 2.27. Serial Port Control (SCON) Register

1.4. Liquid Cyrstal Display

Liquid Crystal Display (LCD) sudah banyak digunakan untuk display baik dalam bentuk huruf ataupun gambar. Ada berbagai macam tipe LCD (yang

akan dibahas disini adalah LCD dengan tipe M1632 buatan Seiko Instrument Inc).

LCD ini mudah diaplikasikan karena sudah mempunyai rangkaian kontrol sendiri, sehingga dapat dioperasikan dengan memberikan instruksi dari main processor.

Beberapa spesifikasi penting dari tipe ini:

• Tampilan 16 karakter, dengan 2 baris liquid crystal display, setiap karakter dengan lebar dot matrix 5x7 dan cursor.

• Rasio kerja 1/16.

• Tegangan kerja 5 volt.

• Memiliki character generator ROM dengan kapasitas 192 karakter terdiri dari karakter berukuran dot matrix 5x7.

• Karakter generator RAM yang dapat menampung 8 karakter dengan ukuran dot matrik 5x7.

• Memory tampilan (Display Data RAM) sebesar 80x2 karakter.

• Rangkaian osilator

Sumber: M1632 LCD Datasheet Gambar 2.28. Blok Diagram Kontroler LCD

Tabel 2.9. Konfigurasi Pin LCD

Sumber: M1632 LCD Datasheet (telah diolah kembali)

Pin Symbol Keterangan

1 Vss Ground

2 Vdd Supply 5 V

3 Vo Tegangan variabel untuk contrast LCD

4 RS H : data, L : instruksi

• VLC+BL, kaki nomor 15 digunakan sebagai supply untuk backlight.

• VLC-BL, kaki nomor 16 untuk terminal ground dari backlight.

• DB0-DB7, kaki nomor 7-4 (tri-state bidirectional 8 bit data bus).

Digunakan untuk memberikan perintah ke LCD, atau mengirimkan data karakter ke LCD.

• E, kaki nomor 6 memberikan sinyal operasi pada LCD (untuk mengaktifkan operasi write atau read).

• R/W, kaki nomor 5 memberikan sinyal write (1) atau read (0) (untuk membedakan apakah data yang dikirimkan pada DB0-DB7 atau dibaca dari DB0-DB7).

• RS, kaki nomor 4 bila diberi sinyal high (1), maka data yang dikirimkan ke DB0-DB7 berupa data karakter; bila low (0) data yang dikirimkan ke DB0-DB7 berupa perintah.

• VLC, kaki nomor 3, supply tegangan bagi LCD, (dengan memberikan tegangan supply antara 0 – 5 V), maka kontrast pada LCD dapat diatur.

• VDD, kaki nomor 2, supply tegangan utama untuk rangkaian kontrol LCD, 5V

• VSS, kaki nomor 1 sebagai terminal ground.

1.4.2. Basic Operations

Ada beberapa hal yang perlu diketahui merancang rangkaian kontrol LCD dan melakukan pemrograman dari main processor unit.

1.4.2.1. Register

Kontroler memiliki dua macam register 8 bit yaitu Instruction Register (IR) dan Data Register (DR), penggunaannya ditentukan pada Register Select pin (RS). IR berisi kode – kode instruksi yang dapat diberikan kepada rangkaian kontrol LCD yang dapat ditulis dari main processor unit tetapi tidak dapat dibaca.

Tabel 2.10. Register Selection Sumber: M1632 LCD Datasheet

1.4.2.2. Busy Flag (BF)

Sebagai tanda untuk mengetahui apakah kontroler LCD siap untuk menerima perintah selanjutnya. Busy Flag dapat dibaca pada bit ke 7 (DB7) dari data bus (saat RS=0 R/W=1). Bila bit tersebut bernilai 1 maka perintah tidak dapat diterima, bila 0 maka rangkaian kontrol siap untuk menerima perintah selanjutnya.

1.4.2.3. Display Data RAM (DD RAM)

Menyimpan data yang ditampilkan pada LCD, memiliki kapasitas 80x8 bit menyimpan kode karakter 8 bit. Baris pertama dari DD RAM memiliki address 00H – 27H dan baris kedua memiliki address 40H sampai 67H. Pada LCD dengan lebar 16 karakter (8x2) atau 24 karakter (16x2), data pada DD RAM akan hanya ditampilkan perbagian dan data yang tidak tampak dapat ditampilkan dengan menggeser tampilan LCD.

1.4.2.4. Character Generator ROM (CG ROM)

Berisi data kode 5x7 dot-matrix karakter yang dapat langsung digunakan untuk ditampilkan pada LCD.

1.4.2.5. Character Generator RAM(CG RAM)

Selain menggunakan data kode karakter yang telah tersedia di CG ROM, pola 5x7 dot matrix karakter dapat didefinisikan sendiri lalu disimpan di CG RAM yang kemudian dapat ditampilkan pada DD RAM.

Tabel 2.11. Character Generator ROM/RAM Sumber: M1632 LCD Datasheet

1.4.3. Instruksi Operasi

Main processor unit dapat mengontrol rangkaian kontrol LCD melalui program. Beberapa instruksi yang dapat diberikan kepada rangkaian kontrol LCD dapat dilihat pada tabel 2.12 di bawah ini.

Tabel 2.12. Daftar Instruksi Sumber: LCD M1632 Datasheet

1.4.4. Inisialisasi LCD

LCD tipe M1632 ini dapat diinisialisasi sesuai dengan keperluan desain port data yang akan digunakan, apakah menggunakan 4 bit data atau 8 bit data.

Pada dasarnya cara pengoperasian keduanya hampir sama hanya bedanya pada 4 bit semua proses dilakukan sebanyak dua kali untuk satu proses dalam 8 bit.

Setelah prosedur inisialisasi LCD ini, maka tampilan LCD dapat diatur dengan

langsung mengirimkan perintah atau data ke LCD. Berikut ini adalah prosedur inisilaisasi LCD secara 8 bit dan inisialiasi LCD secara 4 bit.

power on

tunggu selama lebih dari 15 ms setelah Vcc mencapai 4.5 V

RS DB7 DB6 DB5 DB4 DB3 DB2 DB1 DB0

0 0 0 0 1 1 * * * *R /W function set 8 bit

tunggu selama lebih dari 4.1 ms

RS DB7 DB6 DB5 DB4 DB3 DB2 DB1 DB0 0 0 0 0 1 1 * * * *R/W

tunggu selama lebih dari 100 sµ

function set 8 bit

RS DB7 DB6 DB5 DB4 DB3 DB2 DB1 DB0

0 0 0 0 1 1 * * * *R/W function set 8 bit

RS DB7 DB6 DB5 DB4 DB3 DB2 DB1 DB0

0 0 0 0 1 1 N F * *R/W function set 8 bit, number display, font

selesai

Sumber: M1632 LCD Datasheet Gambar 2.29. Flowchart Inisialisasi LCD 8 Bit

power on

tunggu selama lebih dari 15 ms setelah Vcc mencapai 4.5 V

RS DB7 DB6 DB5 DB4 0 0 0 0 1 1R/W

tunggu selama lebih dari 4.1 ms

RS DB7 DB6 DB5 DB4

R/ function set 4 bit

function set 4 bit, number display, font

selesai

Sumber: M1632 LCD Datasheet Gambar 2.30. Flowchart Inisialisasi LCD 4 Bit

Dalam dokumen 2. TEORI PENUNJANG. e s (Halaman 25-33)

Dokumen terkait