Analisa sensitivitas harga pasar digunakan untuk menganalisis dampak kemungkinan perubahan harga pasar terhadap laba atau rugi dan ekuitas
MANAJEMEN RISIKO ASURANSI
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko untuk mengurangi risiko asuransi Strategi underwriting
Strategi underwriting perusahaan adalah untuk mencari keberagaman untuk memastikan portofolio yang seimbang. Setiap tahun, departemen underwriting mempersiapkan rencana bisnis yang menetapkan kelas bisnis dan sektor industri di mana Perusahaan siap untuk menanggung. Strategi ini mengalir ke underwriter individu melalui rincian otoritas
underwriting yang menetapkan batas bahwa setiap underwriter dapat membuat berdasarkan
batas, ukuran, kelas bisnis dan industri untuk memastikan pemilihan risiko yang tepat dalam portofolio bisnis yang akan ditanggung.
Untuk kontrak asuransi umum yang umumnya memiliki jangka waktu satu tahun, departemen underwriting memiliki hak untuk menolak pembaharuan atau perubahan syarat dan ketentuan kontrak pada pembaharuan.
Kinerja dan kepatuhan departemen underwriting terhadap pedoman underwriting/ batasan kewenangan tersebut diukur secara bulanan dan dibahas pada pertemuan rencana aksi korporasi bulanan.
Strategi reasuransi
Perusahaan mereasuransikan sebagian risiko yang ditanggung untuk mengendalikan eksposur dari kerugian dan melindungi sumber daya modal. Perusahaan membeli kombinasi perjanjian non-proporsional untuk mengurangi eksposur bersih untuk setiap peristiwa tunggal. Selain itu, underwriter diperbolehkan untuk membeli reasuransi fakultatif pada kondisi-kondisi tertentu. Semua pembelian reasuransi fakultatif tunduk pada pra-persetujuan dan total pengeluaran reasuransi fakultatif selalu dimonitor.
Asuransi yang diberikan mengandung risiko kredit dan penggantian reasuransi tersebut dilaporkan setelah cadangan penurunan nilai sebagai akibat dari pengakuan aset yang terjadi. Perusahaan memantau kondisi keuangan reasuradur dan meninjau perjanjian reasuransi secara berkala.
Syarat dan kondisi kontrak asuransi Fitur produk
Perusahaan memiliki berbagai kebijakan asuransi umum mengasuransikan berbagai risiko dari kelas bisnis pengangkutan, kebakaran, kendaraan bermotor, kesehatan dan kecelakaan diri dan lain-lain. Mayoritas klaim diselesaikan dan diselesaikan dalam waktu 3 tahun setelah kejadian.
Pengelolaan risiko
Risiko utama yang terkait dengan asuransi umum adalah risiko underwriting, risiko kompetitif dan risiko pengalaman klaim (termasuk variabel kejadian bencana alam). Perusahaan juga dapat terkena risiko tindakan tidak jujur oleh pemegang polis.
Risiko underwriting adalah risiko bahwa Perusahaan tidak membebankan premi yang memadai sesuai dengan risiko yang dijamin. Risiko pada kebijakan apapun akan bervariasi sesuai dengan faktor-faktor seperti lokasi, penilaian keamanan di tempat, usia properti, kendaraan dan lain-lain.
Risiko asuransi dikelola terutama melalui harga perkiraan, desain produk, seleksi risiko, strategi investasi yang tepat, penilaian dan reasuransi. Oleh karena itu Perusahaan memonitor dan bereaksi terhadap perubahan dalam ekonomi umum dan lingkungan komersial di mana Perusahaan beroperasi.
Konsentrasi risiko asuransi
Kunci utama dari risiko asuransi yang dihadapi oleh Perusahaan adalah tingkat konsentrasi risiko asuransi yang mungkin terjadi pada suatu kejadian atau serangkaian kejadian bisa berdampak signifikan pada liabilitas perusahaan. Konsentrasi tersebut dapat timbul dari kontrak asuransi tunggal atau melalui sejumlah kecil kontrak terkait, dan berhubungan dengan situasi di mana liabilitas yang signifikan yang mungkin muncul. Sebuah aspek penting dari konsentrasi risiko asuransi adalah bahwa hal itu mungkin timbul dari akumulasi risiko dalam sejumlah kelas individu atau kontrak tranche.
Konsentrasi risiko dapat muncul di peristiwa yang tingkat keparahannya tinggi dan frekuensi rendah, seperti bencana alam dan dalam situasi di mana underwriting memihak terhadap kelompok tertentu, seperti tren geografis atau demografis tertentu atau kelompok dari perusahaan tertentu yang memiliki pemegang saham yang sama.
Metode utama perusahaan dalam mengelola risiko ini adalah sebagai berikut:
Pertama, risiko dikelola melalui prosedur underwriting yang tepat. Underwriter tidak diizinkan untuk menanggung risiko kecuali keuntungan yang diharapkan sepadan dengan risiko yang ditanggung.
Kedua, risiko dikelola melalui penggunaan reasuransi. Perusahaan membeli perlindungan
excess of loss dan perjanjian treaty dengan reasuradur terkemuka yang memberikan
perlindungan pada bisnis asuransi yang diterbitkan oleh Perusahaan di atas retensi bersih risiko tertentu. Biaya dan manfaat terkait dengan program reasuransi ditinjau secara berkala.
DAFTAR I : PENDAPATAN, BEBAN DAN HASIL UNDERWRITING UNTUK BULAN-BULAN YANG BERAKHIR 31 MARET 2013 DAN 2012
Lainnya Jumlah 2013 2012 2013 2012 2013 2012 2013 2012 2013 2012 2013 2012 Rp'000 Rp'000 Rp'000 Rp'000 Rp'000 Rp'000 Rp'000 Rp'000 Rp'000 Rp'000 PENDAPATAN UNDERWRITING Pendapatan premi Premi bruto 74,723,830 62,933,544 14,857,639 16,459,262 3,668,123 2,850,873 32,206,256 30,187,590 5,110,438 4,537,592 130,566,286 116,968,861 Potongan premi (17,933,943) (14,860,705) (1,840,006) (1,821,847) (227,458) (132,412) (705,985) (681,210) (61,926) (51,921) (20,769,318) (17,548,095) Premi reasuransi (805,828) (1,707,796) (7,998,371) (9,820,676) (947,358) (435,446) (135,986) (138,218) (2,745,441) (2,798,424) (12,632,984) (14,900,560) Penurunan (kenaikan) premi yang
belum merupakan pendapatan 286,007 (5,221,802) (571,770) (922,911) (294,038) 38,180 3,247,555 (15,132,191) (1,444,311) (492,632) 1,223,443 (21,731,356) Jumlah Pendapatan Underwriting 56,270,066 56,003,946 4,447,492 5,715,675 2,199,269 2,453,607 34,611,840 14,235,971 858,760 1,246,536 98,387,427 62,788,850 BEBAN UNDERWRITING
Beban klaim
Klaim bruto 25,164,987 19,082,118 3,311,653 4,020,999 4,820,256 - 22,523,656 17,340,895 39,277 281,674 55,859,829 40,725,686 Klaim reasuransi (261,655) (512,246) (1,612,465) (1,625,433) (3,987,856) - (46,751) (43,744) (28,117) (249,697) (5,936,844) (2,431,120) Kenaikan (penurunan) estimasi
klaim retensi sendiri 1,600,469 945,706 1,266,677 (684,301) (727,330) 462,575 534,896 897,208 (17,699) (133,181) 2,657,013 1,488,007 Jumlah beban klaim 26,503,801 19,515,578 2,965,865 1,711,265 105,070 462,575 23,011,801 18,194,359 (6,539) (101,204) 52,579,998 39,782,573 Beban Komisi Neto 457,170 (114,484) (342,806) (370,320) 376,970 448,123 1,038,356 844,110 485,376 268,939 2,015,066 1,076,368 Jumlah Beban Underwriting 26,960,971 19,401,094 2,623,059 1,340,945 482,040 910,698 24,050,157 19,038,469 478,837 167,735 54,595,064 40,858,941 HASIL UNDERWRITING 29,309,095 36,602,852 1,824,433 4,374,730 1,717,229 1,542,909 10,561,683 (4,802,498) 379,923 1,078,801 43,792,363 21,929,909
31 Maret 2013
Kekayaan Kekayaan Kekayaan
yang yang tidak yang
dibukukan diperkenankan diperkenankan
Rp'000 Rp'000 Rp'000
Investasi
Deposito berjangka 874,995,700 339,500,000 535,495,700 Efek diperdagangkan 47,656,181 4,246,530 43,409,651 Efek tersedia untuk dijual 287,951,028 - 287,951,028 Penyertaan dalam bentuk saham 64,402,007 - 64,402,007
Jumlah 1,275,004,916 343,746,530 931,258,386
Kas dan bank 6,716,209 - 6,716,209
Piutang premi - bersih 14,907,526 2,719,660 12,187,866 Piutang reasuransi - bersih 50,710,970 5,260,610 45,450,360 Piutang pegawai 109,676 109,676 -Aset pajak tangguhan 8,970,598 8,970,598 -Aset tetap - bersih 63,459,431 7,026,721 56,432,710 Aset lain-lain 12,550,961 8,774,581 3,776,380
Jumlah 1,432,430,287 376,608,376 1,055,821,911
31 Desem ber 2012
Kekayaan Kekayaan Kekayaan
yang yang tidak yang
dibukukan diperkenankan diperkenankan
Rp'000 Rp'000 Rp'000
Investasi
Deposito berjangka 821,466,300 245,763,055 575,703,245 Efek diperdagangkan 41,509,996 - 41,509,996 Efek tersedia untuk dijual 279,763,138 72,714,247 207,048,891 Penyertaan dalam bentuk saham 64,109,041 5,449,497 58,659,544
Jumlah 1,206,848,475 323,926,799 882,921,676
Kas dan bank 5,593,593 - 5,593,593
Piutang premi - bersih 18,060,878 7,642,149 10,418,729 Piutang reasuransi - bersih 3,360,751 537,581 2,823,170
Piutang pegawai 125,045 125,045 0
Aset pajak tangguhan 38,763,028 38,763,028 0
Aset tetap - bersih 64,155,475 5,027,219 59,128,256
Aset lain-lain 12,550,143 8,664,973 3,885,170
31 Maret 2012
Kekayaan Kekayaan Kekayaan
yang yang tidak yang
dibukukan diperkenankan diperkenankan
Rp'000 Rp'000 Rp'000
Investasi
Deposito berjangka 736,857,300 330,500,000 406,357,300
Efek diperdagangkan 39,929,908 1,000,000.00 38,929,908
Efek tersedia untuk dijual 207,698,069 29,435,620 178,262,449
Penyertaan dalam bentuk saham 63,743,380 10,830,110 52,913,270
Jumlah 1,048,228,657 371,765,730 676,462,927
Kas dan bank 5,543,007 - 5,543,007
Piutang premi - bersih 15,035,218 1,193,000 13,842,218
Piutang reasuransi - bersih 8,557,226 537,720.00 8,019,506
Piutang pegawai 37,274 37,274 -
Aktiva pajak tangguhan 8,548,889 8,548,889 -
Aktiva tetap - bersih 10,533,044 2,996,824 7,536,220
Aktiva lain-lain 23,226,297 19,900,507 3,325,790
31 Maret 2013 31 Desember 2012 31 Maret 2012
Rp'000 Rp'000 Rp'000
Tingkat Solvabilitas
Kekayaan yang diperkenankan 1,055,821,911 964,770,594 714,729,668 Kewajiban (604,971,151) (545,472,456) (453,346,025) Jumlah Tingkat Solvabilitas 450,850,760 419,298,138 261,383,643 Batas Tingkat Solvabilitas Minimum
Kegagalan pengelolaan kekayaan 24,880,030 37,701,911 31,970,600 Kekayaan dan Kewajiban Dalam Setiap
Jenis Mata Uang 168,830 2,266,400 1,743,380 Beban klaim yang terjadi dan beban
klaim yang diperkirakan 143,841,310 82,184,510 59,020,510 Resiko reasuradur 46,700 221,767 711,110 Jumlah Batas Tingkat Solvabilitas Minimum 168,936,870 122,374,588 93,445,600 Kelebihan Batas Tingkat Solvabilitas 281,914 258,356,376 167,938,043