• Tidak ada hasil yang ditemukan

MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL (Lanjutan)

DENOMINATED IN CURRENCIES OTHER THAN U.S. DOLLARS (Continued)

47. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL (Lanjutan)

47. FINANCIAL RISK AND CAPITAL RISK

MANAGEMENT (Continued)

i. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing i. Foreign Currency Risk

Risiko nilai tukar mata uang asing merupakan risiko fluktuasi nilai wajar dari arus kas masa depan yang berasal dari instrumen keuangan akibat perubahan nilai tukar mata uang asing.

Foreign currency risk is the risk that the fair value or future cash flows of a financial instrument fluctuates following changes in foreign exchange currency rates.

Sebagian besar transaksi Grup dilakukan dalam mata uang Dolar Amerika Serikat, yang merupakan mata uang fungsional dan mata uang pelaporan.

The majority of the Group transactions are done in United States Dollar (U.S. Dollar) currency, which is also its functional and reporting currency.

Grup memiliki aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing selain Dolar Amerika Serikat (sebagian besar dalam mata uang Rupiah) seperti diungkapkan dalam Catatan 46. Apabila terjadi fluktuasi yang tajam, kinerja operasi mungkin akan terpengaruh. Namun, manajemen mengurangi paparan risiko ini dengan memantau fluktuasi nilai tukar dan tetap menjaga tingkat keseimbangan antara aset dan liabilitas dalam mata uang asing di masa kini dan masa yang akan datang.

The Group has monetary assets and liabilities denominated in currencies other than U.S. Dollar (mostly Rupiah) as disclosed in Note 46. In the event of sharp fluctuations, the operating performance may be affected. However, management mitigates this risk exposure by monitoring the foreign currency rate fluctuation and maintaining the balance between present and future assets and liabilities in foreign currency.

Sensitivitas terhadap fluktuasi mata uang asing Foreign currency sensitivity Tabel di bawah ini memaparkan rincian

sensitivitas Grup untuk setiap 5%, serta 2% kenaikan dan penurunan kurs Dolar Amerika Serikat masing-masing pada tahun 2020 dan 2019 terhadap Rupiah. Kenaikan dan penurunan sebesar 5% (2019: 2%) menggambarkan penilaian manajemen terhadap perubahan yang rasional pada nilai tukar setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi saat ini. Analisa sensitivitas ini hanya mencakup saldo aset dan liabilitas keuangan dalam mata uang asing dan menunjukkan perubahan hasil translasi pada akhir tahun untuk setiap 5% perubahan dalam nilai tukar mata uang asing untuk Rupiah pada tanggal 31 Desember 2020.

The following table details the Group’s sensitivity to 5%, as well as 2% increase and decrease in U.S. Dollar rate against Rupiah in 2020 and 2019, respectively 5% (2019: 2%) increase or decrease represent management’s assessment of reasonable possible change in foreign exchange rates after considering the current economic conditions. The sensitivity analysis includes only the outstanding foreign currency denominated monetary assets and liabilities and shows their translation effects at year end for every 5% change in the foreign currency rates of Rupiah at 31 December 2020.

47. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL (Lanjutan)

47. FINANCIAL RISK AND CAPITAL RISK

MANAGEMENT (Continued)

i. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing (Lanjutan) i. Foreign Currency Risk (Continued)

31 Desember/ December 2020 Dampak dari Rupiah/

Impact from Rupiah

5% -5%

US$ US$

Aset Assets

Kas dan setara kas (431,792) 431,792) Cash and cash equivalents

Piutang usaha (56,818) 56,818) Trade accounts receivable

Piutang lain-lain (175,471) 175,471) Other receivables

Piutang dari perjanjian konsesi jasa (42,191) 42,191)

Receivable from service concession arrangement Biaya dibayar dimuka - Pajak

Pertambahan Nilai (1,185,829) 1,185,829) Prepayments - Value Added Taxes Klaim atas pengembalian pajak (59,717) 59,717) Claims for tax refund Aset tidak lancar lain-lain (1,048,748) 1,048,748) Other non-current assets

Jumlah *) (3,000,566) 3,000,566) Total *)

Liabilitas Liabilities

Utang bank jangka pendek 37,150) (37,150) Short-term bank loans

Utang usaha 283,095) (283,095) Trade accounts payable

Utang pajak 22,861) (22,861) Taxes payable

Utang bank jangka panjang 5,128,363) (5,128,363) Long-term bank loans

Utang lain-lain 86,125) (86,125) Other payables

Biaya masih harus dibayar 136,457) (136,457) Accruals

Liabilitas sewa 59,081) (59,081) Lease liabilities

Provisi perjanjian konsesi jasa 21,737) (21,737)

Provision for service concession arrangement Kewajiban imbalan kerja 1,015,984) (1,015,984) Employee benefits obligation

Jumlah *) 6,790,853) (6,790,853) Total *)

Jumlah aset (liabilitas) bersih 3,790,287) (3,790,287) Total assets (liabilities) net 31 Desember/

December 2019 Dampak dari Rupiah/

Impact from Rupiah

2% -2%

US$ US$

Aset Assets

Kas dan setara kas (149,325) 149,325) Cash and cash equivalents

Piutang usaha (35,852) 35,852) Trade accounts receivable

Piutang lain-lain (15,801) 15,801) Other receivables

Piutang dari perjanjian konsesi jasa (18,269) 18,269)

Receivable from service concession arrangement Biaya dibayar dimuka - Pajak

Pertambahan Nilai (473,406) 473,406) Prepayments - Value Added Taxes Klaim atas pengembalian pajak (17,500) 17,500) Claims for tax refund Aset tidak lancar lain-lain (432,464) 432,464) Other non-current assets

Jumlah *) (1,142,617) 1,142,617) Total *)

Liabilitas Liabilities

Utang bank jangka pendek 29,473) (29,473) Short-term bank loans

Utang usaha 60,705) (60,705) Trade accounts payable

Utang pajak 10,675) (10,675) Taxes payable

Utang bank jangka panjang 3,666,002) (3,666,002) Long-term bank loans

Utang lain-lain 238,217) (238,217) Other payables

Biaya masih harus dibayar 78,790) (78,790) Accruals

Provisi perjanjian konsesi jasa 8,655) (8,655)

Provision for service concession arrangement Kewajiban imbalan kerja 354,307) (354,307) Employee benefits obligation

Jumlah *) 4,446,824) (4,446,824) Total *)

Jumlah aset (liabilitas) bersih 3,304,207) (3,304,207) Total assets (liabilities) net

*) termasuk perubahan hasil translasi untuk aset dan liabilitas tahun 2020 masing-masing sebesar Rp 572,3 milyar dan Rp 1.602,2 milyar (2019: Rp 538,6 milyar dan Rp 2.785,2 milyar) dari entitas anak dengan mata uang pelaporan Rupiah.

*) included the 2020 translation effect of assets and liabilities amounted to Rp 572.3 billion and Rp 1,602.2 billion (2019: Rp 538.6 billion and Rp 2,785.2 billion), respectively, from subsidiaries with Rupiah reporting currency.

47. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL (Lanjutan)

47. FINANCIAL RISK AND CAPITAL RISK

MANAGEMENT (Continued)

i. Risiko Nilai Tukar Mata Uang Asing (Lanjutan) i. Foreign Currency Risk (Continued)

Selain berpengaruh terhadap aset dan liabilitas moneter di masing-masing entitas dalam Grup, kenaikan atau penurunan kurs mata uang Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat akan berpengaruh terhadap nilai ekuitas Grup secara keseluruhan. Pengaruh ini disebabkan perbedaan hasil translasi ekuitas bersih entitas anak yang menggunakan mata uang pelaporan Rupiah pada saat dikonsolidasikan dalam pelaporan Dolar Amerika Serikat pada laporan keuangan konsolidasian Grup. Pengaruh tersebut dicatat sebagai ‟Selisih kurs penjabaran laporan keuangan entitas anak dalam mata uang asing” (bagian dari cadangan lainnya).

Other than its impact to monetary assets and liabilities value of each entity within the Group, an increase or decrease of Rupiah to U.S. Dollar currency will also affect the Group’s equity as a whole. The impact comes from the difference in net equity translation adjustments of subsidiaries with Rupiah reporting currency when they are consolidated into the Group’s consolidated financial statements in U.S. Dollar. This impact is recorded as ‟Difference in translation of subsidiaries financial statements in foreign currencies” (part of other reserves).

Tabel berikut ini menunjukkan dampak terhadap penghasilan komprehensif lain dari selisih kurs penjabaran laporan keuangan, apabila terjadi kenaikan atau penurunan sebesar 5% dan 2% atas mata uang Dolar Amerika Serikat terhadap Rupiah masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019:

The following table shows impact to other comprehensive income from the translation adjustments, if the U.S. Dollar increases or decreases by 5% and 2% against Rupiah, respectively for the years ended 31 December 2020 and 2019:

2020 2019

5% -5% 2% -2%

US$ US$ US$ US$

Selisih kurs penjabaran

laporan keuangan 2,956,423 (2,956,423) 3,184,349 (3,184,349) Translation adjustments

ii. Risiko Tingkat Bunga ii. Interest Rate Risk

Grup menghadapi risiko suku bunga karena memiliki kas dan setara kas serta beberapa aset keuangan dan liabilitas keuangan yang memiliki tingkat suku bunga tetap dan mengambang.

The Group is exposed to the interest rate risk since it has cash and cash equivalents and certain financial assets and financial liabilities with both fixed and floating interest rates.

47. MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN DAN RISIKO MODAL (Lanjutan)

47. FINANCIAL RISK AND CAPITAL RISK