• Tidak ada hasil yang ditemukan

30 MANAJEMEN RISIKO

Dalam dokumen LK Cita Konsolidasian 30 Sept 2016 Final (Halaman 87-92)

Perusahaan dan Entitas Anak tidak terlepas dari beberapa risiko yang dipengaruhi oleh faktor-faktor internal maupun eksternal yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perusahaan dan Entitas Anak.

Faktor - faktor risiko a. Risiko Harga Komoditas

Harga komoditas untuk mineral di dunia secara historis berfluktuasi mengikuti beberapa faktor yang berada diluar kontrol Perusahaan. Perusahaan melalui Entitas Anak telah memiliki kontrak penjualan bauksit dan telah membuat pengaturan harga bauksit untuk melindungi nilai pasarnya terhadap faktor - faktor yang berada diluar kendali Perusahaan dan Entitas Anak.

30 . MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

Perusahaan dan Entitas Anak tidak terlepas dari beberapa risiko yang dipengaruhi oleh faktor-faktor internal maupun eksternal yang dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perusahaan dan Entitas Anak. Faktor - faktor risiko

a. Risiko Harga Komoditas

Harga komoditas untuk mineral di dunia secara historis berfluktuasi mengikuti beberapa faktor yang berada diluar kontrol Perusahaan. Perusahaan melalui Entitas Anak telah memiliki kontrak penjualan bauksit dan telah membuat pengaturan harga bauksit untuk melindungi nilai pasarnya terhadap faktor - faktor yang berada diluar kendali Perusahaan dan Entitas Anak.

b. Risiko Perubahan Nilai Mata Uang Asing

Perubahan nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata uang asing terutama USD dapat mempengaruhi kegiatan usaha Perusahaan dan Entitas Anak, baik secara operasional maupun finansial. Seluruh penjualan ekspor yang dilakukan melalui Entitas Anak dibuat, ditagih, dan dibayar dengan menggunakan

mata uang USD yang secara tidak langsung merupakan lindung nilai secara alami (natural hedging) atas

risiko fluktuasi mata uang Rupiah terhadap mata uang USD dan terhadap pinjaman bank dalam mata uang USD.

c. Risiko Suku Bunga

Tabel berikut menyajikan nilai tercatat instrumen keuangan yang dimiliki oleh Perusahaan dan Entitas Anak yang terpengaruh oleh risiko suku bunga berdasarkan tanggal jatuh tempo:

30 September 2016 Kurang dari satu

tahun

Lebih dari satu tahun

Nilai Tercatat pada tanggal 30 September 2016

Suku bunga Mengambang Aset

Kas dan setara kas 27.936.626.966 -- 27.936.626.966

Liabilitas

Utang Bank-jangka pendek (529.668.500.000) -- (529.668.500.000)

Utang Bank jangka panjang (657.848.787.041) (340.836.441.556) (998.685.228.597)

30 . MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Faktor - faktor Risiko (lanjutan)

31 Desember 2015 Kurang dari satu

tahun

Lebih dari satu tahun

Nilai Tercatat pada tanggal 31 Desember 2015

Suku bunga Mengambang Aset

Kas dan setara kas 31.209.908.260 -- 31.209.908.260

Liabilitas Utang Bank-jangka pendek (758.725.000.000) -- (758.725.000.000) Utang Bank-jangka panjang (426.731.624.356) (259.756.838.140) (686.488.462.496) Liabilitas Bersih (1.154.246.716.096) (259.756.838.140) (1.414.003.554.236) d. Risiko Kredit

Risiko kredit adalah risiko bahwa Perusahaan dan Entitas Anak akan mengalami kerugian yang timbul dari pelanggan atau pihak lawan yang gagal memenuhi kewajiban kontraktual mereka. Tidak ada risiko kredit yang terpusat secara signifikan. Perusahaan dan Entitas Anak berupaya mengelola dan mengendalikan risiko kredit dengan menetapkan batasan jumlah risiko yang dapat diterima untuk pelanggan individu dan memantau risiko terkait dengan batasan - batasan tersebut.

e. Risiko Likuiditas

Manajemen risiko likuiditas yang hati - hati mensyaratkan tersedianya kas dan setara kas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan modal operasional. Perusahaan dan Entitas Anak dalam menjalankan kegiatan usahanya senantiasa menjaga fleksibilitas melalui dana kas dan setara kas yang memadai dan ketersediaan dana dalam bentuk kredit yang memadai. Manajemen mengelola risiko likuiditas dengan senantiasa memantau perkiraan cadangan likuiditas Perusahaan dan Entitas Anak berdasarkan arus kas yang diharapkan serta menelaah kebutuhan pembiayaan untuk modal kerja dan aktivitas pendanaan secara teratur dan pada saat yang dianggap perlu.

f. Risiko Modal

Tujuan Perusahaan dan Entitas Anak mengatur modal adalah untuk menjaga kemampuan dan menjamin kelangsungan usaha yang terus menerus agar dapat memberikan keuntungan kepada pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya dan untuk mempertahankan struktur modal yang optimal untuk mengurangi biaya modal.

Perusahaan dan Entitas Anak secara aktif dan rutin menelaah dan mengelola struktur permodalan untuk memastikan struktur modal dan hasil pengembalian ke pemegang saham optimal, dengan mempertimbangkan kebutuhan modal masa depan dan efisiensi modal Perusahaan dan Entitas Anak, profitabilitas masa sekarang dan yang akan datang, proyeksi arus kas operasi, proyeksi belanja modal serta proyeksi peluang investasi yang strategis.

30. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan) Nilai wajar instrumen keuangan

Nilai tercatat dan taksiran nilai wajar dari instrumen keuangan Perusahaan dan Entitas Anak yang dicatat di laporan posisi keuangan konsolidasian tanggal 30 September 2016 dan 31 Desember 2015 adalah sebagai berikut:

30 September 2016

Nilai tercatat Nilai wajar

Aset keuangan lancar

Aset

Kas dan setara kas 29.823.338.077 29.823.338.077

Piutang usaha 134.934.525.091 134.934.525.091

Piutang Lain-lain 8.202.998.100 8.202.998.100

Jumlah aset keuangan lancar 172.960.861.268 172.960.861.268

Aset keuangan tidak lancar

Aset lain-lain 25.888.730.683 25.888.730.683

Jumlah Aset Keuangan 198.849.591.951 198.849.591.951

Nilai tercatat Nilai wajar

Liabilitas Keuangan jangka pendek

Utang bank jangka pendek 529.668.500.000 529.668.500.000

Utang usaha

Pihak ketiga 70.425.963.268 70.425.963.268

Pihak berelasi 2.314.419.330 2.314.419.330

Beban masih harus dibayar 3.443.669.976 3.443.669.976

Utang lain-lain 30.207.923 30.207.923

Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun

Utang bank 657.848.787.041 657.848.787.041

Jumlah liabilitas keuangan tidak lancar 1.263.731.547.538 1.263.731.547.538

Liabilitas Keuangan jangka panjang

Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun

30. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

Nilai wajar instrumen keuangan(lanjutan)

31 Desember 2015

Nilai tercatat Nilai wajar

Aset Keuangan Lancar

Aset

Kas dan setara kas 31.324.153.161 31.324.153.161

Piutang Usaha 13.903.396.540 13.903.396.540

Piutang Lain-lain 14.358.778.574 14.358.778.574

Jumlah aset keuangan lancar 59.586.328.275 59.586.328.275

Aset keuangan tidak lancar

Aset lain-lain 1.597.949.915 1.597.949.915

Jumlah Aset Keuangan 61.184.278.190 61.184.278.190

Nilai tercatat Nilai wajar

Liabilitas Keuangan jangka pendek

Utang bank jangka pendek 758.725.000.000 758.725.000.000

Utang usaha

Pihak ketiga 11.885.535.078 11.885.535.078

Pihak berelasi 1.025.905.314 1.025.905.314

Beban masih harus dibayar 4.358.151.627 4.358.151.627

Utang lain-lain 22.054.423 22.054.423

Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun

Utang Bank 426.731.624.356 426.731.624.356

30. MANAJEMEN RISIKO (lanjutan)

Nilai wajar instrumen keuangan(lanjutan)

Liabilitas Keuangan jangka panjang

Utang jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun

Utang Bank 259.756.838.140 259.756.838.140

Jumlah liabilitas keuangan tidak lancar 259.756.838.140 259.756.838.140

Jumlah Liabilitas Keuangan 1.462.505.108.938 1.462.505.108.938

31. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DISAHKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF

Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan standar tersebut yang dipertimbangkan relevan terhadap Perusahaan dan Entitas Anak pada saat efektif, dan pengaruhnya terhadap posisi dan kinerja keuangan konsolidasian Perusahaan dan Entitas Anak masih diestimasi pada tanggal 31 Oktober 2016.

PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan

Revisi terhadap PSAK 1 memperkenalkan, antara lain, definisi materialitas, pos spesifik dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain dan laporan posisi keuangan dapat dipisahkan, dan entitas diberikan fleksibilitas terkait urutan sistematis catatan atas laporan keuangan.

Revisi terhadap PSAK 1 ini akan berlaku efektif pada atau setelah tanggal 1 Januari 2017 dan penerapan dini diperkenankan.

32. PENYELESAIAN LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

Manajemen bertanggung jawab atas penyusunan laporan keuangan konsolidasian ini yang telah diselesaikan pada tanggal 31 Oktober 2016.

Dalam dokumen LK Cita Konsolidasian 30 Sept 2016 Final (Halaman 87-92)

Dokumen terkait