• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

( 2012) Personal Computer

6. Manfaat Implementasi e-Government di Pemerintah Kabupaten Banyuwangi

Berdasarkan hasil wawancara terhadap seluruh informan yang ada, implementasi e-Government di Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memiliki banyak manfaat baik manfaat untuk pemerintah maupun untuk publik. Tiga pertanyaan yang diajukan kepada informan yaitu; “(1) Menurut bapak, apa manfaat implementasi e-Government bagi pemerintah dan masyarakat?, (2) Menurut bapak bagaimana peran implementasi e-Government dalam menciptakan iklim investasi di Banyuwangi?, (3) Menurut bapak, bagaimana kondisi implementasi e-Government sebelum tahun 2011 dan sesudah 2011 ?”. Berikut adalah kutipan pernyataan hasil wawancara terhadap informan tentang manfaat implementasi e-Government di Pemerintah Kabupaten Banyuwangi:

Wcr.Pem.Ilzam.Stat20_Stat21: “Tentu sangat berbeda ya sebelum 2011 kita masih manual belum punya sistem, belum punya database sehingga pelayanan lambat. Kita juga tidak punya informasi data investasi yang valid, tapi setelah 2011 pelayanan menjadi mudah dan cepat, transparan dan juga data-data investasi kita punya.” Wcr.Pem.Ilzam.Stat59_Stat60: “Kalau ngomongin birokrasi tentu kita ngomongin prosedur pelayanan di pemerintah. Dari sisi internal tentu kita tertuntut untuk lebih cepat dalam memberikan pelayanan, karena proses demi proses pelayanan perizinan terpantau di dalam sistem. Jadi posisi berkas ini sampai dimana, mengapa kok lama itu bisa terpantau di sistem.”

146

Wcr.Pem.Agus.Stat30_Stat31: “Manfaatnya itu yang dirasakan ya kita nggak bisa bicara manfaat pakai angka. Ya manfaaatnya adalah adanya transparansi, efektifitas, efisiensi itulah yang kita rasakan. Dan yang menilai adalah orang lain kita. dapat reward banyak sekali penghargaan mulai dari IDSA, kemudian juga pangripta kemudian ICT Pura dan hal-hal lainDan kita juga banyak dapat kunjungan dari kabupaten-kabupaten lain.”

Wcr.Pem.Joni.Stat31: “Dari sisi pemerintah pun juga terbantu misalnya monitoring penatausahaan keuangan kita itu sudah dimonitoring secara online oleh BPK melalui SIMRAL. Sehingga kita 3 tahun berturut-turut mendapatkan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) salah satunya pihak BPK diberi fasilitas untuk melihat langsung melalui hak akses.”

Wcr.Pem.Anas.Stat14_Stat5_Stat16: “Bagi pemerintah, e-gov ini memudahkan pelayanan. Kami jadi lebih praktis bekerja dan pelayanan lebih optimal. Tapi pasti tidak bisa langsung, karena ini adalah transisi bagaimana kita mengubah PNS berparadigma lama menjadi paradigma baru. Tapi yang jelas sekarang menjadi lebih mudah dalam beberapa proses sejak adanya aplikasi-aplikasi yang kita buat”.

Wcr.Pem.Anas.Stat19: “Pengaduan berbasis IT menjadikan kita lebih responsif. Misalnya, ada kasus masyarakat mengadukan ada orang sakit belum tertangani pada pukul 06.00 pagi, jam 09.00 sudah direspons dan dibawa ke rumah sakit”.

Wcr.Pem.Agus.Stat37_Stat38: ”Dulu bandwidthnya sebelum 2010 hanya 4 MB sekarang sudah 200 MB, dan sekarang juga sudah ada kesadaran-kesadaran dari SKPD untuk saling open data dan yang terpenting adalah itu. Tidak ada ini dataku ini datamu, yang ada adalah ini data banyuwangi. Jadi data-data yang terintegrasi tadi itu akan memudahkan untuk pengambilan kebijakan. Dulu SKPD kalau mau bikin aplikasi ya termasuk jaringannya bikin sendiri, tower bikin sendiri dulu sebelum ada konsep SIMDA yang tertuang di Perbup th 2010 tentang SIMDA”.

Wcr.Pem.Anas.Stat24_Stat25: ”Sudah sangat meningkat. Soal pendataan misalnya, dulu kita tidak punya data masyarakat secara detil. Sekarang kita punya data lengkap masyarakat, misalnya soal masyarakat yang rumahnya perlu dibedah. Foto, nama, alamat, dan semuanya detail ada di website, mana yang sudah diperbaiki, mana yang belum sampai pelosok desa”.

Wcr.Pem.Ilzam.Stat31_Stat32: “Ya akhirnya kita memberikan kemudahan akses kepada masyarakat khususnya pemohon izin / investor karena dia sudah bisa mengakses secara online tidak perlu datang dulu ke kantor kita. Nanti setelah berkas-berkasnya lengkap baru bisa dihantarkan ke kantor kita. Tapi untuk mendaftar pertama sudah bisa mendaftar online melalui sistem untuk mendapatkan nomor registrasi”. Wcr.Pem.Joni.Stat33: “Kita pun juga merasakan ya terkait dengan pemanfaatan data bersama sehingga tidak perlu memakan waktu yang lama-lama, misalkan data SIAK (Kependudukan) bisa digunakan dengan BPJS/Rumah Sakit tinggal klik namanya

147

sudah bisa, bayangkan kalau datanya tidak ada pasti menunggu lama dan masyarakat kalau sudah lama disuruh menunggu 1-2 menit saja sudah komplain macam-macam”. Wcr.Pem.Ilzam.Stat12: “Kemudian untuk investor karena kita sudah menyediakan website menyediakan apa namanya layanan perizinan online, maka dia bisa melihat secara langsung potensi investasi maupun daftar secara online perijinan usahanya, saya kira itu “.

Wcr.Pem.Agus.Stat35: “Sistem perizinan itu dibangun kan karena ada permintaan, tetapi itu dulu kan generic dari BPPT Jakarta, seiring berjalannya waktu supaya menciptakan transparansi, efisiensi dan segala macam itu kita menggagas SIPO untuk pengawasan / tracking perizinan sampai dimana”.

Wcr.Pem.Anas.Stat08_Stat09: “Itu salah satunya. Orang tidak mau dong berinvestasi ke daerah yang ICT-nya tidak memadai. Predikat kota digital society pertama di Indonesia saya rasa membantu dalam meng-create daya tarik investasi baik UMKM maupun investor besar”.

Wcr.Pem.Anas.Stat27_Stat28: “IT pasti memiliki peran untuk menggaet investor disamping beberapa faktor lainnya. Ya semua bersinergi bersatu membentuk iklim investasi yang positif di banyuwangi. Dengan IT kami mengubah image Banyuwangi yang dulunya dikenal dengan kota santet, sekarang kami pelan-pelan mengubur julukan itu. Paling tidak kita sudah punya dua julukan yaitu. Kota Digital Society Pertama di Indonesia dan juga Kota Festival dengan agenda Banyuwangi FestivalnyaMungkin itu turut membantu promosi investasi di Banyuwangi”.

Kata-kata kunci seperti: “pelayanan mudah dan cepat”, “transparan”, “tertuntut lebih cepat”, “terpantau di sistem”, “efektifitas dan efisiensi”, ”dapat penghargaan”, ”dapat kunjungan”, “monitoring penatausahaan keuangan”, “mendapat predikat WTP”, “lebih praktis bekerja”, “pelayanan optimal”, “lebih responsif”, “integrasi data“, ”kemudahan pendaftaran online”, “melihat potensi investasi”, “tracking perizinan”, “meng-create daya tarik investasi”, “membentuk iklim investasi”, “mengubah image”, “promosi investasi” menunjukkan beberapa manfaat dari implementasi e-Government di lingkungan pemerintah Kabupaten Banyuwangi antara lain:

- Dengan menggunakan aplikasi, menjadikan pelayanan menjadi mudah, cepat, transparan, efektifitas, dan efisiensi waktu.

- Dengan adanya aplikasi pelayanan online akan menjadi trigger bagi pemerintah untuk mempercepat waktu pelayanan.

148

- Dengan diterapkannya aplikasi, pemerintah mendapatkan reward (penghargaan) baik penghargaan dari pemerintah maupun lembaga non