HASIL PENELITIAN
C. Manfaat Pembinaan Karakter Anak
Manfaat yang dapat diperoleh dari pembinaan karakter di Sekolah Alam Insan Kamil adalah sebagai berikut:
a. Manfaat bagi anak:
1) Anak didik mengalami perubahan tingkah laku dan kebiasaan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari, misalnya bersikap sopan pada orang tua.
23
2) Memiliki akhlak yang baik dalam pergaulan, bersikap ramah terhadap orang lain, menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda
3) Bersikap jujur, berani dalam kebenaran dan kebaikan, memenuhi janji, bersikap sopan, lemah lembut, sabar dan peduli lingkungan serta mampu bekerja sama dengan orang lain.
4) Tertib, cermat, rapi dalam setiap urusan, bertanggung jawab dan mandiri 5) Dapat memanfaatkan waktu belajar, istrahat dengan baik serta terbiasa hadir
tepat waktu
6) Meningkatkan keimanan dengan mampu dan terbiasa beribadah secara benar dan tepat waktu
7) Mematuhi aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya sepanjang tidak bertentangan dengan Islam
8) Mudah memahami pelajaran karena belajar tanpa tekanan dari pembinannya. 9) Mampu membaca dan meningkatkan pemahaman terhadap Alquran dengan
menghafal juz 30 dan sebahagian juz 29
10) Meningkatkan pemahaman terhadap As Sunnah dengan menghafal hadits pilihan yang berkaitan aqidah dan akhlak serta mempelajari artinya
11) Anak secara alami lebih sehat dan kuat karena pergerakan lebih banyak dengan metode outbound.24
b. Manfaat bagi orang tua
Tri Ambarwati (35 Tahun) selaku orang tua anak didik SAIK bernama Victoria Azeeza Albatrizya (Tisya) mengatakan bahwa:
24
Manfaat bagi orang tua dari pembinaan karakter di Sekolah Alam Insan Kamil adalah orang tua lebih nyaman dengan kondisi anak, mudah mengatur anak serta lebih mengetahui cara menghadapi anak sesuai karakternya.25
Berikut pernyataan-pernyataan para orang tua dan pembina mengenai perkembangan anak didik selama mengikuti proses pembinaan karakter di Sekolah Alam Insan Kamil diantaranya:
Wahyudin (25 Tahun) selaku Pembina dan Pengembangan Akhlak mengatakan bahwa:
Saya memiliki anak didik bernama Muh. Bheno Putra Susilo dipanggil Bheno dengan karakter sensing pindahan dari sumatera, dulu dia digelar sebagai anak yang paling nakal di sekolahnya. Akibat kelakuannya membuat orang tuanya stress dan bertindak kasar pada Beno. Kemudian masuk di Sekolah Alam Insan Kamil, awal masuk beberapa minggu masih berperilaku nakal dan sering bertengkar. Namun SAIK ini, pembina tetap berusaha memberi bimbingan pada Beno sesuai dengan metode pembinaan SAIK. Akhirnya perkembangan Beno saat ini, seperti yang terlihat sangat baik dengan bersikap sopan pada orang tuanya, teman, pembina dan sekitarnya. Mengetuk pintu dan memberi salam pada orang tuanya ketika berangkat dan pulang rumah. Hafalannya sebahagian sudah di juz 29, bahkan orang tuanya sampai terharu dan menceritakan harunya pada security sekolah.26
Sriyanto Rahayu (37 Tahun) selaku wali orang tua anak didik SAIK bernama Muh. Bheno Putra Susilo (Beno) mengatakan bahwa:
25Tri Ambarwati (35 Tahun), Orang Tua Anak, Wawancara, Gowa, 30 Januari 2015.
26
Wahyudin (25 Tahun), Pembina dan Pengembangan Akhlak SAIK, Wawancara, Gowa, 30 Januari 2015.
Semenjak Beno sekolah di Sekolah Alam Insan Kamil, saya sebagai wali orang tua Beno dan para pembina SAIK merasakan banyak sekali perubahan pada Beno dari segi perilakunya, misalnya kalau saya jemput langsung beri salam kemudian pulang ke rumah langsung ketuk pintuk, beri salam dan mencium tangan bundanya. Tidak seperti dulu, sebelum masuk SAIK kalau pulang ke rumah pasti tendang pintu, tidak pernah ketuk pintu dan tidak beri salam. Hingga saya dan orang tuanya sekarang terharu melihat perubahan pada Beno karna di sekolah dan dirumah Beno juga melaksanakan shalat lima waktu, mengaji, hafalan Alqurannya banyak dan berkata yang baik-baik. Saya dan orang tua Beno sangat mengapresiasi pembinaan karakter pada Sekolah Alam Insan Kamil.27
Tri Ambarwati (35 Tahun) selaku orang tua anak didik SAIK bernama Victoria Azeeza Albatrizya (Tisya) mengatakan bahwa:
Anak saya bernama Tisya seorang perempuan dengan karakter feeling, makanya Tisya peka perasaannya, mudah menangis dan banyak gerak dan bicara. Namun semenjak anak saya sekolah di SAIK mendapatkan pembinaan karakter, Tisya sekarang jarang menangis, lebih berani menghadapi sesuatu dan lebih sabar. Selain itu, manfaat lainnya adalah energinya tersalurkan dengan fasilitas yang tersedia di SAIK, menghormati orang tua, bisa mandiri, hafalannya lebih banyak serta membantu saya untuk mengajarkan adiknya tentang hadits dan mudah menyerap informasi. Segala yang dibutuhkan anak saya sebagai tempat belajar dan bermain telah didapatkan di SAIK. Manfaat yang saya rasakan juga dari pembinaan karakter anak adalah memudahkan saya sebagai orang tua dalam hal mengatur anak.28
27Sriyanto Rahayu (37 Tahun), Wali Orang Tua Anak, Wawancara, Gowa, 30 Januari 2015.
28
Nasaruddin (45 Tahun) selaku orang tua anak didik SAIK bernama Fadhilah Amatullah (Fadhilah) mengatakan bahwa:
Fadhilah pindah di Sekolah Alam Insan Kamil sejak naik kelas 2. Di SAIK anak saya lebih banyak beraktivitas karena arenanya yang mendukung. Dan manfaatnya bagi anak saya yang pertama dari segi mentalnya karena Fadhilah tipe anak yang penakut, tetapi semenjak sekolah di SAIK mentalnya lebih terlatih, lebih berani dengan berbagai kegiatan outbound yang dilaksanakan dalam Sekolah Alam Insan Kamil. Dari segi perilakunya baik, hafalannya juga lebih banyak karena dalam waktu pembelajaran SAIK, ada program one day one ayat setiap pagi. Dan kebiasaan-kebiasaan baik dengan sembilan adab sekolah yang diterapkan dalam lingkup Sekolah Alam Insan Kamil sangat mempengaruhi karakter anak.29
Hartono (42 Tahun) selaku orang tua anak didik SAIK bernama Raghdah Attia Minallah (Attia) mengatakan bahwa:
Attia pindah di Sekolah Alam Insan Kamil sejak naik kelas 2 dari sekolah Nurul Fikri. Anak saya karakternya thingking atau melankolis makanya Attia tipe anak yang keras, tidak mau mengalah dan sewaktu masih di sekolah lamanya dia tidak ingin berteman dengan anak yang tidak selevel dengannya. Namun semenjak masuk dan mengikuti pembinaan karakter di Sekolah Alam Insan Kamil, mengalami banyak perubahan terutama dari segi perilakunya dan kognitifnya juga tidak ketinggalan.
SAIK halamannya lebih luas sehingga Attia dapat berekspresi lebih leluasa apalagi SAIK memadukan unsur alam dan keagamaan yang berjalan secara
29
beriringan serta anak belajar dengan kondisi yang sebenarnya. Ketika belajar tentang tumbuhan, anak langsung diajarkan bercocok tanam bersama pembinanya mulai dari mencangkul, menanam, menjaga serta memeliharanya. Jadi SAIK ini, sangat bermanfaat untuk perkembangan anak karena mengajarkan anak langsung pada alam bukan hanya membayangkan namun langsung melihat dan mempraktekkan prosesnya serta diajarkan tata tertib dan anak belajar hidup mandiri.30
Meiarni (38 Tahun) selaku orang tua anak didik SAIK bernama Siti Humairah Sukimin (Humairah) mengatakan bahwa:
Banyak sekali manfaat bagi anak yang saya rasakan sebagai orang tua dari humairah. Selama anak saya mengikuti proses pembinaan karakter di Sekolah Alam Insan Kamil terutama yang paling terlihat dan membantu adalah dari segi akhlaknya, humairah sekarang akhlaknya lebih meningkat mulai dari perilakunya, memanfaatkan waktu dalam belajar, shalat tepat waktu dan rajin mengaji. Perubahan perilaku anak saya signifikan.31
Maulida (32 Tahun) selaku orang tua anak didik SAIK bernama Yumna A Fathinnisa (Yumna) mengatakan bahwa:
Anak- anak masih dalam tahap proses pembinaan karena di Sekolah Alam Insan Kamil masih baru berjalan satu semester apalagi anak saya baru kelas satu jadi perkembangannya belum terlalu dapat saya ukur. Namun segi akhlaknya ada peningkatan dari mengaji Yumna ada perkembangan dan perkataannya mulai sopan serta pengetahuannya juga ada peningkatan. Yumna karakternya sensing introvert,
30Hartono (42 Tahun), Orang Tua Anak, Wawancara, Gowa, 30 Januari 2015.
31
termasuk tipe anak yang aktif sehingga terkadang masih sulit untuk diatur, jadi perubahan perilakunya belum terlalu signifikan tetapi perkembangannya mulai ada perubahan.32