• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

MATRIKS EFE (FAKTOR-FAKTOR EKSTERNAL)

Berikan peringkat 1 sampai 4 untuk masing-masing faktor eksternal kunci tentang seberapa efektif strategi perusahaan saat ini dalam merespons faktor tersebut, dengan 4 = respon perusahaan sangat baik, 3 = respon perusahaan di atas rata-rata, 2 = respon perusahaan rata-rata, dan 1 = respon perusahaan jelek. Peringkat didasari pada efektivitas strategi perusahaan. Penting untuk diperhatikan bahwa ancaman dan peluang dapat diberi peringkat 1, 2, 3, atau 4.

Pemberian masing-masing faktor strategis dilakukan dengan tanda silang (X) pada tingkat 1-4 yang paling sesuai menurut responden.

2. Penentuan peringkat merupakan pendapat masing-masing responden terhadap kemampuan perusahaan dalam menghadapi faktor-faktor strategis internal dan eksternal perusahaan.

FAKTOR INTERNAL

Faktor-faktor yang menjadi kekuatan bagi proyek lanskap Bandara Internasional Ngurah Rai

No Kekuatan 4 3 2 1

1. Lokasi proyek lanskap berada pada Bandara Internasional Ngurah Rai merupakan tempat yang strategis. 2. Proyek lanskap berskala besar

dengan pelaksana dan penanggung jawab pekerjaan yang telah

berpengalaman.

3. Proyek lanskap meningkatkan kualitas lingkungan di kawasan bandara.

4. Desain lanskap menggabungkan unsur lokal dan modern.

60

Faktor-faktor yang menjadi kelemahan bagi proyek lanskap Bandara Internasional Ngurah Rai

No Kelemahan 4 3 2 1

1. Desain taman, pemilihan tanaman, dan penempatan tanaman masih terbentur pada selera pemilik proyek. 2. Proses perencanaan gambar belum

matang sehingga pada saat

pelaksanaan di lapang banyak terjadi penyimpangan antara gambar dan kondisi sebenarnya di lapang.

3. Faktor pendukung pekerjaan lanskap kurang dipersiapkan.

4. Koordinasi kurang baik antara pihak kontraktor utama dengan

subkontraktor di bawahnya. FAKTOR EKSTERNAL

Faktor-faktor yang menjadi peluang bagi proyek lanskap Bandara Internasional Ngurah Rai

No Peluang 4 3 2 1

1. Hasil pekerjaan lanskap akan dinikmati oleh wisatawan asing dan tamu penting mancanegara.

2. Kesiapan dan hasil kerja yang baik akan berpengaruh dalam

mengembangkan usaha.

Faktor-faktor yang menjadi ancaman bagi proyek lanskap Bandara Internasional Ngurah Rai

No Ancaman 4 3 2 1

1. Letak bandara yang dekat dengan pantai menjadi ancaman untuk pertumbuhan tanaman.

2. Anggaran pemerintah untuk proyek lanskap bandara disalahgunakan.

61 La mpi ra n 3 Sit e plan l ande d garde n (ta man tr ansi si)

62 La mpi ra n 3 Sit e plan l ande d garde n (ta man d ala m pi lar )

63 La mpi ra n 3 Sit e plan l ande d garde n (a re a tou ch u p)

64 La mpi ra n 4 Site plan ve rt ical garde n

65 La mpi ra n 5 Sit e plan r oof gar de n

66

Lampiran 6 Data vegetasi Taman Bandara Internasional Ngurah Rai

No. Nama Latin Nama Lokal Tipe

Tanaman Area Landed garden Vertical garden Roof garden 1. Acalypha macrophylla Teh-tehan Semak v 2. Alocasia macrorhiza

Sente hijau Semak v

3. Alpinia zerumbet Honje belang Semak v

4. Aphelandra

squarrosa

Apelandra Semak v

5. Arachis pintoi

Kacang-kacangan

Tanaman penutup tanah

v

6. Arundo donax Bambu putih Semak v

7. Asplenium nidus Kadaka Tanaman

penutup tanah

v

8. Axonopus

compressus

Rumput gajah Rumput v

9. Bauhinia kockiana Bauhinia rambat Tanaman

merambat

v

10. Begonia sp. Begonia Tanaman

penutup tanah

v

11. Bougainvillea sp. Bugenvil pink Semak v

12. Bougainvillea sp. Bugenvil orange Semak v

13. Breynia nivosa Pretty pink Semak v

14. Bromelia sp. Bromelia Tanaman

penutup tanah v 15. Calatea Wilson's prince Kalatea Tanaman penutup tanah v

16. Calliandra lusiana Kaliandra Semak v

17. Chlorophytum

comosum

Spider plant Tanaman

penutup tanah

v

18. Chrysalidocarpus

lutescens

Palem kuning Pohon v

19. Cinnamomum

inners

Ki Teja Pohon v

20. Clerodendrum

paniculatum

Bunga pagoda Semak v

21. Codiaeum

variegatum

Puring Semak v

22. Cordyline sp. Hanjuang Semak v

23. Costus wodsonii Pacing pentol Semak v

24. Cresentia cujete Brenuk Pohon v

25. Cyrtostachis lakka Palem merah Pohon v

26. Dianela revoluta Lili brazil Semak v

27. Dracaena draco Pandan bali Pohon v

67 Lampiran 6 Data vegetasi Taman Bandara Internasional Ngurah Rai (lanjutan)

No. Nama Latin Nama Lokal Tipe

Tanaman Area Landed garden Vertical garden Roof garden

29. Euphorbia sp. Euphorbia Semak v

30. Gomphrena

globosa

Bunga kancing Semak v

31. Heliconia lady di Helikonia Semak v

32. Hemigraphis

alternata

Sambang getih Tanaman penutup tanah

v

33. Hibiscus

rosasinensis

Kembang sepatu Semak v v

34. Loropetalum

chinense

Loropetalum Semak v

35. Marantha sp. Marantha Tanaman

penutup tanah

v

36. Mesua ferera Nagasari Pohon v

37. Michelia champaca Cempaka Pohon v

38. Murraya paniculata Kemuning Pohon v

39. Mussaenda donna

eva

Nusa indah Semak v

40. Nephrolepis sp. Paku jejer Tanaman

penutup tanah

v

41. Ophiopogon

jaburan 'variegata'

Kucai putih Tanaman

penutup tanah

v

42. Ophiopogon

jaburan 'variegata'

Kucai hijau Tanaman

penutup tanah

v

43. Ophiopogon

japonicus

Kucai mini Tanaman

penutup tanah

v

44. Phalaenopsis sp. Anggrek mix Semak v

45. Philodendron sp. Daun pilo Tanaman

merambat

v

46. Plumeria obtusa Kamboja antik Pohon v

47. Plumeria rubra Kamboja merah Pohon v

48. Plumeria sp. Kamboja dasa Pohon v

49. Ptychosperma

elegans

Palem hijau Pohon v

50. Ruellia malacosperma Ruellia Tanaman penutup tanah v

51. Russelia alba Bunga air

mancur putih Semak v 52. Russelia equisetiformis 'red' Bunga air mancur merah Semak v

53. Scindapsus aureus Sirih gading Tanaman

merambat

68

Lampiran 6 Data vegetasi Taman Bandara Internasional Ngurah Rai (lanjutan)

No. Nama Latin Nama Lokal Tipe

Tanaman Area Landed garden Vertical garden Roof garden

54. Spathiphyllum sp. Peace lily Tanaman

penutup tanah

v

55. Strelitzia nicolai Pisang hias Semak v

56. Styrax benxoin Kemenyan Pohon v

57. Tradescantia bicolor Tradescantia Tanaman penutup tanah v

58. Vernonia elliptica Likuanyu Tanaman

merambat

v

59. Zebrina pendula Sabrina Tanaman

penutup tanah

69 La mpi ra n 7 F orm che ck list pe melihar aa n

70

71 Lampiran 8 Surat Perjanjian Pemborongan (lanjutan)

72

73 Lampiran 8 Surat Perjanjian Pemborongan (lanjutan)

74

75 Lampiran 8 Surat Perjanjian Pemborongan (lanjutan)

76

77 Lampiran 8 Surat Perjanjian Pemborongan (lanjutan)

78

79 Lampiran 8 Surat Perjanjian Pemborongan (lanjutan)

80

81 Lampiran 9 Rencana anggaran biaya (lanjutan)

82

83 Lampiran 9 Rencana anggaran biaya (lanjutan)

84

85 Lampiran 10 Permasalahan dan solusi pada kegiatan pemeliharaan taman

Area Kegiatan

Pemeliharaan Permasalahan Solusi Landed

garden

Penyiraman 1.Area sudut pada taman transisi tidak terkena air pada saat penyiraman menggunakan sprinkler. 2.Sumber air untuk

penyiraman pada area touch up sulit

terjangkau sehingga terdapat beberapa tanaman yang layu.

1.Melakukan penyiraman manual dengan

menggunakan selang. 2.Membuat titik keran air

baru yang dekat dengan area touch up.

Penyiangan gulma

1.Banyak terdapat gulma pada bagian depan taman transisi.

1.Mencabut gulma sampai ke akar dan memastikan akar rimpang (stolon) terangkat sehingga gulma tidak tumbuh kembali serta

melakukan penyiangan gulma secara rutin. Penyulaman 1.Masih terdapat tanaman

yang layu dan mati ketika dipindahkan ke media tanam yang baru.

1.Melakukan penyulaman tanaman baru dengan memasukkan media tanam yang ada pada polibag ke lubang tanam atau media tanam baru dan melakukan penyiraman ketika tanaman selesai disulam. Pengendalian hama dan penyakit 1.Tanaman kalatea (Calatea wilson’s prince) daunnya seperti berkarat dan berlubang. 2.Tanaman spider lily

(Hymenocalis speciosa) ujung daun berwarna kuning.

3.Tanaman kembang sepatu (Hibiscus sp.) daunnya mengkerut akibat ulat.

4.Tanaman hias berumbi pada taman dalam pilar mati dimakan tikus.

1.Memotong daun yang terserang lalu

dimusnahkan dan disemprot dengan fungsida.

2.Memotong daun yang terserang kemudian menyebarkan Furadan 3G yang dicampur dengan tanah. 3.Mengambil ulat kemudian dimusnahkan dan menyemprotkan insektisida. 4.Memberi rodentisida dan menutup lubang tikus agar tikus tidak kembali lagi.

86

Lampiran 10 Permasalahan dan solusi pada kegiatan pemeliharaan taman (lanjutan)

Area Kegiatan

Pemeliharaan Permasalahan Solusi Vertical

garden

Penyiraman 1.Sistem irigasi otomatis pada vertical garden tidak menyala atau tersumbat.

1.Membersihkan saringan air yang berada dekat tabung pupuk dengan cara mengendorkan baut penguncinya kemudian direndam dalam seember air sambil digoyang-goyangkan, setelah itu dipasang kembali. Roof garden Penyiraman 1.Tanaman pada roof

garden membutuhkan air yang banyak agar warna daunnya tetap hijau dan tidak kering karena harus

beradaptasi dengan iklim pantai. Kondisi cuaca yang cukup panas menyebabkan air cepat hilang.

1.Melakukan penyiraman secara rutin dan siang hari. Hal yang harus diperhatikan apabila menyiram pada siang hari adalah penyiraman hendaknya langsung pada permukaan tanah, tidak pada permukaan daun tanaman. Pengendalian

hama dan penyakit

1.Terdapat benalu pada tanaman kembang sepatu (Hibiscus sp.)

1.Mencabut benalu yang melilit pada batang kembang sepatu sampai akar kemudian diberi herbisida.

87 Lampiran 11 Tabel trouble shooting

No. Area Permasalahan Penyelesaian 1. Pilar Terminal

(Terarium)

Air tidak mengalir Pada pilar terminal dalam terdapat dua valve. Bagian pertama adalah valve primer dan bagian kedua adalah valve sekunder (keran). Bila air tidak menyala pada area ini, permasalahannya bisa jadi salah satu valve ada yang belum terbuka.

Tanaman mati Tanaman mati karena kekeringan diatasi dengan cara perbanyak penyiraman air. Tanaman mati karena penyakit diatasi dengan cara diberikan obat secara teratur. Tanaman mati karena hama diatasi dengan cara dilakukan penyemprotan insektisida secara rutin.

Tanah longsor Bila pada tanah di bagian Pilar terminal longsor, hal pertama dilakukan adalah melihat pada bagian dinding pilar apakah ada lubang atau tidak. Bila terdapat lubang pada bagian dinding pilar, hal pertama yang dilakukan adalah dengan menambalnya dengan karung tanah yang tersedia di

Nursery. Selanjutnya setelah ditambal,

bagian atasnya diberikan tanah subur untuk menutupi karung tersebut. Bila lubang yang ada di dinding pilar berukuran besar, dianjurkan agar ditambal menggunakan batako.

2. Taman Transisi Air tidak mengalir Pada transisi area terdapat dua valve. Bagian pertama adalah valve utama yang terletak di depan Bale Kulkul 7 dan bagian kedua adalah valve sekunder yang terletak di sebelah barat transisi area dekat dengan selokan air . Bila air tidak menyala pada area ini, permasalahannya bisa jadi salah satu valve ada yang belum terbuka. Tanaman mati Tanaman mati karena kekeringan diatasi

dengan cara perbanyak penyiraman air. Tanaman mati karena penyakit diatasi dengan cara diberikan obat secara teratur. Tanaman mati karena hama diatasi dengan cara dilakukan penyemprotan insektisida secara rutin.

3. Vertical Garden Talang banjir /

kepenuhan air sisa penyiraman

Talang vertical garden dibagi menjadi 2 jenis, yaitu talang yang terdapat saluran pembuangan (letaknya di selasar kedatangan internasional) dan talang yang tidak terdapat saluran pembuangan (letaknya di belakang pilar 14). Pada talang yang terdapat saluran pembuangan, biasanya bermasalah pada tersumbatnya saluran tersebut sehingga harus rutin dibersihkan. Sedangkan pada talang yang tidak terdapat saluran pembuangan, harus setiap hari dilakukan pengurasan talang, agar air sisa pembuangannnya tidak meluber di lantai bandara.

88

Lampiran 11 Tabel trouble shooting (lanjutan)

No. Area Permasalahan Penyelesaian

Tanaman mati Tanaman mati karena kekeringan diatasi dengan cara perbanyak penyiraman air. Tanaman mati karena penyakit diatasi dengan cara diberikan obat secara teratur. Tanaman ati karena hama diatasi dengan cara dilakukan penyemprotan insektisida secara rutin.

Air tidak mengalir Pada vertical garden, air tidak mengalir bisa disebabkan oleh beberapa hal, yaitu Saringan air vertical garden, bila ini terjadi hal yang dilakukan dengan membuka bagian penyaring air vertical garden, lalu kendorkan baut penguncinya dan direndam dalam seember air sembari digoyang-goyangkan, setelah itu pasang kembali saringan airnya ke tempat semula. Tertutupnya valve selenoid karena human error, bila ini terjadi, valve selenoid bisa di buka kembali dengan diputar ke bagian kanan.

Sprinkler vertical garden tersumbat

Sprinkler vertical garden memiliki lubang yang sangat kecil. Jadi bila terdapat kotoran dari air menyumbat lubang tersebut, air dipastikan tidak bisa keluar. Hal yang perlu dilakukan adalah dengan membuka tutup

sprinkler vertical garden tersebut lalu

meniupnya dengan keras agar kotoran dilalamnya keluar. Setelah itu kembalikan penutupnya ke asalnya.

4. Gedung Parkir Air tidak mengalir Pada gedung parkir terdapat dua valve utama disetiap bagian gedung. Bagian pertama adalah valve utama yang terletak di bagian celling gedung parkir dan bagian kedua adalah valve sekunder yang terletak kolom Gedung parkir. Bila air tidak menyala pada area ini, bisa jadi salah satu valve ada yang belum terbuka. Titik-titik valve gedung parkir ini biasanya terdapat di beberapa bagian pinggiran gedung. Tanaman mati Tanaman mati karena kekeringan diatasi

dengan cara perbanyak penyiraman air. Tanaman mati karena penyakit diatasi dengan cara diberikan obat secara teratur. Tanaman mati karena hama diatasi dengan cara dilakukan penyemprotan insektisida secara rutin.

5. Drop Off Fly

Over

Air tidak mengalir Pada drop off terdapat dua valve utama di setiap planter box kotak pada bagian utara . Bagian pertama adalah valve utama yang terletak di bagian celling gedung parkir dan bagian kedua adalah valve sekunder yang terletak kolom Gedung parkir . Bila air tidak menyala pada area ini, bisa jadi salah satu valve ada yang belum terbuka.

89 Lampiran 11 Tabel trouble shooting (lanjutan)

No. Area Permasalahan Penyelesaian

Tanaman mati Tanaman mati karena kekeringan diatasi dengan cara perbanyak penyiraman air. Tanaman mati karena penyakit diatasi dengan cara diberikan obat secara teratur. Tanaman mati karena hama diatasi dengan cara dilakukan penyemprotan insektisida secara rutin.

6. Area Touch Up Air tidak mengalir Pada Area Touch Up terdapat beberapa titik pengambilan air. Untuk area touch up 1 dan 4 mengambil air di samping fly over timur, untuk areal touch up 2, 3 dan 5 mengambil air di area building parkir. Biasanya gangguan yang terjadi saat pengambilan air di samping timur fly over adalah colokan pompa yang agak goyang sehingga aliran listrik menjadi main-main. Untuk mengatasinya colokan diikat ke penyangganya dengan kuat agar aliran air selalu stabil. sedangkan gangguan pengambilan air di areal gedung parkir sudah dijelaskan pada penjelasan diatas. Tanaman mati Tanaman mati karena kekeringan diatasi

dengan cara perbanyak penyiraman air. Tanaman mati karena penyakit diatasi dengan cara diberikan obat secara teratur. Tanaman mati karena hama diatasi dengan cara dilakukan penyemprotan insektisida secara rutin.

90

Dokumen terkait