• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Bauran pemasaran a. Produk

2. Matriks SWOT

2. Matriks SWOT

Berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang diperoleh melalui audit internal dan eksternal, dapat diformulasikan alternatif strategi yang diambil. Formulasi strategi ini dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT yang dapat dilihat pada Tabel 22. Alternatif strategi yang diperoleh adalah sebagai berikut :

Strategi S-O (Strength-Opportunity)

Strategi S-O merupakan strategi yang menggunakan kekuatan internal perusahaan untuk memanfaatkan peluang eksternal. Alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi S-O yaitu:

1. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi seperti membuka outlet atau stand-stand di pusat perbelanjaan. Hal ini dilakukan agar jangkauan untuk menyampaikan produk ke masyarakat luas dapat tersampaikan Kualitas produk dan pelayanan serta tersedianya modal menjadi kekuatan bagi restoran untuk memperluas pangsa pasarnya. Strategi ini didukung oleh pesatnya pertumbuhan jumlah penduduk, perubahan pola dan gaya hidup masyarakat serta peningkatan pendapatan masyarakat kota Bogor.

Strategi W-O (Weakness-Opportunity)

Strategi W-O adalah strategi yang menggunakan peluang yang ada untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang dimiliki perusahaan. Ada beberapa alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-O yaitu:

2. Meningkatkan efektivitas promosi melalui iklan, media, dan website serta meningkatkan sponsorship event-event atau kegiatan kemahasiswaan serta mengadakan program pemberian diskon pada moment tertentu seperti hari liburan nasional dan konsumen yang berulang tahun. Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui media iklan baik cetak maupun elektronik untuk meraih pangsa pasar lebih besar. Meningkatkan sponshorship event-event dan kegiatan kemahasiswaan merupakan suatu strategi untuk menarik banyak konsumen dan untuk membidik konsumen mahasiswa. Selain itu, pemberian diskon merupakan bentuk promosi penjualan untuk menarik konsumen dan memberi penghargaan. Perusahaan harus lebih berupaya dalam mempromosikan produknya untuk menarik perhatian konsumen dan tetap menjadi pelanggan dari Ali Baba Restaurant agar dapat meningkatkan penjualannya.

3. Memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. Strategi ini dilakukan agar meningkatkan kualitas SDM dalam hal pendidikan berupa pendelegasian yang jelas dan terarah serta pelatihan dalam penggunaan teknologi seperti website dan pengetahuan untuk layanan delivery mengenai berbagai lokasi di kota Bogor.

Strategi S-T (Strenght-Threat)

Strategi ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi dampak dari ancaman–ancaman eksternal dengan menggunakan kekuatan-kekuatan internal yang ada. Ada beberapa alternatif yang dapat dilakukan pada strategi S-T yaitu:

4. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. Meningkatkan loyalitas konsumen terhadap suatu perusahaan sangat penting sehingga perusahaan harus memberikan yang terbaik untuk konsumen baik dari segi kualitas produk maupun pelayanannya. Begitupun dengan

pemasok yang menyediakan kebutuhan barang dan bahan baku yang berkualitas. Oleh karena itu perusahaan harus menjaga hubungan baik dengan pemasok untuk menjaga kualitas bahan baku agar mampu menjamin ketersediaan dan kontinuitas bahan baku.

5. Melakukan efisensi biaya perlu pada semua tahapan operasi agar dapat menekan biaya seminimal mungkin sehingga berpengaruh terhadap penurunan harga jual. Penurunan harga jual ini dilakukan untuk membidik segmen konsumen semua kalangan masyarakat.

Strategi W-T (Weakness-Threat)

Strategi W-T adalah strategi dimana perusahaan dapat meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman. Salah satu alternatif strategi yang dapat dilakukan pada strategi W-T yaitu:

6. Meningkatkan fasilitas berupa penyediaan sarana area parkir yang memadai dan layanan delivery khusus dengan merekrut tenaga kerja yang berkualitas serta pembuatan sertifikasi halal dari BPOM. Strategi ini dilakukan agar memberikan kelengkapan fasilitas yang memadai serta kepercayaan informasi kualitas produk yang diberikan berupa adanya sertifikasi halal yang menjadi nilai lebih bagi perusahaan sehingga konsumen menjadi lebih nyaman untuk makan di Ali Baba Restaurant.

Tabel 22. Hasil Analisis Matriks SWOT

Faktor Internal

Faktor Eksternal

Kekuatan (S) 1. Lokasi restoran yang

strategis

2. Citarasa Internasional 3. Pelayanan konsumen yang

memuaskan

4. Kualitas produk terjaga 5. Modal tersedia 6. Inovasi produk 7. Pemberian kartu saran 8. Adanya harga khusus

untuk menu pelajar 9. Program call back sebagai

bentuk customer relationship 10. Layanan hotspot

Kelemahan (W) 1. Belum memiliki sertifikasi

halal dari BPOM 2. Tidak memiliki layanan

delivery khusus

3. Pencapaian target penjualan belum stabil

4. Tenaga kerja tidak terspesialisasi

5. Penggunaan website belum optimal

6. Kegiatan promosi kurang gencar

7. Area parkir kurang memadai

Peluang (O) 1. Perubahan pola dan gaya hidup

masyarakat

2. Pertumbuhan jumlah penduduk Bogor

3. Peningkatan pendapatan & daya beli masyarakat

4. Cukup tersedia angkatan kerja 5. Perkembangan kemajuan

teknologi

6. Peningkatan jumlah wisatawan asing & domestik

7. Hambatan masuk industri tinggi

Strategi S-O

1. Tingkat persaingan dalam industri restoran tinggi 2. Kenaikan harga bahan baku 3. Banyaknya produk substitusi atau

pengganti

2. melakukan efisiensi biaya produksi agar dapat

Tabel 23. Perbandingan Antara Strategi yang Telah Diterapkan Oleh Ali Baba Restaurant dan Alternatif Strategi yang Disarankan Setelah Penelitian

Alternatif Strategi

Pemasaran Keterangan Yang Telah Diterapkan Ali Baba

Restaurant

Yang Disarankan Setelah Penelitian Strategi

Produk Variasi menu Inovasi produk Tetap pertahankan dan jaga kualitas produk

Lokasi Strategis dan

mudah dijangkau Membuka cabang baru di pusat pembelanjaan

relationship Program call back &

visit table to table Tetap pertahankan dan tingkatkan kualitas pelayanan

Strategi

Bukti Fisik Sarana

pendukung Fasilitas Hotspot Alternatif Area parkir, pembuatan sertifikasi

Pemberian kartu saran Layanan delivery khusus

6.3.3 Tahap Keputusan

Tahap keputusan merupakan tahap untuk menentukan strategi terbaik yang dapat dijalankan perusahaan dari alternatif-alternatif strategi yang diperoleh dari hasil analisis SWOT. Untuk menentukan prioritas strategi tersebut, digunakan aalat analisis Quantitative Strategy Planning Matrix (QSPM).

Hasil analisis matriks SWOT menghasilkan 4 alternatif strategi yaitu strategi SO, strategi ST, strategi WO, strategi WT. Strategi tersebut akan dimasukkan ke dalam matriks QSPM yang akan diestimasi dengan bobot dan Attractive Score (AS). Penjabaran dari strategi-strategi tersebut berdasarkan hasil analisis QSPM adalah sebagai berikut :

a. Meningkatkan pangsa pasar dengan menambah saluran distribusi seperti membuka cabang di pusat perbelanjaan.(TAS = 6,299)

b. Meningkatkan efektivitas promosi melalui iklan, media, dan website serta meningkatkan sponsorship event-event atau kegiatan kemahasiswaan serta mengadakan program pemberian diskon pada moment tertentu seperti hari liburan nasional & konsumen yang berulang tahun. (TAS = 6,512)

c. Memberikan pelatihan kepada SDM muda untuk meningkatkan kualitas manajerial melalui penetapan job description yang jelas dan terarah. (TAS = 5,284)

d. Meningkatkan loyalitas konsumen dan menjaga hubungan baik dengan pemasok. (TAS = 5,838)

e. Melakukan efisiensi biaya produksi agar dapat menekan biaya seminimal mungkin sehingga berpengaruh terhadap penurunan harga jual. (TAS = 5,254) f. Meningkatkan fasilitas berupa penyediaan sarana area parkir yang memadai

dan layanan delivery khusus dengan merekrut tenaga kerja yang berkualitas serta pembuatan sertifikasi halal dari BPOM. (TAS = 5,915)

Berdasarkan hasil analisis QSPM, dapat dilihat bahwa strategi terbaik yang harus dilakukan sekarang adalah salah satu strategi WO yaitu Meningkatkan efektivitas promosi melalui iklan, media, dan website serta meningkatkan sponsorship event-event atau kegiatan kemahasiswaan serta mengadakan program pemberian diskon pada moment tertentu seperti hari liburan nasional & konsumen

yang berulang tahun. Strategi ini dilakukan untuk meningkatkan penjualan yang selama ini belum mencapai target penjualan melalui pemasaran yang lebih efektif.

Ali Baba Restaurant yang dihadapkan pada persaingan yang semakin ketat harus mampu memanfaatkan kekuatan yang dimiliki berupa terjaganya kualitas produk. Bagaimanapun terjaganya kualitas suatu produk, tetapi apabila tidak dikenal maka produk tersebut mungkin tidak dapat dibeli oleh konsumen, karena mereka tidak mengetahui informasi-informasi yang berhubungan dengan keunggulan ataupun kelemahan produk yang ditawarkan. Oleh karena itu, perusahaan harus berusaha mempengaruhi konsumen baru maupun mempertahankan konsumen lama untuk menciptakan permintaan atas produk.

Usaha tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan promosi yang efektif.

Berdasarkan empat alternatif strategi, bauran pemasaran yang harus ditingkatkan dan menjadi prioritas adalah strategi promosi yang baru. Strategi ini berupa mengoptimalkan promosi melalui media iklan baik cetak maupun elektronik untuk meraih pangsa pasar lebih besar. Meningkatkan sponshorship event-event dan kegiatan kemahasiswaan merupakan suatu strategi untuk menarik banyak konsumen dan untuk membidik konsumen mahasiswa. Selain itu, pemberian diskon merupakan bentuk promosi penjualan untuk menarik konsumen dan memberi penghargaan. Hal tersebut dapat berpengaruh terhadap pencapaian target penjualan pada Ali Baba Restaurant.

BAB VII

Dokumen terkait