• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II. KAJIAN TEORI

3. Media Pembelajaran

penglihatan dan pendengaran sekaligus dalam suatu proses

pembelajaran.

4) Media pembelajaran multimedia adalah media yang menggabungkan beberapa media dan peralatan secara terintergrasi dalam suatu proses pembelajaran.

c. Media Video Tutorial

1) Pengertian

Menurut Sukiman (2012: 187-188), video adalah seperangkat komponen atau media yang mampu menampilkan gambar sekaligus suara dalam waktu bersamaan. Pada dasarnya hakikat video adalah mengubah suatu idea atau gagasan menjadi sebuah tayangan gambar dan suara yang proses perekamannya dan penayangannya melibatkan teknologi tertentu. Kamus Besar Bahasa Indonesia mengartikan video dengan 1) bagian yang memancarkan pesawat pada telivisi; 2) rekaman gambar hidup untuk ditayangkan pada pesawat telivisi, (http://kbbi.web.id/video).

Kamus Besar Bahasa Indonesia (http://kbbi.web.id/tutorial), tutorial adalah (1) Pembimbing kelas oleh seorang pengajar (tutor) untuk seorang mahasiswa atau sekelompok kecil mahasiswa, (2) pengajaran tambahan melalui tutor. Menurut Cheppy Riyana (2007: 2), video tutorial adalah media yang menyediakan audio dan visual yang berisi pesan-pesan pembelajran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran.

Dari beberapa pernyataan para ahli dapat disumpulkan bahwa, video tutorial adalah rangkaian gambar yang ditayangkan oleh seorang pengajar

16

yang berisi pesan-pesan pembelajaran untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran, sebagai bimbingan atau bahan belajar tambahan kepada sekelompok kecil.

2) Karakteristik video tutorial

a) Sebuah presentasi yang menampilkan beberapa contoh demontrasi suatu materi, langkah-langkah atau prosedur dalam bentuk gambar dan suara. b) Beberapa metode peninjau yang memperkuat mengenai isi dalam modul

atau bagian yang terkait. 3) Manfaat media video tutorial

a) Membantu siswa dalam proses pembelajaran. b) Dapat menampilkan grafik, diagram dan gambar.

c) Media yang praktis karena bisa disimpan dalam soft file.

d) Bahan pembelajara non cetak yang kaya informasi dan lugas karena dapat sampai kehadapan siswa secara langsung. Video tutorial dapat mengubah peran guru sebagai fasilitator, sehingga dapat menumbuhkan konsep belajar mandiri pada siswa.

d. Aplikasi yang Digunakan dalam Media Video Tutorial

Program aplikasi yang mendukung dalam pembuatan bahan ajar video tutorial adalah :

1) Movie Maker

Movie maker adalah softwere untuk editing video. Dalam pembuatan media video tutorial movie maker sangat penting karena tidak dipungkiri ada beberapa hal dalam video yang salah dan perlu proses edit seperti memotong, menggabungkan dan memberi efek translasi agar menarik. Berikut ini adalah beberapa kelebihan movie maker :

17

b) Ukuran hasil file video tidak telalu besar.

c) Softwere cenderung ringan sehingga dalam pemakainya komputer tidak macet-macet.

2) Camtasia recorder

Menurut Arista Praseyo, (2014: 1), Camtasia recorder

merupakan salah satu softwere multimedia yang sering digunakan untuk membuat video. Baik berupa untuk editing film ataupun video tutorial. Kemampuan camtasia adalah merekam aktivitas layar secara penuh ataupun sebagian, dan menyimpan hasil rekaman ke dalam format video.

Menurut Rayndra Asyhar (2012: 188), Camtasia adalah softwere yang dirilis oleh TechSmith corporation. Camtasia recorder adalah bagian dari camtasia studio yang berguna untuk membuat rekaman mengenai tampilan pada desktop. Beberapa kelebihan dari camtasia recorder diantaranya:

a) Mudah untuk digunakan.

b) Mampu merekam semua hal yang terjadi di dektop, termasuk gerakan cursor dan pop up window.

c) Dapat diintregasikan Ms. Power Point untuk membuat rekaman file power point berupa slide show.

d) Dapat diintregasikan dengan device lain sebagai input seperti michrophone untuk suara dan webcam atau kamera digital untuk videonya.

e) Hasil rekaman berkapasitas lebih kecil dengan aplikasi lain yang sejenis.

f) Bila perlu hasil file dapat rubah dengan camtasia studio dan disimpan dalam ekstrasi *.camproj.

18 e. Manfaat Media Pembelajaran

Menurut Arief S. Sadiman et al (2011: 17–18 ), manfaat media pembelajaran adalah sebagai berikut :

1) Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu verbalitas (dalam bentuk kata kata tertulis atau lisan belaka).

2) Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan indra, seperti:

a) Objek yang terlalu besar bisa digantikan dengan realita, gambar, film bingkai, film, atau model

b) Objek yang kecil dibantu dengan proyektor mikro, film bingkai atau gambar.

c) Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat, dapat dibantu dengan timelapse atau high-speed photography.

d) Kejadian atau peristiwa yang terjadi di masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film, video, film bingkai, foto maupun secara verbal. e) Objek yang terlalu luas (gunung berapi, gempa bumi, iklim dan

lain) dapat divisualkan dalam bentuk film, bingkai, gambar dan lain-lain.

3) Penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif pada anak didik. Hal ini media pendidikan berguna untuk:

a) Menimbulkan motivasi belajar.

b) Menimbulkan interaksi secara langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan.

c) Memungkinkan anak didik belajar sendiri menurut kemampuan dan minatnya.

19

Sedangkan menurut Rudi Susilana dan Cepi Riyana (2008: 9), manfaat media pembelajaran diantaranya adalah:

1) Memperjelas pesan agar tidak terlalu verbalitas.

2) Mengatasi keterbatasan ruang, waktu, tenaga dan daya indra.

3) Menimbulkan gairah belajar, interaksi lebih langsung antara murid dengan sumber belajarnya.

4) Memungkinkan anak belajar mandiri sesuai dengan bakat dan kemampuan visual dan audiotori.

5) Memberi rangsangan yang sama, mempersamakan pengalaman dan menimbulkan prespsi yang sama.

Dari beberapa pernyataan menurut para ahli dapat ditarik kesimpulan bahwa kegunaan media pembelajaran adalah sebagai berikut :

1) Media pembelajaran dapat memberikan kejelasan kepada siswa terhadap materi yang sulit dipahami dengan kata-kata atau verbal.

2) Media pembelajaran dapat memberikan keringanan kepada guru dalam menjelaskan kelas yang parallel dengan mata pelajaran yang sama. 3) Media dapat memberikan penjelasan apabila suatu objek itu terlalu kecil

atau objek itu terlalu besar apabila ditampilkan di kelas.

4. Tinjauan Materi Tentang Membuat Gambar Melakukan Editing dan Modifiying

a. Titik Kordinat

Menurut Yap wie (1996: 23), di dalam AutoCAD sebuah titik dapat ditentukan dengan menggunakan cara absolute coordinate atau relative coordinate. Untuk penentuan titik absolute coordinate dikenal 2 macam cara : 1) Cartesian

Dengan cara Cartesian, siswa menyebutkan kordinat titik tersebut secara lengkap (x,y,z)

20

Contoh : Titik P mempunyi 3 unit X,2 satuan Y dan 1 satuan Z.

Cara penulisan : 3,2,1 2) Polar

Dengan cara polar, siswa menyebutkan jarak dari titik (0,0,0) setempat serta sudut terhadap sumbu X.

Contoh : Titik Q berjarak 2 unit dari titik (0,0,0) dan membentuk sudut 30˚ dengan sumbu X.

b. WCS dan UCS

Menurut Yap Wie (1996: 36-37), WCS merupakan sistem kordinat dunia, bersifat tetap dan umum. Sistem inilah yang umum kita pergunakan. Titik perpotongan dari WCS ini adalah titik (0,0,0). UCS merupakan kordinat pemakai ( User atau anda) yang dapat anda tempatkan dimana saja, seperti didalam atau diluar objek gambar. Titik (0,0,0) dari ucs ini bersifat bebas, tergantung dari keinginan kita.

c. Pengaturan Setting Persiapan Gambar

1) Limits

Menurut Yap Wie (1996: 319), perintah ini digunakan untuk menentukan batasan atau besarnya bidang gambar, dengan limits anda mengetahui besarnya bidang kerja gambar yang anda miliki, hal ini untuk menjaga agar tidak keluar dari bidang kerja. Untuk langkah setting limits adalah sebagai berikut.

Command: Limits <enter>

ON/OFF/<Lower Left Corner><0.000,0.000>

Upper right corner <……,……>

2) Snap

Menurut Yap Wie (1996: 397), digunakan untuk “mengunci” gerakan dari crosshairs. Mengunci disini berarti crosshairs tidak bisa

21

bergerak bebas posisi di mana saja tapi hanya bisa pada titik tertentu dilayar monitor. Untuk setting snap adalah sebagai berikut.

Command : Snap <enter>

Snap sepacing or ON/OFF/Aspect/Rotate/Style <1.000>:0.5 <enter>

3) Grid

Menurut Yap Wie (1996: 295), perintah ini digunakan untuk mengatur penampilan titik-titik pembantu (grid) pada layar monitor. Grid ini hanya bersifat pembantu dan tidak termasuk didalam gambar anda ketika mencetaknya. Langkah untuk mensetting grid adalah sebagai berikut.

Command : Grid <enter>

Grid spacing (X) or ON/OFF/Snap/Aspect<0.000>: 4) Units

Menurut Yap Wie (1996: 295), digunakan untuk sistem satuan (units) yang ingin digunakan. Pada tabel 1 dan 2 adalah sistem satuan dan desimal yang diberikan AutoCAD.

Tabel 1. Sistem Satuan

Sistem Satuan Contoh Scientific 1.55E+01 Decimal 15,50 Engenering 1’-3.50’’

Architectural 1’-3 ½ Faractional 15 ½

Tabel 2. Decimal point

Decimal Point Contoh 2 10,21 4 10,2213 6 10,221312 8 10,21131221

22 d. Toolbar Draw

1) Line

Menurut Yap Wie (1996: 320), digunakan untuk membentuk sebuah garis. Garis lurus atas dasar 2 buah titik yang ditentukan, yaitu titik awal dan titik akhir. Contoh command line sebagai berikut.

Command : Line <enter> From point :3,3 <enter> To point :6,7 <enter> To pint : 10,3<enter To point : <enter> 2) Circele

Menurut Yap Wie (1996:141-144). Perintah Circle digunakan untuk mementuk sebuah objek gambar lingkaran. Anda dapat melakukanya dengan 5 cara, diantaranya :

a) Center – Radius

Pembentukan sebuah lingkaran dengan titik pusat (center point) dan Jari-jari (radius).

Command:Circel <enter> 3P/2P/TTR/<center point>: 6,4 Diameter/<radius>: 2 <enter> b) Center – Diameter

Pembentukan sebuah lingkaran dengan titik pusat (center point) dan garis tengah (diameter).

Command : Circele <enter>

3P/2P/TTR/<center point> : 6,4 <enter> Diameter/ Radius : D <enter>

Diameter : 6 <enter> c) Three point (3P)

Three point merupakan pembentukan sebuah lingkaran yang menggunakan 3 titik acuan.

Command : Circele <enter>

23

Frist point : 6,5 <enter> Second Point : 7,4 <enter> Third point : 6,3 <enter> d) Two Point (2P)

Two poit merupakan pembentukan sebuah lingkaran yang menggunakan 2 titik acuan.

Command : Circele <enter>

3P/2P/TTR/<center point> : 2P <enter> Frist point : 6,5 <enter>

Second Point : 7,4 <enter> Third point : 6,3 <enter>

e) Tangent – Tangent Radius (TTR)

Tangent merupakan titik singgung dari suatu garis atau lingkaran. Pembentukan lingkaran berdasarkan 2 garis singgung lingkaran jari-jari. Command :Circele <enter>

3P/2P/TTR/<center point> : TTR <enter> Enter tangent sepace :

Geserlah pickbox untuk mendapatkan sebuah lingkaran atau sebuah garis, kemudian tekan tombol kiri mose.

Enter second tangengt sepace :

Geserlah pickbox untuk mendapatkan sebuah lingkaran atau sebuah garis lainya, kemudian tekan tombol kiri mose.

Radius : Berikan nilai numeric.

e. Toolbar Modifiy

1) Earse

Menurut Yap Wie (1996: 283), digunakan untuk menghilangkan atau menghapus satu atau beberapa objek gambar.

Commnd : Earse <enter> Select Objects :

Seleksi garis yang akan dihapus Select objects : <enter>

2) Copy

Yap Wie (1996: 156), copy digunakan untuk membuat duplikasi (copy) dari sebuah objek gambar.

Command : copy <enter> Select Object :

24

<Base point or displacement>/Multiple : Second point of displacement :

3) Mirror

Menurut Yap Wie (1996: 333), mirror digunakan untuk

membentuk bayangan cermin dari suatu objek. Command : Mirror

Select Object :

First point of mirror line : Second point:

Deleete old object? <N> : 4) Skala

Menurut Yap Wie (1996: 388), skala digunakan untuk melakukan pembesaran atau perkecilan (mengubah ukuran) dari suatu objek.

Command : Scale <enter> Select Object :

Base point

<secale factor>/Refrence : 5) Fillet

Menurut Yap Wie (1996: 290), fillet digunakan untuk

“memperhalus” pertemuan antar garis (line), garis lengkung (arc) dan lingkaran (Circle) dengan sebuah radius tertentu.

Command : Fillet <enter>

Polyline/Radius/<Select first object> : Select second object :

6) Chamfer

Menurut Yap Wie (1996: 124), chamfer digunakan untuk

membentuk hubungan antar dua garis berpotongan dengan pola tertentu.

Command : Chamfer <enter> Polyline/Distance/<select first line> : Select second line :

25

7) Trim

Menurut Yap Wie (1996: 419), trim digunakan untuk

menghilangkan suatu bagian dari sebuah objek gambar yang dibatasi oleh suatu garis pembatas.

Command : trim <enter>

Select cutting adge (s) ….

Select object :

<select object to trim>/Undo 8) Explode

Menurut Yap Wie (1996: 284), explode digunakan untuk memecahkan gambar yang sebelumnya satu kesatuan menjadi beberapa bagian yang nantinya digunakan untuk pengeditan.

Command : Explode <enter> Select object :

f. Dimension

Dimension digunakan untuk keterangan dimensi atau ukuran. 1) Linier

Menurut Yap Wie (1996: 246-247), yang termasuk di dalam pemberian ukuran secara liner ini adalah horizontal dan vertikal.

Command : DIM <enter>

Dim : Horizontal atau Vertical <enter> First extension line orgin or retrun to select: (Pilih titik pertama dengan menggerakan mouse.) Second extension line orgin :

(pilih titik kedua dengan menggerakan mouse) Dimension line location (Text/Angel):

(pilih titik ke tiga)

Dimension text <…..> : <enter>

2) Radius

Menurut Yap Wie (1996: 250), radius digunakan untuk memberi keterangan jari jari atau radius.

Command : Dim <enter> Dim : Radius <enter> Select arc or circle :

26

(pilih titik pertama)

Dimension teks <…..>

Enter leader length for teks : (pilih titik kedua)

3) Diameter

Menurut Yap Wie (1996: 256), diameter digunakan untuk memberikan keterangan ukuran garis tengah (diameter) serta memberi tanda titik pusat lingkaran atau sebuah garis lengkung.

Command : Dim <enter> Dim : Diameter <enter> Select arc or circle :

(pilih lingkaran atau garis lengkung)

Dimension teks <…..>

Enter leader length for teks : (pilih titik kedua)

Dokumen terkait