• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mediasi Religiusitas dan Koefisien Korelasi

Pada analisis data, ternyata religiusitas mampu memoderasi pengaruh restorasi terhadap budaya kerja dengan p value 0,023 <

0,05; T statistik 2,006 > 1,65 , koefisien jalur positif sebesar 0,095.

Sementara itu, juga memperkuat enlightening terhadap budaya kerja, dengan p value 0,003 < 0,05; T statistik 2,815 > 1,65, koefisien jalur positif sebesar 0,095. Religiusitas juga memoderasi advanced terhadap budaya kerja ditunjukkan dengan p value 0,047 < 0,05; T

statistik 1,675 > 1,65, koefisien jalur positif sebesar 0,243.

Religiusitas juga mampu memediasi delightful terhadap budaya kerja dengan p value 0,0,014 < 0,05; T statistik 2,205 > 1,65, koefisien jalur positif sebesar 0,172.

Data tersebut menunjukkan bahwa religiusitas dengan konsisten dapat memediasi seluruh variabel terhadap budaya kerja.

Religiusitas bagi karyawan Muhammadiyah memang sangat penting dan utama. Banyak studi yang menemukan bahwa religiusitas pada karyawan di berbagai amal usaha Muhammadiyah sangat dipentingkan, dan menjadi faktor utama meningkatkan budaya kerja (Anitra, 2014; Endicho Abdullah Qadafi & Wajdi, 2020;

Karim & Aceh, 2017; Prasetyo & Anitra, 2020). Dengan demikian, maka kajian ini memperoleh dukungan dan relevansi dengan beberapa riset sebelumnya, walaupun dengan konteks dan proporsi yang berbeda-beda. Hal ini akan semakin memperkuat fungsionalisasi nilai-nilai luhur di Muhammadiyah yang berasal dari semangat keagamaan yang tinggi dan didukung dengan kematangan organisasi yang mumpuni.

Hasil analisis pada gambar 9 juga adanya menunjukkan R square Budaya Kerja sebesar 0,876, artinya bahwa besar pengaruh restorasi, advanced, enlightening dan delightful terhadap budaya kerja dengan diperkuat oleh religiusitas adalah sebesar 87,6%, sisanya sebesar 12,4% variansi budaya kerja dipengaruhi faktor lain di luar restorian, advanced, enlightening dan delightful serta efek moderasi religiusitas

Angka koefisien 0,876 terpada hubungan antar variabel tersebut tergolong sangat kuat, atau memiliki Korelasi hubungan sempurna positif (Sarwono, 2006; Sugiyono, 2013). Angka ini tentunya akan berbeda jika diteliti pada lokus yang berbeda dengan karakteristik dan nilai yang diyakini berbeda. Dengan demikian, perguruan tinggi Muhammadiyah perlu memperhatikan dan memelihara religiusitas seluruh pendidik dan karyawannya agar dapat membentuk budaya kerja yang unggul dan selalu dinamis.

Pada dokumen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Persyarikatan Muhammadiyah, mengutip QS. Ali Imran: 110 yang pada intinya adalah adanya dorongan yang kuat kepada organisasi Muhammadiyah untuk memerankan dirinya sebagai umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Tugasnya hanya dua, yakni menyuruh kepada yang ma’ruf atau kebaikan yang dapat dimanfaatkan oleh umat manusia, serta mencegah ke-munkar-an atau kerusakan. Konsekuensi dari spirit ini adalah bahwa secara individu dan organisasi warga Muhammadiyah atau semua orang yang bernanung di amal usaha Muhammadiyah harus menampilkan cara kerja yang baik bahkan unggul, agar dengan itu menjadi persaksian umat manusia bahwa itulah kelompok terbaik yang senantiasa mengejar keunggulan bersama.

Keunggulan budaya kerja di Muhammadiyah setidaknya terlihat dari bagaimana geliat amal usaha yang semakin meningkat, tidak hanya di dalam tetapi juga di luar negeri, seperti Malaisyia dan Australia. Data amal usaha Muhammadiyah pada tahun 2020 dapat dilihat pada gambar berikut ini:

sumber: muhammadiyah.or.id

Gambar 12. Jumlah AUM Muhammadiyah

Dalam konteks Universitas Muhammadiyah Palopo, budaya kerja yang diterapkan hasilnya terlihat pada beberapa data baik pada aspek input, proses, dan output yang sering dijadikan sebagai dasar untuk melakukan pemeringkatan.

Pada bidang Input, selama kurun waktu 2019-2023 UMPalopo mengalami peningkatan yang sangat signifikan dan ada yang meningkat secara perlahan. Peningkatan terlihat di bidang SDM pada aspek jabatan fungsional. Untuk Tenaga Pengajar di Tahun 2019 ada 32 orang, Tahun 2020 ada 36 orang dan di tahun 2021 berkurang menjadi 16, dikarenakan sejumlah 20 orang telah memiliki Jabatan Fungsional Asisten Ahli. Sementara untuk Lektor di Tahun 2019 dan 2020 sejumlah 36 meningkat menjadi 39 di Tahun 2021. Untuk Lektor Kepala dari tahun 2019-2020 sebanyak 5 orang, pada Tahun 2021 bertambah 1 orang Lektor Kepala dan 1 orang dikukuhkan sebagai Guru Besar. Hingga saat ini dosen Universitas Muhammadiyah Palopo ada 17 orang tenaga pengajar, 71 orang Asisten Ahli, 46 orang Lektor, 5 Lektor Kepala dan Guru Besar 1 orang. Sementara itu ada 2 orang diusulkan ke Lektor Kepala dan 4 orang sementara penyusunan DUPAK Guru Besar.

Untuk Sertifikasi Dosen (Serdos) terlihat meningkat dari tahun 2021 ke tahun 2022. Pada Tahun 2021 ada 2 Dosen menerima Serdos, pada tahun 2022 menjadi 10 Dosen. Sampai saat ini Tahun 2022 Dosen Universitas Muhammadiyah Palopo yang telah memiliki Sertifikat Pendidik sejumlah 60 orang. Pada Tahun 2019 sebanyak 18 orang telah bergelar doktor, Tahun 2020 bertambah 2 orang menjadi 20 orang, Tahun 2021 bertambah 1 orang menjadi 21.

Hingga saat ini Tahun 2022 sejumlah 17 orang sementara studi lanjut, 4 diantaranya mendapatkan Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) dan 1 Beasiswa Luar Negeri. Demikian juga pada aspek yang lain, perolehan prestasi mahasiswa tingkat internasional juga telah diraih sebanyak 2 kali.

Pada bidang Proses, juga berjalan dengan dinamis. Sejak Pandemi Covid-19 sampai saat ini, UMPalopo mengimplementasikan penggunaan LMS IQRA UM Palopo pada tahun 2020 mencapai 2879, pada tahun 2021 menurun sebesar

2.004 aktivitas pengguna dan diperoleh 878 pengguna, dan di tahun 2022 menurun 34 pengguna menjadi 841 pengguna LMS. Hal ini disebabkan pandemi Covid-19 telah dinyatakan sebagai endemi dan perkuliaha secara Luring telah berjalan. Sementara itu, dalam rangka mempercepat pelaksanaan Merdeka belajar Kampus Merdeka (MBKM), UMPalopo telah melakukan langkah antisipasi dengan melakukan Revisi Kurikulum dan menerapkan 8 bentuk kegiatan pembelajaran, yang peningkatannya signifikan. UMPalopo adalah satu-satunya perguruan tinggi di Luwu Raya yang menerima hibah Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) tahun 2021, PKKM tahun 2022, dan PKKM untuk program ISS di tahun 2022.

Dengan dukungan inilah, maka IKU perguruan tinggi meningkat drastis. Pada penyelenggaraan pendidikan Al-Islam Kemuhammadiyahan juga melakukan inovasi dengan diimplementasikannya program Ma’had al-Jami’ atau pesantren mahasiswa selama 2 semester. Mahasiswa semester 1-2 tidak lagi belajar di kelas, tetapi dibina intensif oleh dosen dan sebaya yang dilatih secara khusus. Fokus pada Ma’had al-jami’ adalah kemampuan Baca Tulis al-Qur’an, Ibadah, dan kekuatan aqidah.

Demikian juga pengajian rutin setiap Jumat bagi dosen telah berjalan sejak 2019 sampai sekarang. Proses penjaminan mutu dilakukan secara intensif dengan memanfaatkan teknologi informasi. Berikut Sistem Informasi sebagai bentuk inovasi yang telah diimplementasikan:

Tabel 11. Penggunaan SIM dalam Pelayanan Akademik

No Nama Aplikasi Tahun

1 Sistem Informasi Kampus Merdeka Terintegrasi 2022 2 Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG)

2021 3 Sistem Informasi Manajemen Keuangan dan

Akuntansi (SIMKA)

4 Quality Assurance Management Online (QAMON) 5 E-Presensi Dosen dan Staff

6 IQRA - Learning Management System (LMS)

2020 7 Sistem Informasi Penelitian Pengabdian Masyarakat

(SIPPMANIS)

8 Sistem Manajemen Aset

No Nama Aplikasi Tahun 9 Repository Tugas Akhir Mahasiswa

10 Sistem Informasi Tracer Study 11 Sistem Informasi Akademik (SIAKA)

2019 12 Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB)

13 OPAC (online public acces calatog) 14 ETD

15 Buku Digital

Pada bidang Output, terjadi peningkatan secara kualitas.

Misalnya jumlah publikasi pada Jurnal Internasional Bereputasi meningkat sampai menembus Quartil 1. Demikian juga perolehan pendanaan penelitian dari lembaga internasional, misalnya dari ECDG, MBZ Species Conservation Fund, dan GTC Small Grant, John Hopkins yang mengindikasikan UMPalopo semakin kompetitif dalam menghadapi persaingan. Perolehan dana penelitian dan pengabdian dari dana eksternal hanya 4 judul, akan tetapi dengan jumlah dana yang cukup besar Rp. 948.175.809, ini akan berdampak pada perolehan dana eksternal penelitian dan merupakan pembagi yang cukup besar terhadap jumlah dosen.

Pada tahun 2021 terdapat 116 publikasi. Rinciannya adalah sebanyak 73 artikel pada jurnal terindeks Sinta 1-6, sebanyak 11 artikel pada Jurnal Ilmiah Bereputasi, sebanyak 2 pada prosiding nasional, sebanyak 30 pada jurnal ber-ISSN. Secara kuantitatif, jumlah ini masih cukup memadai jika dilihat dari jumlah dosen, dan secara kualitas publikasi dosen UMPalopo telah dapat menembus indeksasi Scopus Quartil 1 dan 2, serta WOS. Pada tahun 2022 sebanyak 97 yang tersebar di beberapa jenis publikasi. Artikel pada jurnal Sinta 1-6 sebanyak 52 artikel, sebanyak 9 artikel pada Jurnal Ilmiah Bereputasi, sebanyak 1 artikel pada prosiding nasional, 35 artikel pada jurnal ilmiah ber-ISSN. Saat ini terdapat puluhan artikel yang sementara review pada jurnal ilmiah nasional maupun internasional. Sehingga, inilah yang dapat melejitkan Sinta Score UMPalopo yang secara umum menempati peringkat 1 di perguruan tinggi Luwu Raya yang berjumlah 16 PTS.

UMPalopo juga memiliki Satuan Pengawas Internal yang bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan pengelolaan keuangan. Guna menjamin akuntabilitas keuangan, dilakukan audit berjenjang yang meliputi: (a) audit Internal yang dilakukan Satuan Pengawas Internal, pada tanggal 15-18 Pebruari 2021 dan audit Internal yang dilakukan Satuan Pengawas Internal, pada tanggal 20-30 Oktober 2022; dan (b) audit Kantor Akuntan Publik yang telah dilakukan tahun 2019-2020, oleh Kantor Akuntan Publik Drs. Syarifuddin Chan Nomor: 00015/RZ/2.0876/GA- SC/AU.2/0015-1/0/I/2021. Keuangan di seluruh unit di lingkungan UMPalopo harus dapat diakses setidaknya dalam periode bulanan oleh setiap unit yang menjadi kewenangannya. Satuan Pengawas Internal (SPI) dan auditor eksternal yang ditunjuk memiliki wewenang untuk melaksanakan tracking transaksi keuangan. UMPalopo menyajikan laporan keuangan konsolidasi secara periodik, yang setidaknya terdiri dari: (a) Laporan Realisasi Anggaran; (b) Laporan Arus Kas (Statement of Cash Flows); (c) Catatan (pengungkapan/penjelasan) atas Laporan Keuangan; dan (d) Laporan Aktivitas.

Dari data tersebut menggambarkan menunjukkan kinerja Universitas Muhammadiyah Palopo selama periode 2019-2022, dan menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dengan beberapa inovasi di bidang teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Kinerja adalah wujud budaya kerja di sebuah organisasi. Jika kinerjanya lemah, maka budaya kerjanya dapat dipastikan buruk, dan juka kinerjanya baik maka budaya kerjanya juga baik.

5

Berdasarkan pembahasan sebelumnya dapat disimpulkan bahwa religiusitas mampu memoderasi pengaruh restorasi terhadap budaya kerja, memperkuat enlightening terhadap budaya kerja, memoderasi advanced terhadap budaya kerja mampu memediasi delightful terhadap budaya kerja. Hasil ini relevan dengan nilai dan budaya yang dikembangkan pada Persyarikatan Muhammadiyah, termasuk seluruh amal usahanya, bahwa religiusitas adalah menjadi faktor utama yang harus diinternalisasikan dalam pekerjaan. Bekerja tidak hanya mengejar pendapatan (ujrah), tetapi juga meraih pahala (ajrun). Ini menjadi salah satu ciri yang unik pada perguruan tinggi Muhammadiyah yang tersebar di seluruh Indonesia, sekaligus menjadi keunggulannya.

Peneliti memberikan rekomendasi agar nilai dasar Restoration, Enlightening, Advancement, dan Delightful (disingkat:

READ) dijadikan sebagai tata nilai di perguruan tinggi Muhammadiyah. Nilai tersebut akan relevan karena dieksplorasi dari berbagai dokumen resmi Muhammadiyah sebagai dokumen yang harus di-breakdown pada semua amal usaha Muhamamdiyah, termasuk lembaga pendidikan. Nilai yang sudah memperhitungkan aspek sosio-kultural yang berkembang dan bersumber dari nilai luhur ajaran agama dan yang digali dari kearifan tokoh dan warga persyarikatan Muhammadiyah.

Selain itu, setiap perguruan tinggi Muhammadiyah hendaknya mempertimbangkan aspek religiusitas untuk membangun budaya kerja yang unggul. Semua komponen di organisasi pendidikan harus memiliki orientasi kerja yang tidak hanya mendasarkan pada rutinitas dan prosedur yang kaku, tetapi juga memperkuat nilai transendental yang berasal dari luar organisasi, yakni Allah swt Tuhan yang Maha Kuasa.

Studi ini memiliki keterbatasan karena respondennya hanya diambil dari satu perguruan tinggi Muhammadiyah, yang mungkin bekum mewakili semua karakteristik perguruan tinggi Muhammadiyah di seluruh Indoensia yang memiliki kondisi sosio-religius yang tentu berbeda, kendatipun untuk aspek yang pokok banyak memiliki kesamaan. Kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk mengambil sampel yang lebih luas sehingga hasilnya dapat digeneralisir secara umum.

Daftar Pustaka

Alfarisyi, S., & Satrio, B. (2021). Hubungan Pengaruh Keterampilan, Pengetahuan, Kemampuan, Sikap, dan Budaya Kerja Terhadap Produktivitas Karyawan. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen (JIRM), 10(6).

Anitra, V. (2014). Pengaruh Religiusitas Terhadap Budaya Kerja Dan Etos Kerja (Studi Pada Karyawan Non Akademik Universitas Muhammadiyah Malang). University of Muhammadiyah Malang.

Ardana, A. R., Tanah, T. B., Belakang, L., & Horkheimer, M. (2018).

Dialektika Pencerahan : Pemikiran Max Horkheimer atas Modernitas dan Industri Budaya. 03, 1–12.

Arifani, M. A., Anita, A. F., Fauziyah, A. N., & Gunawan, A. (2022).

Efektivitas Penerapan Budaya 5s (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) Dalam Perwujudan Pelayanan Prima Di Kantor Kelurahan Cisurupan Kota Bandung. Jurnal DIALEKTIKA: Jurnal Ilmu Sosial, 20(1), 59–69.

Arroisi, J., Perdana, M. P., & Hutama, R. (2020). Pembaharuan Pemikiran Islam Model Muhammadiyah Dan Nahdlatul Ulama. Jurnal Islam Nusantara, 04(02), 172–188.

https://doi.org/10.33852/jurnalin.v4i2.223

Baruch, Y., & Holtom, B. C. (2008). Survey response rate levels and trends in organizational research. Human Relations, 61(8), 1139–1160.

Bennett, N., & Lemoine, G. J. (2014). What a difference a word makes: Understanding threats to performance in a VUCA world. Business Horizons, 57(3), 311–317.

Carruthers, J. (2019). Academic integrity. In South African Journal of

Science (Vol. 115, Issues 11–12).

https://doi.org/10.17159/sajs.2019/7439

DeVellis, R. F. (2016). Scale development: Theory and applications (4th ed.). Sage publications.

Dillman, D. A., Smyth, J. D., & Christian, L. M. (2014). Internet, phone, mail, and mixed-mode surveys: the tailored design method (4th ed.). John Wiley & Sons.

Endicho Abdullah Qadafi, F., & Wajdi, M. F. (2020). Pengaruh Religiusitas, Lingkungan Kerja Fisik, DAN Lingkungan Kerja Non Fisik Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus pada SMA-SMK Muhammadiyah di Gemolong). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Firdausy, M. (2019). Revolusi Industri 4.0 dan Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan.

Ghozali, I., & Latan, H. (2015). Partial Least Squares Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 3.0 Untuk Penelitian Empiris. Universitas Diponegoro.

Griffin, P., & Care, E. (2014). Assessment and teaching of 21st century skills: Methods and approach. Springer.

Hair, J.F., Black, W.C., Babin, B.J., & Anderson, R. . (2010).

Multivariate data analysis, 7th edition. Pearson Prentice Hall.

Holdcroft, D. (2016). Meaning and the Background of Belief. On Believing. De La Croyance. Epistemological and Semiotic Approaches. https://doi.org/10.1515/9783111727967-010

Ismail, H. B., Talib, K. A., & Ramli, N. A. (2021). Kebangkitan dan Pemodenan Jepun: Suatu Analisis terhadap Regimentasi Budaya Kerja Jepun. Malaysian Journal of Social Sciences and Humanities (MJSSH), 6(9), 60–73.

Kant, I. (1873). Foundations of the Metaphysics of Morals. The Moral Life: An Introductory Reader in Ethics and Literature, 2, 297–316.

Karim, S., & Aceh, F. (2017). Hubungan Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Religiusitas dengan Kinerja Karyawan.

Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 2(2), 116–130.

Kebudayaan, K. P. dan. (2017). Dikembangkan oleh: Pusat Kurikulum dan Perbukuan.

Latan, H., Jose, C., Jabbour, C., Beatriz, A., & Sousa, L. De. (2020).

Social Media as a Form of Virtual Whistleblowing : Empirical Evidence for Elements of the Diamond Model. Journal of Business Ethics, 0123456789. https://doi.org/10.1007/s10551-020-04598-y

Muhammadiyah, P. P. (2012). Pedoman PP Muhammadiyah tentang PTM.

Mulkhan, A. M. (2007). Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan dalam Hikmah Muhammadiyah. Suara Muhammadiyah.

Multazam, U. (2019). Kepempimpinan dan Budaya Akademik Di Perguruan Tinggi. Buletin Psikologi, 7(2), 128–147.

Muslimah, K., Sidiq, A. R., & Cahyono, H. (2020). IMPLEMENTASI BUDAYA 3-S (SENYUM, SALAM, DAN SAPA) SEBAGAI UPAYA PENDIDIKAN KARAKTER MASYARAKAT KAMPUNG MUHAJIRUN NATAR LAMPUNG SELATAN. PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam, 1(1), 12–15.

Nashir, H. (2010). Muhammadiyah gerakan pembaruan. Suara Muhammadiyah.

Osman, K., Hiong, L. C., & Vebrianto, R. (2013). 21st Century biology:

An interdisciplinary approach of biology, technology, engineering and mathematics education. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 102, 188–194.

PP Muhammadiyah. (2015). Tanfidz Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-47. Berita Resmi Muhammadiyah, 36.

Prasetyo, H., & Anitra, V. (2020). Pengaruh Religiusitas terhadap Kinerja Karyawan: Studi pada Tenaga Kependidikan Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Borneo Student Research (BSR), 2(1), 705–713.

Purady, R. (2016). Pengaruh Kecerdasan Emosional, Lingkungan Kerja Dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Bina Marga Propinsi Sulawesi Tengah. Katalogis, 4(3).

Rahardjo, M. (2021). Restorasi kajian manuskrip: upaya memahami dan melestarikan warisan budaya bangsa.

Ringle, C. M., Wende, S., & Becker, J.-M. (2015). SmartPLS 3.

Boenningstedt: SmartPLS GmbH, 584.

Robins, S. P., & Judge, T. (2006). Perilaku Organisasi. Edisi 10”.

Prentice Hall Pearson Educational International PT Ideks Gramedia, Jakarta.

Safi, O. (2003). Progressive Muslims: On justice, gender and pluralism. Simon and Schuster.

Sarwono, J. (2006). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill building approach. Wiley, Chichester, Hoboken.

Speklé, R. F., & Widener, S. K. (2018). Challenging issues in survey research: Discussion and suggestions. Journal of Management Accounting Research, 30(2), 3–21.

Stark, R. (1965). A Taxonomy of Religious Experience. Journal for the Scientific Study of Religion, 5(1), 97.

https://doi.org/10.2307/1384259

Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D.

Suparto, S., Prabowo, R., Suhartini, S., Yuliawati, E., Hariastuti, N. L.

P., & Ariyanti, U. D. (2022). Penyuluhan Budaya Tata Krama dan 5S (Salam, Senyum, Sapa, Sopan, dan Santun) untuk Memperkuat Karakter Siswa SDN Kupang 4 Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo. Jurnal ADIPATI: Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Aplikasi Teknologi, 1(2).

Wahyuningsih, T. M., & Aryanto, B. (2016). Implemantasi Budaya Kerja 5 S dan Hourensou oleh Para Eks-pemagang di Jepang dalam Dunia Kerja di Indonesia.

Xu, M., David, J. M., & Kim, S. H. (2018). The fourth industrial revolution: Opportunities and challenges. International Journal of Financial Research, 9(2), 90–95.

https://doi.org/10.5430/ijfr.v9n2p90

Zubaidah, S. (2018). Mengenal 4C: Learning and Innovation Skills untuk Menghadapi Era Revolusi 4.0. 2nd Science Education National Conference, 13(October 2018), 1–18.

Glosarium

Advancement : Kemajuan. Pemahaman, sikap, dan perilaku yang mencerminkan budaya maju di lingkungan perguruan tinggi Collaborative : Aliansi strategis. Bersifat kolaborasi,

kemampuan bekerja secara tim baik internal maupun eksternal organisasi

Culture : Budaya. Kebiasaan yang bersumber dari norma agama maupun kebiasaan

Delightful Saling menggembirakan. Orientasi pelayanan yang memberikan kepuasan

Empowerment : Pemberdayaan. Penyadaran kepada manusia untuk meningkatkan daya, agar secara individu dan organisasi berdaya, memiliki kekuatan berkembang

Faithful : Orang yang beriman, percaya terhadap nilai yang terdapat dalam ajaran agama

Helpful : Berorientasi pada pelayanan tanpa diskriminasi

Innovative : Pengembangan sumberdaya yang telah ada sebelumnya memiliki nilai lebih

Liberation : Pembebasan. Upaya membebaskan manusia dari kebodohan dan keterbelakangan Pioneering : Pelopor. Menemukan cara, metode, produk

baru yang belum ditemukan sebelumnya

Rules : Hukum. Ketaatan terhadpa semua aturan yang ditetapkan dalam organisasi

Smiling : Senyum. Pelayanan yang mengutamakan senyum agar pelanggan puas

Sustainable : Berkelanjutan. Mengembangan organisasi sesuai dengan peta jalan yang ditetapkan Religiosity Religuisitas. Ekspresi spiritual dari yang

berkaitan dengan sistem keyakinan, nilai dan hukum yang berlaku.

Indeks

A

Advancement · 35, 46, 47, 108

B

Berkemajuan · 36

C

Collaborative · 6, 41, 47 Culture · 7, 8, 9, 32, 46, 47

E

Empowerment · 35, 46, 47, 165

F

Faithfull · 31

H

Helpful · 6, 40, 47

I

Innovative · 6, 38, 47

L

Liberation · 34, 46, 47

M

Muhammadiyah · 5, 6, 7, 8, 30, 31, 33, 34, 35, 36, 37, 39, 40, 46, 48, 124, 126, 127, 128, 131, 108, 109, 159, 160, 161

P

Perguruan Tinggi · 5, 161 Pioneering · 6, 37, 47

S

Sustainable · 6, 38, 47 T

Ta'awun · 40

Hasil Scanning Similarity

Naskah buku ini telah dilakukan uji plagiarism dengan turnitin. Uji dilakukan dengan menggunakan cara sebagai berikut:

Exclude from Similarity Report : Bibliography Batas Toleransi : 20%

Small Matches : Less Than 20 words

Hasil uji : 19 %

Kategori : Green

Komentar Reviewer

1. Reviewer 1

Buku ini secara teknis, metodologi, subtansi, dan komponennya telah memenuhi syarat sebagai buku Referensi karena disusun berdasarkan riset yang relevan dengn bidang keilmuan penulis. Layak dibaca oleh semua dosen dan pimpinan yang menekuni dan mengelola perguruan tinggi.

Reviewer/Asesor BKD Nasional

Dr. Imam Pribadi, M.Pd.I.

2. Reviewer 2

Buku ini merupakan hasil penelitian yang original dan sesuai dengan bidang keilmuan penulis. Ditulis sesuai dengan petunjuk dalam Pedoman Operasional Penilaian Angka Kredit Kenaikan Jabatan Akademik tahun 2019. Layak untuk digunakan dan dibaca khalayak.

Reviewer/Asesor BKD Nasional

a.

Dr. Duriani, M.Pd.I.

Biografi Penulis

Hadi Pajarianto lahir pada tanggal 19 Desember 1979, tumbuh dan besar dari keluarga yang sederhana. Menikah dengan Sumiati AS. Putri Cimpu Suli dan dikaruniai tiga orang anak, yaitu Faiq Athillah, Fayyadh Athillah, dan Fariq Athillah. Dalam pendidikan formal, meraih gelar Doktor pada Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar (2016) dengan mempertahankan disertasi yang berjudul “Pendidikan dalam Keluarga dan Implikasinya terhadap Perilaku Sosial Keagamaan (Kasus pada Keluarga Muhammadiyah Pluralistik di Tana Toraja)”.

Gelar Magister diperoleh pada UIN Alauddin Makassar konsentrasi Pendidikan dan Keguruan (2012). Sedangkan gelar sarjana pada Fakultas Tarbiyah Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam (STAIN) Palopo (2006). Terpilih dan berpartisipasi aktif pada kancah kemahasiswaan sebagai Presiden BEM STAIN Palopo (2002), Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (2003), dan wakil ketua Pemuda Muhammadiyah (2005-2015).

Saat ini dipercaya sebagai sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Palopo (2010-Sekarang). Pengalaman pekerjaan pada perguruan tinggi sebagai Asisten Dosen Filsafat Ilmu (2004), wakil direktur bidang Kemahasiswaan AKBID Muhammadiyah Palopo (2007), Wakil Direktur II bidang Keuangan (2009), ketua P3M (2011), Wakil Rektor bidang Sumberdaya, Aset, dan Bisnis (2019-2023). Pada tahun 2015 ditugaskan sebagai ketua adhoc pendirian STKIP Muhammadiyah Palopo, Tim Penggabungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah menjadi Universitas Muhammadiyah Palopo, sampai saat ini masih mengadikan diri pada institusi tersebut. Beberapa kali meraih hibah penelitian dan pengabdian dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, diantaranya Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK) Tahun 2019, 2020, 2021, ITCRN dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health dan PEBS UI Tahun 2021, dan Riset keilmuan Tahun 2022, Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) Tahun 2022, serta menangani beberapa hibah yang terkait dengan pengembangan perguruan tinggi. Hingga saat ini, alumni Pondok Pesantren Al-Muhajirin Mangkutana Luwu Timur ini, telah melahirkan karya publikasi pada jurnal ilmiah dan buku, diantaranya Integrasi Islam dalam Praktik Keperawatan dan Kebidanan (2011), Komunikasi dalam Praktik Kebidanan (2011), Kepemimpinan, Iklim Organisasi, dan Kinerja Dosen pada Perguruan Tinggi Islam Negeri (2012), menulis buku Al-Islam Kemuhammadiyahan-7 (2017), dan Buku Muhammadiyah Pluralis: Relasi Muslim Puritan, Kristen, dan Aluk Todolo dalam Pendidikan Keluarga dan Falsafah Tongkonan (2018), Psikologi Pendidikan (2021) Perkembangan Peserta Didik (2022) dan menulis Artikel pada beberapa jurnal nasional dan internasional bereputasi. Memperoleh beberapa Hak Cipta dari Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia kategori buku, dan beberapa penghargaan karya tulis ilmiah. Juga, tulisan artikelnya dapat dijumpai di beberapa media cetak lokal dan media online.

Dokumen terkait