• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penilaian Pr oposal TA oleh Tim Penilai, Pr osedur Pengajuan Pr oposal TA :

1. Buat Proposal TA (sesuai Format yang ditentukan) + Isi Form Pengajuan Proposal TA.

2. Simpan file dalam bentuk .doc (Word 97-2003 Document). 3. Kirim ke : [email protected]

Subject : Proposal TA

4. Setiap pengajuan akan direply oleh PIA paling lambat 3 hari kerja. Jika tidak ada reply, kirim kembali file pengajuan atau hubungi langsung PIA.

Penilaian Pr oposal TA oleh Tim Penilai, Pr osedur Penilaian Pr oposal TA :

1. Penilaian dilakukan oleh Tim Penilai setiap hari Jumat (kecuali ada agenda penting lain yang lebih mendesak) di Ruangan Kajur TF / SI.

2. Hasil penilaian akan diumumkan pada hari Senin / Selasa. Pengajuan Dosen Pembimbing TA ke PIA,

Pr osedur Pengajuan Dosen Pembimbing TA :

1. Isi form Pengajuan Dosen Pembimbing (2) – download di elearning. 2. ACC Calon Dosen Pembimbing, PIA, dan Kajur.

Mengerjakan TA dan Bimbingan TA,

1. Selama pengerjaan TA, mahasiswa diwajibkan melaksanakan bimbingan dengan Dosen Pembimbing.

2. Jika tidak melaksanakan bimbingan TA, Dosen Pembimbing bisa mengajukan pembatalan ke PIA.

Pengajuan Seminar TA ke PIA,Ber kas Pengajuan (masukkan ke Map Kertas) : 1. Buku TA lengkap (2 buah)

2. Form Bimbingan, Penilaian, & Persetujuan Dosen Pembimbing TA (2) 3. Form Penilaian Seminar TA (1, kosong)

4. Form Revisi Hasil Seminar TA (2, kosong) 5. Form Undangan Seminar TA (2, kosong) Seminar TA oleh Dosen Penguji,

1. Seminar TA dilakukan secara formal & bersamaan oleh 2 Penguji. 2. Hasil Penilaian diserahkan ke PIA.

3. Setelah revisi dilakukan, Form Revisi diserahkan ke PIA. Ujian Lisan,

1. Mahasiswa bisa mengikuti Ujian Lisan jika telah mengikuti Seminar TA (Form Penilaian Seminar TA dan Revisi diterima oleh PIA)

2. Mahasiswa yang telah mendaftar Sidang Lisan tapi belum menyelesaikan Seminar TA akan dibatalkan.

Catatan : Semua berkas bisa di-download di elearning.upnjatim.ac.id [ ... \ Progdi TF \ PIA \ Dokumen]

Gambar 2.6 Mekanisme TA Jurusan Sistem Informasi

Penilaian Proposal TA oleh Tim Penilai untuk Pengajuan Proposal TA

Penilaian Proposal TA oleh Tim Penilai saat mahasiswa sidang Proposal TA

Pengajuan dosen pembimbing TA dilakukan oleh PIA, apabila dosen pembimbing tidak bisa akan di pindah ke dosen lain

Mahasiswa mengerjakan TA dan melakukan bimbingan setelah proposal TA disetujui

Mahasiswa mengajukan seminar TA ke PIA setelah mendapat persetujuan dosen pembimbing

Seminar TA oleh dosen penguji akan dilaksanakan setelah mahasiswa mengetahui jadwal sidang seminarnya

Ujian lisan dilaksanakan setelah mahasiswa melakukan sidang seminar

Penilaian Pr oposal TA oleh Tim Penilai

Penilaian Pr oposal TA oleh Tim Penilai

Pengajuan Dosen Pembimbing TA ke PIA Pengajuan Seminar TA ke PIA Mengerjakan TA dan Bimbingan TA Seminar TA oleh Dosen Penguji

Ujian Lisan

2.5 PHP

PHP adalah kunci utama untuk pemrograman website yang dinamis. Untuk itulah, maka PHP dapat dipandang sebagai sebuah program biasa yang dijalankan oleh sebuah web untuk berinteraksi. Isi dari sebuah website bukan hanya webpage html saja, namun juga ada script di antaranya PHP. Jadi , script ini adalah sebuah pecahan program yang dijalankan oleh kerena panggilan dari webpage HTML kepada sebuah server. Urutan kerjanya adalah sebagai berikut :

a. Dari browser, webpage dengan ekstensi HTML memanggil sebuah script PHP dari server.

b. Server menyediakan dan mengeksekusi script PHP tesebut dan mengirimkannya kembali ke browser dalam bentuk HTML.

c. Browser menampilkan hasil dari HTML tersebut. Contoh :

<?php

Echo (”Welcome”); ?> (Gunawan, 2004).

Menguji Skrip PHP, Buatlah skrip PHP bernama tes.php. buat dengan editor teks dan simpan pada folder C:\wamp\www. Isinya sebagai berikut :

<?php

Print (’<H1> Selamat Menggunakan PHP <H1>’); ?>

Setelah menyimpannya, bukalah browser dan ketikkan pada bagian URL : http://127.0.0.1/tes.php(Kadir, 2003).

Dalam melakukan organisasi sejumlah besar data, diperlukan metode yang tepat dalam mengelolanya. Seperti yang telah dibahas pada bagian sebelumnya, PHP mengenal teknik penyimpanan data dalam bentuk file teks. Tetapi tentu saja menyimpan data file teks memiliki banyak kekurangan. Kekurangan pertama adalah file tidak memiliki sturuktur yang terdefinisi dengan baik, sehingga lebih sulit memiliki kemampuan untuk mengolah data menggunakan fungsi-fungsi otomatis, seperti misalnya menghitung fungsi-fungsi otomatis seperti misalnya menghitung total nilai, rata-rata, jumlah data dan lain sebagainya. Semakin besar ukuran file, pencarian data akan menjadi lebih sulit.

Untuk mengatasi berbagai kelemahan dalam pengelolaan data menggunakan file teks, diperlukan sebuah database. Database merupakan kumpulan data yang terorganisasi dalam file terstruktur yang khusus digunakan untuk menampung data. Contoh database adalah buku induk mahasiswa. Buku ini berisi kumpulan database tentang mahasiswa dengan item data meliputi nim, nama, alamat, tanggal lahir dan sebagainya.

File/ tabel : kumpulan record sejenis yang mempunyai panjang elemen yang sama, atribut yang sama, namun berbeda nilai datanya. Kumpulan data di atas merupakan contoh tabel data mahasiswa. (Wahyono, 2005).

Contoh form :

Echo = ‘#table width=’500’cellspacing=1 Cellpadding=1 bgcolor=’999999’>”;

Echo “<tr align=center><td bgcolor=’$col’>No</td> <td bgcolor=’$col’>Nama Tabel</td>

<td bgcolor=’$col’>Tipe</td> <td bgcolor=’$col’>Rows</td>

<td bgcolor=’$col’>Tgl Pembuatan</td> <td bgcolor=’$col’>Data (KB)</td>

<td bgcolor=’$col’>Index (KB)</td></tr>”; (Prasetyo, 2005). Contoh untuk validasi koneksi, dengan perintah validasi koneksi berikut :

<?

// Mendefinisikan koneksi $dbServer = ”localhost”; $dbUser = ”root”;

$dbPass = ””;

$dbKoneksi = mysql_connect ($dbServer, $dbUser, $dbPass); // Pengecekan dan validasi Koneksi

If ($dbKoneksi)

{echo (”Koneksi berhasil”); } Else

{echo (”Koneksi Guagal”); } ?>

Contoh query :

$query = select * from buku ;

Contoh untuk mengeksekusi query :

$hasil = mysql_query ($query) ;

Contoh untuk mengetahui jumlah hasil :

2.6 MySQL

MySQL adalah sebuah database relasional gratis dan open source (GPL), yang mula-mula tersedia du Unix/Linux namun kini tersedia juga di sistem operasi lain seperti Windows. MySQL mulai popular sejak pertengahan 1990-an saat Web dan aplikasi web mulai popular. Kala itu, selain MySQL tidak ada alternatif database lain yang cepat, stabil dan memiliki fitur-fitur yang cukup untuk bisa dijadikan database pendukung aplikasi web. Hingga kini MySQL terus bertahan sebagai database open source yang paling popular mengalahkan PostgreSQL, Interbase/Firebird dan lain sebagainya. MySQL mudah diinstal, mudah dipakai dan dapat dikonek dari berbagai bahasa pemrograman. Singkat kata, amat aksesibel bagi rata-rata pengguna yang ingin mulai berdatabase ria.

MySQL juga menyediakan fitur-fitur yang cukup membantu dalam pembuatan aplikasi web seperti klausa LIMIT dalam SELECT, full text index dan recovery database yang mudah. Ini wajar karena salah satu pemakaian utama MySQL adalah untuk aplikasi web. (Haryanto, 2005).

DDL (Data Definition Language) digunakan untuk melakukan pembuatan struktur database, mulai dari mendefinisikan database, tabel-tabel dan indeksnya, view dan perintah-perintah berkenaan dangan maintence dari struktur database itu sendiri. DDL merupakan kelompok perintah yang digunakan untuk melakukan pendefinisian database dan pendefinisian tabel. Dengan kelompok perintah dalam DDL ini, dapat membuat tabel, mengubah strukturnya, menghapus tabel, membuat

indeks untuk tabel dan lain-lain yang bermuara pada pembentukan struktur database. (Sidik, 2003).

Contoh create database:

Perintah pada klien konsol Mysql :

- katakanlah databasenya bernama bab4

CREATE DATABASE; USE BAB4;

Berikut contoh sebuah perintah CREATE TABLE : CREATE TABLE BUKU (

Isbn CHAR (10) PRIMARY KEY, Judul VARCHAR (150) NOT NULL, Penerbit VARCHAR (64) NOT NULL,

Tglterbit DATE NOT NULL); (Haryanto, 2005). Membuat Tabel

Perintah :

CREATE TABLE namatabel

(Field1 TipeData1 [, field2 TipeData2 [, ...] ] ); (Sidik, 2003).

Update Data untuk mengubah data dalam database, gunakan perintah UPDATE

dengan aturan penulisan berikut :

UPDATE <nama tabel>

SET <nama kolom>=<isi kolom> WHERE <kriteria>

Contoh :

SET alamat=’salatiga’ WHERE userName=”tegoeh’ ;

Contoh di atas akan mengganti alamat user ‘tegoeh’ dari ‘Klaten’ menjadi ‘Salatiga’. Untuk melakukan pangecekan berikan perintah berikut :

Select username, alamat from user ; (Wahyono, 2005).

DML ( Data Manipulation Language) Setelah struktur database dibuat dengan tabel-tabel maka berikutnya adalah bagaimana melakukan pengisian, perbaikan, penghapusan, pengambilan dan pencarian kembali data. Data Manipulation Language (DML) merupakan bagian dari SQL yang digunakan untuk melakukan manipulasi data dalam database (tambah, ubah, hapus, cari). Perintah (statement) SQL digunakan untuk melakukan manipulasi data dalam database, menambahkan (insert), mengubah (update), menghapus (delete), mengambil dan mencari data (query). Perintah SQL standar seperti : select, insert, update, delete, create dan drop dapat digunakan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan berhubungan dengan data suatu database. (Sidik, 2003).

(1) Menghapus database DROP DATABASE <nama database> ; Contoh : DROP DATABASE Coba ;

SHOW DATABASES ; (Wahyono, 2005). (2) Menghapus table : DROP TABLE <nama tabel> ;

Contoh : DROP TABLE user ; (Wahyono, 2005).

(3) Memasukkan data ke dalam tabel. Untuk memasukkan data pada table dapat digunakan perintah INSERT. Penulisannya sebagai berikut :

(<namakolom1>, <nama kolom2>, ...) VALUES

(<isikolom1>, <isikolom2>, ...) ;

Contoh :

INSERT INTO User VALUES

(1, ‘TEGUH’, ‘TEGUH WAHYONO’, ‘SALATIGA’) ;

(Wahyono, 2005). (4) Update, Perintah :

UPDATE namatabel

SET field1 = nilai1 [, field2 = nilai2 [, ...] ] [ WHERE kondisi ] ;(Sidik, 2003).

(5) Select, Perintah :

SELECT {* | field1 [, field2 [, ...] ] } FROM namatabel [ WHERE kondisi ] ;(Sidik, 2003).

(6) View, perintah :

CREATE VIEW namaview

28

BAB III

ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM 3.1 Analisa Sistem

Sistem Informasi Administrasi dibuat untuk membantu PIA dalam pencatatan mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL), Tugas Akhir (TA) dan membantu memanajemen data-data mahasiswa PKL dan TA. Sistem ini bersifat menampilkan informasi, history dari mahasiswa. Sistem menggunakan tampilan yang sederhana dan user-friendly untuk memudahkan PIA dalam penggunaannya. Tata Usaha (TU) membantu dalam pembuatan surat untuk instansi dan penugasan dosen pembimbing. Sistem tidak membahas masalah jadwal bimbingan yang dilakukan oleh mahasiswa. Mahasiswa dapat mengakses sistem untuk mengetahui status PKL dan TA serta nilainya.

3.2 Perancangan Sistem

Pembuatan perancangan sistem informasi Administrasi ini menggunakan DFD (Data Flow Diagram). Perancangan sistem dengan menggunakan DFD, diawali dengan masuknya arus data kedalam proses yang menghasilkan arus data yang keluar dari proses. Setiap proses dilengkapi dengan penjelasan yang lengkap mengenai identifikasi proses dan nama proses.

DFD merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun

rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

3.2.1 System Flow Registrasi

System Flow Registrasi menampilkan pilihan Registrasi PKL dan Registrasi TA. Pilih sesuai data yang ingin dimasukkan lalu simpan, data akan masuk ke tabel reg_ta dan reg_pkl. Seperti pada Gambar 3.1 System Flow Registrasi.

3.2.2 Sysflow Sidang PKL

System Flow Sidang PKL menampilkan form sidang PKL setelah dipilih menu sidang PKL. Masukkan data PKL, simpan data PKL lalu akan tampil tabel atau baris data sesuai data yang diisi sebelumnya. Data disimpan di tabel sidang_pkl. Gambar pada 3.2 System Flow Sidang PKL.

Dokumen terkait