• Tidak ada hasil yang ditemukan

Memahami Ajaran (50 menit)

Dalam dokumen Penguasaan Ajaran Materi Guru Kitab Mormon (Halaman 42-46)

Segmen 1 (10 menit)

Tuliskan tajuk Rencana Keselamatan di papan tulis. Ajaklah siswa untuk datang ke papan tulis dan menuliskan apa yang mereka rasa merupakan elemen-elemen terpenting dari rencana keselamatan.

Mintalah beberapa siswa membacakan dengan lantang tiga paragraf pertama dari topik ajaran 2, “Rencana Keselamatan,” dalam Dokumen Inti Penguasaan Ajaran. Mintalah anggota kelas untuk mengikuti, mencari elemen-elemen tambahan dari rencana keselamatan. Setelah setiap paragraf dibacakan, ajaklah siswa untuk melaporkan apa yang mereka temukan. Tambahkan tanggapan mereka pada daftar di papan tulis.

Ajaklah siswa untuk menandai pernyataan ajaran berikut di paragraf kedua: Hak pilihan moral—kemampuan untuk memilih dan bertindak bagi diri kita sendiri—juga penting dalam rencana Bapa Surgawi. Kemajuan kekal kita bergantung pada bagaimana kita menggunakan karunia ini.

• Petikan penguasaan ajaran Kitab Mormon mana yang mendukung pernyataan ajaran ini? (Ajaklah siswa untuk menandai 2 Nefi 2:27 dengan cara yang mencolok dalam tulisan suci mereka agar mereka akan dapat menemukannya dengan mudah.)

Untuk membantu siswa memahami konteks dari 2 Nefi 2:27, jelaskan bahwa petikan ini memuat kebenaran-kebenaran yang Nabi Lehi ajarkan kepada para putranya tidak lama menjelang kematiannya. Ajaklah seorang siswa untuk membacakan 2 Nefi 2:27 dengan lantang. Imbaulah anggota kelas untuk

mengikuti, mencari kata atau ungkapan yang mendukung bagaimana penggunaan hak pilihan kita berdampak terhadap kemajuan kekal kita.

• Apa kata atau ungkapan dalam 2 Nefi 2:27 yang mengindikasikan bagaimana penggunaan hak pilihan kita berdampak terhadap kemajuan kekal kita? (Siswa hendaknya menyebutkan ungkapan berikut: “Mereka bebas untuk memilih kemerdekaan dan kehidupan kekal, melalui Perantara yang agung bagi semua orang, atau untuk memilih penawanan dan kematian, menurut penawanan dan kuasa iblis.”)

• Siapakah “Perantara agung bagi semua orang” itu? (Yesus Kristus.)

• Bagaimana memilih untuk mengikuti Yesus Kristus memberi kita kemerdekaan, atau kebebasan?

• Bagaimana memilih untuk menyerah pada godaan iblis menuntun pada penawanan dan kematian? (Pilihan yang buruk dapat menuntun pada adiksi [kecanduan], kesehatan yang buruk, kematian jasmani, dan kematian rohani.

Kematian rohani berarti disingkirkan dari hadirat Allah dan kerekanan Roh-Nya.)

Segmen 2 (10 menit)

Bacalah 2 Nefi 2:27 dengan lantang bersama anggota kelas. Mintalah siswa untuk menyatakan ajaran yang kita pelajari tentang hak pilihan dari ayat ini. Siswa hendaknya ingat bahwa kemajuan kekal kita bergantung pada bagaimana kita menggunakan hak pilihan kita—kemampuan untuk memilih dan bertindak bagi diri kita sendiri—yang telah Allah berikan kepada kita.

Tandaskan bahwa sebagian orang mungkin mengecam kita karena memilih untuk menggunakan hak pilihan kita untuk melakukan kehendak Allah dan menaati perintah-perintah-Nya, mengklaim ini membatasi diri kita dan menyebabkan kita kehilangan kekhasan kita sebagai individu.

• Apa yang akan Anda katakan sebagai tanggapan atas kecaman semacam ini? Ajaklah seorang siswa untuk membacakan pernyataan berikut oleh Penatua D. Todd Christofferson dari Kuorum Dua Belas Rasul dengan lantang. Mintalah anggota kelas mendengarkan bagaimana penggunaan secara saleh dari hak pilihan kita memperkenankan kita mencapai potensi penuh kita.

“Menggunakan hak pilihan kita untuk memilih kehendak Allah, dan tidak mengendur bahkan ketika perjalanan menjadi sulit, tidak akan menjadikan kita boneka Allah; itu akan menjadikan kita seperti Dia. Allah memberi kita hak pilihan, dan Yesus memperlihatkan kepada kita cara menggunakannya sehingga kita dapat pada akhirnya mempelajari apa yang Mereka ketahui, melakukan apa yang Mereka lakukan, dan menjadi apa adanya Mereka” (D. Todd Christofferson, “Moral Agency,” Ensign, Juni 2009, 53).

• Bagaimana menggunakan hak pilihan kita untuk memilih kehendak Allah akan membantu kita mencapai potensi penuh kita?

Ajaklah siswa untuk merenungkan dan menuliskan dalam buku catatan kelas atau jurnal penelaahan tulisan suci mereka apa yang akan mereka lakukan untuk dengan lebih baik menggunakan hak pilihan mereka untuk memilih kehendak Allah. Ajaklah mereka untuk mencari bimbingan dari Roh sewaktu mereka merenungkan dan menuliskan dan menindaki dorongan apa pun yang mereka terima.

Segmen 3 (10 menit)

Untuk membantu siswa melanjutkan penelaahan mereka mengenai topik ajaran 2, “Rencana Keselamatan,” dalam Dokumen Inti Penguasaan Ajaran, ajaklah mereka untuk mengerjakan kuis benar-atau-salah berikut. Sediakan bagi setiap siswa salinan dari kuis pada selebaran.

Rencana Keselamatan

Benar atau Salah

____ 1. Hanya Juruselamat dan beberapa individu terpilih lainnya yang berperan serta dalam Sidang di Surga di kehidupan prafana.

____ 2. Semua anak Bapa Surgawi kita akan mengalami kefanaan.

____ 3. Seluruh umat manusia—pria dan wanita—diciptakan menurut rupa Allah. ____ 4. Di Taman Eden, Adam dan Hawa dinikahkan oleh Allah.

____ 5. Kematian jasmani adalah pemisahan roh dari tubuh fana.

____ 6. Sebagai akibat dari Kejatuhan, Adam dan Hawa dapat memiliki anak-anak, dan mereka beserta keturunan mereka dapat mengalami sukacita dan kesengsaraan, mengetahui yang baik dari yang jahat, dan maju.

Setelah waktu yang memadai, bagilah siswa menjadi pasangan-pasangan atau kelompok-kelompok kecil dan ajaklah mereka untuk memeriksa tanggapan mereka dengan membaca bersama-sama paragraf-paragraf di bawah bagian “Kehidupan Prafana,” “Penciptaan,” dan “Kejatuhan” dalam topik ajaran 2, “Rencana Keselamatan” dalam Dokumen Inti Penguasaan Ajaran.

Setelah siswa menjawab tanggapan mereka, tinjaulah jawaban kuis bersama anggota kelas. Jawaban yang benar adalah: 1. Salah; 2. Salah; 3. Benar; 4. Benar; 5. Salah; 6. Benar.

Sewaktu Anda membahas pertanyaan 6, ajaklah siswa untuk mempertimbangkan menandai pernyataan ajaran berikut dalam paragraf terakhir dari bagian

“Kejatuhan”: Sebagai akibat dari Kejatuhan, Adam dan Hawa dapat memiliki anak-anak. Mereka dan keturunan mereka dapat mengalami sukacita dan kesengsaraan, mengetahui yang baik dari yang jahat dan maju.

Segmen 4 (10 menit)

Tuliskan pernyataan ajaran berikut di papan tulis: Sebagai akibat dari Kejatuhan, Adam dan Hawa dapat memiliki anak-anak. Mereka dan keturunan mereka dapat mengalami sukacita dan kesengsaraan, mengetahui yang baik dari yang jahat dan maju. Rujuklah siswa ke bagian “Kejatuhan” dalam topik ajaran 2, “Rencana

Keselamatan,” dalam Dokumen Inti Penguasaan Ajaran, dan tanyakan:

• Manakah petikan penguasaan ajaran yang mendukung pernyataan ajaran ini? (Ajaklah siswa untuk mempertimbangkan menandai 2 Nefi 2:22–25 dengan cara yang mencolok.)

Ajaklah seorang siswa untuk membacakan 2 Nefi 2:22–25 dengan lantang. Mintalah anggota kelas untuk mengikuti, mencari kata dan ungkapan yang mendukung pernyataan ajaran di papan tulis.

• Apa kata atau ungkapan di ayat-ayat ini yang mendukung pernyataan ajaran di papan tulis?

pernyataan berikut oleh Penatua Dallin H. Oaks dari Kuorum Dua Belas Rasul dengan lantang. Mintalah anggota kelas untuk mendengarkan bagaimana Penatua Oaks menguraikan keputusan Adam dan Hawa untuk memakan buah terlarang.

“Hawalah yang pertama-tama melanggar batasan Eden untuk memprakarsai keadaan kefanaan. Tindakannya, apa pun sifatnya, secara formal adalah pelanggaran tetapi secara kekal suatu kebutuhan yang agung untuk membukakan pintu menuju kehidupan kekal. Adam memperlihatkan

kebijaksanaannya dengan melakukan hal yang sama. Dan demikianlah Hawa dan ‘Adam jatuh agar manusia boleh ada’ [2 Nefi 2:25].

Sebagian umat Kristen mengecam Hawa karena tindakannya, menyimpulkan bahwa dia dan para putrinya sedikit banyak bercacat karenanya. Orang Suci Zaman Akhir tidak! Diinformasikan melalui wahyu, kita menjunjung tindakan Hawa serta menghormati kebijaksanaan dan keberaniannya dalam episode agung yang disebut Kejatuhan .… Penatua Joseph Fielding Smith berkata: ‘Saya tidak pernah berbicara mengenai bagian yang Hawa ambil dalam kejatuhan ini sebagai dosa, juga saya tidak menuduh Hawa berbuat dosa .… Ini adalah pelanggaran terhadap hukum, tetapi bukan dosa … karena itu adalah sesuatu yang Adam dan Hawa harus lakukan!’ (Joseph Fielding Smith, Doctrines of Salvation, dikompilasi oleh Bruce R. McConkie, 3 jilid., Salt Lake City: Bookcraft, 1954–1956, 1:114–115)” (Dallin H. Oaks, “The Great Plan of Happiness,” Ensign, November 1993, 73).

• Bagaimana Penatua Oaks menguraikan keputusan Adam dan Hawa untuk memakan buah terlarang?

• Bagaimana Anda akan menjelaskan dengan kata-kata Anda sendiri mengapa Kejatuhan Adam dan Hawa adalah bagian yang esensial dari rencana

keselamatan Bapa Surgawi?

Segmen 5 (10 menit)

Mintalah siswa membayangkan bahwa mereka telah diundang untuk berbicara pada suatu pemakaman, dan akan ada orang yang menghadiri pemakaman yang hanya tahu sedikit mengenai ajaran-ajaran Gereja. Ajaklah siswa untuk membaca bagian “Kehidupan Fana” dan “Kehidupan setelah Kematian” dalam topik ajaran 2, “Rencana Keselamatan,” dalam Dokumen Inti Penguasaan Ajaran. Imbaulah mereka untuk mencari kebenaran-kebenaran yang mereka rasa akan penting untuk disertakan dalam ceramah mereka. Ajaklah mereka untuk

mempertimbangkan menandai apa yang mereka temukan.

Ajaklah siswa untuk berpaling kepada yang berada di dekat mereka dan menjelaskan kebenaran-kebenaran mana yang mereka tandai dan mengapa mereka merasa kebenaran-kebenaran itu akan penting dibagikan di pemakaman tersebut.

Untuk mengakhiri kegiatan ini, pertimbangkan mengajukan pertanyaan berikut: • Bagaimana pemahaman Anda mengenai rencana keselamatan telah menjadi

Dalam dokumen Penguasaan Ajaran Materi Guru Kitab Mormon (Halaman 42-46)

Dokumen terkait