• Tidak ada hasil yang ditemukan

Memantapkan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan yang desentralistik;

Dalam dokumen fina STRATEGTS (RENSTRA) TAHUN A1 5 (Halaman 48-52)

Mengembangkan keserasian hubungan pusat-daerah, antar daerah dan

antar

kawasan, serta kemandirian daerah dalarn pengelolaan pembangunan seca,ra berkelanjutan;

Memperkuat

otonomi desa dan

meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam aspek ekonomi, sosial, dan budaya; serta

Mewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa.

Analisis Renstra K/L dan SKPD Propinsi (yang masih berlaku) ditujukan untuk menilai keserasian, keterpaduan, sinkronisasi dan sinergitas pencapaian sasaran pelaksanaan Renstra SKPD kabupaten/kota terhadap sasaran Renstra K/L dan Renstra SKPD Propinsi sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD.

3.4 Telaah Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

Wi,tayah a.dalah rrang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait

yang batas dan

sistemnya

ditentukan

berdasarkan aspek administratif

dan/atau

aspek fungsional. Sedangkan kawasan adalah wilayah

yag

memiliki

fungsi utama

lindung atau budidaya.

Telaah rsncana tata ruang wilayah ditujukan untuk m'engidentifikasi implikasi rencaRa struktur dan pola ruang terhadap kebutuhan pelayanan SKPD. Dibandingkan dengan struktur dan pola ruang eksiting, maka SKPD dapat rnengidentifikasi arah (geografis) pengembangan pelayanan, perkiraan kebutuhan pelayanan dan prioritas wilayah pelayanan SKPD dalam lima tahun mendatang. Dikaitkan dengan indikasi program pemanfaatan ruang jangka menengah dalam RTRW, SKPD dapat mEnyusun rancangan program beserta targetnya yang sesuai dengan RTRW tersebut

Penataan ruang Daera,h hertuiuan ,untuk mewujudkan tata ruang yang aman, nyarnan, produktif, efektif, efesien, terpadu, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, serta religius berbasis

pada

pengembangan

potensi

unggulan

daerah

sebagai kawasan agropolitan, perikanan, pariwisata, kehutanan, pertambangan,

energi, melalui

pengembangan sistem perkotaan, pengembangan jaringan perdagangan

lokal,

regional, nasional

dan

internasional dalam rangka peningkatan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mewujudkan tujuan penataan ruang wilayah Kabupaten Banjar tersebut diatas, maka ditetapkan 13 (tiga belas) kehijakan sebagai berikut :

1.

Pemerataan seluruh kecamatan dengan cara menyeirnbangkan usaha pembangunan;

2.

Pengembangan pariwisata yang berbasis pada alam dan lingkungan buatan;

3.

4.

5.

5.

RENSTRA DISPENDA KABUPATEN BANJAR TAHUN 2011.2015

3.

Pengembangan sektor pertanian yang

dapat

merangsang ke arah berkembangnya agropolitan dan perluasan areal pertanian (ekstensifikasi dan intensifikasih

4.

Perlindungan

lahan pertanian pangan

berkelanjutan

untuk menjaga

keseimbangan ekosistern;

5.

Pengembangan jaringan perdagangan lokal, regionat, nasional dan internasional;

6.

Pengembangan

kawasan perikanan budidaya dan tangkap dalam

mewujudkan terbentuknya kawasan minapolitan;

7.

Pengembangan ekonomi lokal daerah berbasis potensi sumber daya alam dan komsditas unggulan;

8.

Pengembangan wilayah transmigrasi

untuk

pemerataan pengembangan wilayah baik

melalui

p"embukaan permukiman perdesaan

baru

d"anlala.u p.engelol.a.an kawasan peruntukan pertanian dengan pembukaan lahan pertanian baru;

9.

Perlindungan daerah nipah

dan

rambai konservasi kawasan lindung pesisir berupa ekosistem mangrove dan pengembangan potensi perikanan pesisir;

l0.Peningkatan fungsi ka,wasan untuk pertahanan dan keamanan negara;

ll.Pengelolaan kawasan hutan produksi dengan rnemperhatikan aspek keberlanjutan dan dikelola secara optimal;

l2.Pembentukan dan pengembangan kawasan pusat-pusat kegiatan utama;

13.Peningkatan penyediaan prasarana

dan

sarana secara

terpadu yang

berwawasan lingkungan

Kajian lingkungan Hidup Strategis Yang selanjutnya disingkat K{-HS adalah rangkaia.n

analisis

yang

sistematis, menyeluruh

dan partisifatif untuk

memastikan

bahwa

prinsip pembangunan berkelanjutan

telah

menjadi dasar dan teriterasi dalam pernbangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan, rencana dan/atau program. KLHS merupakan dokumen yang tidak terpisah dar dokumen RTRW.

Untuk Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar, sebagaimana tetah diuraikan dalam RTRW

maka KLHS juga berorientasi pada pengelotaan wilayah yang mempertimbangkan lingkungan hidup. Pengelolaan disini rneliputi

sqi

pembiayaan dan pendanaan yang rnenunjang da{arm pelaksanaan pernbangunan baik secara tangsung maupun tidak langsung melalui tahapan RTRW yang matang serta berpedornan pada KLHS.

RENSTRA DISPENDA KABUPATEN BANJAR TAHUN 2011.2015

3.5 Penentuan lsu-lsu Strategls

Analisis isu-isu strategis merupakan bagian penting dan sangat menentukan dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah untuk melengkapi tahapan-tahapan yang telah dilakukan sebelurnnya" ldentifikasi isu yang

tepat

dan bersifat strategis meningkatkan akseptabilitas prioritas pembangunan, dapat dioperasionalkan dan secara moral serta etika

bi rokritas da pat dipertanggungjawa bkan.

Perencanaan pembangunan antara

lain

dimaksudkan agar layanan SKPD senantiasa mampu menyelaraskan diri dengan lingkungan dan aspirasi pengguna layanan. Oleh karena itu,

perhatian kepada rnandat dari

masyarakat

dan

lingkungan eksternalnya merupakan perencanaan dari luar ke dalam yang tidak boleh diabaikan.

lsu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi SKPD adalah kondisi atau hal yang harus diperhatikan atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan karena dampaknya yang signifikan bagi SKPD dimasa datang. Suatu kondisi/kejadian yang menjadi isu strategis adalah yang apabila tidak diantisipasi, akan menimbulkan kerugian yang lebih besar atau sebaliknya, dalam

hal tidak

dimanfaatkan akan menghilangkan peluang

untuk

meningkatkan layanan kepada masyarakat dalam jangka panjang. Suatu isu strategis bagi SKPD diperoleh baik berasal dari analisis internal berupa identifikasi permasalahan pembangunan maupun analisis eksternal berupa kondisi yang menciptakan peluang

dan

ancaman

bagi

SKPD

d'i

masa

lima

tahun mendatang.

lsu-isu strategis perencanaan pembangunan pada Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar yang perlu dan mendapat perhatian adalah :

1.

Sektor pendapatan daerah sebagai salah satu penunjang pembangunan daerah dari segi

pendanaan,

.

Pendapatan daerah digunakan sebagai acuan belanja daerah untuk mernbiayai operasional Sl$D se l(abupaten Banjar,

Pendataan potensi pajak dan retribusi daerah sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku dan terbaru,

4.

Pendataan dan pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan,

5.

Penyuluhan tentang paJak dan retribusi daerah kepada wa.flb paJak,

6.

Peningkatan koordinasi

dan

kerjasama

terhadap

SKPD pemungut

serta pihak

yang

mendistribusikan dana bagi hasil pajak dan bukan pajak,

7.

Pen,lngkatan kapasitas,

disidin

dan ke,rnampuan aparatur seefektif dan seefisien rnungki,n agar berdaya guna dan berhasilguna demi menunjang profesionalitas dalam bekerja.

2.

3.

RENSTRA DISPENDA KABUPATEN BANJAR TAHUN 201T.2015

BAB IV

vtst,

Mtst, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGT DAN KEBTJAKAN

4.1 M$

dan ilHsl

Visi merupakan rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan

untuk

mewujudkan satu sasaran yang mungkin dicapai dalam jangka waktu tertentu. Visi bukan merupakan jargon atau motto. Visi hendaknya dirumuskan secara singkat dan padat, namum tidak tertutup kemungkinan rumusan visi tersebut dilengkapi dengan uraian singkat yang menjelaskan maksud kata, kalimat dan atau anak kalimat.

Visi adalah merupakan cara pandang jauh kedepan tentang kemana organisasi tersebut akan diarahkan dan apa yaflg henda* dieapai. Eerdasadtan hal tersebut di atas maka visi t*nas PendapatanKabupaten Bar{ar adalah

:

"Terwuiudnya Peningkatan Pendopston Daerah yong Proporsional dan Akuntabel didukung oleh Sumber Daya Aparatur yang Protesionol"

Penjelasan darivisi Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar adalah :

a.

Peningkatan Fendapatan Daerah adalah meningkatkan Pendapatan Daerah yang meliputi Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan daerah yang sah, b.,Proporsional adalah sesuai dengan proporsi, sebanding, seimbang dan berimbang dalam

artian terjadinya kesesuaian antara ta,rget.dan realisasi pendapatan s€hingga rnadnpu untuk membiayai belanja daerah yang ditetapkan,

c.

Akuntabel dimaksudkan bahwa pendapatan daerah harus mampu mencapai sasaran baik

fisib

keuangan maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan tugas umum pemerintahan, pembangunan

dan

pelayanan rnaslrarakat sesuai dengan ,prinsip-prinsip akuntansi dan ketentuan yang berlaku Serta dapat dipertanggungjawabkan,

d.

Kemampuan sumber daya, aparatur yang profesional dalam bekerja adalah pegawai yang mem,punyni moral yang bailq, rnempunyai wawasan yang luas, mampu mengatasi tantangan dan mampu menangkap peluang, peka terhadap persoalan dan mempunyai rasa tanggung jawab dengan tugas kedinasannya, disiplin terhadap peraturan, mempunyai loyalitas dan integritas pada organisasi, selalu rnengedepankan efisiensi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada rnasyarakat.

Sedangkan misi merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Berdasarkan visi yang ditetapkan, maka misi Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar adalah :.

1.

Mewujudkan Peningkatan Pendapatan Daerah dengan prioritas Pajak Daerah, Retribusi daerah dan Pendapatan Asli Daerah lainnya yang sah.

RENSTRA DISPENDA KABUPATEN BANJAR TAHUN 2011.2015

Meningkatkan sistem prosedur pemungutan PAD dan dana perimbangan.

Meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait yang lebih efektif.

Melakukan program pembinaan guna peningkatan kapasitas sumber daya aparatur.

4.2

Tuiuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Pendapatan

Tujuan adalah suatu yang akan dicapai dan dihasilkan pada jangka waktu 1 (satu) sampai

5 (lima)

tahunan

yang

merupakan penjabaran/irnplementasi

dari

pernyataan

misi

Dinas Pendapatan Kabupaten

Banjar. Dalam

p.er€ncanaan

5 (lima) tahun

mendatang harus mempunyai orientasi pada upaya peningkatan di segala aspek bidang pendapatan. Tujuannya antara lain :

1.

Meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur dengan dukungan sarana dan prasarana yang efektif dan efisien,

Tujuan pertama

ini

ber[aitan dengan misi keempat yaitu melakukan program pembinaan guna peningkatan kapasitas sumber daya aparatur.

Sasaran yag diharapkan mefiputi :

a.

Pelayanan administrasi perkantoran berjalan lancar, dengan indikator sasaran :

-

Penyed,iaan Materai

-

Pembayaran telepon, listrik, air, internet dan TV berlangganan

-

Jasa pengadministrasi keuangan (PPTK, Pejabat Penatausahaan Keuangan dll)

-

Jasa Sewa Tanaman Hias Kantor

Dalam dokumen fina STRATEGTS (RENSTRA) TAHUN A1 5 (Halaman 48-52)

Dokumen terkait