Mengembangkan keserasian hubungan pusat-daerah, antar daerah dan
antar
kawasan, serta kemandirian daerah dalarn pengelolaan pembangunan seca,ra berkelanjutan;Memperkuat
otonomi desa dan
meningkatkan keberdayaan masyarakat dalam aspek ekonomi, sosial, dan budaya; sertaMewujudkan tata pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa.
Analisis Renstra K/L dan SKPD Propinsi (yang masih berlaku) ditujukan untuk menilai keserasian, keterpaduan, sinkronisasi dan sinergitas pencapaian sasaran pelaksanaan Renstra SKPD kabupaten/kota terhadap sasaran Renstra K/L dan Renstra SKPD Propinsi sesuai dengan urusan yang menjadi kewenangan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing SKPD.
3.4 Telaah Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis
Wi,tayah a.dalah rrang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait
yang batas dan
sistemnyaditentukan
berdasarkan aspek administratifdan/atau
aspek fungsional. Sedangkan kawasan adalah wilayahyag
memilikifungsi utama
lindung atau budidaya.Telaah rsncana tata ruang wilayah ditujukan untuk m'engidentifikasi implikasi rencaRa struktur dan pola ruang terhadap kebutuhan pelayanan SKPD. Dibandingkan dengan struktur dan pola ruang eksiting, maka SKPD dapat rnengidentifikasi arah (geografis) pengembangan pelayanan, perkiraan kebutuhan pelayanan dan prioritas wilayah pelayanan SKPD dalam lima tahun mendatang. Dikaitkan dengan indikasi program pemanfaatan ruang jangka menengah dalam RTRW, SKPD dapat mEnyusun rancangan program beserta targetnya yang sesuai dengan RTRW tersebut
Penataan ruang Daera,h hertuiuan ,untuk mewujudkan tata ruang yang aman, nyarnan, produktif, efektif, efesien, terpadu, berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, serta religius berbasis
pada
pengembanganpotensi
unggulandaerah
sebagai kawasan agropolitan, perikanan, pariwisata, kehutanan, pertambangan,energi, melalui
pengembangan sistem perkotaan, pengembangan jaringan perdaganganlokal,
regional, nasionaldan
internasional dalam rangka peningkatan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.Untuk mewujudkan tujuan penataan ruang wilayah Kabupaten Banjar tersebut diatas, maka ditetapkan 13 (tiga belas) kehijakan sebagai berikut :
1.
Pemerataan seluruh kecamatan dengan cara menyeirnbangkan usaha pembangunan;2.
Pengembangan pariwisata yang berbasis pada alam dan lingkungan buatan;3.
4.
5.
5.
RENSTRA DISPENDA KABUPATEN BANJAR TAHUN 2011.2015
3.
Pengembangan sektor pertanian yangdapat
merangsang ke arah berkembangnya agropolitan dan perluasan areal pertanian (ekstensifikasi dan intensifikasih4.
Perlindunganlahan pertanian pangan
berkelanjutanuntuk menjaga
keseimbangan ekosistern;5.
Pengembangan jaringan perdagangan lokal, regionat, nasional dan internasional;6.
Pengembangankawasan perikanan budidaya dan tangkap dalam
mewujudkan terbentuknya kawasan minapolitan;7.
Pengembangan ekonomi lokal daerah berbasis potensi sumber daya alam dan komsditas unggulan;8.
Pengembangan wilayah transmigrasiuntuk
pemerataan pengembangan wilayah baikmelalui
p"embukaan permukiman perdesaanbaru
d"anlala.u p.engelol.a.an kawasan peruntukan pertanian dengan pembukaan lahan pertanian baru;9.
Perlindungan daerah nipahdan
rambai konservasi kawasan lindung pesisir berupa ekosistem mangrove dan pengembangan potensi perikanan pesisir;l0.Peningkatan fungsi ka,wasan untuk pertahanan dan keamanan negara;
ll.Pengelolaan kawasan hutan produksi dengan rnemperhatikan aspek keberlanjutan dan dikelola secara optimal;
l2.Pembentukan dan pengembangan kawasan pusat-pusat kegiatan utama;
13.Peningkatan penyediaan prasarana
dan
sarana secaraterpadu yang
berwawasan lingkunganKajian lingkungan Hidup Strategis Yang selanjutnya disingkat K{-HS adalah rangkaia.n
analisis
yang
sistematis, menyeluruhdan partisifatif untuk
memastikanbahwa
prinsip pembangunan berkelanjutantelah
menjadi dasar dan teriterasi dalam pernbangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan, rencana dan/atau program. KLHS merupakan dokumen yang tidak terpisah dar dokumen RTRW.Untuk Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar, sebagaimana tetah diuraikan dalam RTRW
maka KLHS juga berorientasi pada pengelotaan wilayah yang mempertimbangkan lingkungan hidup. Pengelolaan disini rneliputi
sqi
pembiayaan dan pendanaan yang rnenunjang da{arm pelaksanaan pernbangunan baik secara tangsung maupun tidak langsung melalui tahapan RTRW yang matang serta berpedornan pada KLHS.RENSTRA DISPENDA KABUPATEN BANJAR TAHUN 2011.2015
3.5 Penentuan lsu-lsu Strategls
Analisis isu-isu strategis merupakan bagian penting dan sangat menentukan dalam proses penyusunan rencana pembangunan daerah untuk melengkapi tahapan-tahapan yang telah dilakukan sebelurnnya" ldentifikasi isu yang
tepat
dan bersifat strategis meningkatkan akseptabilitas prioritas pembangunan, dapat dioperasionalkan dan secara moral serta etikabi rokritas da pat dipertanggungjawa bkan.
Perencanaan pembangunan antara
lain
dimaksudkan agar layanan SKPD senantiasa mampu menyelaraskan diri dengan lingkungan dan aspirasi pengguna layanan. Oleh karena itu,perhatian kepada rnandat dari
masyarakatdan
lingkungan eksternalnya merupakan perencanaan dari luar ke dalam yang tidak boleh diabaikan.lsu-isu strategis berdasarkan tugas dan fungsi SKPD adalah kondisi atau hal yang harus diperhatikan atau dikedepankan dalam perencanaan pembangunan karena dampaknya yang signifikan bagi SKPD dimasa datang. Suatu kondisi/kejadian yang menjadi isu strategis adalah yang apabila tidak diantisipasi, akan menimbulkan kerugian yang lebih besar atau sebaliknya, dalam
hal tidak
dimanfaatkan akan menghilangkan peluanguntuk
meningkatkan layanan kepada masyarakat dalam jangka panjang. Suatu isu strategis bagi SKPD diperoleh baik berasal dari analisis internal berupa identifikasi permasalahan pembangunan maupun analisis eksternal berupa kondisi yang menciptakan peluangdan
ancamanbagi
SKPDd'i
masalima
tahun mendatang.lsu-isu strategis perencanaan pembangunan pada Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar yang perlu dan mendapat perhatian adalah :
1.
Sektor pendapatan daerah sebagai salah satu penunjang pembangunan daerah dari segipendanaan,
.Pendapatan daerah digunakan sebagai acuan belanja daerah untuk mernbiayai operasional Sl$D se l(abupaten Banjar,
Pendataan potensi pajak dan retribusi daerah sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku dan terbaru,
4.
Pendataan dan pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan,5.
Penyuluhan tentang paJak dan retribusi daerah kepada wa.flb paJak,6.
Peningkatan koordinasidan
kerjasamaterhadap
SKPD pemungutserta pihak
yangmendistribusikan dana bagi hasil pajak dan bukan pajak,
7.
Pen,lngkatan kapasitas,disidin
dan ke,rnampuan aparatur seefektif dan seefisien rnungki,n agar berdaya guna dan berhasilguna demi menunjang profesionalitas dalam bekerja.2.
3.
RENSTRA DISPENDA KABUPATEN BANJAR TAHUN 201T.2015
BAB IV
vtst,
Mtst, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGT DAN KEBTJAKAN4.1 M$
dan ilHslVisi merupakan rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan
untuk
mewujudkan satu sasaran yang mungkin dicapai dalam jangka waktu tertentu. Visi bukan merupakan jargon atau motto. Visi hendaknya dirumuskan secara singkat dan padat, namum tidak tertutup kemungkinan rumusan visi tersebut dilengkapi dengan uraian singkat yang menjelaskan maksud kata, kalimat dan atau anak kalimat.Visi adalah merupakan cara pandang jauh kedepan tentang kemana organisasi tersebut akan diarahkan dan apa yaflg henda* dieapai. Eerdasadtan hal tersebut di atas maka visi t*nas PendapatanKabupaten Bar{ar adalah
:
"Terwuiudnya Peningkatan Pendopston Daerah yong Proporsional dan Akuntabel didukung oleh Sumber Daya Aparatur yang Protesionol"Penjelasan darivisi Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar adalah :
a.
Peningkatan Fendapatan Daerah adalah meningkatkan Pendapatan Daerah yang meliputi Pendapatan Asli Daerah, Dana Perimbangan dan Lain-lain Pendapatan daerah yang sah, b.,Proporsional adalah sesuai dengan proporsi, sebanding, seimbang dan berimbang dalamartian terjadinya kesesuaian antara ta,rget.dan realisasi pendapatan s€hingga rnadnpu untuk membiayai belanja daerah yang ditetapkan,
c.
Akuntabel dimaksudkan bahwa pendapatan daerah harus mampu mencapai sasaran baikfisib
keuangan maupun manfaat bagi kelancaran pelaksanaan tugas umum pemerintahan, pembangunandan
pelayanan rnaslrarakat sesuai dengan ,prinsip-prinsip akuntansi dan ketentuan yang berlaku Serta dapat dipertanggungjawabkan,d.
Kemampuan sumber daya, aparatur yang profesional dalam bekerja adalah pegawai yang mem,punyni moral yang bailq, rnempunyai wawasan yang luas, mampu mengatasi tantangan dan mampu menangkap peluang, peka terhadap persoalan dan mempunyai rasa tanggung jawab dengan tugas kedinasannya, disiplin terhadap peraturan, mempunyai loyalitas dan integritas pada organisasi, selalu rnengedepankan efisiensi dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada rnasyarakat.Sedangkan misi merupakan sesuatu yang harus dilaksanakan agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik. Berdasarkan visi yang ditetapkan, maka misi Dinas Pendapatan Kabupaten Banjar adalah :.
1.
Mewujudkan Peningkatan Pendapatan Daerah dengan prioritas Pajak Daerah, Retribusi daerah dan Pendapatan Asli Daerah lainnya yang sah.RENSTRA DISPENDA KABUPATEN BANJAR TAHUN 2011.2015
Meningkatkan sistem prosedur pemungutan PAD dan dana perimbangan.
Meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait yang lebih efektif.
Melakukan program pembinaan guna peningkatan kapasitas sumber daya aparatur.
4.2
Tuiuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas PendapatanTujuan adalah suatu yang akan dicapai dan dihasilkan pada jangka waktu 1 (satu) sampai
5 (lima)
tahunanyang
merupakan penjabaran/irnplementasidari
pernyataanmisi
Dinas Pendapatan KabupatenBanjar. Dalam
p.er€ncanaan5 (lima) tahun
mendatang harus mempunyai orientasi pada upaya peningkatan di segala aspek bidang pendapatan. Tujuannya antara lain :1.
Meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur dengan dukungan sarana dan prasarana yang efektif dan efisien,Tujuan pertama
ini
ber[aitan dengan misi keempat yaitu melakukan program pembinaan guna peningkatan kapasitas sumber daya aparatur.Sasaran yag diharapkan mefiputi :