Judul buku : Membina Iman Judul asli : The New Life Penulis/Penyusun : Andrew Murray
Penerjemah : Eviyanti Agus, Pauline Tiendas, dan Iskandar Editor : --
Penerbit : Kalam Hidup, Bandung 1980 Ukuran buku : 18,5 x 12,5 cm
Tebal : 227 halaman ISBN : --
Buku Online : -- Download : --
Setiap orang yang baru saja percaya kepada Kristus dan memasuki "hidup baru", membutuhkan banyak makanan rohani. Oleh karena itu, sangat tepat jika memilih buku ini untuk dikonsumsi. Sebagai anak-anak-Nya, kita memerlukan pembinaan iman untuk menambah pengenalan kita akan Allah dan pengertian tentang bagaimana menjalani kehidupan yang baru di dalam Kristus.
Buku ini berisi 52 pokok penting tentang iman dan hidup kekristenan. Di dalamnya, penulis, Dr. Andrew Murray, membahas enam pokok utama yang sangat penting, yaitu Anak Allah, Firman Allah, Dosa, Iman, Roh Kudus, dan Hidup Suci. Semua ini
merupakan kebutuhan utama bagi kehidupan anak-anak Allah. Di sini, penulis menjelaskan setiap pokok-pokok bahasan dengan ayat-ayat Alkitab yang sesuai sehingga apa yang dituliskan di dalam buku ini tidak menyimpang dari kebenaran Alkitab. Setelah menyampaikan pembahasan tersebut, penulis menuliskan doa kepada Tuhan untuk memohon tuntunan-Nya agar dia dan pembaca dapat menerapkan apa yang dijelaskan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, untuk menolong pembaca lebih memahami isi setiap bab dalam buku ini, di akhir bab, penulis juga memberikan
beberapa kesimpulan dan pertanyaan refleksi. Cara penyampaian penulis dalam menjelaskan pemikirannya dalam buku ini tidak berbelit-belit, sangat mudah untuk diikuti. Sangat menarik, bukan?
Silakan membaca buku ini. Semoga Anda memperoleh berkat melalui buku ini. Peresensi: Lusi
143
Tips: Melatih Balita untuk Membaca
Kegiatan membaca buku tak selalu berjalan mulus. Rentang perhatian anak usia ini masih pendek. Kadang-kadang, sebelum cerita berakhir, dia bosan dan mulai jungkir balik. Jaga emosi Anda, jangan gusar, dan kemudian enggan bercerita lagi. Lakukan kiat berikut:
1. Berusaha untuk sabar. Mungkin anak bosan dengan posisinya. Perhatikan, apakah dia bergerak untuk memperagakan adegan-adegan dalam cerita yang bisa menandakan ia antusias. Bila dia benar-benar bosan, ditandai dengan diam saja, hentikan cerita dan lakukan kegiatan lain.
2. Bacakan lagi dengan cara lebih menarik. Anak-anak yang aktif selalu sibuk ketika Anda membacakan buku atau bercerita. Ada anak yang suka melihat halaman-halaman buku, kemudian beralih ke kegiatan lain. Mungkin kemudian dia akan kembali minta dibacakan. Bacakan lagi dengan cara yang lebih
menarik.
3. Hindari memaksa anak duduk diam sampai cerita berakhir. Sesekali, anak ingin bergerak, biarkan saja. Sementara anak bergerak, Anda berhenti bercerita. Setelah anak kembali tenang, lanjutkan cerita. Bisa juga, biarkan anak mendengarkan Anda sambil bermain boneka sebagai bagian dari kegiatan membaca.
4. Jangan berasumsi anak suka ceritanya. Ada anak yang bisa tenang mendengarkan cerita sambil mewarnai gambar. Jangan anggap dia
memperhatikan cerita karena dia tidak melihat ke arah buku atau duduk di sebelah Anda untuk mendengarkan. Jangan lanjutkan membaca. Anda harus mengondisikan anak untuk bersikap baik terhadap bacaan. Kalau anak tak berminat, hentikan dan ulangi lain kali.
5. Sediakan kertas dan krayon sebelum membacakan cerita. Begitu anak bosan dengan bacaan, arahkan dia untuk mencoret-coret dan minta anak menceritakan coretannya.
Diambil dan disunting seperlunya dari:
Nama situs : Ayah bunda
Alamat URL :http://www.ayahbunda.co.id/Artikel/balita/tips/cara.melatih.balita.membaca/00
1/005/1117/1/1
Judul asli artikel : Cara Melatih Balita Membaca Penulis : Tidak dicantumkan
144
Stop Press: Berita Seputar Pendidikan Elektronik Studi
Teologia Awam (PESTA) dari YLSA
Yayasan Lembaga SABDA <http://ylsa.org> membuka program Pendidikan Elektronik Studi Teologi Awam (PESTA). Program PESTA <http://pesta.org> terbuka bagi mereka yang rindu belajar firman Tuhan lebih mendalam tanpa dibatasi waktu dan tempat. Program PESTA ditujukan khusus bagi mereka yang tidak mengikuti pendidikan formal di sekolah teologi.
Anda tertarik untuk tahu lebih dalam tentang program PESTA? Anda memerlukan lebih banyak informasi kegiatan-kegiatan pembelajaran dalam program PESTA?
Segera daftarkan diri Anda sebagai pelanggan Berita PESTA! Melalui Berita PESTA Anda dapat menyimak perkembangan terbaru setiap kegiataan pelaksanaan kelas, info klub e-Buku di FB, juga artikel-artikel yang alkitabiah. Cara berlangganan sangat mudah dan GRATIS! Kirimkanlah email Anda ke < subscribe-i-kan-berita- pesta(at)hub.xc.org > atau ke < pesta(at)sabda.org >
Dapatkan arsip Berita PESTA sejak tahun 2005 di: <http://sabda.org/publikasi/berita_pesta/arsip/>
145
e-Buku 135/November/2013Kedewasaan
Rohani (II)
Dari Redaksi
Shalom,
Kedewasaan rohani menjadi sesuatu yang amat penting dalam iman Kristen. Seperti yang Paulus katakan bahwa iman Kristen bukanlah iman yang stagnan, melainkan iman yang terus bertumbuh menjadi semakin sempurna dan serupa dengan Kristus (Filipi 3:12), hendaklah kita pun terus memupuk iman kita agar semakin dewasa di dalam Tuhan. Pelanggan e-Buku yang terkasih, selain dengan persekutuan pribadi dengan Tuhan, kita dapat memupuk kedewasaan iman dengan membaca buku-buku rohani. Kiranya, dua buah resensi buku yang kami sajikan dapat memicu dan mengobarkan semangat kita semua untuk mencapai kedewasaan iman Kristen kita.
Pada edisi e-Buku kali ini, kami menghadirkan sajian istimewa untuk Anda. Apakah itu? Berhubung pada bulan ini, e-Buku berulang tahun, maka Redaksi menyajikan artikel khusus tentang perjalanan pelayanan e-Buku selama delapan tahun ini. Kami berharap e-Buku dapat terus berkembang dan bertumbuh seiring dengan perkembangan dunia informasi dan teknologi, serta mempersembahkan yang terbaik bagi kemuliaan nama Tuhan dan menjadi berkat bagi banyak orang. Kami juga berterima kasih atas segala bentuk apresiasi dari Pelanggan e-Buku yang terus mendukung kami tetap maju dan melayani Tuhan Yesus dengan lebih baik lagi dari tahun ke tahun. "Mari kita berbagi berkat lewat buku." Segala kemuliaan hanya bagi Tuhan!
Pemimpin Redaksi e-Buku, Adiana
< ade(at)in-christ.net > <http://gubuk.sabda.org/>
“
"Tak peduli Anda berpikir seberapa sibuk diri Anda, temukanlah waktu untukmembaca, atau Anda memilih hidup dalam ketidakpedulian."
”
146
Resensi 1: Perjumpaan dengan Salib Kristus
Judul buku : Perjumpaan dengan Salib Kristus Judul asli : --
Penulis/Penyusun: Yohan Candawasa Penerjemah : --
Editor : Marchnie Hidayat
Penerbit : Pionir Jaya, Bandung 2012 Ukuran buku : 21 x 14 cm
Tebal : 302 halaman ISBN : 978-979542364-5 Buku Online : --
Download : --
Banyak orang Kristen kurang memahami bahwa ketika seseorang mengambil
keputusan untuk mengikut Tuhan, dia harus siap memikul salib Kristus. Dia harus dapat menyalibkan dirinya dari segala keinginan yang menjauhkannya dari salib Kristus. Persoalannya, banyak orang Kristen yang tidak siap untuk memikul salib Kristus dan membawa dirinya untuk disalib. Sesungguhnya, kekristenan bukan sekadar agama yang memiliki liturgi di dalamnya. Kekristenan adalah bagaimana kita, sebagai pengikut Kristus, dapat benar-benar mengalami Kristus hidup di dalam kita dan memancarkan kasih-Nya melalui kehidupan kita untuk menjadi berkat bagi orang lain.
Buku berjudul "Perjumpaan dengan Salib Kristus" yang ditulis oleh Pdt. Yohan Candawasa menjabarkan 7 pembahasan tentang bagaimana kita dapat memahami, mengalami, dan mengasihi Kristus lebih dalam. Salah satu nilai yang terkandung dalam pembahasan buku ini mengarahkan kita untuk mengerti bahwa ketika kita mengikut Kristus, kita tidak dapat lepas dari salib-Nya. Dan, ketika kita berhadapan dengan Kristus melalui salib-Nya, kita dapat mengerti keagungan, kebesaran, kemuliaan, dan keindahan karya Kristus melalui salib. Dari situlah, penulis menuntun paradigma kita untuk bertemu dengan Kristus melalui salib-Nya. Pertemuan kita dengan salib Kristus memimpin kita untuk melihat bagaimana pola hubungan kita sebagai anak-anak Allah dengan Allah sendiri. Pola hubungan yang tepat antara anak-anak Allah dengan Allah adalah ketika kehendak kita sebagai anak-anak Allah bersatu dengan kehendak Allah dalam melihat segala sesuatu. Dan, dengan memahami serta menjalankan pola ini, kita dapat mengosongkan diri kita untuk dipenuhi dengan hadirat Kristus yang kudus dan mulia. Saat Kristus tinggal dan menjadi bagian dalam hidup kita, maka rasa cinta dan hasrat untuk mengasihi Kristus semakin besar sehingga kita mampu menempatkan Kristus menjadi yang terutama dalam setiap aspek kehidupan kita. Dalam buku ini, penulis menjabarkan ide dan pemikiran dengan sejelas mungkin sehingga pembaca lebih mudah dalam mencerna isi dan maksud dari pembahasan dalam buku ini.
147
Buku ini sangat tepat untuk dibaca semua orang Kristen untuk membakar semangat kedewasaan iman. Pastikan dengan membaca buku ini kita semakin memiliki
pemahaman yang benar dan semakin mencintai Kristus, serta senantiasa bersukacita sekalipun harus menderita dalam salib-Nya. Selamat bertumbuh dalam iman dan selamat menjadi berkat. Tuhan Yesus memberkati.
148