PROGRAM PERBAIKAN / PENGAYAAN
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
H. Teori Dasar
I. PROSEDUR PELAKSANAAN
4. MENCABANG KABEL DATAR (Plain joint)
Pada hantaran yang panjang, misalnya antara rol-rol sekat dapat dilakukan pencabangan tanpa harus memutus kabel utamanya, melainkan hanya dikupas kabelnya sepanjang kebutuhan. Bentuk pencabangan datar ini bisa untuk cabang tunggal (Single Plain joint) atau bisa juga dalam bentuk cabang ganda (Cross Plain Joint). Bentuk pencabangan kabel ditunjukkan seperti gambar dibawah ini:
A. Cabang tunggal (single plain joint). B. Cabang silang empat (crossjoint).
Cara penyambungan :
1. Kupas masing-masing kabel NYA sepanjang 5 cm dari salah satu ujungnya dengan menggunakan pisau atau tang pengupas.
2. Bersihkan dengan scaper atau gosok dengan kertas gosok pada setiap bagian nadi kabel yang terkupas.
3. Langkah pengerjaan pertama seperti terlihat pada Gambar 1
4. Selanjutnya buat bentuk penyambungan dan rapikan hasil sambungan seperti pada
Gambar 2.
Membuat loop kabel atau mata itik kabel 1. Ukur diameter baut atau terminal baut.
2. Diameter mata itik harus lebih besar dari diameter terminal baut.
Diameter baut terminal Diameter mata itik 3 mm 4 mm 7.5 mm 9 mm 11 mm 3.5 mm 4.5 mm 8 mm 9.5 mm 11.5 mm
3. Kupas ujung kabel dengan ukuran 5 kali diameter baut dan tambah panjangnya untuk toleransi (space pada terminal ) ± 1,5 mm
4. Ujung kawat yang sudah dikupas, di bengkokkan 90˚ kearah kiri, kemudian dibentuk mata itik dengan tang pembulat, diputar searah jarum jam.
5. Periksa apakah bentuk mata itik yang anda buat sudah berbentuk bulat seperti
gambar dibawah,
6. Jika sudah berbentuk bulat seperti mata itik kabel, periksa apakah
sambungan yang anda buat pas dengan ukuran baut yang telah ditentukan
7. Jika sudah pas, pasang sambungan mata itik yang telah dibuat pada terminal tersebut.
A. Topik : Pekerjaan Dasar Elektromekanik B. Kompetensi Inti
Siswa mampu menguasai teknik menyolder dari jenis sambungan kabel ekor babi dua kabel dan tiga kabel.
C. Kompetensi Dasar
1. Mengetahui persiapan sebelum melakukan penyolderan kabel 2. Mengetahui tahapan–tahapan menyolder kabel
3. Mengetahui teknik menyolder yang baik dan benar 4. Mengetahui cara menyambung kabel dengan solder 5. Mengindentifikasi kegagalan pada saat menyolder kabel
D. Alat Dan Bahan
Alat
1. Solder………...……… 1 buah 2. Tang kombinasi…… ………...…….. 1buah 3. Cutter ………. 1 buah 4. Dudukan solder …….……… 1 buah
TEKNIK INSTALASI PEMANFAATAN TENAGA LISTRIK SMK 3 MUHAMADDIYAH YOGYAKARTA
JOB SHEET PRAKTEK PEKERJAAN DASAR ELEKTROMEKANIK
Semester 1 Teknik Menyolder dan Cara Meyolder Sambungan
Kabel 3 x 45 menit
Bahan
1. Sambungan kabel NYA
-Sambungan ekor babi dua kabel……… 1 buah -Sambungan ekor babi tiga kabel……… 1 buah
2. Lap kering……… 1 buah
3. Timah gulung………... secukupnya
4. Ampelas……….. secukupnya
E. Keselamatan Kerja
1. Sebelum memulai praktik siswa harus mentaati tata tertib ruang praktek. 2. Selalu perhatikan dan patuhi K3 ketika praktik
3. Gunakanlah pakaian praktek (wearpack) selama melakukan praktek.
4. Gunakan kacamata polycarbonate dan masker untuk melindungi mata dan hidung dari asap solder
5. Jangan pernah menyentuh elemen pemanas atau ujung dari solder
6. Selalu kembalikan solder pada stand soder setelah digunakan atau ketika tidak digunakan
7. Cuci tangan ketika selesai mengerjakan penyolderan 8. Apabila ada kesulitan konsultasikan dengan guru pengajar
F. Langkah Kerja
1. Berdoa terlebih dahulu sebelum melakukan praktek
2. Menggunakan pakaian praktek (wearpack) pada saat praktek. 3. Selalu perhatikan keselamatan kerja.
4. Kalkulasi kebutuhan bahan yang akan digunakan pada saat praktek 5. Siapkan alat dan bahan praktek
6. Periksalah alat dan bahan sebelum digunakan dan pastikan semua alat dan bahan dalam keadaan baik.3. Untuk teknik menyolder sambungan kabel tertera pada prosedur pelaksanaan di bawah pada point ( I )
4. Kumpulkan hasil pekerjaan saudara pada guru pengajar untuk dinilai 5. Setelah praktek anda selesai, kembalikan alat dan bahan ke tempat semula
G. Aspek penilaian
1. Proses kerja (30%)
2. Kualitas produk pekerjaan (60%)
H. Teori Dasar
Alat penyolder (soldering iron) yang baik Untuk penyolderan standard biasanya digunakan penyolder 30-40W
Terdapat :
1. Kabel isolasi yang tidak terkelupas 2. Ujung solderan lancip
3. Gagang solder tidak terbuat dari bahan konduktor (menghantarkan panas)
4. Casing solderan elemen pemanas yang berfungsi baik
Teknik Menyolder yang baik dan benar : 1. Kebersihan objek yang akan disolder 2. Timah penyolder yang bagus
3. Menambahkan Timah pada Titik objek yang akan disolder 4. Menarik Timah Solder sekiranya sudah cukup
5. Mendinginkan Timah Solderan yang telah menempel pada objek yang di solder
Tahapan Menyolder:
1. Agar timah dapat menempel dengan sempurna pada ujung solder maka bersihkan ujung mata/paku solder dari kotoran .
2. Masukkan steker solder ke stop kontak lalu tungggu beberapa saat sampai solder memanas
3. Tempelkan timah ke ujung mata/paku solder untuk menguji apakah solder sudah panas atau belum, bila timah meleleh maka solder sudah siap untuk digunakan.
4. Siapkan kedua ujung kabel yang akan disambung, kupaslah kedua ujung kabel itu sehingga terlihat bagian tembaga yang ada di dalamnya.
5. Bila tembaga kabel berbentuk serabut maka pilinlah tembaga itu agar mudah untuk disolder.
6. Tempelkan mata solder ke salah satu ujung kabel yang sudah dipilin lalu tempelkan timah ke tembaga kabel sampai meleleh dan menutupi seluruh permukaannya setelah itu lepaskan mata solder dan timah dari kabel, lakukan hal yang sama pada ujung kabel lain yang akan disambung.
7. Tempelkan kedua ujung kabel yang telah diberi timah kemudian tempelkan mata solder ke salah satunya atau keduanya sampai semua timah yang menempel di masing-masing tembaga kabel meleleh dan menyatu lalu jauhkan mata solder dari kabel yang sudah disolder.
8. Tahan kedua kabel jangan sampai berubah posisinya sampai timah mengeras.
Penyebab timah tidak mau menempel pada solder dan kabel 1. Solder belum panas betul.
2. Mata solder terhalang oleh kotoran, bersihkanlah dengan ampelas ketika solder dalam keadaan dingin kemudian dilap dengan kain kering.
3. Panas solder diserap oleh penampang kabel yang besar sehingga kabel dan solder tidak memiliki panas yang maksimal untuk melelehkan timah, bila hal ini terjadi cobalah ganti daya solder anda dengan yang lebih besar misalnya dari 30w ke 70w. 4. Kabel yang dditutupi oleh jamur atau teroksidasi dengan udara. bersihkanlah kabel
dengan cara diampelas atau dikerik pakai Pisau cutter sampai tembaga kabel terlihat mengkilat.
5. Timah yang kualitasnya kurang baik.
I. PROSEDUR PELAKSANAAN
Penyolderan kabel sambungan ekor babi (pig tail) 1. Sambungan ekor babi dua kabel (gambar 1) 2. Sambungan ekor babi tiga kabel (gambar 2)
(gambar 1) (gambar 2)
(gambar 3) (gambar 4)
Cara penyolderan :
1. Hubungkan steker alat solder ke sumber listrik untuk dipanaskan 2. Bersihkan bagian-bagian kabel yang akan disolder dari kotoran
3. Kemudian bersihkanlah kabel dengan cara diampelas atau dikerik pakai Pisau cutter sampai tembaga kabel terlihat mengkilat (gambar 3)
4. Jepit kabel yang akan di solder menggunakan tang kombinasi (gambar 4) 5. Setelah itu lakukan penyolderan tempelkan baut solder yang telah panas pada
permukaan kabel yang akan di solder.
6. Bila barang tersebut telah panas, tangan kiri memegang timah, sedangkan tangan kanan memegang solder.
7. Gerakkan timah tersebut pada semua permukaan kabel yang akan di solder, putar posisi ke permukaan yang belum di solder dengan timah sehingga timah betul-betul meleleh dan menutupi ke seluruh bagian kabel (gambar 5)
8. Bila timah telah merata keseluruh pekerjaan, maka pematrian dapat dihentikan yang berarti pekerjaan mematri telah selesai.
PIMPINAN DAERAH MUHAMMADIYAH KOTA YOGYAKARTA
MAJELIS PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
SMK MUHAMMADIYAH 3 YOGYAKARTA
Terakreditasi A Tahun 2016
Jalan Pramuka No.62 Giwangan, Telp.(0274) 411106 Yogyakarta 55163