• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN

D. Tingkatan Dimensi Proses Kognitif

6. Mencipta

Merumuskan Membuat hipotesis Membuat hipotesis-hipotesis berdasarkan kriteria.

Merencanakan Mendesain Merencanakan prosedur untuk menyelesaikan suatu tugas.

Memproduksi Mengkonstruksi Menciptakan suatu produk.

Dimensi Proses Kognitif

1. Mengingat

Proses

mengingat adalah mengambil pengetahuan yang dibutuhkan

dari memori jangka panjang. Pengatahuan

mengingat penting sebagai bekal

untuk belajar yang bermakna dan menyelesaikan masalah karena pengetahuan

tersebut dipakai dalam tugas-tugas yang lebih kompleks. Dalam belajar yang

bermakna, mengingat pengetahuan berguna untuk mengkonstruksi

pengetahuan baru atau menyelesaikan masalah baru. Kategori

mengingat

terdiri dari proses kognitif mengenali dan mengingat kembali.

a. Mengenali

Proses

mengenali adalah mengambil pengetahuan identik yang

dibutuhkan dari memori jangka panjang untuk membandingkannya

dengan informasi yang baru saja diterima. Jika menerima informasi baru,

seseorang menentukan apakah informasi tersebut sesuai dengan

kesesuaian diantara keduanya. Istilah lain dari

mengenali adalah

mengidentifikasi.

b. Mengingat kembali

Proses

mengingat kembali adalah mencari dan mengambil

pengetahuan dari memori jangka panjang dan dibawa ke memori kerja

untuk diproses. Seseorang mengambil pengetahuan tersebut ketika diberi

soal atau pertanyaan. Istilah lain untuk

mengingat kembali adalah

mengambil.

2. Memahami

Proses

memahami adalah mengkonstruksi makna dari pesan-pesan

pembelajaran, baik yang bersifat lisan, tulisan maupun grafis, yang

disampaikan melalui pengajaran, buku, atau layar komputer. Pengetahuan

baru dihubungkan dengan pengetahuan lama, sehingga pengetahuan

konseptual menjadi dasar untuk memahami. Kategori

memahami terdiri dari

proses kognitif menafsirkan, mencontohkan, mengklasifikasikan, merangkum,

menyimpulkan, membandingkan, dan menjelaskan.

a. Menafsirkan

Proses

menafsirkan adalah proses perubahan informasi dari satu

bentuk ke bentuk lain.

Menafsirkan dapat berarti bahwa seseorang dapat

mengubah informasi baru yang diterima menjadi pengetahuan yang

kata-kata, kata-kata jadi gambar, angka jadi kata-kata, kata-kata jadi

angka, not balok jadi suara musik, dan semacamnya. Istilah lain dari

menafsirkan adalah menerjemahkan, memparafrasakan, menggambarkan

dan mengklarifikasi.

b. Mencontohkan

Proses

mencontohkan adalah seseorang memberikan contoh

tentang konsep atau prinsip umum.

Mencontohkan melibatkan proses

identifikasi ciri-ciri pokok dari konsep atau prinsip umum dan

menggunakan ciri-ciri ini untuk memilih atau membuat contoh. Istilah lain

dari mencontohkan adalah mengilustrasikan dan memberi contoh.

c. Mengklasifikasikan

Proses

mengklasifikasikan adalah menentuan bahwa sesuatu

termasuk dalam kategori tertentu. Untuk dapat

mengklasifikasikan, maka

seseorang harus mengetahui ciri-ciri atau pola-pola yang sesuai dengan

contoh dan konsep atau prinsip tersebut. Istilah lain dari

mengklasifikasikan adalah mengategorikan dan mengelompokkan.

d. Merangkum

Proses

merangkum adalah mengemukakan satu kalimat yang

merepresesntasikan informasi yang diterima atau mengabstraksikan

sebuah tema.

Merangkum dapat juga diartikan sebagai suatu kegiatan

menjadi suatu uraian yang lebih singkat dan ditulis dengan kata-kata yang

dibuatnya sendiri. Istilah lain dari

merangkum adalah menggeneralisasi

dan mengabstraksi.

e. Menyimpulkan

Proses

menyimpulkan adalah proses menemukan pola dalam

sejumlah contoh. Proses

menyimpulkan terjadi ketika seseorang dapat

mengabstraksikan sejumlah konsep atau prinsip yang menerangkan contoh

tersebut dengan mencermati dan menarik hubungan antara ciri-ciri setiap

contohnya. Kegiatan

menyimpulkan dilakukan untuk memperoleh

kesudahan pendapat atau keputusan akhir. Istilah lain

menyimpulkan

adalah mengekstrapolasi, menginterpolasi, dan memprediksi.

f. Membandingkan

Proses

membandingkan adalah usaha untuk menemukan

persamaan dan perbedaan antara dua atau lebih objek, peristiwa, ide,

masalah, atau situasi. Istilah lain dari

membandingkan adalah

mengontraskan, memetakan, dan mencocokkan.

g. Menjelaskan

Proses

menjelaskan adalah proses membuat dan menggunakan

model sebab-akibat dalam sebuah sistem. Menjelaskan berarti menyajikan

menunjukkan hubungan atau gambaran akan sesuatu. Istilah lain dari

menjelaskan adalah membuat model.

3. Mengaplikasikan

Proses

mengaplikasikan melibatkan penggunaan prosedur-prosedur

tertentu untuk mengerjakan soal latihan atau menyelesaikan masalah.

Mengaplikasikan dapat juga diartikan kemampuan menggunakan konsep

dalam praktek atau situasi yang baru. Mengaplikasikan berkaitan erat dengan

pengetahuan procedural. Kategori mengaplikasikan terdiri dari proses kognitif

mengeksekusi dan mengimplementasikan.

a. Mengeksekusi

Proses

mengeksekusi adalah proses menerapkan prosedur ketika

menghadapi suatu tugas terutama tugas yang familiar. Tugas yang familiar

memudahkan untuk memilih prosedur yang tepat dan menggunakannya.

Istilah lain dari mengeksekusi adalah melaksanakan.

b. Mengimplementasikan

Proses

mengimplementasikan adalah pemilihan dan penggunaan

sebuah prosedur untuk menyelesaikan tugas yang tidak familiar. Ketika

dituntut untuk memilih, seseorang harus memahami jenis masalahnya dan

alternatif-alternatif prosedur yang tersedia. Maka,

mengimplementasikan

terjadi bersama proses kognitif lain, seperti

memahami dan mencipta.

4. Menganalisis

Proses

menganalisis adalah proses memecah-mecah materi menjadi

bagian-bagian kecil dan menentukan bagaimana hubungan antar bagian dan

antara setiap bagian dan struktur keseluruhannya.

Menganalisis juga dapat

dipandang sebagai perluasan dari kaegori

memahami atau sebagai pembuka

untuk kategori

mengevaluasi atau mencipta

. Ketegori

memahami,

menganalisis dan mengevaluasi sering kali saling terkait. Namun, seseorang

yang memahami belum tentu dapat menganalisis dengan baik. Seseorang yang

dapat

menganalisis juga belum tentu dapat mengevaluasi. Kategori

menganalisis meliputi proses kognitif

membedakan, mengorganisasi,

dan

mengatribusikan.

a. Membedakan

Proses

membedakan adalah proses memilah-milah bagian-bagian

yang relevan atau penting dari sebuah struktur. Membedakan terjadi ketika

seseorang mendiskriminasikan informasi yang relevan dan tidak relevan,

yang penting dan tidak penting, dan kemudian memerhatikan informasi

yang relevan atau penting.

Membedakan

melibatkan proses

mengorganisasi secara struktural dan menentukan bagaimana

bagian-bagian sesuai dengan struktur keseluruhannya.

Membedakan juga

dan mana yang tidak. Istilah lain dari membedakan adalah menyendirikan,

memilah, memfokuskan, dan memilih.

b. Mengorganisasi

Proses

mengorganisasi adalah proses mengidentifikasi

elemen komunikasi atau situasi dan proses mengenali bagaimana

elemen-elemen ini membentuk sebuah struktur yang koheren.

Mengorganisasi

juga merupakan proses membangun hubungan-hubungan yang sistematis

dan koheren antarpotongan informasi. Istilah lain dari

mengorganisasi

adalah

menstrukturkan, memadukan, menemukan koherensi, membuat

garis besar, dan mendeskripsikan peran.

c. Mengatribusikan

Proses mengatribusikan adalah proses menentukan sudut pandang,

pendapat, nilai, atau tujuan dibalik komunikasi. Proses ini melibatkan

proses dekonstruksi yang didalamnya seseorang menentukan tujuan

pengarang suatu tulisan yang diberikan oleh guru. Istilah lain dari

mengatribusikan adalah mendekonstruksi.

5. Mengevaluasi

Proses mengevaluasi adalah membuat keputusan berdasarkan kriteria

dan standar tertentu. Kriteria yang paling sering digunakan adalah kualitas,

efektivitas, efisiensi, dan konsistensi.

Mengevaluasi membantu seseorang

mengevaluasi mencakup proses memeriksa (keputusan-keputusan yang

diambil berdasarkan kriteria internal) dan

mengkritik (keputusan-keputusan

yang diambil berdasrkan kriteria eksternal).

a. Memeriksa

Proses

memeriksa adalah proses menguji inkonsistensi atau

kesalahan internal dalam suatu operasi atau produk.

Memeriksa

melibatkan proses menguji apakah suatu kesimpulan sesuai dengan

premis-premisnya atau tidak, apakah data-datanya mendukung atau

menolak hipotesis, atau apakah suatu bahan pelajaran berisikan

bagian-bagian yang saling bertentangan. Memeriksa berfungsi untuk menentukan

seberapa baik rencana itu berjalan. Istilah lain dari

memeriksa adalah

menguji, mendeteksi, memonitor dan mengoordinasi.

b. Mengkritik

Proses mengkritik adalah proses penilaian suatu produk atau proses

berdasarkan kriteria eksternal. Dalam

mengkritik, diperlukan mencatat

ciri-ciri positif dan negatif dari suatu produk dan membuat keputusan

berdasarkan ciri-ciri tersebut. Istilah lain dari mengkritik adalah menilai.

6. Mencipta

Proses

mencipta adalah proses menyusun elemen-elemen menjadi

sebuah keseluruhan yang koheren atau fungsional. Mencipta adalah membuat

tidak pernah ada sebelumnya. Kategori

mencipta terdiri dari proses

merumuskan, merencanakan, dan memproduksi.

a. Merumuskan

Proses

merumuskan adalah proses menggambarkan masalah dan

membuat pilihan atau hipotesis yang memenuhi kriteria-kriteria tertentu.

Merumuskan melampaui batasan pengetahuan lama dan teori-teori yang

ada. Istilah lain dari merumuskan adalah membuat hipotesis.

b. Merencanakan

Proses

merencanakan adalah merancang metode penyelesaian

masalah yang sesuai dengan kriteria-kriteria masalahnya, yakni membuat

rencana untuk menyelesaikan masalah. Proses merencanakan adalah

mempraktikkan langkah-langkah untuk menciptakan solusi yang nyata

bagi suatu masalah. Istilah lain dari merencanakan adalah mendesain.

c. Memproduksi

Proses

memproduksi adalah melaksanakan rencana untuk

menyelesaikan masalah yang memenuhi spesifikasi tertentu. Istilah lain

dari memproduksi adalah mengkonstruksi.

Dokumen terkait