• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mendengarkan Dialog

Dalam dokumen sma11bhsind BahasaIndonesia Nurita (Halaman 59-63)

R efleksi R angkuman

A. Mendengarkan Dialog

Setelah mengikuti pembelajaran ini, kalian diharapkan dapat:

1. mencatat pokok-pokok isi dialog,

2. membuat ringkasan isi dialog,

3. membedakan informasi dan pendapat dalam dialog.

Dialog merupakan pembicaraan dua orang atau lebih tentang suatu hal. Dialog bisa dilakukan dengan melibatkan beberapa narasumber dan satu moderator (penanya) maupun dengan formasi lain. Dalam berdialog dengan seseorang, kalian perlu mempersiapkan alat tulis dan alat rekam, agar dapat mencatat pokok-pokok isi dialog tersebut. Dalam suatu dialog, pembicaraan biasanya mengungkapkan isi berupa informasi dan pendapat. Kita, sebagai pendengar harus mampu membedakan mana informasi dan mana pendapat.

Dengarkanlah dialog berikut ini!

Penanya sedang berdialog dengan ibu Siti Nur Markesi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Kendal. Beliau merupakan salah satu dari sedikit kepala daerah perempuan di Jateng. Yang membedakan, dia mempimpin pemerintah sendiri. Mari kita simak baik-baik kiat yang beliau sampaikan!

Bagaimana kesan Bu Markesi selama menjalankan roda pemerintah “seorang diri”?

Saya pikir kok tidak sendiri. Roda pemerintah di lingkungan Pemkab ini kan sebuah sistem. Jadi saya nggak sendiri. Ada Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, asisten, kepala badan, dinas. kantor, camat, lurah, PNS, DPRD, dan masyarakat. Kerena sistem yang dibangun sudah berjalan, maka ketika “ditinggal” Pak Hendy (Bupati Kendal) tidak terlalu memengaruhi roda pemerintah. Perlu diingat, saya hanya sebagai wakil bupati yang melanjutkan tugas-tugas bupati. Tidak lebih dan tidak kurang.

Gambar 3.1Siti Nur Markesi

Selama ini apakah ada kendala dalam memimpin Pemkab?

Yang namanya menjalankan sesuatu pasti ada kendalanya. Tapi kendala itu bukan saya anggap sebagai halangan, justru sebagai jalan menuju ke arah yang lebih baik. Selama menjadi wakil Pak Hendy, saya juga sudah sering dilatih menjadi inspektur upacara (Irup). Kini, nggak masalah melaksanakan tugas-tugas bupati.

Apa obsesi ibu setelah menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kendal?

Sebagai manusia, saya simpel. Semua menyikapi masalah itu. Semuanya yang terjadi sudah kehendak Allah SWT semata. Karena itu saya ingin berbuat baik selama diberi amanah. Syukur kalau bisa menyejahterakan semua warga. Tapi rasanya sangat sulit hal itu bisa tercapai tanpa kerja keras semua pihak. Saya hanya manusia biasa yang banyak memiliki kekurangan. Yang jelas saya ingin ada perbaikan ke arah yang lebih baik. Dan itu bisa tercapai jika semua pihak bergandengan tangan.

Program apa saja yang Ibu lanjutkan?

Masih banyak program –program yang masih kita laksanakan. Intinya, program-program itu sudah dicetuskan dalam Restra (Rencana Strategis) dan visi misi bupati-wakil bupati. Antara lain sektor pendidikan dan perekonomian. Sektor-sektor itu akan menjadi perhatian Pemkab Kendal ke depan karena menjadi semacam program unggulan. Kita berharap kualitas bagus dan bisa bersaing dengan daerah lain. Jangan ada lagi warga Kendal yang tidak bisa sekolah sebab semua biaya pendidikan sejak SD-SMP gratis.

Bagaimana dengan proyek-proyek baru?

Proyek-proyek baru yang masuk kategori besar sementara kita

pending dulu, seperti pembangunan pelabuhan di Wonorejo,

Kaliwungu. Sesuai arahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, proyek-proyek yang tidak menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung sementara dihentikan. Khususnya pelabuhan, ke depan kita arahkan dikelola pihak ketiga. Saat ini sudah banyak dari Malaysia dan Singapura yang berniat mengelola pelabuhan mangkrak. Jika pelabuhan didanai APBD, tentu kita tidak kuat. APBD kita akan habis tersedot jika untuk meneruskan pembangunan pelabuhan itu.

L atihan 3.2

L atihan 3.1

Lalu soal Terminal Bus Bahurekso bagaimana?

Kita akui, terminal bus selama ini belum maksimal. Bus-bus belum mau mampir. Kita masih mencari solusi agar terminal tersebut lebih maksimal pemanfaatannya. Salah satunya dengan membangun jalur lingkar selatan. Jika jalan-jalan lingkar selatan selesai dibangun, semua bus dan angkudes bisa diarahkan masuk ke terminal karena tidak ada pihak yang dirugikan. Selama ini kan masih ada angkutan yang keberatan masuk terminal karena merasa dirugikan.

Sumber:Seputar Indonesia, 17 Februari 2008 (dikutip seperlunya)

1. Mencatat Pokok-pokok Isi Dialog

Pokok-pokok isi dialog pada intinya merupakan hal-hal penting yang dilihat dalam dialog tersebut.

Kerjakan dengan baik soal-soal berikut!

a. Tentukan pokok-pokok isi kutipan dialog yang telah kalian baca! b. Kembangkan masing-masing pokok isi ke dalam satu kalimat

lengkap!

2. Meringkas Isi Dialog

Meringkas isi dialog yang kita dengar dapat kita lakukan dengan menyusun pokok-pokok isi yang sudah dikembangkan ke dalam kalimat! Ringkasan inilah yang nantinya dapat membantu kita saat diminta membuat laporan dengan begitu kita akan lebih tanggap, dan dapat menjadi pembahas isi yang efektif. Selain itu, ringkasan tersebut dapat kita jadikan dasar pengembangan teori baru.

Tentunya kalian sudah bisa cara meringkas yang efektif, bukan?

Buatlah ringkasan isi dialog antara reporter (penanya) dengan ibu Siti Nur Markesi! Gunakan kalimat efektif!

L atihan 3.3

Pahamilah

Ringkasan merupakan penyajian singkat suatu wacana, jadi harus tetap mempertahankan gagasan asli.

Cara meringkas:

a. Membaca naskah asli dengan baik b. Mencatat ide pokok/gagasan utama c. Mereproduksi dengan cara:

- menulis ringkasan dengan kalimat tunggal dan efektif - meringkas kalimat menjadi frase, frase menjadi kata

3. Membedakan Informasi dan Pendapat

Pembicaraan dalam dialog biasanya tidak hanya mengemukakan informasi saja, namun juga mengemukakan pendapatan pribadi disertai alasan yang logis. Informasi biasanya bersifat faktual sedangkan pendapat bersifat argumentatif. Informasi disebut juga fakta, yaitu keadaan, peristiwa yang benar-benar terjadi. Sedangkan pendapat atau opini adalah pikiran atau anggapan tentang sesuatu. Pendapat bisa berupa perkiraan (asumsi), saran, maupun kritik.

Dengarkan kembali dialog Ibu Siti Nurmarkesi, lalu identifikasilah informasi dan pendapat dalam isi dialog tersebut!

Contoh:

Informasi : Terminal bus Kendal selama ini belum maksimal.

Pendapat : Menjalankan sesuatu pasti ada kendalanya tapi hal itu tidak daya anggap sebagai halangan justru sebagai jalan menuju ke arah yang lebih baik.

Dalam dokumen sma11bhsind BahasaIndonesia Nurita (Halaman 59-63)