• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menemukan sumber daya alam

Cobalah tidak berkutat seputar ide- ide-ide yang sudah dipikirkan oleh

IDE DESKRIPSI

2. Menemukan sumber daya alam

Pikirkan apa yang ada di daerah Anda dalam jumlah yang cukup banyak yang dapat diubah menjadi barang yang berguna tanpa merusak lingkungan. Sumber daya alam adalah bahan-bahan yang terkandung dalam tanah, tanaman, pohon,

hewan, tambang, gurun, hutan, sungai, laut, danau, gunung, dan lain-lain.

Beberapa orang mencari tanah liat untuk membuat batu bata dekat kota. Tanah liat juga dapat digunakan untuk bisnis lainnya, seperta pembuatan piring, cangkir atau keramik.

Minyak kelapa yang dibuat secara komersil atau penggunaan kapas untuk membuat kasur merupakan contoh penggunaan sumber daya alam yang baik. 3. Barang yang dapat didaur ulang

Dalam pembuatan barang, selalu ada yang tidak dapat langsung kita pergunakan atau yang akhirnya kita buang.

Barang buangan ini bisa berasal dari pertanian, produksi industri, pengolahan makanan, dan lain-lain. Banyak industri yang membuang barang-barang yang berguna. Perusahaan baju mungkin membuang potongan-potongan kain yang secara efektif bisa digunakan untuk membuat barang lain. Pabrik plastik biasanya menghasilkan sisa bahan materi yang bisa berguna untuk insulasi atau isi bantal atau kasur. Selain itu, orang juga membuang sampah yang berguna: onderdil mobil atau mesin, makanan dan sayuran yang bisa digunakan untuk kompos atau

makanan ternak, kertas, gelas dan aluminium yang bisa didaur ulang dengan mudah.

Sekarang ini, bahkan sebagian besar plastik bisa didaur ulang.

Berbincang-bincang dengan orang-orang yang bertanggung jawab dalam jasa yang berbeda-beda bisa jadi sangat berguna bagi mereka yang sedang mencari berbagai ide bisnis.

Subkontrak dalam sektor swasta berarti: mengundang bisnis lain untuk masuk dan melakukan suatu pekerjaan yang tidak ingin Anda lakukan sendiri (karena bukan bisnis inti Anda atau karena lebih sulit dan lebih mahal kalau Anda lakukan sendiri)

Misalnya, suatu perusahaan konstruksi bangunan yang besar bisa saja memberikan subkontrak kepada bisnis kecil untuk mengecat rumah baru yang mereka bangun. Kendaraan yang digunakan untuk memindahkan barang biasanya membutuhkan bengkel perbaikan kendaraan dalam daerah pabrik. Pihak manajer umumnya lebih memilih untuk memberikan subkontrak penuh untuk transportasi, agar tidak perlu masuk dalam bidang perbaikan kendaraan yang membutuhkan keahlian tersendiri.

g. Persaingan dengan produksi asing

Banyak barang yang bisa diproduksi dimana saja di dunia ini. Masyarakat umumnya tertarik pada barang-barang yang harganya lebih murah. Hal ini berarti bahwa Anda bersaing dengan bisnis asing yang melakukan hal yang sama.

Jika ada produk nasional/lokal yang tersedia di pasar, beberapa orang mungkin lebih bangga untuk menggunakan produk nasional/lokal tersebut. Namun, sebaliknya bisa juga terjadi. ada yang berkata bahwa “apa yang datang dari luar pasti lebih baik”. Pengusaha eceran seringkali menggunakan daerah asal suatu produk sebagai alat pemasaran. Dengan kata lain: dibutuhkan promosi bisnis dan produk yang kuat apabila ide bisnis suatu produk nasional diharapkan untuk berjalan.

Pemerintah terkadang mencoba untuk mendorong produksi barang tertentu secara lokal atau nasional. Produk lokal dapat membuka kesempatan bisnis atau memberikan ide bisnis yang baik bagi Anda.

h. Meriksa sumber informasi

Saat Anda sudah menyusun daftar ide bisnis yang panjang, langkah terakhir sekarang adalah mengumpulkan ide-ide terakhir yang mungkin dikembangkan dari sumber informasi yang jauh. Sumber informasi terpenting bagi Anda adalah:

• Dinas tenaga kerja daerah

• Perpustakaan kota/kabupaten atau perpustakaan Kamar Dagang dan Industri

• Internet

• Pameran dan eksibisi

• Buku-buku yang dijual di toko buku

Sebagian besar sumber informasi ini tidak langsung tertuju kepada lingkungan atau minat Anda. Karena itu, Anda perlu dengan teliti memilih informasi mana yang akan Anda kumpulkan. Bisa jadi Anda memperoleh terlalu banyak informasi dan ide baru untuk bisnis Anda. Jangan kuatir! Informasi yang Anda cari seharusnya memperkuat ide Anda. Tambahkan hanya ide bisnis yang relevan ke adalam daftar ide yang sudah Anda miliki.

Sumber-sumber ini juga dapat membantu Anda memperjelas jawaban atas pertanyaan yang mana, apa, siapa dan bagaimana yang ada dalam pembahasan di atas.

1. Dalam proses mengembangkan ide bisnis Anda, pertama pikirkan ide yang bermanfaat sebanyak mungkin dan kemudian baru membuat pilihan setelah Anda melengkapi daftar ide bisnis Anda.

Untuk melengkapi daftar ide bisnis Anda, Anda melalui langkah-langkah berikut:

a. Mendengarkan orang-orang yang berpotensi untuk menjadi calon pelanggan

b. Mengunjungi komunitas yang akan menjadi komunitas bisnis Anda

• Mencari sumber daya manusia yang tersedia di lingkungan Anda

• Mencari sumber daya alam

• Mengidentiikasi kesempatan bisnis yang terkait dengan bahan-bahan buangan

• Memahami kebutuhan akan usaha kecil di sektor layanan publik dan sektor swasta

• Memahami persaingan internasional dan pengganti barang impor

2. Saat Anda mengidentiikasi berbagai ide bisnis, Anda juga perlu mencari tahu apakah Anda cocok untuk menjalankan bisnis milik Anda sendiri. Keberhasilan ide bisnis dan bisnis Anda terutama tergantung pada Anda. Pertanyaan yang harus Anda tanyakan kepada diri Anda sendiri adalah:

a. Mengapa saya ingin memulai suatu bisnis? b. Darimana saya bisa mencari ide bisnis saya? c. Berapa banyak sifat pengusaha yang saya miliki?

1. Jelaskan apa yang dimasud dengan ide bisnis?

2. Sebutkan tujuh hobi anda kemudian sebutkan ide bisnis dari hobi anda tersebut dan apa alasanya?

3. Sebutkan ide bisnis yang pernah anda lihat?

International Labor Organization (ILO), 2005, Modul Versi 1,0, Generate Your Business Ide, International Training Centre : Jakarta

RISET PASAR DAN

Dokumen terkait