artinya: “Hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). mereka mengajar-kan sihir kepada manusia.
2. Menakut – nakuti manusia dan memerin-tahkan kepada kekejian, sebagaimana dise-butkan dalam QS al-Baqarah ayat 268; yang artinya: “Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan me-nyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir).”
3. Merasuk ke dalam diri manusia dan men-jadikannya tidak tahu arah, sebagaimana disebutkan dalam QS Ali Imran ayat 36;
yang artinya:“Dan aku mohon perlindungan untuknya serta anak-anak keturunannya kepada (pemeliharaan) Engkau daripada syaitan yang terkutuk.”
4. Menggelincirkan manusia melalui amal perbuatan mereka sendiri, sebagaimana disebutkan dalam QS Ali Imran 155; yang artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelin-cirkan oleh syaitan, disebabkan sebagian ke-salahan yang telah mereka perbuat (di masa lampau)
5. Menakut – nakuti Pengikutnya, seba-gaimana disebutkan dalam QS Ali Imran
ayat 175; yang artinya: “Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy)”.
6. Menjadi sahabat buruk dan Pendamping, sebagaimana disebutkan dalam QS An-nisa’ ayat 38; yang artinya: “Barangsiapa yang mengambil syaitan itu menjadi te-mannya, Maka syaitan itu adalah teman yang seburuk-buruknya.
Begitu juga dalam QS Az-Zukhruf ayat 36;
yang artinya: “Barangsiapa yang berpal-ing dari pengajaran Tuhan yang Maha Pe-murah (Al Quran), Kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) Maka syaitan Itulah yang menjadi teman yang selalu me-nyertainya.”
7. Menyesatkan manusia, sebagaimana dis-ebutkan dalam QS An-Nisa’ ayat 60; yang artinya: “Dan syaitan bermaksud menye-satkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.”
8. Durhaka, sebagaimana yang disebutkan dalam QS an-Nisa’ ayat 117; yang artinya:
“Yang mereka sembah selain Allah itu, tidak lain hanyalah berhala, dan (dengan meny-embah berhala itu) mereka tidak lain han-yalah menyembah syaitan yang durhaka.”
9. Mengakibatkan kerugian yang nyata, se-bagaimana disebutkan dalam QS An-Nisa’
ayat 119; yang artinya: “Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung se-lain Allah, Maka Sesungguhnya ia mender-ita kerugian yang nyata.”
10. Hanya menjanjikan Tipuan, sebagaimana disebutkan dalam QS An-Nisa’ ayat 120;
yang artinya:“Syaitan itu memberikan jan-ji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, Padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mere-ka selain dari tipuan belamere-ka.”
11. Menciptakan Permusuhan dan kedengki-an, sebagaimana yang disebutkan dalam QS Al-Ma’idah ayat 91;yang artinya: “Sesung-guhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu.”
12. Menghiasi amal buruk manusia, seba-gaimana disebutkan dalam QS al-An’am ayat 43; yang artinya: “Dan syaitanpun Me-nampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan.”
13. Menjadikan manusia lupa, sebagaimana yang disebutkan dalam QS al-An’am ayat 68; yang artinya: “Dan jika syaitan men-jadikan kamu lupa (akan larangan ini), Maka janganlah kamu duduk bersama
orang-orang yang zalim itu sesudah terin-gat (akan larangan itu).”
14. Menipu Manusia, sebagaimana yang dis-ebutkan dalam QS al-A’raf ayat 27; yang artinya: “Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan seba-gaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga.”
15. Menuntun manusia agar semakin terpu-ruk, sebagaimana disebutkan dalam QS al-A’raf ayat 175; yang artinya: “Dan ba-cakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi Al Kitab), kemudian Dia melepaskan diri dari pada ayat-ayat itu, lalu Dia diikuti oleh syaitan (sampai Dia tergoda), Maka jadilah Dia Termasuk orang-orang yang sesat.”
16. Merusak hubungan antar saudara, seba-gaimana disebutkan dalam QS Yusuf ayat 100; yang artinya: “Dan Sesungguhnya Tu-hanku telah berbuat baik kepadaKu, ketika Dia membebaskan aku dari rumah penjara dan ketika membawa kamu dari dusun padang pasir, setelah syaitan merusakkan (hubungan) antaraku dan saudara-saudar-aku.”
17. Mengingkari Janji, sebagaimana dis-ebutkan dalam QS Ibrahim ayat 22; yang
arti nya: “Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesung-guhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjan-jikan kepadamu tetapi aku menyalahinya.”
18. Sangat kafir dan Durhaka kepada Allah, sebagaimana disebutkan dalam QS al-Isra’
ayat 27; yang artinya: “Dan syaitan itu ada-lah sangat ingkar kepada Tuhannya.”
Juga dalam QS Maryam ayat 44; yang art-inya: “Sesungguhnya syaitan itu durhaka kepada Tuhan yang Maha Pemurah.”
19. Mencampakkan pesimisme, sebagaimana disebutkan dalam QS al-Hajj ayat 52; yang artinya: ““Dan Kami tidak mengutus se-belum kamu seorang Rasulpun dan tidak (pula) seorang Nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan (rasa pesi-mis) terhadap keinginan itu.”
20. Menghasut untuk berbuat maksiat, seba-gaimana disebutkan dalam QS Maryam ayat 83; yang artinya: “Tidakkah kamu lihat, bahwasanya Kami telah mengirim syaitan-syaitan itu kepada orang-orang kafir untuk menghasung mereka berbuat ma’siat dengan sungguh-sungguh?”
21. Tidak akan menolong manusia,
seba-gaimana disebutkan dalam QS al-Furqan ayat 29; yang artinya:“Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.”
22. Mengajak ke neraka, sebagaimana dis-ebutkan dalam QS Luqman ayat 21; yang artinya: “Dan Apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)?”
23. Menimpakan kepayahan dan siksaan, se-bagaimana disebutkan dalam QS Shaad ayat 41; yang artinya: “Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Tuhan-nya: “Sesungguhnya aku diganggu syaitan dengan kepayahan dan siksaan”.
24. Memanjangkan angan – angan, seba-gaimana disebutkan dalam QS Muham-mad ayat 25; yang artinya: “Syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka.”
25. Menanamkan rasa duka cita, sebagaimana disebutkan dalam QS al-Mujadalah ayat 10; yang artinya: “Sesungguhnya pembic-araan rahasia itu adalah dari syaitan, su-paya orang-orang yang beriman itu berdu-ka cita.”