hari, istilah program selalu mencakup tiga aspek, yaitu (1) perencanaan atau penyusunan program, (2) pelaksanaan program, dan (3) laporan dan evaluasi program. Ketiga aspek tersebut saling terkait dalam menentukan keberhasilan pencapaian sebuah program. Artinya, rencana program akan sangat menentukan pelaksanaan program, selanjutnya pelaksanaan program akan diukur keberhasilan melalui pelaporan dan evaluasi program. Pada pelajaran kali ini kamu akan belajar untu menganalisis dan menilai laporan pelaksanaan program yang disampaikan.
Pembuatan laporan pada umumnya bertujuan untuk hal-hal berikut.
1) Mengetahui kemajuan dan perkembangan suatu program kegiatan.
2) Mengadakan pengawasan dan perbaikan. 3) Mengambil suatu keputusan.
4) Mengatasi suatu masalah.
5) Menemukan teknik-teknik atau strategi baru dalam pelaksanaan program kegiatan selanjutnya.
Laporan pada intinya berisi pemberitahuan atau informasi tentang pelaksanaan suatu program kegiatan. Laporan adalah suatu cara berkomunikasi, yakni penulis laporan ingin menyampaikan informasi kepada orang atau pihak/lembaga karena tanggung jawab yang diberikan. Dalam hal ini, tanggung jawab tersebut adalah pelaksanaan suatu program kegiatan. Oleh karena laporan biasanya berbentuk tertulis, maka dapat dinyatakan bahwa laporan merupakan suatu macam dokumen yang menyampaikan informasi mengenai sebuah masalah (program) yang telah dan sedang dilaksanakan. Informasi-informasi tersebut dalam bentuk fakta-fakta dan data-data yang terkait langsung dengan pelaksanaan program (Keraf, 2004).
Dalam laporan biasanya juga disampaikan catatan atas beberapa hal yang dianggap penting selama pelaksanaan program. Catatan-catatan tersebut dapat disajikan dalam bentuk saran atau rekomendasi untuk kepentingan pelaksanaan kegiatan yang akan datang. Dengan demikian, diharapkan pelaksanaan kegiatan akan datang dapat lebih berhasil dengan memperhatikan dan membenahi kekurangan-kekurangan yang terjadi pada kegiatan yang sudah dilaporkan.
Lalu, hal-hal apa saja yang harus ada dalam sebuah laporan. Sebelum membahas unsur-unsur yang ada laporan, coba kamu cermati lagi usulan kegiatan yang dibahas pada subbab sebelumnya. Pada intinya, apa yang dilaporkan harus terkait langsung dengan apa yang ada dalam usulan program tersebut. Oleh karena itu, laporan sebaiknya disusun berdasarkan rincian usulan program. Secara garis besar unsur-unsur laporan sebagai berikut:
1) Judul program kegiatan.
2) Pengantar, dapat berupa latar belakang, tujuan kegiatan, dan manfaat kegiatan.
3) Realisasi pelaksanaan program secara nyata. Perlu diinformasikan secara terperinci aktivitas yang dilakukan sesuai jadwal, jumlah peserta, dan hasil yang dicapai.
4) Penutup, dapat berisi simpulan, saran, dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang membantu pelaksanaan kegiatan. 5) Lampiran-lampiran, dapat berupa daftar peserta, foto kegiatan,
dokumentasi makalah, bukti-bukti penggunaan dana, dan lampiran lain yang diperlukan.
Tentu saja, unsur-unsur laporan yang diuraikan di atas bukan merupakan bentuk yang baku. Artinya, masih dimungkinkan penambahan atau pengurangan unsur-unsur yang harus ada dalam laporan sesuai dengan karakteristik kegiatan yang dilakukan dan pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan tersebut.
1 Perhatikan contoh laporan berikut ini! Laporan disusun berdasarkan usulan kegiatan yang telah dibahas pada subbab sebelumnya! Catat poin-poin yang kamu anggap penting!
Laporan Kegiatan
Pelatihan dan Lokakarya Penulisan Ilmiah Remaja bagi Siswa SMA Negeri 1 Kedungreja 1. Pengantar
Penulisan karya ilmiah penting untuk dikenal dan dikuasai oleh para siswa SMA. Jika para siswa sudah bisa menulis karya ilmiah, siswa yang bersangkutan akan memiliki kecakapan akademik yang tinggi dan bahkan bisa diikutkan dalam lomba karya ilmiah tingkat kota atau kabupaten, provinsi, bahkan negara.
Kenyataan menunjukkan bahwa para siswa SMA, termasuk siswa SMA Negeri 1 Kedungreja, pada umumnya belum mengenal bagaimana menulis karya ilmiah yang baik. Mereka umumnya hanya tahu meringkas, menulis pengalaman dan menulis praktikum mata pelajaran IPA.
Kegiatan penulisan karya ilmiah perlu dikenalkan sedini mungkin. Oleh karena itu, para siswa SMA pun harus mengenal dan mengetahui karakteristik penulisan karya ilmiah. Dengan demikian, maka diperlukan kegiatan pelatihan dan lokakarya penulisan karya ilmiah remaja bagi Siswa SMA Negeri 1 Kedungreja.
Secara umum, kegiatan Pelatihan dan Lokakarya Penulisan Ilmiah Remaja ini bertujuan agar para siswa dapat: (a) mengenal dan memahami karakteristik dan struktur tulisan ilmiah, dan (b) menyusun tulisan karya ilmiah sesuai dengan minat masing- masing. Selanjutnya, diharapkan kegiatan dapat bermanfaat bagi siswa agar dapat: (a) mempraktikkan penulisan karya ilmiah, dan (b) membiasakan diri untuk menulis karya ilmiah.
2. Realisasi Pelaksanaan Program
Sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan, kegiatan Pelatihan dan Lokakarya Penulisan Ilmiah Remaja ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu hari Sabtu, 12 April 2008 dan Sabtu, 19 April 2008. Semua kegiatan dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Kedungreja. Secara umum dapat dinyatakan bahwa kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Pada hari pertama, yakni Sabtu, 12 April 2008, kegiatan diawali dengan persiapan dan pendataan ulang peserta kegiatan. Setelah para peserta melakukan presensi, dilanjutkan dengan kegiatan upacara pembukaan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bapak Drs. Suhartono, selaku Kepala SMA Negeri 1
Kedungreja. Dalam pidato sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan pentingnya para siswa untuk selalu berusaha berprestasi. Salah satu cara memperoleh prestasi yaitu melalui kegiatan menulis karya ilmiah. Di samping untuk kegiatan pengembangan prestasi akademik, kegiatan penulisan karya ilmiah juga dapat diarahkan untuk kegiatan mengikuti lomba- lomba yang sering diadakan oleh dinas pendidikan dan lembaga lainnya. Oleh karena itu, Kepala Sekolah berharap, agar semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar dapat diperoleh hasil yang maksimal. Di akhir sambutannya, beliau memotivasi para siswa dengan harapan, semoga tidak lama lagi akan muncul bibit-bibit pemikir sekaliber Einstein dari sekolah ini. Para peserta menyambut dengan antusias sambutan dan harapan dari Kepala Sekolah.
Setelah pelaksanaan upacara pembukaan, para peserta diberi kesempatan untuk beristirahat sejenak, sebelum mengikuti acara pemberian materi pada sesi pertama. Pada sesi pertama yang memberi materi adalah Ibu Ida Nuraini dengan judul Mengenal Struktur dan Substansi Karya Ilmiah. Selaku moderator pada sesi pertama ini adalah saudara Deni Aryantono. Dalam penyampaian materinya, Ibu Ida Nuraini menekankan pentingnya mengenali struktur dan substansi karya ilmiah, unsur- unsur apa yang harus ada supaya karya itu dapat dikategorikan sebagai karya ilmiah. Para peserta tampak merasa senang dan memperhatikan uraian dari Ibu Nuraini, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan pada sesi tanya jawab. Sesi pertama ini diakhiri dengan sebuah pesan dari Ibu Nuraini, marilah kita menorehkan sejarah untuk perjalanan hidup kita. Salah satu caranya yaitu membuat sejarah dengan menulis karya ilmiah dan itu akan menjadi kenangan seumur hidup.
Untuk kegiatan hari pertama ini diakhiri dengan penyampaian materi dari Bapak Dr. Syaiful Huda dengan judul Menemukan dan Mengembangkan Masalah Ilmiah. Dalam pe- maparannya, Pak Syaiful menegaskan pentingnya kita meningkatkan kepekaan untuk peduli dengan apa saja yang ada di sekitar kita. Kepekaan dan kepedulian dengan lingkungan sekitar itulah yang menjadi awal muncul masalah penelitian. Menurut Pak Syaiful, apa pun yang ada di sekitar kita, yang selama ini kita anggap sepele, sebenarnya dapat diangkat menjadi masalah ilmiah. Misalnya, masalah sampah, air di selokan yang mampat, dan lain sebagainya. Ingat, kata Pak Syaiful, Archimedes menemukan hukum kekuatan air secara tak terduga, ketika dia masuk ke dalam bak mandi dan dia melihat mengapa air yang di bak mandi itu tumpah. Jadilah hukum Archimides. Kegiatan hari pertama diakhiri pada pukul 12.30 WIB, sesuai dengan jadwal yang disusun. Sebelum acara ditutup, panitia mengingatkan kembali kepada para peserta agar memperhatikan jadwal untuk pertemuan hari kedua.
Kegiatan hari kedua dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 April 2008. sebagaimana pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pendataan dan presensi peserta. Pada pukul 08.00 dimulai sesi pertama untuk hari kedua ini, dengan pemateri Bapak Drs. Ahmad Junaidi. Materi yang disampaikan Bapak Junaidi berkaitan dengan kegiatan menuangkan gagasan yang telah ditemukan ke dalam draft karya tulis ilmiah. Dalam paparannya Pak Junaidi mengajak para peserta untuk segera mencoba menuangkan gagasan yang dimiliki dalam bentuk tulisan. Jangan takut melakukan kesalahan, karena kata beliau, orang yang tidak pernah melakukan kesalahan itu adalah orang yang tidak pernah melakukan apa-apa. Setelah Pak Junaidi menyampaikan kiat-kiat dan strategi menuangkan gagasan, sesi selanjutnya adalah kesempatan para peserta untuk berlatih langsung menulis karya ilmiah. Dengan didampingi oleh TIM Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dari OSIS, para peserta dibimbing untuk menuangkan gagasannya dalam bentuk karya ilmiah.
3. Penutup
Secara umum, berdasarkan uraian pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan bahwa hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah:
1) tumbuhnya keinginan siswa untuk belajar menulis karya ilmiah,
2) kemampuan siswa mengenal bentuk dan struktur karya ilmiah, 3) kemampuan siswa meningkatkan kepekaan untuk
menemukan dan mengembangkan masalah, dan
4) kemampuan siswa menyusun draf awal karya tulis ilmiah. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkala, jika memungkinkan setiap tahun ajaran baru, sehingga pembinaan dapat dilakukan secara terus-menerus. Dukungan dan bantuan dari Bapak Kepala Sekolah, para guru, para siswa, dan juga tenaga administrasi sekolah menjadi bagian penting dari kesuksesan pelaksanaan kegiatan pada tahun ini dan juga di tahun-tahun yang akan datang.
Demikian laporan ini disusun sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan yang telah dirancang sebelumnya. Tentu saja, bagaimanapun maksimal usaha yang dilakukan, tetap saja masih ada kekurangan dan kelemahan dalam pelaksanaan kegiatan. Kekurangan dan kelemahan itu dapat menjadi catatan sebagai bahan perbaikan untuk kegiatan di masa datang. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung susksesnya kegiatan ini. Semoga bermanfaat. 4. Lampiran
a. Daftar Hadir Peserta b. Dokumentasi Makalah
c. Dokumentasi Hasil Kerja Peserta d. Foto Kegiatan