• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menghargai pendapat orang lain dan mampu mengontrol emosi

a. Prosedur tindakan keperawatan 1) Persiapan alat

9 Menghargai pendapat orang lain dan mampu mengontrol emosi

10

Total skor

Nilai x Bobot

X 100 4

Paraf dan nama pembimbing

...

Catatan pembimbing:

47

Lampiran 13

TARGET KETERAMPILAN KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

ASUHAN KEPERAWATAN SISTEM KARDIOVASKULER Penilaian :

Melakukan sendiri/ mandiri : 4 Melakukan dibawa observasi : 3 Melakukan dibawa bimbingan : 2 Hanya melihat/observasi : 1

No Kompetensi Tempat Tgl/nilai

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Catatan Pembimbing

Ket 2 Pemeriksaan fisik

a. Inspeksi

- Impuls apikal (letak impuls, diameter, amplitudo, Frekuensi, irama)

b. Warna kulit (pucat) c. Auskultasi

- Bunyi S1, S2, S3 dan S4

- Bunyi jantung diastole dan sistole

- Suara, irama kontraksi jantung d. Palpasi

- Nadi periferDenyut karotis (kaji amplitudo dan kontur denyut karotis, dengarkan bruit)

- Tekanan vena jugularis/jugular vein pressure

e. Tekanan darah f. Suhu

g. CRT < 3 detik

h. Kehilangan darah/Transfusi darah i. Riwayat penyakit jantung dalam

keluarga

j. Riwayat penyakit jantung (jantung koroner) sebelumnya

k. Lain-lain (sebutkan)

...

...

48 3 Diagnosa medis pada gangguan

pemenuhan kebutuhan sirkulasi:

a) Gangguan konduksi (dysritmia, bradikardi dan tachycardia), kelaianan katub (VSD dan ASD), Ischemia miocarkard (IMA, angina pictoris).

b) Gangguan pompa jantung: hipertensi dan dekompensasi kordis

c) Gangguan darah: anemia, leukemia, thalasemia.

d) Gangguan pembuluh darah perifer e) Lain–lain (sebutkan)

...

4 Diagnosa Keperawatan a) penurunan curah jantung

b) resiko/aktual penurunan curah jantung

c) resiko/ aktual penurunan perfusi jaringan jantung

d) resiko/aktual gangguan kardiovaskuler

e) resiko/ aktual ketidakefektifan perfusi jaringan cerebral

f) resiko/ aktual ketidakefektifan perfusi jaringan gastrointestinal g) resiko/ aktual ketidakefektifan

perfusi ginjal

h) ketidakefektifan prefusi jaringan perifer

i) resiko/ ketidakefektifan perfusi jaringan perifer

j) kelebihan volume cairan k) resiko kerusakan integritas kulit l) intolerans aktivitas

m) lain-lain (sebutkan)

...

...

5 Perekam EKG

6 Pengambilan spesimen darah vena 7 Pengambilan spesimen darah arteri 8 Pemasangan infus

9 Monitor tetesan infus 10 Memasang transfusi darah 11 Memonitor transfusi darah 12 Monitor reaksi transfusi darah 13 Persiapan pasien untuk pemeriksaan

EKG

49 14 Pemberian obat oral/ IV/IC/IM atau SC 15 Pemeriksaan Saturasi oksigen

16 Treadmill test

17 Pengukuran Denyut Nadi

18 Pengukuran tekanan darah dengan 3 posisi:

─ Posisi duduk

─ Posisi berdiri

─ Posisi tidur 19 Pengukuran pernafasan

Pengukuran nadi apikal 20 Pemberian obat

21 Mengukur balance cairan 22 Melaksanakan evaluasi 23 Pendidikan Kesehatan

ASUHAN KEPERAWATAN SISTEM PERNAFASAN

No Kompetensi Tempat Tgl/nilai

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Catatan

Pembimbing Ket 1 Anamnesa

2 Melakukan pemeriksaan fisik pada a. Inspeksi toraks dan gerakkan napas

- Respirasi rate (Frekuensi napas, Irama napas, Kedalaman dan upaya bernapas)

- Kontraksi inspirasi

sternomastoideus

- Bentuk dada (normal/barrel chest/deformitas/asimetris)

- Retraksi interkostal

- Mukosa membran (bibir/kuku pucat)

b. Auskultasi pernapasan - Bunyi napas stridor/mengi

- Bunyi napas (vesikular/

bronkovesikular /bronkial/trakeal) - Bunyi napas tambahan (crackles

halus, crackles kasar, mengi, ronki/whezing)

c. Palpasi

- Nyeri tekan pada dada &paru-pru - Ekspansi pernafasan

- Fremitus taktil

50 d. Perkusi

- Intensitas relatif, tinggi nada dan durasi ketika perkusi pada thoraks (datar/pekak/resonan/hipersonan/ti mpani)

e. Batuk produktif/non produktif f. Sputum (warna, jumlah,bau) g. Riwayat alergi

h. Riwayat asma/bronchitis/emfisema i. Riwayat penyakit paru di keluarga

(TB)

j. Pemeriksaan laboratorium

- PaCO2 (tekanan parsial karbondioksida)

- PaO2(tekanan parsial oksigen) - SaO2 (saturasi oksigen) - HCO3 (bikarbonat) - PH

- Hb k. Lain-lain

...

....

...

....

3 Diagnosa medis pada gangguan pemenuhan kebutuhan oksigenasi:

1. Peradangan/infeksi : COPD, 2. TB,

3. pnemonia,

4. Neoplasma : Ca Nasopharing, Ca .paru

5. Alergi (Asma Bronkliale)

6. Trauma thorak (pnemothorak, hemothorak)

7. Tonsilitis.

8. Lain – Lain (sebutkan)

...

...

51 4 Diagnosa Keperawatan

a) Ketidakefektifan bersihan jalan napas

b) Ketidakefektifan pola pernafasan c) Gangguan pertukaran gas

d) Gangguan ventilasi spontan

e) Disfungsi respon penyapihan ventilator

f) Intoleransi aktivitas

g) Gangguan rasa nyaman mual h) Lain-lain (sebutkan)

...

...

5 Memberikan posisi fowler 6 Memberikan posisi semi fowler 7 Memberikan oksigen nasal canule

Memberikan oksigen masker Melakukan fisioterapi dada

- Clapping - Fibrasi

- Postural drainage - Nafas dalam efektif 8 Melakukan postural drainage 9 Melakukan inhalasi (nebulizer)

10 Penghisapan lendir (suction) (melalui hidung, mulut dan trakeostomi)

11 Perawatan tracheostomy 12 Perawatan WSD

13 Pengukuran Tekanan darah 14 Pengukuran frekwensi pernafasan 15 Pengukuran denyut nadi

16 Pemberian obat

17 Melaksanakan evaluasi 18 Pendidikan Kesehatan

Catatan pembimbing:

52

ASUHAN KEPERAWATAN SISTEM PENCERNAAN

No Kompetensi Tempat Tgl/nilai/

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Catatan Pembimbing

Ket 1 Anamnesa

2 Melaksanakan pemeriksaan fisik a. Inspeksi

- Kulit (jaringan parut, striae, vena)

- Umbilikus (hernia/inflamasi) - Kontur untuk bentuk,

kesimetrisan, pembesaran organ, massa

- Gelombang peristaltik - Warna kulit

b. Palpasi

- Nyeri otot, nyeri lepas

- nyeri tekan (viseral, peritoneal) - Nyeri tekan sudut kostovertebral - Perabaan limpa/hati

c. Auskultasi - Bising usus - Bruit - Friction rub d. Perkusi

-Pola bunyi timpani dan pekak -distensi abdomen

e. Proporsi masukan protein, lemak, karbohidrat dan vitamineral

f. Jenis makanan yang alergi g. Frekwensi makan perhari h. Jenis makanan yang dimakan i. Jumlah makanan yang dimakan j. Penggunaan selang NGT k. Cairan intravena

l. Jumlah nutrisi parenteral m. Diet yang dianjurkan

n. Kesulitan mengunyah dan menelan o. Fistula, ostomi

p. Penggunaan selang drainage q. IMT/BMI

r. Berat badan dan tinggi badan s. Tanda rovsing

t. Tanda psoas u. Tanda obturator

53 v. Pemeriksaan laboratorium

-elektrolit -albumin serum w. Lain-lain (sebutkan)

...

3 Diagnosa medis pada gangguan sistem pencernaan

1) Peradangan (gastritis, enterokolitis) 2) Neoplasma (ca gaster, ca kolon, ca

lidah)

3) Obstruksi (ileus, hernia, cholelitiasis)

4) Gangguan metabolisme (hepatitis, Chirosis hepatis)

5) Gangguan fekal: konstipasi, impaksi, diare, inkotinensia, flatulen dan hemoroid

6) Lain-lain (sebutkan) ...

4 Diagnosa Keperawatan

a) Ketidakseimbangan nutrisi:kurang dari kebutuhan tubuh

b) Kesiapan meningkatkan nutrisi c) Obesitas

d) Kelebihan berat badan e) Risiko kelebihan berat badan f) Anorexia

g) Gangguan rasa nyaman mual h) Keletihan

i) Lain-lain

...

...

5 Melaksanakan persiapan pasien dengan barium meal/barium enema

6 Persiapan tindakan USG abdomen 7 Persiapan tindakan endoskopi 8 Merawat NGT

9 Memberi makan melalui NGT 10 Perawatan kolostomi

11 Menghitung IMT

12 Membantu eliminasi fekal 13 Melakukan lavement (huknah) 15 Melakukan evaluasi fekal 16 Melakukan bowel training 17 Pengukuran Tekanan darah 18 Pengukuran frekwensi pernafasan

54 19 Pemberian obat

20 Melaksanakan evaluasi 21 Pendidikan Kesehatan

ASUHAN KEPERAWATAN PERIOPERATIF

No Kompetensi

Tempat Tgl/nilai ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Catatan Pembimbing

Ket Melaksanakan Tindakan Pre Operatif

1 Membersihkan daerah operasi 2 Mencukur daerah operasi

3 Menyiapkan pelaksanaan informed consent

Melaksanakan Tindakan Post Operatif 1 Menyiapkan tempat tidur

2 Anamnesa

3 Observasi sirkulasi (tanda-tanda vital) 4 Pemeriksaan kesadaran

Pemeriksaan kualitatif a. Composmentis b. Apatis

c. Delirium d. Somnolen e. Sopor f. Semi coma g. Coma

Pemeriksaan kuantitatif

Pemeriksaan Gaslow coma scale (GCS) Respon Eye

(4) : spontan

(3) : dengan ransangan suara (2) : dengan rangsangan nyeri (1) : tidak ada respon

Respon Motorik (6) : Sesuai perintah

(5) : Mengetahui lokalisasi nyeri (4) : Reaksi menghindar

(3) : Reaksi fleksi-dekortikasi (2) : Reaksi ekstensi-deserebrasi (1) : Tidak berespon

Respon Verbal

(5) : dapat berbicara dan memiliki orientasi baik

(4): dapat berbicara, namun disorientasi (3) : berkata-kata tidak tepat dan tidak jelas

(2) : mengeluarkan suara tidak jelas (1) tidak bersuara

5 Auskultasi bising usus

55 6 Membimbing latihan nafas dalam

7 Membimbing batuk efektif 8 Melatih ambulasi

9 Pengukuran Tekanan darah 10 Pengukuran frekwensi pernafasan 11 Pengukuran denyut nadi

12 Pengukuran suhu 13 Pemberian Obat 14 Melaksanakan evaluasi 15 Perawatan luka operasi 16 Pengelolaan Nyeri 17 Pengelolaan Nutrisi 18 Pengelolaan cairan 19 Pengelolaan jalan nafas 20 Pendidikan Kesehatan

ASUHAN KEPERAWATAN SISTEM PENGINDERAAN

No Kompetensi Tempat Tgl/nilai/

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Catatan Pembimbing

Ket 1 Anamnesa

2 Melakukan pemeriksaan fisik Kondisi sistem penglihatan 1) tes visus, perubahan

penglihatan 2) double vision 3) conjunctiva 4) Nyeri palpebra 5) Nyeri pada mata

6) Adanya keluaran dari mata (air mata berlebihan, darah, pus) 7) Adanya kontak dengan bahan

kimia, allergen, irritant.

8) Tes reflex cahaya

9) ROM bola mata, Cranial Nerve III, IV, VI.

10) Tes cover/uncover

11) Kaji ptosis, xanthelasma, chalazion, hordeolum, basal cell carcinoma, squamous cell carcinoma, dll.

Kondisi sistem pendengaran 12) Tes Weber dan rhinne 13) Nyeri pada telinga

14) Adanya keluaran pada telinga (darah, pus, dll)

Kondisi sistem penciuman

56 15) Tes penciuman

16) Lain-lain (sebutkan) ...

3 Diagnosa medis pada gangguan sistem penginderaan:

1) Katarak 2) Glaucoma 3) Sinusitis 4) Tumor

5) Konjungtivitis 6) Otitis media 7) Obstruksi 8) Tuli 9) Rinitis

10) Lain-lain (sebutkan) ...

4 Diagnosa Keperawatan 1) Resiko perdarahan 2) Resiko mata kering 3) Resiko jatuh 4) Resiko cedera

5) Resiko cedera kornea 6) Resiko cedera termal 7) Nyeri akut

8) Nyeri kronis

9) Resiko ketidakseimbangan suhu tubuh

10) Hipertermia 11) Hipotermia

12) Lain-lain...

5 Pemeriksaan visus

6 Pemeriksaan lapang pandang 7 Irigasi mata

8 Tes fungsi pendengaran

(audiometric)/

weber/rinne/swabach 9 Irigasi telinga

10 Pemeriksaan TTV

11 Pemberian obat tetes

telinga/mata/hidung dan obat lain 12 Melaksanakan evaluasi

13 Pendidikan Kesehatan

57

ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN KEBUTUHAN KESEIMBANGAN SUHU

No Kompetensi Tempat Tgl/nilai/

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Tgl/nilai/

ttd/nama

Catatan Pembimbing

Ket 1 Anamnesa riwayat infeksi sistem

tubuh

2 Pemeriksaan Fisik Pengukuran suhu Perhitungan denyut nadi

3 Menentukan masalah keperawatan pada pasien dengan

1) Hipertermi 2) Hipotermi

3) Lain-lain (sebutkan)

…...

4 Diagnosa Keperawatan 1) Hipertermia 2) Hipotermia 5 Memasang selimut dingin 6 Memasang selimut hangat, 7 Pemeriksaan TTV

1) Suhu 2) Nadi

3) Tekanan darah 4) Pernafasan 8 Pemberian obat

9 Melaksanakan evaluasi 10 Pendidikan Kesehatan

Dokumen terkait