Uji Kompetensi
DEPO AIR MINUM
A. Mengomentari Pendapat Narasumber
Setelah mempelajari materi pembelajaran ini, diharapkan kamu dapat: menyatakan informasi yang tersirat dalam dialog interaktif
mengomentari pendapat setiap narasumber
Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah berlatih menyimpulkan isi dia-log interaktif yang kamu dengarkan dari siaran radio atau tayangan televisi. Sekarang, coba simak baik-baik dialog interkatif yang akan diputar oleh Bapak atau Ibu guru. Apabila tidak memungkinkan, perankan sekali lagi dialog interaktif yang pada pertemuan terdahulu telah kalian lakukan. Pada bagian ini, kita akan berlatih untuk dapat memberikan komentar terhadap pendapat narasumber dalam dialog tersebut!
1. Menyatakan Informasi Tersirat dalam Dialog Interaktif
Pendapat narasumber dalam dialog ada kalanya berupa informasi tersirat. Informasi tersirat adalah informasi yang tersembunyi atau informasi yang tidak dikemukakan secara langsung. Berbeda dengan informasi yang dikemukakan secara tersurat (eksplisit), informasi tersirat (implisit) dapat diperoleh oleh pendengar atau pemirsa dengan menganalisis informasi tersurat. Perhatikan contoh berikut ini.
Informasi Tersirat Orang sering menggunakan umur sebagai pembenar atas kemalasannya dalam berolahraga. Olahraga dapat membantu orang mengatasi masalah kegemukan. No. 1. 2. Pernyataan
Orang suka malas berolahraga karena merasa terlalu tua. Sebenarnya hal ini bukan merupakan alasan. Anda bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda. Jika Anda sudah kelebihan berat badan, sebetulnya justru Anda harus rajin berolahraga. Aktivitas fisik sekecil apa pun pasti akan membantu
menurunkan berat badan. Jadi,
mengapa tidak dari sekarang memulai berolahraga?
Latihan
1. Temukan informasi tersirat yang terdapat dalam dialog interaktif yang diperdengarkan oleh Bapak/Ibu gurumu. Tuliskan informasi tersirat dengan menggunakan format berikut. Saling tukarkan pekerjaanmu dan beri penilaian dengan menggunakan format penilaian yang tersedia!
No. Pernyataan Informasi Tersirat
Format Penilaian
Menyatakan Informasi Tersirat
Nama Siswa :
Kelas :
No. Aspek/Indikator Rentangan Skor Skor
1 2 3 4 5 1. Pemahaman isi 2. Kemampuan penalaran 3. Kecermatan/kekritisan 4. Struktur kalimat 5. Pilihan kata
2. Setelah kamu dapat menemukan hal-hal penting yang dikemukakan narasumber dan mampu menyimpulkan isi dialog, berikan komentar terhadap pendapat yang disampaikan narasumber dalam dialog terebut. Kerjakan dalam kolom berikut ini!
No Pendapat Narasumber Komentar
1. Orang suka malas berolahraga karena merasa terlalu tua. Sebenarnya hal ini bukan merupakan alasan. Anda bisa mencari tempat atau klub kebugaran yang membuka kelas seusia Anda.
2. Orang yang merasa terlalu gemuk
biasanya juga malas berolahraga.
3. Tak perlu canggung atau malu.
Umumnya, orang memang merasa malu untuk memulai berolahraga padahal orang lain justru menghargai sebagai individu yang berkomitmen dalam menjaga kesehatan tubuh. Lagi pula, jika Anda sudah kelebihan berat badan, sebetulnya justru Anda harus rajin berolahraga. Aktivitas fisik sekecil apa pun pasti akan membantu menurunkan berat badan. Jadi, mengapa tidak dari sekarang memulai berolahraga?
4. Justru aktivitas fisik yang teratur akan memberikan tambahan kekuatan dan energi. Kegiatan fisik yang teratur sebenarnya akan memberikan Anda tambahan tenaga. Dengan melatih otot, jantung, paru-paru, dan pembuluh darah, Anda akan mendapat tambahan tenaga untuk mengatasi stres dan beban pekerjaan yang Anda hadapi sehari-hari.
5. Bagi orang yang sakit, tidak disarankan berolahraga karena kondisi tubuh tidak sehat. Namun, begitu Anda merasa sehat, mulailah berolahraga karena akan membantu Anda mempertahankan kondisi tubuh. Mulailah perlahan-lahan dan lakukan secara konsisten.
6. Jika kita sibuk, tidak perlu waktu berjam-jam untuk merasakan manfaat olahraga. Yang penting teratur dan porsinya cukup, seperti berjalan kaki selama tiga puluh menit setiap hari.
Format Penilaian Memberi Komentar
Nama Siswa :
Kelas :
No. Aspek/Indikator Rentangan Skor Skor
1 2 3 4 5 1. Aspek nonkebahasaan a. penguasaan isi b. keberanian c. kelancaran 2. Aspek Kebahasaan
a. Lafal Struktur kalimat b. Pilihan kata
2. Menggunakan Kalimat Inversi
Urutan fungsi dalam bahasa Indonesia lazimnya mengikuti pola SPOK (Subjek Predikat Objek Keterangan). Akan tetapi, ada satu pola dalam bahasa Indonesia yang predikatnya mendahului subjek. Perhatikan contoh kalimat berikut.
a. Cantik sekali (P) gadis itu (S) b. Sedang makan (P) dia (S).
c. Kemarin (K) terjadi (P) kebakaran itu (S). d. Tinggal (P) di Jakarta (K) mereka (S).
e. Mentransfer (P) uang (O) ke bank (K) Pak Hartawan (S)
Pada contoh-contoh kalimat tersebut verba terletak di depan nomina. Dengan kata lain, urutan fungsinya adalah predikat subjek (PS). Kalimat yang pola urutannya seperti itu disebut kalimat susun balik atau kalimat inversi.
Latihan
Buatlah sepuluh contoh kalimat inversi!
a. ……… b. ……… c. ……… d. ……… e. ………
B. Menyanyikan Puisi yang Sudah Dimusikalisasikan
Setelah mengikuti pembelajaran berikut ini, kamu diharapkan dapat menyanyikan puisi yang sudah dimusikalisasikan dengan berpedoman pada kesesuaian isi puisi dan suasana/irama yang dibangun.
Kamu tentu suka musik, bukan? Tahukah kamu bagaimana proses penciptaan lagu? Musik atau lagu apa saja dalam proses penciptaan ada yang dimulai dengan menciptakan lagu atau aransemen dulu dan kemudian liriknya, atau sebaliknya. Banyak pemusik yang menciptakan lirik dulu baru lagunya. Jika itu yang dilakukan, liriknya biasanya sangat puitis. Ebit G. Ade merupakan salah satu pemusik yang lebih senang disebut penyair yang banyak menciptakan lirik-lirik yang sangat puitis sebelum lagunya diciptakan.
Tidak sedikit syair lagu yang bentuk serta isinya berupa puisi. Syair lagu itu jika dibacakan atau dideklamasikan akan terasa sekali bahwa di dalamnya
mengandung makna yang dalam dan tajam dengan kata-kata penuh kias dan padat isinya. Sebaliknya, karya sastra yang berupa puisi dapat dinyanyikan seperti lagu dengan menciptakan sebuah aransemen untuk sebuah puisi. Penciptaan aransemen lagu puisi akan melahirkan sebuah lagu yang merdu untuk didengarkan. Sekarang ini sudah cukup banyak puisi terkenal karya sastrawan kita yang sudah dimusikalisasikan atau dibuat lagunya.
Menyanyikan Puisi dengan Musikalisasi
Puisi dapat diekspresikan dalam bentuk lagu yang dapat disertai dengan iringan musik. Iringan musik tidak harus menggunakan alat musik yang canggih. Iringan musik dapat diciptakan dengan "alat musik seadanya." Misalnya, tepukan tangan, ketukan meja, atau alat sederhana yang lain. Pengekspresian puisi dengan musik atau lagu seperti itu disebut musikalisasi puisi.
Latihan
1. Nyanyikan syair lagu puitis karangan Ebiet G. Ade yang sangat terkenal berikut ini!
Berita Kepada Kawan
Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan Sayang engkau tak duduk di sampingku kawan Banyak cerita yang mestinya kau saksikan Di tanah kering bebatuan
Tubuhku terguncang dihempas batu jalanan Hati bergetar menampak kering rerumputan Perjalanan ini pun seperti jadi saksi
Gembala kecil menangis sedih
Wawasan
Komponen yang harus diperhatikan dalam mu-sikalisasi puisi:
1. Penghayatan:
pemahaman dan merasakan isi puisi yang akan dimusikalisasi. 2. Vokal: kejelasan ucapan, jeda, kelancaran, ketahanan. 3. Penampilan: dengan gerakan-gerakan yang wajar, tidak dibuat-buat, sesuai dengan
penghayatan isi puisi yang dibawakan.
Kawan coba dengar apa jawabnya Ketika ia kutanya mengapa? Bapak ibunya telah lama mati Ditelan bencana tanah ini
Sesampainya di laut kutanyakan semuanya Kepada karang, kepada ombak, kepada matahari Tetapi semua diam, tetapi semua bisu
Tinggal aku sendiri terpaku menatap langit Barangkali di sana ada jawabnya
Mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang Ebiet G. Ade
2. Baca dan hayati puisi berjudul Karangan Bunga karya Taufik Ismail berikut ini!
Karangan Bunga
Tiga anak kecil
Dalam langkah malu-malu Datang ke Salemba
Sore itu
Ini dari kami bertiga
Pita hitam pada karangan bunga Bagi kakak kami yang ditembak mati Siang tadi
Puisi di atas sudah dimusikalisasi oleh Andrie S. Putra dengan notasi lagu seperti berikut ini.
3. Nyanyikan lagu itu diiringi dengan gitar. Salah seorang menyanyikan lagu dan seorang yang lain mengiringi dengan memetik gitar. Untuk menyanyikan lagu di atas, mintalah bimbingan guru seni musik di sekolahmu. Setelah kalian kuasai lagu itu, tampilkan musikalisasi puisi tersebut di depan kelas.
Pengayaan
Carilah puisi lain yang telah diimusikalisasikan. Pelajari notasi lagunya, kemudian nyanyikan puisi tersebut sesuai dengan suasana dan irama yang dibangun. Kerjakan tugas ini secara berkelompok yang terdiri atas lima orang anggota.