• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV ANALISIS DATA

B. Analisis Wujud Tindak Tutur Ekspresif dalam RKS

21. Mengungkapkan Ketidaksetujuan

Mengungkapkan ketidaksetujuan adalah mengungkapkan hal atau keadaan tidak setuju, tidak sepakat atau tidak cocok. Tindak tutur ‘mengungkapkan ketidaksetujuan’ adalah tindak tutur yang disampaikan oleh penutur untuk mengungkapkan hal atau keadaan tidak setuju, tidak sepakat atau tidak cocok. Secara lebih jelas dapat diperhatikan pada data (94) berikut.

(94) Konteks Tuturan :

Tuturan disampaikan oleh Toro dari Solo yang ingin mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap tuturan Sandi di Kriiing SOLOPOS edisi 3 Februari 2010.

Bentuk Tuturan :

Saya kurang setuju dengan Kriiing SOLOPOS edisi (3/2) dari Sdr Sandi di Tegalrejo, jika ngrusak dibalas ngrusak ya jadinya sami mawon. Lagipula kalau mau membalas, datang ke Surabaya, bukan kereta api fasilitas milik negara yang dirusak. Memang Anda korban? Kalau saya tetap tawakal. Itu berarti Anda kurang berserah diri. Terima kasih SOLOPOS.

(RKS/6 Februari 2010/43)

Tuturan data (94) disampaikan oleh Toro dari Solo. Toro tidak menyetujui pendapat Sandi di Tegalrejo. Tindak tutur yang disampaikan oleh

commit to user

terdapat pada tuturan Toro yang mengatakan “Saya kurang setuju dengan Kriiing SOLOPOS edisi (3/2) dari Sdr Sandi di Tegalrejo”. Tuturan tersebut menjadi penanda lingual dari tindak tutur ekspresif ‘mengungkapkan ketidaksetujuan’. Melalui tuturan tersebut Toro tidak menyetujui pendapat Sandi dari Tegalrejo yang di muat dalam Kriiing SOLOPOS edisi 3 Februari 2010.

Tindak tutur yang disampaikan oleh Toro terkait dengan tuturan yang disampaikan oleh Sandi di RKS. Sandi berpendapat bahwa ulah bonek yang merusak fasilitas stasiun di Solo harus dibalas dengan hal yang sama. Bonek merupakan supporter pemain Persebaya (Persatuan Sepak Bola Surabaya) dari Jawa Timur yang sering membuat keributan. Toro tidak menyetujui pendapat dari Sandi tersebut. Menurut Toro jika perbuatan merusak dibalas dengan hal yang sama, maka hasilnya akan sama saja. Toro menambahkan dengan merusak kereta api di Surabaya sama saja dengan merusak fasilitas milik negara. Dia juga menyangsikan Sandi adalah korban bonek. Toro memilih untuk bertawakal terhadap kejadian tersebut dan berpendapat bahwa Sandi kurang berserah diri.

Bentuk tuturan yang termasuk ke dalam tindak tutur ekspresif ‘mengungkapkan ketidaksetujuan’ dapat pula ditunjukkan pada data (95) berikut.

(95) Konteks Tuturan :

Tuturan disampaikan oleh Zakheus dari Baki untuk menanggapi tentang penggantian nama Surakarta.

Bentuk Tuturan :

Menanggapi usulan Paguyuban Pensiunan Pemkot tentang

penggantian nama Surakarta dengan Solo/Sala saya tidak

sependapat. Kedua nama tersebut memiliki nilai historis yang tak terpisahkan dengan keberadaan Keraton Surakarta. Yang pernah saya baca di buku sejarah dan cerita orang-orang tua, bermula dari perpindahan Keraton Kartasura ke Desa Sala dan disitulah berdiri

commit to user

yang tidak dimiliki kota lain di Indonesia. Bravo Solo/Surakarta (RKS/17 Februari 2010/118)

Tuturan pada data (95) disampaikan oleh Zakheus dari Baki. Zakheus ingin menanggapi tentang penggantian nama Surakarta. Zakheus tidak sependapat dengan usulan dari Paguyuban Pensiunan Pemkot yang ingin mengganti nama Surakarta menjadi Solo/Sala. Usulan tersebut dikemukakan pada hari jadi ke-265 Kota Surakarta pada hari Rabu, 17 Februari 2010. Menurut Zakheus nama Surakarta dan Solo memiliki nilai historis yang tidak terpisahkan dengan keberadaan Keraton Surakarta. Zakheus bercerita bahwa berdirinya Keraton Surakarta Hadiningrat/Surakarta bermula dari perpindahan Keraton Kartasura ke Desa Sala. Dia mengetahui cerita tersebut dari buku sejarah dan memperoleh cerita dari orang-orang tua. Zakheus berpendapat bahwa sejarah kedua nama tersebut merupakan keunikan yang dimiliki kota Solo dan tidak pernah dimiliki kota-kota lain di Indonesia.

Jenis tindak tutur yang disampaikan oleh Zakheus termasuk ke dalam jenis tindak tutur ekspresif ‘mengungkapkan ketidaksetujuan’. Tindak tutur ekspresif ‘mengungkapkan ketidaksetujuan’ terdapat pada tuturan Zakheus yang mengatakan “saya tidak sependapat”. Tuturan tersebut merupakan penanda lingual tindak tutur mengungkapkan ketidaksetujuan.

Bentuk tuturan yang termasuk ke dalam tindak tutur ekspresif ‘mengungkapkan ketidaksetujuan’ dapat pula ditunjukkan pada data (96) berikut.

(96) Konteks Tuturan :

Tuturan disampaikan oleh Iin dari Nguter yang ingin menanggapi kedatangan Obama.

commit to user

Saya tidak setuju dengan HTI yang menolak Obama datang ke Indonesia, menurut saya itu terlalu berlebihan. Obama datang ke Indonesia karena ingin menjalin persahabatan antarnegara, kalau tentang AS pernah menjajah Indonesia, itukan sejarah.

(RKS/19 Maret 2010/293)

Tuturan data (96) disampaikan oleh Iin dari Nguter. Tindak tutur yang disampaikan oleh Iin termasuk ke dalam jenis tindak tutur ekspresif ‘mengungkapkan ketidaksetujuan’. Tindak tutur ekspresif ‘mengungkapkan ketidaksetujuan’ tampak pada tuturan Iin yang mengatakan “Saya tidak setuju dengan HTI yang menolak Obama datang ke Indonesia”. Tuturan tersebut menjadi penanda lingual dari tindak tutur mengungkapkan ketidaksetujuan. Berdasarkan tuturan tersebut Iin tidak menyetujui aksi HTI yang menolak Obama datang ke Indonesia.

Tindak tutur yang disampaikan oleh Iin terkait dengan aksi HTI yang menolak kedatangan Obama. HTI (Hisbuz Tahrir Indonesia) merupakan salah satu aliran agama Islam yang ada di Indonesia. Obama berencana datang ke Indonesia pada tanggal 20-22 Maret 2010. Penolakan dari HTI tersebut sebagai bentuk protes atas tindakan AS yang kerap menganiaya umat Islam di seluruh dunia. HTI berpendapat bahwa Obama merupakan simbol dari kekejaman dunia barat terhadap umat Islam. Menurut Iin penolakan HTI tersebut terlalu berlebihan. Iin tidak setuju dengan aksi HTI yang menolak Obama datang ke Indonesia. Obama datang ke Indonesia karena ingin menjalin persahabatan antarnegara. Iin juga berpendapat mengenai penjajahan yang pernah dilakukan Amerika adalah sejarah masa lalu.

commit to user

ketidaksetujuan’ adalah data dengan nomor kode (RKS/17 Februari 2010/117) dan (RKS/27 Februari 2010/155).

Dokumen terkait