Sasaran program meningkatnya Kapabilitas Pengawasan Intern Pemda terkait dengan tujuan ketiga BPKP dalam rencana strategis tahun 2015-2019 yaitu Peningkatan Kapabilitas Pengawasan Intern Pemerintah yang Profesional dan Kompeten.
Sasaran program meningkatnya kapabilitas pengawasan intern Pemda diukur menggunakan empat Indikator Kinerja Utama (IKU) yaitu:
IKU 1 Sasaran Program 3 Kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota Level 3
IKU "Kapabilitas APIP Kabupaten/Kota Level 3" mencerminkan kualitas kapabilitas APIP Kabupaten/Kota diharapkan berada pada Level 3.
Kapabilitas APIP diukur menggunakan skala 1-5. Semakin tinggi nilai kapabilitas
43
APIP menunjukkan kualitas APIP yang semakin baik dalam menjalankan perannya sebagai auditor intern. Tingkat kapabilitas APIP disimpulkan dari hasil penilaian tingkat kapabilitas yang dilaksanakan oleh BPKP dan atau dilaksanakan sendiri oleh APIP K/L/Pemda dengan quality assurance dari BPKP menggunakan pedoman penilaian kapabilitas APIP yang dikembangkan oleh BPKP.
IKU "Kapabilitas APIP Kabupaten/Kota Level 3" diukur dengan menghitung jumlah APIP Kabupaten/Kota yang telah memperoleh capaian tingkat kapabilitas level 3 dibandingkan jumlah APIP Kabupaten/Kota yang menjadi mitra kerja BPKP sebanyak 29 Pemerintah Kabupaten/Kota.
Pada tahun 2016, APIP Kabupaten/Kota yang mencapai tingkat kapabilitas APIP level 3 adalah Kabupaten Kudus dan Kota Surakarta.
Realisasi IKU “kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota level 3” sebanyak 2 kabupaten/kota sebesar 7%atau 100% dari target tahun 2016 sebesar 7%.
Dibandingkan dengan realisasi IKU tahun 2015, realisasi tahun 2016 menunjukkan kenaikan sebesar 7%.
Perbandingan realisasi IKU dengan target akhir Renstra BPKP periode 2015-2019 digambarkan dalam gambar 3.7 sebagai berikut:
Gambar 3.7
Perbandingan IKU 1 Sasaran Program 3 Dengan Target Tahun 2019
7 85
7
2 0 1 6 2 0 1 9
CAPAIAN
PERIODE Target Realisasi
44
Realisasi tahun 2016 sebesar 7% jika dibandingkan dengan target tahun 2019 sebesar 85%, masih belum memadai sehingga diperlukan upaya keras dan terukur guna mencapai target tahun 2019.
IKU 2 Sasaran Program 3 Kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota Level 2
Indikator Kinerja Utama “Kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota Level 2”
diukur dengan menghitung jumlah APIP Pemerintah Kabupaten/Kota yang telah mencapai kapabilitas level 2 dibandingkan jumlah Pemerintah Kabupaten/Kota yang menjadi mitra kerja BPKP sebanyak 29 Pemerintah Kabupaten/Kota.
Pada tahun 2016, dari 29 Kabupaten/Kota yang menjadi mitra BPKP, sebanyak 10 APIP Kabupaten/Kota berada pada tingkat kapabilitas APIP level 2. Dengan demikian, realisasi kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota level 2 adalah 34,40% atau mencapai 66,15% dari target tahun 2016 sebesar 52%.
Target tahun 2016 belum tercapai dikarenakan:
1) Komitmen Pemerintah Daerah kurang disebabkan kurangnya pemahaman tentang pentingnya fungsi Pengawas Internal.
2) Keterbatasan anggaran untuk kegiatan penigkatan tata kelola APIP.
Rencana tindak perbaikan guna menuju perbaikan kinerja adalah dengan menambah kegiatan Bimtek Kapabilitas APIP di Pemerintah Daerah. Pada tahun 2017 direncanakan sebanyak 10 kegiatan Bimtek.
Realisasi IKU “Kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota Level 2” tahun 2016 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015 disebabkan adanya perbedaan cara pengukuran.
Perbandingan realisasi IKU dengan target akhir Renstra BPKP periode2015-2019 disajikan dalam gambar 3.8 sebagai berikut :
45
Gambar 3.8
Perbandingan IKU 2 Sasaran Program 3 Dengan Target Tahun 2019
Jika dibandingkan dengan target tahun 2019 sebesar 10%, sedangkan realisasi tahun 2016 adalah sebesar 34,40% sehingga masih diperlukan upaya keras dan terukur guna mencapai target tahun 2019.
IKU 3 Sasaran Program 3 Kapabilitas APIP Pemerintah Provinsi Level 1
Indikator “Kapabilitas APIP Pemerintah Provinsi Level 1” diukur dengan menghitung jumlah APIP Pemerintah Provinsi yang berada pada kapabilitas level 1 dibandingkan Jumlah APIP Pemerintah Provinsi.
Berdasarkan hasil evaluasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mencapai tingkat kapabilitas APIP level 3. Dengan demikian, target kapabilitas APIP Pemerintah Provinsi Level 1 pada tahun 2016 telah terpenuhi atau 100% dari target sebesar 100%.
Realisasi IKU program “Kapabilitas APIP Pemerintah Provinsi Level 1” dengan tahun 2015 tidak dapat diperbandingkan disebabkan adanya perbedaan cara pengukuran.
Perbandingan realisasi IKU dengan target akhir Renstra BPKP periode 2015-2019 disajikan dalam gambar 3.9 sebagai berikut :
52 10
34,40
2 0 1 6 2 0 1 9
CAPAIAN
PERIODE
Target Realisasi
46
Gambar 3.9
Perbandingan IKU 3 Sasaran Program 3 Dengan Target Tahun 2019
Jika dibandingkan dengan target tahun 2019 sebesar 100%, maka realisasi tahun 2016 telah mencapai 100%, menunjukkan bahwa kinerja tahun 2016 telah mengarah pada pencapaian target tahun 2019.
IKU 4 Sasaran Program 3 Kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota Level 1
Indikator Kinerja Utama “Kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota Level 1”
diukur dengan menghitung jumlah APIP Pemerintah Kabupaten/Kota yang berada pada tingkat kapabilitas level 1 dibandingkan jumlah Pemerintah Kabupaten/Kota yang menjadi mitra kerja BPKP.
Pada tahun 2016, dari 29 Kabupaten/Kota yang menjadi mitra BPKP, ada 17 APIP Kabupaten/Kota yang berada pada tingkat kapabilitas APIP level 1.
Dengan demikian, realisasi kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota level 1 adalah sebesar 58,60% atau 57,07% dari target tahun 2016 sebesar 41%.
Realisasi tahun 2016 masih di atas target tahun 2016, artinya target 41%
kapabilitas APIP Level 1 belum tercapai, hal ini dikarenakan :
100 100100
2 0 1 6 2 0 1 9
CAPAIAN
PERIODE
Target Realisasi
47
1) Komitmen Pemerintah Daerah kurang disebabkan kurangnya pemahaman tentang pentingnya fungsi Pengawas Internal.
2) Keterbatasan anggaran untuk kegiatan penigkatan tata kelola APIP.
Rencana tindak perbaikan guna menuju perbaikan kinerja adalah dengan menambah kegiatan Bimtek Kapabilitas APIP di Pemerintah Daerah. Pada tahun 2017 direncanakan sebanyak 10 kegiatan Bimtek.
Realisasi IKU “Kapabilitas APIP Pemerintah Kabupaten/Kota (Level 1)” tahun 2016 tidak dapat dibandingkan dengan tahun 2015 tidak dapat diperbandingkan disebabkan adanya perbedaan cara pengukuran.
Perbandingan realisasi IKU dengan target akhir Renstra BPKP periode2015-2019 disajikan dalam gambar 3.9 sebagai berikut :
Gambar 3.9
Perbandingan IKU 4 Sasaran Program 3 Dengan Target Tahun 2019
Jika dibandingkan dengan target tahun 2019 sebesar 5%, sedangkan realisasi tahun 2016 adalah sebesar 57,02%, hal tersebut menunjukkan bahwa masih diperlukan upaya keras dan terukur guna mencapai target tahun 2019.
Realisasi empat IKU dari sasaran program meningkatnya kapabilitas pengawasan intern Pemda didukung dengan dana sebesar Rp151.832.680,00
41 5
58,60
2 0 1 6 2 0 1 9
CAPAIAN
PERIODE
Target Realisasi
48
atau 63,66% dari anggaran sebesar Rp236.520.000,00 dan SDM sebanyak 997 OH atau 276,94% dari rencana sebanyak 360 OH.
Dari sisi penggunaan dana, keempat IKU sasaran program meningkatnya kapabilitas pengawasan intern K/L/P telah efisien. Namun dari sisi penggunaan sumber daya manusia (OH) belum efisien.