• Tidak ada hasil yang ditemukan

: Meningkatnya Kontribusi Pariwisata, Pertanian dan Perikanan

Dalam dokumen BUPATI ROTE NDAO KATA PENGANTAR (Halaman 147-151)

Pembangunan perekonomian yang memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat diupayakan merata sehingga kemampuan ekonomi rakyat lebih berkembang dan semakin kuat. Meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah ditentukan pengembangan pemanfaatan potensi sumber daya alam memperhatikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Pengembangan sektor pariwisata yang didukung oleh pertanian dan perikanan merupakan sektor primer pembangunan ekonomi di Kabupaten Rote Ndao.

LPPD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran2021 142

1.510,00 1.697,00 1.581,77 93,21 2.026,00 104,75 78,07

93,21

Capaian Kinerja Tujuan Sangat Tinggi

No Indikator Kinerja Satuan Tahun 2020

Tahun 2021

Tabel 2.16

Capaian Indikator Kinerja Tujuan

Meningkatnya Kontribusi Pariwisata, Pertanian dan Perikanan

Tabel pengukuran indikator diatas menunjukan bahwa capaian kinerja PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao tahun 2021 sebesar 93,21%, sehingga disimpulkan bahwa capaian kinerja tujuan Meningkatnya Kontribusi Pariwisata, Pertanian dan Perikanan tahun 2021 sebesar 93,21% atau dikategorikan “Sangat Tinggi”.

Capaian kinerja PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao tahun 2021 belum mencapai target yang diharapkan. Pada tahun 2021, PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan ditargetkan sebesar 1.697,00 miliar rupiah dan terealisasi sebesar 1.581,77 miliar rupiah dengan capaian kinerja sebesar 93,21%.

Dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao tahun 2021 meningkat sebesar 71,77 miliar rupiah dari capaian tahun 2020, sehingga terjadi peningkatan kinerja dengan persentase realisasi capaian kinerja terhadap capaian tahun 2020 sebesar 100,34%.

Tren realisasi PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao selama 5 (lima) tahun terakhir menunjukan peningkatan kinerja yaitu sejak tahun 2017 PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao terus tumbuh secara konsisten sampai dengan tahun 2021, meskipun pada tahun 2020-2021 pertumbuhan Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao menghadapi tantangan dengan pertumbuhan yang melambat akibat Pandemi COVID-19 yang melanda dunia secara global termasuk di Kabupaten Rote Ndao.

LPPD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran2021 143 Gambar 2.7

Tren Capaian PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao Tahun 2017-2021

dan Gap Capaian Tahun 2021 Terhadap Target Akhir RPJMD Tahun 2024

Sumber : BPS Kab. Rote Ndao dan Olahan Data, 2022

Realisasi indikator kinerja PDRB Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Kabupaten Rote Ndao tahun 2021 sebesar 1.581,77 miliar rupiah jika dibandingkan dengan target kinerja akhir RPJMD tahun 2024 sebesar 2.026,00 miliar rupiah, menunjukan bahwa target akhir RPJMD telah tercapai sebesar 78,07% dan masih terdapat gap sebesar 444,23 miliar rupiah (21,93%), sehingga upaya strategis akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan tren realisasi kinerja menunjukan optimis target akhir RPJMD dapat tercapai.

Keberhasilan atas pencapaian kinerja tujuan ini sangat dipengaruhi faktor-faktor sebagai berikut:

1) Adanya komitmen yang kuat dari Pimpinan Daerah yaitu Ibu Bupati Rote Ndao dan Bapak Wakil Bupati Rote Ndao dalam mengemban Misi ke-2 Pemerintah Kabupaten Rote Ndao Periode Tahun 2019-2024 yaitu “Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Sektor Pariwisata Yang Didukung Oleh Pertanian dan Perikanan” melalui upaya-upaya meningkatkan produksi pertanian, kehutanan dan perikanan; dan

2) Efektifitas pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan bidang pertanian di Kabupaten Rote Ndao;

3) Adanya dukungan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi NTT untuk meningkatkan produktifitas sektor pertanian di Kabupaten Rote Ndao seperti bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dan lainnya.

4) Tersedianya sumberdaya petani tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan yang bersinergi dengan petugas lapang Pertanian dan Penyuluh Dinas Pertanian Kabupaten Rote Ndao.

LPPD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran2021 144

Meskipun terdapat faktor-faktor pendukung keberhasilan diatas, pencapaian kinerja tujuan masih menghadapi hambatan dan kendala antara lain:

1) Rendahnya curah hujan yang mengakibatkan kemarau panjang dengan debit air irigasi yang sangat rendah;

2) Masih tingginya alih fungsi dan fragmentasi lahan pertanian;

3) Banyaknya infrastruktur/jaringan irigasi pertanian yang rusak;

4) Makin berkurang dan mahalnya upah tenaga kerja pertanian;

5) Masih tingginya susut hasil komoditi pertanian;

6) Belum terpenuhinya kebutuhan pupuk dan benih sesuai rekomendasi spesifik lokasi; dan

7) Harga jual yang rendah pada saat panen.

Untuk lebih mengoptimalkan pencapaian kinerja tujuan ini kedepan maka akan ditempuh langkah - langkah sebagai berikut : 1) Penyediaan sumber-sumber air baku tanah melalui pembagunan

embung dan sumur bor pertanian;

2) Peningkatan koordinasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergitas lintas perangkat daerah dan instansi lainnya mengenai pentingnya fungsi lahan pertanian serta dampak alih fungsi lahan pertanian;

3) Optimalisasi dan rehabilitasi sumber-sumber air dan infrastruktur/jaringan irigasi pertanian yang rusak;

4) Penyediaan upah tenaga kerja pertanian melalui optimalisasi anggaran;

5) Penanganan pasca panen yang baik untuk meminimalkan susut hasil komoditi pertanian; dan

6) Pemenuhan kebutuhan pupuk dan benih sesuai rekomendasi spesifik lokasi; dan

7) Peningkatan peran BULOG untuk bekerja sama dengan kelompok tani/ gapoktan untuk menampung gabah/beras dari petani.

Program-program yang mendukung keberhasilan pencapaian kinerja tujuan ini adalah Program Penyediaan dan Pengembangan Sarana Pertanian, Program Penyediaan dan Pengembangan Prasarana Pertanian, Program Pengendalian dan Penanggulangan Bencana Pertanian dan Program Penyuluhan Pertanian, dengan total dukungan anggaran sebesar Rp.4.710.613.850,- (empat miliar tujuh ratus sepuluh juta enam ratus tiga belas ribu delapan ratus lima puluh rupiah) dan terealisasi sebesar Rp.4.510.637.763,- (empat miliar lima ratus sepuluh juta enam ratus tiga puluh tujuh ribu tujuh ratus enam puluh tiga rupiah) atau sebesar 95,75%.

LPPD Kabupaten Rote Ndao Tahun Anggaran2021 145

93,21 95,75 4,25 Efisien 0,97 Kurang

Efektif

Efisiensi dan efektifitas penggunaan sumber daya melalui pelaksanaan program dan alokasi anggaran tahun 2021 terhadap pencapaian kinerja tujuan ini dapat digambarkan dengan besaran efisiensi anggaran dan rasio capaian kinerja terhadap realisasi anggaran sebagai berikut:

Tabel 2.17

Tingkat Efisiensi dan Efektifitas Sumber Daya Capaian Kinerja Tujuan Meningkatnya Kontribusi Pariwisata, Pertanian dan Perikanan

Tabel diatas menunjukan bahwa rasio capaian kinerja sasaran terhadap realisasi anggaran program pendukung menunjukan tingkat efektifitas berada pada nilai rasio <1 sehingga dikategorikan Kurang Efektif, namun realisasi anggaran program pendukung kinerja mencapai tingkat efisiensi sebesar 4,25% atau dikategorikan Efisien.

MISI 3

Tujuan 1 : Meningkatnya Konektivitas, Ketersediaan

Dalam dokumen BUPATI ROTE NDAO KATA PENGANTAR (Halaman 147-151)