AKUNTABILITAS KINERJA
Sasaran 3.1. Meningkatnya kualitas pengolahan data dan informasi statistik
Tingkat pencapaian Sasaran 3.1 dapat tercapai sesuai target yang diharapkan dengan terlaksananya entri dan evaluasi data hasil pengolahan untuk kemudian dikirimkan ke BPS- RI melalui BPS Provinsi Gorontalo dengan tepat waktu. Ketepatan waktu penyelesaian pengolahan survei/sensus/pendataan ini menjadi penting karena bisa menjadikan rilis publikasi tentang survei/sensus/pendataanmenjadi tepat waktu. Jika terlambat maka rilis publikasi akan terlambat juga. Hal lain yang tidak kalah penting adalah evaluasi hasil pengolahan, hal ini untuk menjamin kualitas data yang bagus untuk survei/sensus/pendataan tersebut. Syarat dokumen yang bisa diolah adalah yang sudah dilakukan Editing dan Coding, sehingga proses pengolahan dokumen tidak mengalami kendala yang berlebih. Proses Editing Coding ini adalah tahapan pengolahan yang melakukan pemeriksaan akhir mengenai kode- kode dan pemeriksaan akhir dokumen.
Pengolahan survei/sensus/pendataanyang dilakukan di BPS Kabupaten Boalemo tahun 2014 meliputi kegiatanSensus Pertanian 2014, SAKERNAS, SUSENAS, IMK, dan SPPLH. Capaian target sasaran inisecara kuantitas dan waktu penyelesaian dapat terpenuhi 100 %.
Masalah/kendala yang dihadapi
1. Keterbatasan jumlah pegawai di BPS Kabupaten Boalemo mengakibatkan
keterbatasan petugas pengentri data.
2. Keterbatasan jumlah PC untuk pengolahan.
Strategi untuk mengatasi masalah/kendala
1. Melakukan pengolahan setelah jam kantor maupun hari libur.
2. Meminjam laptop KSK dan staf untuk melakukan pengolahan supaya target bisa dicapai.
Tabel berikut ini menyajikan capaian sasaran berdasarkan indikator kinerjanya:
Indikator Kinerja Target Realisasi Tingkat
Capaian
Keterangan
(1) (2) (3) (4) (5)
Persentase hasil pengolahan data (SAKERNAS, SUSENAS, IMK, SPPLH) yang dikirim ke BPS Provinsi tepat waktu
Badan Pusat Statistik Kabupaten Boalemo
Rata-Rata capaian Sasaran ini sebesar 100 %.
Tujuan 4 : Peningkatan Kapasitas SDM dan Penataan kelembagaan Sasaran 4.1. Memperbaiki sumber daya manusia
Target Sasaran 4.1. dititikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya pada level staf dan KSK. Pada tahun 2014 semua pegawai BPS Kabupaten Boalemo telah mengikuti diklat prajabatan. Para pegawai ada yang mengikuti diklat prajabatan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah setempat maupun yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BPS. Untuk meningkatkan kualitas SDM diantaranya ditempuh dengan mengikutsertakan KSK dan staf dalam Diklat Jarak Jauh Statistik Dasar (DJJSD). Selain itu, pada tahun 2014, telah dilaksanakan pembinaan dalam rangka penganjuan jabatan fungsional statistik khususnya untuk KSK. Sasaran ini dapat tercapai sesuai target yang diharapkan dengan capaian sasaran mencapai 100%.
Masalah/kendala yang dihadapi
1. Kurangnya pengetahuan tentang statistik di lingkungan pegawai khususnya yang bukan berasal dari displin ilmu statistika dan matematika.
Strategi untuk mengatasi masalah/kendala
1. Untuk meningkatkan pengetahuan tentang materi statistik dan pengetahuan tugas lainnya khususnya dalam hal analisis data sederhana, diadakan pembinaan di kantor bagi para KSK/staf.
2. Bimbingan-bimbingan juga dilaksanakan dalam hal peningkatan kapabilitas dalam pengoperasian program-program komputer agar para staf/KSK semakin mahir menggunakannya sehingga tidak mengalami keulitan penyusunan publikasi tingkat kecamatan seperti Statistik Daerah (Statda) kecamatan.
Indikator Kinerja Target Realisasi Tingkat
Capaian
Keterangan
(1) (2) (3) (4) (5)
Persentase pegawai yang sudah pernah mengikuti diklat prajabatan
Badan Pusat Statistik Kabupaten Boalemo
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013
34
1.2. Evaluasi Kegiatan Tahun 2014
Keberhasilan capaian target pekerjaan yang sudah berhasil dilakukan selama tahun 2014 tetap perlu dipertahankan kinerjanya di tahun-tahun mendatang. Disamping itu, terdapat beberapa kegiatan baik yang berhubungan dengan tugas teknis maupun administrasi yang masih perlu mendapat perhatian. Berikut ini evaluasi kegiatan 2014 menurut seksi-seksi / sub bagian di BPS Kabupaten Boalemo.
Sub Bagian Tata Usaha
Dalam hal kelengkapan administrasi Barang Milik Negara (BMN) masih memerlukan perbaikan. Dokumen-dokumen administrasi sebagai dasar hukum belum lengkap yaitu berupa sertikfikat tanah gedung kantor dan rumah dinas. Pada tahun 2014, BPS kabupaten Boalemo telah emnagjukan penerbitan sertfikat tanah rumah dinas pada bulan Maret namun hingga akhir tahun 2014 sertifikat tersebut belum diterbitkan. Khusus untuk tanah gedung kantor, pada tahun ini telah diterbitkan surat hibah secara resmi oleh Pemkab Boalemo. Sedangkan untuk pengurusan penerbitan sertifikatnya juga telah diajukan kepada instansi terkait.
Untuk mencapai tujuan pokok ketersediaan data, staf TU yang merupakan operator SIMAK-BMN harus merangkap tugas di bidang teknis karena jumlah SDM yang terbatas. Hal ini mengakibatkan beban tugas yang diemban semakin berat.
Seksi integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik (IPDS)
Pengolahan hasil-hasil sensus dapat diselenggarakan dengan baik dengan bantuan semua pegawai termasuk KSK. Terdapatnya kekurangan sarana personal computer dalam mengolah dokumen survei dan sensus diatasi dengan menggunakan laptop KSK.
Untuk memenuhi kebutuhan data bagi pengguna data yang tidak bisa berkunjung ke perpustakaan BPS Kabupaten Boalemo, telah disediakan situs web yang sudah onlinedan terupdate. Pada situs web tersebut dilengkapi dengan mesin pencatat pengunjung, sehingga dapat diketahui berapa jumlah pengunjung serta halaman-halaman web yang paling sering diakses oleh pengunjung.
Seksi Statistik Produksi
Pelaksanaan rangkaian kegiatan Sensus Pertanian 2014 (ST2014) dimulai dari Pencacahan Lengkap ST2014 hingga Survei Pendapatan Rumah Tangga Pertanian (SPP2014)
Badan Pusat Statistik Kabupaten Boalemo
pada umumnya dapat terselenggara dengan baik. Kekurangan petugas saat proses editing-
codingdi atasi dengan melibatkan mahasiswa yang sedang melakukan Praktek Kerja
Lapangan (PKL).
Untuk kegiatan rutin, khususnya pelaksanaan pengumpulan data produktivitas (survei ubinan) harus lebih diperhatikan lagi khususnya saat wawancara dengan responden mengenai naik turunnya produktivitas pada subround yang sama tahun lalu. Penggalian informasi yang lebih dalam lagi dimaksudkan untuk mendapatkan penyebab naik turunnya produktivitas dari sudut pandang petani.
Seksi Statistik Distribusi
Pada tahun 2014 seksi distribusi melaksanakan kegiatan pendataan triwulanan baru yaitu pengadaan data IKK (Indeks Kemahalan Konsumen). Angka IKK merupakan salah satu variabel yang digunakan dalam penghitungan DAU kabupaten. Untuk pelaksaan pengumpulan data IKK sendiri bukan hal yang baru untuk seksi distribusi karena pada tahun- tahun sebelumnya telah dilaksanakan tetapi dengan periode waktu tahunan. Seperti halnya kegiatan survei bulanan, pada pelaksanaan pengumpulan data IKK ini pula harus memiliki responden yang sama di setiap triwulannya. Oleh karena itu hubungan yang baik dengan responden harus dipelihara dengan baik dalam kegiatan pendataan.
Sedangkan pada pendataan statistik keuangan khususnya di desa diperlukan kesamaan konsep dari setiap pencacah lapangan. Karena sering terdapat beberapa desa yang memiliki susunan laporan keuangan yang berbeda atau bahkan kadang kurang lengkap.
Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik (Nerwilis)
Publikasi Statistik Daerah Kabupaten merupakan salah satu produk andalan BPS karena di dalamnya memuat analisis sederhana mengenai karakteristik suatu wilayah. Analisis sederhana bisa memberikan gambaran makna dari suatu data yang tersedia,tidak hanya sebatas penyediaan data dalam bentuk tabel-tabel yang statis, tetapi menarik untuk dibaca serta mudah dipahami.
Koordinasi dengan pihak lain sebagai sumber data, khususnya data sekunder yaitu data dari Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) maupun badan/lembaga/instansi yang lain perlu dijalin dan diintensifkan sehingga data yang ditampilkan benar-benar akurat dan update.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Boalemo
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013
36
berkaitan dengan suatu kondisi dalam data yang tersedia.Diharapkan dari Statda, pengguna bisa mendapatkan gambaran karakteristik berdasarkan analisis menurut beberapa sektor dari suatu wilayah.
Seksi Statistik Sosial
SAKERNAS memiliki responden yang tetap selama kurun waktu empat triwulan. Pada sampel responden yang sama tersebut terkadang terdapat ketidakkonsistenan jawaban responden dengan jawaban yang diberikan pada triwulan yang telah lalu yang harus dikroscek kebenarannya. Penggalian informasi secara detail dan proporsional sangat diperlukan untuk menjaga kualitas datanya.
Pada pertengahan tahun 2014, SUSENAS telah menggunakan bantuan mitra statistik untuk mengurangi beban kerja KSK. Hal ini menuntut pengawasan dan pemeriksaan ekstra dikarenakan hasil pendataan yang dilaksanakan mitra tentunya kualitasnya masih di bawah pekerjaan KSK. Namun demikian, pemilihan mitra yang mumpuni membuat proses belajar menjadi lebih cepat sehingga hasil pendataan yang diperoleh bisa memenuhi target kualitas BPS.
1.3. Akuntabilitas Keuangan Tahun 2014
Realisasi penggunaan anggaran tahun 2014 mencapai Rp 1.996.231.699,- dari anggaran sebesar Rp 2.118.634.000,- atau 94,22 persen.
Perincian realisasi penggunaan anggaran dapat dijelaskan sebagai tersebut:
a. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPS menyerap dana sebesar 91,39 persen.
b. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara (PSPAN) menyerap dana sebesar 99,65 persen.
c. Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik dan Pengembangan Statistik (PPIS) sebesar 96,44 persen.
Adapun realisasi penggunaan anggaran di BPS Kabupaten Boalemo selama tahun 2014 dapat dilihat pada tabel berikut.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Boalemo
REALISASI PENGGUNAAN ANGGARAN BPS KABUPATEN BOALEMO