• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menulis Slogan dan Poster

Dalam dokumen smp8bhsind BerbahasaDanBersastraIndo AsepYudha (Halaman 197-200)

Pelajaran 10 Emansipasi

D. Menulis Slogan dan Poster

Kalian tentu sering melihat slogan dan poster yang terpampang di berbagai tempat umum, misalnya pinggir jalan raya. Slogan dan poster merupakan salah satu bentuk penyampaian informasi yang memiliki ciri-ciri tersendiri dibandingkan dengan jenis penyampaian informasi lainnya. Agar sebuah slogan dan poster dapat meyakinkan pembacanya, slogan dan poster harus dibuat semenarik mungkin, baik secara isi maupun penampilan, dengan kreativitas kalian.

Hal yang membedakan antara slogan dengan poster adalah berikut.

1. Isi atau muatan slogan berupa penjelasan mengenai tujuan ideologi suatu organisasi, golongan, dan sebagainya.

2. Isi atau muatan poster dapat berupa imbauan, ajakan, protes, penawaran produk, upaya pendidikan, dan penyaluran aspirasi tertentu.

Slogan dan poster biasanya dituangkan dalam bentuk plakat, stiker, spanduk, baliho, dan sebagainya. Sebagai media informasi visual dan bersifat luar ruangan (outdoor), terutama poster, penggunaan format bahasa, bentuk tulisan, penyertaan gambar, dan komposisi warna akan sangat berpengaruh terhadap minat seseorang untuk membacanya.

Portofolio

1. Carilah dua buah puisi dari buku antologi puisi!

2. Bacalah puisi tersebut dengan saksama! 3. Perhatikanlah majas

yang dipergunakan dalam puisi tersebut! Jelaskan!

4. Tentukan diksi yang digunakan dalam puisi-puisi tersebut! 5. Tulislah beberapa arti

yang dapat kamu tangkap dari masing- masing puisi!

Sumber: Dok. Penerbit Tujuan Pembelajaran

Tujuan belajar kalian adalah dapat mem- buat slogan dan pos- ter untuk berbagai keperluan dengan pi- lihan kata dan kali- mat yang bervariasi serta persuasif.

Maka dari itu, pemasangan media tersebut biasanya dipilih tempat-tempat strategis yang mudah dilihat oleh khalayak umum. Perhatikanlah beberapa contoh slogan berikut!

Slogan

Poster

Setelah memerhatikan contoh slogan dan poster di atas, dapat disimpulkan bahwa slogan dan poster merupakan bentuk penyampaian informasi atau pemberitahuan yang berupa kalimat pendek, singkat, sarat pesan, mudah diingat, dan menarik.

Uji Kemampuan 4

Kerjakan soal-soal berikut dengan cermat dan tepat!

1. Perhatikan wacana berikut!

Pada awal Semester 2 tahun ini, kelasmu terpilih menjadi kelas “favorit” yang paling berprestasi di sekolahmu. Gelar favorit ini didasarkan atas rata-rata nilai prestasi kelas selama satu semester.

2. Buatlah beberapa slogan untuk kelasmu sebagai upaya memotivasi semangat belajar dan mempertahankan prestasi tersebut!

3. Buatlah beberapa poster berkaitan dengan wacana tersebut yang bertujuan untuk mengajak kelas lain saling berlomba dalam meningkatkan prestasi!

4. Buatlah slogan dan poster tersebut dengan penampilan yang menarik di buku tugas!

PKK Fajar Mandiri

Hidup Bersosialisasi

Berkreativitas dan

Berprestasi

Saatnya WANITA

Tampil di Depan

Keluarga Bahagia

dengan

Emansipasi

Buang Sampah Sembarang

=

Tidak CINTA Lingkungan

Keberhasilan Membangun Karier Bukan Berarti Meninggalkan Urusan

Rumah Tangga

TAGIHAN Tulislah slogan dan poster dengan tema emansipasi!

Buatlah di kertas gambar dan warnailah!

RANGKUMAN

1. Mendeskripsikan alur sebuah novel berarti memberikan penggambaran mengenai jalan cerita dari novel tersebut. Alur atau plot yaitu rangkaian atau jalan cerita. Jenis-jenis alur meliputi alur maju, alur mundur, dan alur maju mundur.

2. Dalam menyampaikan persetujuan, sanggahan, dan penolakan dalam diskusi harus disertai dengan alasan yang logis. Tanggapan disampaikan guna menemukan solusi yang baik. Bahasa yang digunakan dalam menyampaikan tanggapan hendaknya bahasa yang santun dan komunikatif.

3. Ciri-ciri umum puisi dalam buku antologi puisi antara lain berbentuk bait; diksi bersifat kias, padat, dan indah; penggunaan majas sangat dominan; serta diksi digunakan untuk mempertimbangkan adanya rima dan persajakan.

4. Slogan berbeda dengan poster. Slogan berisi penjelasan mengenai tujuan ideologi suatu organisasi, golongan, dan sebagainya. Adapun poster berupa imbauan, ajakan, protes, penawaran produk, upaya pendidikan, dan penyaluran aspirasi tertentu. Slogan dan poster ditulis dengan kalimat yang pendek, singkat, sarat pesan, mudah diingat, dan menarik.

Evaluasi Pelajaran 10

Kerjakan di buku tugas!

1. Simaklah petikan novel berikut dengan cermat!

Claire, Natasha, dan Kelas Seni Mr. Sommers

Claire sudah mengikuti kelas seni Mr. Sommers sepanjang tahun. Beberapa karyanya bagus. Mr. Sommers memberinya nilai A untuk tugas membuat sampul buku roman. Ia mendapat nilai C untuk buku anak-anak. (Isi cerita buku itu lebih bagus daripada sampulnya) Ia mendapat B+ untuk tugas

membuat kolase. Perlu waktu sedikit lebih lama baginya untuk menangkap gagasan tentang kolase itu saat ia menyadari bahwa gagasannya bisa apa saja, waktu yang tersedia sudah tidak cukup untuk membayangkan sesuatu yang spektakuler. Tapi, meski harus memperbaiki kemampuannya dalam menggambar figur, Claire tetap masih di atas rata-rata, dengan nilai B rata-rata untuk kelas seni.

Natasha duduk berseberangan dengan Claire di kelas. Ia masuk kelas Mr. Sommers agak belakangan tahun itu. Keluarganya berasal dari Eropa Timur. Ia tidak begitu fasih

berbahasa Inggris. Sebagian besar nilainya sangat bagus. Tapi masalah-masalah keluarga membuat Natasha mesti bolos sekolah setidaknya sehari dalam seminggu dan sering kali hari ia tidak masuk kelas adalah hari saat ada pelajaran seni.

Untuk tugas terakhir mereka, para murid diwajibkan memilih sebuah artikel dari surat kabar atau laporan dari berita televisi, dan menciptakan karya dengan menggunakan teknik-teknik serta media-media yang telah mereka pelajari sepanjang tahun itu. Claire mendapat nilai B untuk proyek tersebut, tapi nilai itu tidak terlalu memengaruhi nilai rata- ratanya: ia masih tetap termasuk murid B. Tapi Natasha mendapat nilai rata-rata A+.

Claire merasa sangat marah. Bagaimana mungkin itu terjadi? Memang Natasha sangat bagus dalam kelas seni, tapi dia jarang sekali hadir. Berhubung dia tidak

hadir, tugas tersebut diperolehnya seminggu sesudah murid-murid lainnya. Itu tidak adil. Semua teman Claire sependapat bahwa Mr. Sommers telah berlaku tidak adil. Malah Malik sudah menyiapkan petisi untuk ditandatangani seisi kelas. Tapi Claire ingin menangani urusan ini seorang diri. Ia menemui Mr. Sommers.

“Menurut saya, tidak adil Anda mem- berikan nilai A+ pada Natasha untuk tugas

ini. Dia lebih sering absen daripada hadir,” kata Claire.

“Natasha sangat bagus dalam kelas seni, Claire,” sahut Mr. Sommers.

“Tapi dia baru saja mendapatkan tugas itu. Ada di antara kami yang benar-benar berusaha keras dalam kelas Anda. Pada bulan September, Anda bilang kehadiran juga akan menentukan nilai. Ada di antara kami yang hadir setiap minggu. Mestinya itu diperhitungkan.”

“Menurutku Natasha layak mendapat nilai A+, dan itulah yang kuberikan padanya.

Itu tidak bisa diubah lagi.”

Claire ingin berkata, “Menurut saya, Anda mesti mengubah nilainya sekarang juga!” Tapi ia justru merasa kalah.

Mr. Sommers melanjutnya, “Kau ingin aku berbuat apa?”

“Tidak perlu,” sahut Claire. “Saya cuma ingin menyampaikan bahwa menurut saya itu tidak adil.”

Lalu ia mengambil portofolionya dan keluar dari dalam kelas.

Suasana ramai jam ganti pelajaran terasa di sekitarnya. Anak-anak saling berteriak di mana akan bertemu, pelajaran apa berikutnya, siapa yang baru saja mendapat pekerjaan. Claire mendengar loker-loker dibanting dan teriakan gadis-gadis yang mendapat kencan dengan cowok-cowok keren.

Ia berjalan melewati kafeteria. Sekonyong-konyong ia berbalik dan memasukkan portofolionya ke tong sampah besar di dekat pintu. Kemudian dua orang akan melemparkan sisa-sisa makan siang mereka spageti dan bakso ke dalam tong itu. Claire mendorong pintu yang menuju aula, hampir-hampir tak bisa menahan air matanya. Sejenak ia duduk di bangku, mengasihani dirinya sendiri. Kemudian ia kembali ke tong sampah itu dan mengambil kembali portofolionya dengan dua jari. Dibersihkannya kumpulan karya itu ke bagian tepi tong sampah, kemudian ia beranjak ke kafeteria untuk mengambil serbet.

(Stay Strong; Terrie Williams)

Kerjakanlah dengan cermat dan benar!

a. Ada berapa jenis alurkah yang terdapat dalam petikan novel tersebut? Jelaskan!

b. Secara umum, apakah jenis alur yang terdapat dalam kutipan novel tersebut?

c. Deskripsikan jenis alur dalam kutipan tersebut dengan menunjukkan data dari kutipan novel!

2. Jelaskan pengertian setiap jenis alur!

3. Sejauh manakah alur berperan dalam sebuah karya sastra? Jelaskan!

Dalam dokumen smp8bhsind BerbahasaDanBersastraIndo AsepYudha (Halaman 197-200)

Dokumen terkait