BAB II KAJIAN PUSTAKA
HASIL TINDAKAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Pratindakan
2) Menyiapkan desain yang digunakan untuk proses pembelajaran
3) Rencana Perbaikan:
Berdasarkan hasil pengamatan dan kendala-kendala dalam pembelajaran pada pertemuan pertama maka perlu ada perbaikan-perbaikan pada pertemuan berikutnya, antara lain :
a) Guru memberi arahan kembali kepada siswa saat pembelajaran berlangsung siswa harus memperhatikan tidak boleh memperhatikan teman lain.
b) Dalam penyampaian materi guru menjelaskan dengan jelas kepada siswa bagaimana cara melakukan gerakan memukul bola yang benar.
c) Guru menambah intensitas siswa melakukan gerakan memukul bola.
d) Guru memberikan perhatian khusus pada siswa yang kemampuan gerak memukulnya masih rendah.
2. Siklus I Pertemuan II a. Perencanaan Tindakan
Berdasarkan dari refleksi pada pertemuan pertama, maka perencanaan tindakannya adalah sebagai berikut:
1) Membuat RPP dengan mengacu pada pertemuan pertama. Penerapan desain sistem pembelajaran ASSURE pada pertemuan pertama sudah ada peningkatan namun untuk indikator capaian dalam siklus I belum tercapai maka pengemasan pembelajaran pada pertemuan ini dibuat lebih menarik lagi.
2) Menyiapkan desain yang digunakan untuk proses pembelajaran.
3) Menyusun lembar pengamatan pembelajaran.
b. Tahap pelaksanaan
Tahap pelaksanaan dilakukan dengan melaksanakan skenario pembelajaran yang telah direncanakan, sebagai berikut :
1) Pemanasan
a) Guru mengumpulkan siswa, melakukan presensi, membuka pelajaran dan memimpin doa.
commit to user
b) Menjelaskan materi yang akan diajarkan secara umum yaitu memukul bola melambung jauh, mendatar, dan merendah.
c) Melihat video pembelajaran memukul bola dalam permainan kasti dengan desain sistem pembelajaran ASSURE.
d) Melakukan pemanasan, pemanasan yang diberikan berupa
permainan yang cara memainkan dan
peraturannya sudah tercantum dalam RPP.
2) Inti Pelajaran
Melakukan gerakan memukul bola dalam permainan kasti yaitu:
a) Siswa Melakukan Gerakan Memukul Bola Materi Pengembangan Kompetitif
Pembelajaran memukul bola melambung jauh untuk pengembangan kompetitif yang telah didesain dengan menggunakan desain sistem pembelajaran ASSURE yaitu siswa di bagi dua regu melakukan pukulan ke arah bilah yang telah disusun dengan jarak yang berbeda sesuai gerakan yang telah dicontohkan sebelumnya dalam video pembelajaran, gerakan pukulan melambung jauh sesuai dengan yang dijelaskan dalam RPP.
b) Siswa Melakukan Gerakan Memukul Bola Mendatar dan Merendah Materi Pengembangan Kebugaran Jasmani
Pembelajaran memukul bola mendatar dan merendah untuk pengembangan kebugaran jasmani yang telah didesain dengan menggunakan desain sistem pembelajaran ASSURE yaitu siswa di bagi dua regu, pada setiap regu siswa dibagi tugas ada yang menjadi pelambung bola, pemukul bola dan siswa yang mengambil bola. Siswa melakukan lemparan ke arah teman yang menjadi pemukul sesuai dengan permintaannya kemudian bola yang sudah dipukul tersebut diambil oleh siswa yang bertugas mengambil bola.
Setelah semua siswa selesai dilakukan rotasi tugas siswa. Cara melakukan gerakan memukul bola mendatar dan merendah sesuai dengan yang dijelaskan dalam RPP dengan pembelajaran yang
commit to user
dikompetisikan. Guru memberikan contoh kepada siswa bagaimana melakukan gerakan memukul bola mendatar dan merendah yang benar selain melihat pada penayangan video sebelum pembelajaran berlangsung agar siswa lebih mengerti dan paham.
3) Penutup
a) Melaksanakan penenangan / pendinginan.
b) Guru memberikan evaluasi dan tanya-jawab proses pembelajaran yang telah dipelajari kepada siswa.
c) Mengakhiri kegiatan siswa dipersilahkan berdoa.
c. Observasi Tindakan
Pada langkah ini pengamatan dilakukan oleh peneliti saat proses pembelajaran berlangsung. Pengamatan dilakukan terhadap beberapa unsur gerakan dan dari hasil observasi menyimpulkan bahwa :
1) Memukul Bola Melambung Jauh
Pada pertemuan kedua siswa melakukan gerakan memukul bola melambung jauh sesuai perintah guru, melakukan dengan dikompetisikan memukul bola melambung jauh dilakukan dengan tangan kanan memegang kayu pemukul kemudian kayu pemukul diluruskan serong ke bawah membentuk sudut kurang lebih 45 derajat dengan bola tenis setiap anak mendapat 4 kali kesempatan. Siswa senang dan antusias mengikuti pembelajaran walau masih ada beberapa siswa yang kurang baik melakukan pukulan tapi ada peningkatan dari pertemuan pertama kesalahan siswa berkurang dan menuju ke arah gerakan yang benar.
2) Memukul Bola Mendatar dan Merendah
Pembelajaran untuk memukul bola mendatar dan merendah cukup lancar siswa melakukan dengan baik sesuai contoh yang ditayangkan dalam video. Melakukan gerakan memukul bola yaitu siswa ada yang menjadi pelambung bola, ada yang memukul bola dan ada yang bertugas mengambil bola. Siswa senang dan antusias mengikuti
commit to user
pembelajaran walaupun masih ada beberapa siswa kurang baik melakukan pukulan mendatar kebanyakan siswa kurang menekuk siku saat memukul bola dan kurang ada ayunan tangan saat memukul tapi dibanding pertemuan sebelumnya sudah ada peningkatan gerak menuju ke arah yang benar.
d. Refleksi Tindakan
Adapun keberhasilan dan kegagalan yang terjadi pada pertemuan kedua adalah sebagai berikut:
1) Keberhasilan guru/siswa:
Penerapan desain sistem pembelajaran ASSURE siswa sangat senang karena penayangan video pembelajaran menarik dan baru bagi siswa dalam pembelajaran memukul bola dalam permainan kasti sehingga siswa antusias untuk segera mencoba gerakan memukul bola, selain dengan penayangan video proses pembelajaran juga dirancang menarik dengan dikompetisikan. Gerakan siswa juga sudah menunjukan perubahan beberapa siswa sudah dapat melakukan gerakan dengan cukup baik.
2) Kendala yang dihadapi guru/siswa:
Kendala yang dihadapi yaitu ada siswa yang ragu-ragu melakukan gerakan, ada siswa yang tidak jujur menyampaikan hasil pukulan.
3) Rencana Perbaikan:
Berdasarkan hasil pengamatan dan kendala-kendala dalam pembelajaran pada pertemuan kedua maka perlu ada perbaikan-perbaikan pada pertemuan berikutnya, antara lain :
a) Guru memberi arahan kepada siswa untuk percaya diri saat melakukan gerakan memukul bola.
b) Guru memberikan penanaman sikap kepada siswa agar siswa jujur dalam pembelajaran.
Hasil pengamatan tindakan selama siklus I dari aspek kognitif, afektif, psikomotor, dan hasil belajar memukul bola siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Purworejo Kecamatan Banjarsari Surakarta tahun pelajaran 2011/2012 adalah sebagai berikut:
commit to user
1) Aspek kognitif siswa pada pembelajaran memukul bola dalam permainan kasti setelah siklus I dengan penerapan desain sistem pembelajaran ASSURE.
Pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran memukul bola dalam permainan kasti diambil melalui observasi tes tulis berupa pertanyaan mengenai materi gerak memukul bola dalam permainan kasti.
2) Aspek afektif siswa pada pembelajaran memukul bola dalam permainan kasti setelah siklus I dengan penerapan desain sistem pembelajaran ASSURE.
Aktivitas siswa terhadap materi pembelajaran memukul bola dalam permainan kasti diambil melalui observasi sikap siswa dalam pembelajaran gerakan memukul bola dalam permainan kasti. Aspek yang dinilai terdiri dari sikap sportivitas, kerjasama, kejujuran, dan percaya diri.
3) Aspek psikomotor siswa pada pembelajaran memukul bola dalam permainan kasti setelah siklus I dengan penerapan desain sistem pembelajaran ASSURE.
Penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran memukul bola dalam permainan kasti di ambil melalui observasi unjuk kerja gerak siswa pada saat pembelajaran berlangsung.
4) Hasil belajar memukul bola siswa dalam permainan kasti setelah siklus I melalui penerapan desain sistem pembelajaran ASSURE.
Hasil belajar memukul bola siswa dalam permainan kasti merupakan gabungan antara nilai kognitif, afektif, dan psikomotor.
Kondisi siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Purworejo Kecamatan Banjarsari Surakarta tahun pelajaran 2011/2012 setelah siklus I diberikan melalui penerapan desain sistem pembelajaran ASSURE sebagai berikut:
commit to user
Tabel 11. Hasil Belajar Siswa dalam Memukul Bola Setelah Siklus I
Penilaian Kondisi Siklus I Keterangan
Presentase Jumlah Anak Hasil Belajar
Memukul Bola
53, 33% 16 Tuntas
46, 67% 14 Belum Tuntas
Keterangan : Data terdapat dalam lampiran
Gambar 20. Diagram Deskripsi Hasil Belajar Siswa dalam Memukul Bola Pada Siklus I
Berdasarkan data di atas menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada pembelajaran memukul bola dalam permainan kasti siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Purworejo Kecamatan Banjarsari Surakarta tahun pelajaran 2011/2012 mengalami peningkatan yaitu 16 siswa atau 53, 33%
dan siswa yang belum tuntas 14 siswa atau 46, 67% dengan demikian target capaian hasil belajar memukul bola untuk siklus I sudah tercapai, sekarang dilanjutkan ke siklus II.
3. Siklus II Pertemuan I