BAB 3 PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN GURU
A. Pengembangan Kurikulum Program Sarjana Pendidikan
2) Menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS)
Pada tahapan ini, diuraikan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) atau sebutan lainnya, pemilihan dan organisasi pengalaman belajar yang berorientasi pada pembelajaran aktif di perguruan tinggi, dan pemilihan serta pengembangan alat penilaian.
Tahapan-tahapan tersebut diuraikan sebagai berikut.
Dalam Pasal 12, Permenristekdikti No 44 Tahun 2015 tentang SN-Dikti ditegaskan perencanaan proses pembelajaran disusun untuk setiap mata kuliah dan disajikan dalam Rencana pembelajaran semester (RPS) atau istilah lain. Rencana pembelajaran semester atau istilah lain ditetapkan dan dikembangkan oleh dosen secara mandiri atau bersama dalam kelompok keahlian suatu bidang ilmu pengetahuan dan/atau teknologi dalam program studi.
a) Prinsip Penyusunan RPS
Dalam menyusun RPS prinsip-prinsip berikut harus dipertimbangkan.
(1) Keterkaitan antara Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi (CPL) dengan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK).
(2) CPMK mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang akan dicapai setelah mengikuti perkuliahan mata kuliah tertentu, disusun oleh dosen bersama kelompok dosen pada bidang keahliannya.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN GURU
22
(3) Kemampuan yang dirumuskan dalam CPMK harus spesifik dan operasional, yakni dapat diidentifikasi atau dibuktikan dengan konsisten melalui alat penilaian. Oleh karena itu, dalam merumuskan CPMK harus menggunakan kata kerja operasional.
Contoh:
Untuk merumuskan CPMK aspek pengetahuan dapat digunakan kata kerja berikut: menguasai, memahami, mengungkapkan, menunjukkan, menyebutkan, membandingkan, dan menandai.
Untuk merumuskan CPMK aspek keterampilan dapat digunakan kata kerja berikut: menunjukkan, menerapkan mendemonstrasikan, menggunakan, dan merancang
Untuk merumuskan CPMK aspek sikap dapat digunakan kata kerja berikut: menerima, menunjukkan, menjalankan, mengamalkan, dan menampilkan.
(4) Rumusan CPMK harus berorientasi kepada mahasiswa atau peserta didik. Oleh karena itu, dalam merumuskan CPMK, hal-hal berikut harus dipertimbangkan:
CPMK merinci suatu tindakan/kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa yang dapat diamati.
CPMK merinci suatu tindakan/kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa yang dapat diukur.
CPMK merinci suatu tindakan/kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dan bukan oleh dosen.
(5) CPMK harus memandu dosen dalam memilih dan mengembangkan kegiatan pembelajaran.
(6) SubCPMK merupakan bagian CPMK yang menggambarkan capaian pembelajaran pada setiap tahapan proses pembelajaran.
b) Komponen RPS
Berikut adalah komponen yang harus ada di RPS:
(1) nama program studi, nama dan kode mata kuliah, semester, sks, nama dosen pengampu;
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN GURU
23
(2) capaian pembelajaran yang dibebankan pada mata kuliah atau CPMK;
(3) kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran untuk memenuhi CPMK disebut SubCPMK;
(4) materi pembelajaran yang terkait dengan kemampuan yang akan dicapai;
(5) metode/model/strategi pembelajaran;
(6) waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap pembelajaran;
(7) pengalaman belajar mahasiswa yang diwujudkan dalam deskripsi tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa selama satu semester;
(8) kriteria, indikator, dan bobot penilaian; dan (9) daftar referensi yang digunakan.
c) Tahapan Penyusunan RPS
Berdasarkan prinsip di atas maka dalam menyusun RPS perlu dijaga keterkaitan antara komponennya seperti Gambar 5 berikut ini.
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN GURU
24
Gambar 5. Tahapan Penyusunan RPS Evaluasi
Indikator capaian Teknik penilaian Bobot penilaian Pembelajaran
bahan kajian/materi perkuliahan
metode/model/
strategi
Pengalaman Belajar (tugas yang diberikan)
alokasi waktu SubCapaian Pembelajaran Matakuliah (SubCPMK)
SubCPMK merupakan bagian CPMK yang menggambarkan capaian pembelajaran pada setiap tahapan proses pembelajaran.
Capaian Pembelajaran Matakuliah (CPMK)
Sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang akan dicapai setelah mengikuti perkuliahan matakuliah tertentu, disusun oleh dosen bersama kelompok dosen pada
bidang keahliannya.
Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL)
Rumusan kompetensi untuk mendukung terbentuknya profil lulusan, diperoleh dalam dokumen kurikulum Program studi
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN GURU
25
Tabel 4. Contoh format RPS
Tabel 5. Penjelasan contoh format RPS
NOMOR
KOLOM JUDUL KOLOM PENJELASAN ISIAN
1 MINGGU KE Menunjukan kapan suatu kegiatan dilaksanakan, yakni mulai minggu ke 1 sampai ke 16 (satu semester) (bisa 1/2/3/4 mingguan).
2 KEMAMPUAN AKHIR YANG
DIRENCANAKAN
Rumusan kemampuan dibidang kognitif, psikomotorik, dan afektif diusahakan lengkap dan utuh (hard skills & soft skills). Tingkat kemampuan harus menggambarkan level CP lulusan program studi, dan dapat mengacu pada konsep dari Anderson (*). Kemampuan yang dirumuskan di setiap tahap harus mengacu dan sejalan dengan CPL, serta secara komulatif diharapkan dapat memenuhi CPL yang dibebankan pada mata kuliah ini diakhir semester.
3 BAHAN KAJIAN (materi ajar)
Bisa diisi pokok bahasan /sub pokok bahasan, atau topik bahasan. (dengan asumsi tersedia diktat/modul ajar untuk setiap pokok bahasan)
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN GURU
26
NOMOR
KOLOM JUDUL KOLOM PENJELASAN ISIAN
atau intergrasi materi pembelajaran, atau isi dari modul.
4 METODE PEMBELAJARAN
Dapat berupa : diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, atau metode pembelajaran lain,atau gabungan berbagai bentuk. Pemilihan metode pembelajaran didasarkan pada keniscayaan bahwa dengan metode pembelajaran yang dipilih mahasiswa mencapai kemampuan yang diharapkan.
5 WAKTU Waktu yang disediakan untuk mencapai kemampuan pada tiap tahap pembelajaran 6 PENGALAMAN
BELAJAR
Kegiatan yang harus dilakukan oleh mahasiswa yang dirancang oleh dosen agar yang
bersangkutan memiliki kemampuan yang telah ditetapkan (tugas, suvai, menyusun paper, melakukan praktek, studi banding, dsb) 7 KRITERIA
PENILAIAN dan INDIKATOR
Kriteria Penilaian berdasarkan Penilaian Acuan Patokan mengandung prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan yang
dilakukan secara terintegrasi.
Indikator dapat menunjukkan pencapaian kemampuan yang dicanangkan, atau unsur kemampuan yang dinilai (bisa kualitatif misal ketepatan analisis, kerapian sajian, Kreatifitas ide, kemampuan komunikasi, juga bisa juga yang kuantitatif : banyaknya kutipan acuan/unsur yang dibahas, kebenaran hitungan).
8 BOBOT NILAI Disesuaikan dengan waktu yang digunakan untuk membahas atau mengerjakan tugas, atau besarnya sumbangan suatu kemampuan terhadap pencapaian pembelajaran yang dibebankan pada mata kuliah ini.
REFERENSI Daftar referensi yang digunakan dapat dituliskan pada lembar lain
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN GURU
27
Tabel 6. Contoh Rancangan Tugas Mahasiswa MATA KULIAH : ………