• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metabolisme Lemak

Dalam dokumen Gambar 1.1. Apakah aku anak sehat? (Halaman 42-47)

2.5. Proses Pencernaan Makanan

2.6.2. Metabolisme Lemak

Unsur lemak dalam makanan (dietary lipids) yang memiliki berperanan penting dalam fisiologi tubuh adalah trigliserida (TG), posfolipid (PL), dan kolesterol (Kol). Trigliserida terusun atas asam lemak (free fatty acids, FFA) dan gliserol. Kolesterol kebanyakan berasal dari kolesterol hewan, sedangkan kolesterol dari tumbuhan sukar diserap usus. Kolesterol dalam makanan (hewani) terutama berasal dari otak, kuning telur, hati, dan lemak hewan lainnya. Kolesterol makanan dalam wujud sebagai kolesterol ester. Asam lemak diangkut ke hati dan jaringan lemak dalam bentuk kilomikron atau dari hati ke jaringan dalam bentuk VLDL. Asam lemak juga disintesis di tempat-tempat penyimpanan (depot) lemak. Asam lemak merupakan sumber energi utama bagi berbagai organ terutama jantung dan kemungkinan juga otak. Oksidasi asam lemak akan menghasilkan tenaga, panas, CO2, dan H2O.

Bab 2: Kesehatan Sistem Pencernaan Makanan 43 2.6.3. Metabolisme Protein

Protein tersusun atas sejumlah asam amino yang membentuk suatu untaian (polimer) dengan ikatan peptida. Selain itu, protein juga memiliki gugus amina (-NH2) dan gugus karboksil (-COOH). Asam amino dapat dibedakan menjadi:

1. Peptida jika terdiri atas untaian pendek asam amino (2 - 10 asam amino).

2. Polipeptida jika terdiri atas 10 - 100 asam amino.

3. Protein jika terdiri atas untaian panjang lebih dari 100 asam amino.

Beberapa jenis protein antara lain:

1. Glikoprotein yaitu protein yang mengandung karbohidrat. 2. Lipoprotein yaitu protein yang mengandung lipid.

Asam amino selanjutnya digunakan untuk sintesis protein, diperoleh dari makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan (protein nabati), dan makanan dari hewan (protein hewani). Fungsi protein bagi tubuh antara lain:

• Membangun sel-sel yang rusak.

• Membentuk zat-zat pengatur seperti enzim dan hormon.

• Membentuk zat inti energi (1 gram energi kira-kira akan menghasilkan 4,1 kalori).

2.6.3.1. Gangguan metabolisme protein Kreatin dan kreatinin

Kreatin disintesis di hati dari asam amino methionin, glisin, dan arginin. Di otot skelet, kreatin mengalami posforilasi menjadi posfokreatin yang merupakan sumber energi penting di otot skelet. ATP yang berasal dari proses glikolisis dan posforilasi oksidatif. ATP bereaksi dengan kreatin membentuk ADP dan sejumlah besar posfokreatin. Kreatinin dalam urin berasal dari pemecahan posfokreatin. Kreatinuria secara normal dapat terjadi pada anak-anak, wanita selama mengandung dan setelah melahirkan. Pada laki-laki sangat jarang terjadi kecuali pada kondisi kerja yang berlebihan. Kreatinuria pada laki-laki biasanya terjadi akibat kelaparan, tirotoksikosis, DM yang tidak terkontrol, dan kerusakan otot (myopati).

Asam urat

Asam urat berasal dari basa nitrogen penyusun asam nukleat (RNA dan DNA) yaitu purin dan pirimidin. Asam nukleat dalam makanan setelah di pencernaan, kemudian diabsorpsi dan sebagian besar purin dan pirimidin dimetabolisme oleh hati. Purin sebagian kecil dikeluarkan lewat urin terutama setelah diubah menjadi asam urat. Kadar asam urat normal dalam darah adalah 4 mg/dL (0,24 mmol/L). Di ginjal asam urat difiltrasi,

kemudian 98% direabsorpsi dan sisanya 2% diekskresikan. Penimbunan asam urat di persendian, ginjal, dan atau jaringan lainnya akan menimbulkan nyeri sendi atau disebut gout. Persendian yang biasanya terkena adalah metatarsophalangeal

(ibu jari kaki). Ada 2 jenis gout yaitu:

1. Gout primer terjadi karena abnormalitas enzim yang menyebabkan produksi asam urat meningkat.

2. Gout sekunder karena penurunan ekskresi asam urat atau kenaikan produksi asam urat karena meningkatnya penghancuran sel darah putih yang banyak mengandung asam urat seperti penyakit ginjal, leukemia, dan pneumonia. Kata-kata Penting ƒ Saluran pencernaan ƒ Kelenjar pencernaan ƒ Pencernaan enzimatis ƒ Pencernaan mekanis ƒ Pencernaan mikrobiotis ƒ Metabolisme ƒ Anabolisme ƒ Katabolisme ƒ Asam amino ƒ Karbohidrat ƒ Monosakarida ƒ Asam lemak ƒ Kolesterol ƒ Lipoprotein Rangkuman

ƒ Sistem pencernaan tersusun atas saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.

ƒ Proses pencernaan makanan secara mekanis, enzimatis, dan mikrobiotis.

ƒ Hasil akhir proses pencernaan adalah partikel-partikel makanan yakni: glukosa, asam lemak, dan asam amino yang siap diserap oleh mukosa saluran pencernaan.

ƒ Partikel-partikel makanan tersebut digunakan oleh sel-sel tubuh sebagai bahan untuk sumber tenaga, zat pembangun, dan keperluan tubuh lainnya.

ƒ Mulut dengan adanya gerigi berfungsi untuk mengunyah makanan secara mekanis sehingga menjadi butiran makanan yang lebih kecil sehingga memudahkan bekerjanya enzim pencernaan.

ƒ Lambung berperan sebagai penampung, penyimpan dan pencampur makanan dengan asam lambung dan lendir (mukus) serta pada lambung terjadi pencernaan secara enzimatis oleh pepsin. Asam lambung (HCl).

Bab 2: Kesehatan Sistem Pencernaan Makanan 45

ƒ Duodenum merupakan tempat pencernaan makanan secara sempurna menjadi sari-sari makanan

ƒ Usus besar merupakan tempat untuk absorpsi air dan mineral yang tidak terserap di usus halus. Pencernaan secara mikrobiotis oleh bakteri komensal (E. coli), menghasilkan gas, dan sintesis vitamin K. Usus buntu (apendix) untuk pertahanan tubuh karena banyak mengandung nodus limfatikus.

ƒ Rektum merupakan kantung yang berfungsi menampung feses. Setelah penuh terjadi perangsangan karena ekstensi (peregangan) dinding rektum sehingga timbul keinginan untuk berak (defikasi).

ƒ Dubur merupakan katup muskuler (spinchter ani) berfungsi mengatur pengeluaran tinja.

ƒ Hati mensekresikan empedu.

ƒ Acini pankreas yang berfungsi menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim-enzim pencernaan.

ƒ Islet Langerhans yang berfungsi menghasilkan hormon insulin dan glukagon.

ƒ Deaminasi oksidatif adalah proses pemecahan asam amino menjadi asam keto dan ammonia menghasilkan 2 senyawa yaitu nitrogen dan nonnitrogen.

ƒ Transaminasi adalah proses perubahan asam amino menjadi jenis asam amino lain. Proses transaminasi didahului oleh perubahan asam amino menjadi bentuk asam keto.

Latihan Uji Pemahaman

A. Lengkapilah dengan jawaban yang tepat! 1. Sistem pencernaan tersusun atas …

2. Proses pencernaan makan-an di saluran pencernaan terjadi secara …

3. Hasil akhir proses pen-cernaan makanan adalah … 4. Pencernaan di mulut secara enzimatis karena adanya ... 5. Lambung dalam pencerna-an makanan berperan sebagai ... 6. Bagian usus halus yang merupakan tempat pencernaan

makanan secara sempurna adalah ...

7. Peran usus besar dalam pencernaan makanan adalah ...

8. Garam empedu yang disekresikan oleh hati berfungsi sebagai ... 9. Enzim-enzim pencernaan yang dihasilkan oleh acini pankreas

adalah ...

10. Islet Langerhans yang berfungsi menghasilkan hormon ... B. Berilah penjelasan dengan singkat dan benar!

1. Sebutkan bagian-bagian saluran dan kelenjar pencernaan dan fungsinya!

2. Jelaskan mekanisme pengaturan kadar gula darah!

3. Jelaskan tentang gangguan metabolisme protein fenilketonuria (PKU)!

5. Jelaskan tentang kreatin dan kreatinin! 6. Jelaskan tentang deaminasi oksidatif! 7. Jelaskan tentang proses transaminasi!.

8. Jelaskan tentang manfaat dan fungsi asam amino! 9. Jelaskan tentang proses pencernaan protein!

Bab 3: Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah 47 3. Sistem Sirkulasi

Pernahkah denyut jantung anda terasa

Dalam dokumen Gambar 1.1. Apakah aku anak sehat? (Halaman 42-47)