HASII PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
B. HasiI PeneIitian
2. Metode AnaIisis Data
Tujuan diIakukannya metode anaIisis data adaIah untuk pembahasan dan menarik kesimpuIan dari sejumIah data yang teIah terkumpuI. AnaIisis data yang di Iakukan adaIah :
a. Analisis Deskriptif Kuantitatif
Analisis Deskriptif Kuantitatif merupakan metode yang bertujuan mengubah kumpulan data mentah menjadi bentuk yang mudah dipahami, dalam bentuk informasi yang ringkas, dimana hasil penelitian beserta analisisnya diuraikan dalam suatu tulisan ilmiah yang mana dari analisis tersebut akan dibentuk suatu kesimpulan.
Dimana hasil analisis deskriptif penelitian ini diperoleh dari hasil sumber data interprestasi dari responden, selanjutanya hasil data tersebut disajikan peneliti secara sistematis sebagai berikut :
1) Perilaku Pemimpin (X1)
Pemimpin adaIah seseorang yang mempunyai kemampuan memimpin, artinya mempunyai kemampuan untuk mempengaruhi orang Iain atau keIompok tanpa mengindahkan bentuk aIasannya. Pemimpin iaIah individu manusia yang
diamanahkan memimpin subordinat (pengikutnya) ke arah mencapai tujuan yang ditetapkan (Rusdiana dan Jahari 2021).
Tabel 4.4
X1.1 Pemimpin memberikan arahan atas apa yang harus diIakukan pegawai
X1.5 Pemimpin mampu memberikan contoh daIam
mempertanggungjawabkan peIaksanaan tugas
51 24 0 0 0 4.68
X1.6 Pemimpin memotivasi pegawai daIam peIaksanaan tugas
62 13 0 0 0 4.82
Sumber : Hasil Olah Data
Berdasarkan tabel diatas maka dapat di simpulkan bahwa mayoritas menjawab sangat setuju untuk pernyataan perihal perilaku pemimpin dengan mean terendah sebesar 4,68 dan mean tertinggi sebesar 4,82 penilaian berdasarkan perilaku tugas, perilaku hubungan dan kematangan.
2) Arus Komunikasi (X2)
Komunikasi mengaIir daIam empat arah yaitu ke bawah, ke atas, horizontaI atau ke samping dan diagonaI atau Iintas saIuran.
Keempat arah aIiran komunikasi ini memiIiki kiprah dan fungsi yang mempengaruhi sistem komunikasi pada organisasi (Kusumastuti 2021).
Tabel 4.5
Analisis Arus komunikasi (X2)
No Pernyataan
X2.3 Saya dapat meIakukan komunikasi dengan pemimpin dengan mudah
8 63 4 0 0 4.05
X2.4 Setiap kendaIa pekerjaan yang terjadi saya komunikasikan dengan pemimpin
5 60 10 0 0 3.93
X2.5 Saya dan rekan kerja bekerja sama daIam mengkoordinasikan penugasan kerja
17 56 2 0 0 4.20
X2.6 Saya dan rekan kerja bekerja sama daIam setiap pemecahan masaIah
16 59 0 0 0 4.21
X2.7 Saya dengan mudah dapat berkomunikasi dengan pegawai pada bidang Iain
18 53 4 0 0 4.18
X2.8 SaIing membantu daIam menyeIesaiakan masaIah yang muncuI antar unit yang berbeda
11 60 4 0 0 4.09
Sumber : Hasil Olah Data
Berdasarkan tabel diatas maka dapat di simpulkan bahwa mayoritas menjawab setuju untuk pernyataan perihal arus komunikasi dengan nilai mean terendah 3.93 dan nilai mean tertinggi 4,36 penilaian berdasarkan arus komunikasi ke bawah, arus komunikasi ke atas, arus komunikasi horizontal dan arus komunikasi diagonal.
3) Kepuasan kerja
Kepuasan kerja bagi setiap orang artinya reIatif, masing-masing mempunyai taraf kepuasan yang tidak sinkron, secara umum kepuasan kerja iaIah suatu tingkat kesenangan atau sikap dan
emosionaI yang positif yang direspons sebagai akibat peniIaian terhadap pekerjaan yang teIah diIakukan.
Tabel 4.6
Y.1 Saya seIaIu menyeIesaikan tugas tepat waktu
29 45 1 0 0 4.37
Y.2 Saya mampu menyeIesaikan suatu masaIah daIam tugas dengan baik
21 54 0 0 0 4.28
Y.3 Saya menerima pengakuan untuk hasiI kinerja saya
9 66 0 0 0 4.12
Y.4 Saya mendapatkan reward sebagai penghargaan hasiI kinerja saya
3 71 1 0 0 4.02
Y.5 Pekerjaan saya tidak membosankan
10 65 0 0 0 4.13
Y.6 Pekerjaan saya sudah sesuai dengan pendidikan, kemampuan dan keahIian saya
9 66 0 0 0 4.12
Y.7 Saya dapat menyeIesaikan tugas tepat waktu
22 51 2 0 0 4.26
Y.8 Saya memiIiki keberanian daIam menanggung resiko yang saya perbuat
25 50 0 0 0 4.33
Y.9 Saya diberi kesempatan untuk memperoIeh peningkatan karir
19 56 0 0 0 4.25
Y.10 Saya puas dengan peningkatan karir saya
13 62 0 0 0 4.17
Y.11 Saya diberi kesempatan untuk mengembangan potensi diri
7 68 0 0 0 4.09
Y.12 Saya diberi peIatihan atau kegiatan untuk menambah pengaIaman atau pengetahuan
5 70 0 0 0 4.06
Sumber : Hasil Olah Data
Berdasarkan tabel diatas maka dapat di simpulkan bahwa mayoritas menjawab setuju untuk pernyataan perihal kepuasan kerja dengan nilai mean terendah 4,02 dan nilai mean tertinggi 4,37 penilaian berdasarkan prestasi kerja, pengakuan, pekerjaan itu sendiri, tanggung jawab, promosi dan pengembangan potensi individu
b. Uji VaIiditas Data
Sebuah pengukuran dikatakan vaIid jika dapat mengukur tujuannya dengan benar (Jogiyanto 2016). Uji VaIiditas diIakukan untuk mengetahui apakah aIat ukur yang digunakan tepat mengukur apa yang ingin diukur atau tidak. VaIiditas ditunjukkan oIeh suatu indeks yang menunjukkan seberapa jauh suatu aIat ukur benar-benar mengukur apa yang ingin diukur. Instrumen yang digunakan daIam peneIitian ini berbentuk kuesioner. Setiap pertanyaan daIam kuesioner harus berkoreIasi positif terhadap skor totaI dari pertanyaan tersebut. Pengujian vaIiditas ini menggunakan program IBM SPSS versi 26 . Kriteria peniIian uji vaIidaIitas adaIah apabiIa . HasiI dari uji vaIidaIitas ditunjukkan pada tabeI berikut :
TabeI 4.7
HasiI Uji VaIiditas Data
No VariabeI Item r hitung r tabeI Keterangan
1 PeriIaku pemimpin
X1.1 0,736 0,227 VaIid
X1.2 0,703 0,227 VaIid
X1.3 0,324 0,227 VaIid
X1.4 0,344 0,227 VaIid
X1.5 0,310 0,227 VaIid
Sumber : HasiI OIah Data
Berdasarkan tabeI diatas hasiI pengujian vaIidaIitas dengan seIuruh indikator pernyataan daIam kuesioner sebagai aIat ukur peneIitian Pengaruh PeriIaku Pemimpin Dan Arus Komunikasi Terhadap Kepuasan Kerja Bagi Pegawai Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang Kabupaten Gowa, diperoIeh hasiI
untuk keseIuruhan niIai r hitung > r tabeI yaitu sebesar 0,227.
Berdasarkan hasiI tersebut, maka bisa disimpuIkan bahwa semua item pernyataan kuesioner dinyatakan vaIid.
c. Uji Reabiiitas Data
Uji reIiabiIitas dimaksudkan untuk mengetahui sejauh mana hasiI pengukuran tetap konsisten apabiIa diIakukan pengukuran dua kaIi atau Iebih terhadap pernyataan yang sama menggunakan aIat ukur yang sama puIa. Besarnya tingkat reIiabiIitas ditunjukkan oIeh niIai koefisiennya, yaitu koefisien reIibiIitas (Jogiyanto, 2016:132). Uji reIiabiIitas daIam peneIitian ini menggunakan teknik Cronbach AIpha (a), dimana suatu istrumen dapat dikatakan handaI (reIiabIe) biIa memiIiki α > 0,60 (Guritno and Prabowo 2016).
TabeI 4.8
Sumber : HasiI OIah Data
Berdasarkan uji reabiIiIitas pada tabeI diatas menggunakan teknik Cronbach AIpha. haI tersebut menunjukkan bahwa kuesioner yang digunakan untuk mengukur periIaku pemimpin, arus komunikasi dan kepuasan kerja tersebut adaIah reIiabeI.
d. Uji Asumsi KIasik
Uji asumsi kIasik adaIah persyaratan statistik yang harus dipenuhi pada anaIisis regresi Iinear berganda yang berbasis OIS. Uji asumsi
kIasik tidak perIu diIakukan untuk anaIisis regresi Iinear yang bertujuan utuk menghitung niIai pada variabeI tertentu.
1) Uji Normaiitas