BAB III METODE PENELITIAN
H. Metode Analisis Data
Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi untuk mengamati siswa dalam mengerjakan tugas secara berkelompok sesuai dengan aspek-aspek yang ingin ditinjau oleh peneliti dan merekam video pembelajaran matematika yang sedang berlangsung. Selain itu peneliti juga memberikan tes akhir session untuk mengetahui hasil pembelajaran dan menganalisis hasil tes tersebut.
Dalam penelitian ini analisis data dilakukan terhadap masing-masing instrumen penelitian sebagai berikut.
a) Lembar observasi aktifitas siswa dan rekaman video pembelajaran Lembar observasi siswa digunakan untuk melihat keaktifan siswa dan rekaman video untuk melihat kembali apa yang sebenarnya terjadi. Pada lembar observasi siswa akan dianalisis sesuai dengan aspek-aspek keaktifan siswa yang terlihat pada saat pembelajaran berlangsung. Sedangkan video pembelajaran yang relevan akan ditranskip dan dianalisis untuk mengidentifikasi keaktifan dalam kelompok selama proses pembelajaran berangsung. Dari hasil transkip yang ada akan diambil cuplikan berdasarkan aspek-aspek keaktifan siswa.
b) Lembar kerja siswa
Lembar kerja siswa dapat digunakan untuk mengetahui pola pikir dalam satu kelompok dan mengarahkan siswa untuk bertanggung jawab dan aktif dalam mengerjakan LKS. Lembar kerja siswa dapat dilihat pada lampiran. Berikut merupakan contoh pertanyaan dari LKS 1.
Gambar 3.2 Contoh Soal Dari LKS 1 Gambar 3.2 Contoh pertanyaan dalam LKS 1
LKS 1 dibuat sedemikian rupa agar siswa mau aktif dalam berdiskusi kelompok. Kegiatan-kegiatan dalam LKS 1 mengarahkan siswa untuk memahami materi kesebangunan dua segitiga, dalam LKS 1 ini siswa diminta untuk menyelidiki segitiga-segitiga yang ada dalam LKS dengan menggunakan
alat-R
S
U
T V
Perhatikan gambar di bawah ini !
Selidikilah, apakah kedua bangun segitiga di bawah ini sebangun? Gunakan alat-alat yang telah disediakan.
alat yang telah disediakan seperti busur derajat dan pengaris. Sedangkan LKS 2 digunakan untuk mengarahkan siswa menggunakan konsep kesebangunan dua segitiga dalam pemecahan masalah.
Gambar 3.3 Contoh Pertanyaan dalam LKS 2
Pada LKS 2, siswa dihadapkan pada permasalahan yang lebih nyata. Dalam pembelajaran ini siswa dilibatkan dalam perencanaan. Setiap anggota kelompok merencanakan tugas yang diperolehnya, anggota kelompok merencanakan bagaimana mereka mengukur, dan apa yang akan mereka gunakan untuk mengukur dan setiap anggota kelompok akan mencari sumber yang akan digunakan. Siswa akan mengikuti langkah-langkah investigasi yang telah dijelaskan pada bab II. Dalam mengerjakan LKS 1 dan LKS 2 dibutuhkan kerjasama anggota kelompoknya.
Setiap hasil jawaban dari LKS 1 dan LKS 2 akan dipresentasikan oleh kelompok. Hasil jawaban yang dipresentasikan tersebut akan digunakan oleh peneliti untuk menelusuri keaktifan siswa dalam melakukan diskusi kelompok
INVESTIGASILAH
SMP Negeri 2 Wonosobo terletak dijalan raya Bayangkari Jalan tersebut sangatlah ramai, banyak kendaraan bermotor yang berlalu lalang. Hitunglah lebar jalan raya tersebut tanpa harus menyeberang !
dan digunakan untuk menganalisis aspek-aspek apa saja yang telah terpenuhi dalam pembelajaran Cooperative Learning bertipe Group Investigation.
c) Evaluasi hasil belajar setiap akhir session
Lembar evaluasi digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa selama proses pembelajaran dengan menggunakan Cooperative Learning bertipe Group Investigation. Dengan melakukan tes pada akhir setiap session, peneliti juga dapat melihat pemahaman siswa akan materi kesebangunan tersebut. Hasil belajar siswa akan dianalisis menurut KKM yang berlaku disekolah dan akan dilihat hasil keefektifitasan hasil belajar siswa.
I. Hasil Observasi 1. Observasi I
Observasi pertama dilakukan pada tanggal 15 Juli 2010. Secara umum, proses belajar mengajar masih didominasi oleh guru, siswa hanya diam dan mendengarkan. Keadaan siswa selama proses belajar mengajarpun kurang aktif, hal itu terlihat pada saat guru menjelaskan materi kesebangunan tentang bangun-bangun datar, kebanyakan siswa hanya diam atau tidak mencatat hal-hal yang penting. Selama proses pembelajaran berlangsung tidak ada siswa yang mengajukan pertanyaan, namun ada beberapa anak tampak berdiskusi dengan teman satu bangkunya. Ketika guru memberikan pertanyaan, siswa menjawab dengan serentak atau bersama-sama.
Pada akhir pertemuan guru memberikan tugas rumah, yaitu membuat 2 soal kesebangunan dua bangun datar beserta jawabannya. 2. Observasi II
Observasi II dilaksanakan pada tanggal 16 juli 2010. Pada awal pembelajaran guru memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa tentang materi yang sudah dipelajari pada pertemuan yang lalu. Awalnya siswa menjawab dengan bersama-sama namun akhirnya guru meminta siswa untuk mengangkat tangannya sebelum menjawab pertanyaan. Saat guru memberikan pertanyaan kembali hanya beberapa siswa yang mau mengangkat tangannya untuk menjawab pertanyaan guru, akhirnya guru pun menunjuk siswa untuk menjawab pertanyaan. Setelah itu guru meminta beberapa siswa untuk maju kedepan kelas untuk menuliskan pekerjaan rumah yang mereka buat dan menjelaskan kepada teman-teman satu kelasnya, selain itu guru juga meneliti pekerjaan siswa satu per satu dengan cara berkeliling dan memberikan masukan tentang apa yang mereka kerjakan. Pada pembelajaran kali ini guru mengajak siswa untuk dalam pembelajaran, yaitu guru meminta 2 siswa untuk maju kedepan kelas dan mengukur apakah papan tulis dengan papan administrasi pada kelas sebangun atau tidak. Dari kegiatan itu siswa sedikit lebih aktif dan suasana kelas menjadi lebih hidup. Sebelum pembelajaran berakhir guru memberikan 3 soal yang harus dikerjakan secara individu, hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah siswa sudah mengerti dan paham
akan materi kesebangunan bangun-bangun datar. Hasil pekerjaan siswapun dikumpulkan kepada guru untuk diteliti.
Contoh soal kesebangunan bangun-bangun datar yang diberikan oleh guru :
Gambar 3.4 Contoh Kesebangunan Dua Bangun Datar
Di akhir pertemuan guru juga menyampaikan kegiatan yang akan dilakukan pada pertemuan selanjutnya, yaitu pembelajaran dengan menggunakan model pembelajar Cooperative Learning bertipe Group Investigation.
J. Langkah Kerja Secara Keseluruhan Sejak Pengumpulan Data Pertama